Anda di halaman 1dari 4

Telepon genggam (telepon genggam) atau telepon seluler (ponsel) atau handphone (HP)

adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama
dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana
(portabel/mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan
kabel (nirkabel wireless).

Sejarah

Penemu pertama kali Martin Cooper, beliau seorang karyawan motorola. Ditemukan pada
tanggal 03 April 1973 dengan biaya setara dengan 1 juta dolar dengan sistem jaringan 3MHz
spektrum.

Fungsinya saling bertukar informasi, praktis dan efisien

Fitur

SMS, telfon, video phone, radio, pemutar media,kamera,game,pelayanan internet (GPRS,


3G, WAP)

Generasi 0

Bermula pada tahun 1928 digunakan pada semua mobile patroli dengan frekuensi 2 MHz

Generasi 1

1G merupakan telefon genggam sebenarnya yang dibuat oleh Martin Cooper dari motorola
corp

Generasi 2

2G muncul sekitar tahun 1990 ada 2 macam yaitu CDMA dan GSM dengan frekuansi
standart 900 MHz-1800 MHz

Generasi 3

3G jaringan yang memberikan jangkauan yang lebih luas, contohnya: edge, HSDPA, HSDPA+

Generasi 4:

4G sistem yang terbaru berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan


pengguna menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja yang memberikan
kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global dan pengiriman data cepat

Perangkat Handphone

Power Amplifier IC (PA)


IC PA digunakan untuk penguat tegangan sinyal yang dihasilkan
VCO (Voltage Controll Oscilator). jika IC PA kinerjanya tidak baik biasanya
mengakibatkan batrei boros,dikarenakan IC PA membutuhkan daya yang
besar untuk menguatkan sinyal.
2. Antena Switch/Duplexer
Saklar yang bekerja secara otomatis untuk menentukan kerja
antena sebagai Duplexer penggandeng yang memungkinkan dua sub
system perangkat penerima atau pengirim sinyal RF bekerja bersama
melalui antena yang sama.
3. Filter IC
Berfungsi sebagai penyaring sinyal RF dengan cara meluluskan
frequensy yang diinginkan dan meredam freq yang lain untuk masuk ke
bagian selanjutnya.
4. IF Filter IC
Suatu rangkaian yang berfungsi untuk mengubah frekuensi yang
keluar dari filter untuk mendapatkan selisih frekuensi VCO dengan
frekuensi penerimaan sebagai detector audio, rangkaian encoder dan
decoder menjadi frekuensi tengah.
5. Signal Processor (IC RF)
Memiliki pekerjaan yang paling menentukan untuk pekerjaan
mengolah sinyal masuk dan keluar sekaligus,selain itu ia juga
memisahkan sinyal gelombang radio maupun gelombang suara.
Menghasilkan denyut sebesar 26Mhz, dan diproses oleh RF Processor yang
kemudian menghasilkan denyut 13Mhz untuk denyut kepada system logic
pada CPU, untuk jalannya system digital pada baseband, terutama CPU.

6. Voltage Control Oscilator (VCO)


VCO ada dua macam untuk bagian penerima dan bagian pengirim
sinyal. Berperan sebagai penggetar (pembuat) sinyal pertama kali ketika
CPU mulai memerintah Ponsel untuk transmit maupun receive. VCO
Bertugas membagi gelombang yang dihasilkan oleh X-TAL yang bernilai 26
Mhz dan dibagi kenilai setengahnya yaitu 13 Mhz dan kembalikan pada IC
RF untuk diolah menjadi gelombang RX (Reiceiver) dalam skala 900 Mhz
dan 1800 Mhz (untuk dual band) dan ditambah 1900 Mhz (untuk tri band).

