Anda di halaman 1dari 3

ANESTESI BLOCK MANDIBULA

No. :: :;;;; :
Dokumen
No. Revisi :
SOP
Tanggal :
Terbit
Halaman :1/2
PUSKESMAS dr. RATNA ERIANTI N.R.
KEDUNGDUNG NIP.19730322 200801 2 016

1. Pengertian Anestesi blok mandibula adalah teknik yang dilakukan untuk


menginervasi nervus mandibula dextra atau sinistra.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan teknik
anestesi block mandibula
3. Kebijakan 1. SK Kepala Puskesmas No. Tentang Jenis-jenis
Pelayanan di Poli Gigi.
2. SK Kepala Puskesmas No. Tentang Pemberlakuan
SOP

4. Referensi 1. Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Gigi. Kementerian Kesehatan.


2014.
2. Pedoman Paket Dasar Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di
Puskesmas. Kementerian Kesehatan. 2012.
5. Alat dan Alat:
1. 1 set alat pemeriksaan diagnostik ( Sonde, kaca mulut, pinset dan
Bahan
ekskavator )
2. Spuit 3 cc 23 gauze
Bahan:
1. Betadine;
2. Cotton pellet
6. Prosedur 1. Petugas melakukan palpasi fossa retromolaris sehingga ujung jari
menempel pada linea oblikua externa
2. Petugas melakukan asepsis dan menginsersi jarum spuit pada apeks
trigonum pterygo mandibular dengan posisi handle spuit terletak di
antara kedua premolar rahang bawah pada sisi yang berlawanan
3. Petugas mensejajarkan spuit dengan permukaan oklusal gigi rahang
bawah yang akan dicabut.
4. Petugas menginsersi jarum spuit sejauh 1cm menyusuri ramus
mandibular pada linea oblique interna
5. Petugas memposisikan handle spuit di antara kedua premolar rahang
bawah pada sisi yang berlawanan lagi.
6. Petugas menginsersikan jarum spuit sejauh 1cm ke dalam foramen
mandibular mandibula (rata-rata kedalaman insersi jarum adalah 1-
1,5 cm, tapi bervariasi tergantung ukuran mandibula dan proporsinya
berubah sejalan dengan pertambahan umur)
7. Petugas melakukan aspirasi dan deponir 1cc obat anestesi pada
foramen
8. Petugas menarik spuit 5mm
9. Petugas melakukan aspirasi lagi dan deponir obat anestesi sebanyak
0,5 cc pada pertengahan perjalanan masuknya jarum untuk
menginervasi nervus lingualis.
10. Petugas mengeluarkan jarum dari RM
11. Petugas memonitoring kondisi pasien postanestesi

[Type here]
7. Bagan Alir
Palpasi fossa retromolaris sehingga
ujung jari menempel pada linea
oblikua externa

Insersi jarum pada apeks trigonum pterygomandibular


dengan posisi handle spuit terletak di antara kedua pre-
molar RB sisi yang berlawanan

Sejajarkan spuit dengan oklusal gigi RB yang akan dicabut

Masukkan jarum sejauh 1cm menyusuri ramus pada linea oblique interna

Posisikan spuit di antara kedua premolar RB sisi yang berlawanan lagi

Aspirasi dan deponir 1cc obat anestesi pada foramen mandibular

Tarik spuit 5mm, aspirasi dan deponir 0,5 cc pada nervus lingualis

Keluarkan jarum dari RM

Monitoring kondisi pasien

8. Hal-hal yang -MA benar apabila labial inferior dan lingua sisi gigi yang akan dicabut
perlu
diperhatikan terasa kebas
- Pasien dengan riwayat hipertensi dan alergi
9. Unit terkait
10. Dokumen - Rekam medis
Terkait - SOP Pencabutan Gigi Permanen
11. Rekaman
historis No. Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan

2/2
DAFTAR TILIK
ANESTESI BLOCK MANDIBULA

NO ANESTESI BLOCK MANDIBULA YA TIDAK

1. Petugas melakukan palpasi fossa retromolaris sehingga ujung jari


menempel pada linea oblikua externa
2. Petugas melakukan asepsis dan menginsersi jarum spuit pada
apeks trigonum pterygo mandibular dengan posisi handle spuit
terletak di antara kedua premolar rahang bawah pada sisi yang
berlawanan
3. Petugas mensejajarkan spuit dengan permukaan oklusal gigi
rahang bawah yang akan dicabut.
4 Petugas menginsersi jarum spuit sejauh 1cm menyusuri ramus
mandibular pada linea oblique interna
5 Petugas memposisikan handle spuit di antara kedua premolar
rahang bawah pada sisi yang berlawanan lagi.
6 Petugas menginsersikan jarum spuit sejauh 1cm ke dalam foramen
mandibular mandibula (rata-rata kedalaman insersi jarum adalah
1-1,5 cm, tapi bervariasi tergantung ukuran mandibula dan
proporsinya berubah sejalan dengan pertambahan umur)
7 Petugas melakukan aspirasi dan deponir 1cc obat anestesi pada
foramen
8 Petugas menarik spuit 5mm

9 Petugas melakukan aspirasi lagi dan deponir obat anestesi


sebanyak 0,5 cc pada pertengahan perjalanan masuknya jarum
untuk menginervasi nervus lingualis.
10 Petugas mengeluarkan jarum dari RM

11 Petugas memonitoring kondisi pasien postanestesi

TOTAL

Compliance rate (CR) = Ya x 100 %


Ya+Tidak

[Type here]

Anda mungkin juga menyukai