7. Power Supply IC (UEM)


Bagian yang mengatur distribusi tegangan arus listrik ke berbagai
komponen yang diperoleh dari Battery.
8. Audio IC (Cobba)
Berfungsi sebagai pengolah bahan gelombang signal RX (Reiceiver)
dan di transmit ke X-Tal untuk dirubah menjadi gelombang audio menjadi
gelombang alfanumerik atau merubah gelombang alfanumerik ke
gelombang audio digital.
9. Charging IC
Komponen yang berfungsi sebagai pengontrol pengisian daya dari
charging trafo ke baterai Handphone.
10. Switch On/of
Berfungsi secara manual sebagai penyambung dan pemutus suatu
muatan arus listrik. (Saklar untuk menghidupkan dan mematikan ponsel)

11. User Interface (UI)


Berfungsi sebagai terminal yang mengatur kerja komponen lain
seperti lampu LED, dering, dan getar. Komponen ini selalu ada, system UI
driver untuk mengendalikan komponen tersebut yang diperintahkan dari
CPU.

12. Central Processing unit (CPU)


Pengolah utama yang dapat menerima informasi. Berfungsi sebagai
pelaksana dari IC Flash dan IC RAM yang secara otomatis
membandingkan, mengubah, mengurangi. Memperbanyak membagi
dan menyatukan informasi hitungan logika fasilitas output input yang
dilakukan oleh pengguna ponsel dan ditransmit ke LCD sebagai bentuk
hasil yang bisa dilihat dan dibaca.

13. Random Acces Memory (RAM)


Alat untuk menyimpan data memory yang bersifat sementara
(memory volitale), dimana data akan hilang bila tidak dialiri arus listrik
(daya).

14. Electrically Eraseable Programmable Read only memory


(Eeprom)
Berisi program dasar untuk bekerjanya ponsel yang dilakukan oleh
CPU yang sudah di program oleh pabrik Ponsel itu sendiri dan tidak dapat
dirubah oleh pengguna ponsel. Data yang tersimpan pada EEPROM
diantaranya:
- No. IMEI (International Mobile Equipment Identifier)
- Security Code
- ESN (Elektronik Serial Number)
- MIN (Mobile Identification Code)
- SID (System Identification Code)

15. IC Flash
Berfungsi sebagai penyimpan data memory yang bersifat
permanent dari Ponsel, yang mana data-data tersebut tidak akan hilang
walaupun daya pada ponsel dimatikan. IC Flash berisi data-data penting
seperti MCU dan PPM, data MCU berisikan data-data Operating System
(OS) sedangkan data PPM berisikan data-data Tampilan seperti Langue
pack, Ringtones dll. Selain MCU dan PPM juga terdapat CP (Content Pack)
dan User area yang menyimpan data-data fitur yang terdapat pada Ponsel
seperti Aplikasi, Game, Wallpapper, Video, Phone Book dll. Setiap melukan
perubahan ataupun penambahan memory harus menggunakan perangkat
computer/software.

16. Infra Red Diode (IR diode)


IR diode transmit/Receive, ada dua dioda sebagai pemancar dan
penerima infra red sebagai pengganti kabel penghubung software.
berfungsi untuk mengirim dan menerima gelombang yang berisi data
tertentu tanpa harus menggunakan kabel.

17. Light Emited Diode (LED)


Alat yang dapat memancarkan cahaya bila diberi arus listrik.
18. Fleksible Cable
Berbentuk lembaran tipis berisi lempengan tembaga yang dapat
menghantarkan arus listrik sebagai penghubung bagian satu dengan yang
lainnya serta bersifat elastis.

19. Buzzer/Ringer
Alat yang mengeluarkan bunyi/ suara sebagai nada / tanda.

20. SIM Reader


Penghubung kartu telepon dengan ponsel.

21. Plug In
Berfungsi untuk menghubungkan perangkat pengisian battery (Charger),
menuju PCB.

22. Board connector


Berfungsi untuk menghubungkan dua PCB yang terpisah jika
handphone tersebut memiliki lebih dari satu PCB (board).