Anda di halaman 1dari 7

1. Darimanakah asalnya struktur yang membentuk katup fossa ovalis?

a. Septum primum
b. Septum sekundum
c. Septum intermedium
d. Septum membranosum
e. Septum interventriculare
2. Kapankah awal mula dapat di deteksi adanya kontraksi jantung pada fetus?
a. Hari ke-12
b. Hari ke-22
c. Hari ke-32
d. Hari ke-42
e. Hari ke-52
3. Struktur apasajakah yang terletak paling cranial saat dua tabung endocardial fusi menjadi
satu pada masa gastrulasi?
a. Bulbus cordis
b. Basis cordis
c. Atrium
d. Ventrikel
e. Truncus arteriosus
4. Apakah nama kondisi klinis dimana aorta terangkat dan terletak di sebelah kanan jantung?
a. Stenosis aorta
b. Coartasio aorta
c. Aneurisme aorta
d. Overriding aorta
e. Atherosklerosis aorta
5. Struktur apakah yang menghubungkan nasopharynx dengan auris media?
a. Choanae
b. Isthmus faucium
c. Tuba auditiva
d. Tonsilla pharyngea
e. Torus tubarius
6. Muskulus apakah yang berfungsi sebagai abduktor plica vocalis?
a. M. Cricoarytenoid posterior
b. M. C. Lateral
c. M. Interarytenoid
d. Arytenoid obliqus
e. M. Thyroarytenoid
7. Pembuluh darah yang ruptur pada epistaksis anterior
a. Plexus pterygoideus
b. Kiesellbah
c. Maxillaris
d. Ethmoideus
e. Pharyngeus

8. Di area manakah terletak reseptor batuk?


a. Tracheobronchial
b. Bronchopulmonalis
c. Laryngopharynx
d. Anterior concha media
e. Meatus nasi inferior
9. Pada kasus pneumothorax sering dilakukan needle decompression. Dimana insert needle
decompression dilakukan?
a. SIC 5 linea midaxillaris
b. SIC 6 linea midaxillaris
c. SIC 7 linea midaxillaris
d. SIC 8 linea midaxillaris
e. SIC 9 linea midaxillaris
10. Bufer berikut paling berperan dalam mempertahankan pH darah
a. Karbonat/bikarbonat
b. Protein/proteinat
c. Dihidrogen fosfat/hidrogen fosfat
d. HHb/KHb
e. HCl/NaCl
11. Organ berikut berperan dalam mempertahankan keseimbangan asam-basa tubuh
a. Hepar
b. Ginjal
c. Jantung
d. Otot
e. Otak
12. pH darah pada keadaan asidosis respiratorik terkompensasi adalah
a. <7,2
b. 7,2
c. 7,4
d. 7,6
e. >7,6
13. Berikut merupakan penyebab asidosis respiratorik
a. Diabetes ketoasidosis
b. Pemberian salsilat
c. Diare (kolisitis)
d. Adanya inhibitor karbonik anhidrase
e. Emfisema
14. Berikut merupakan penyebab asidosis metabolic
a. Pneumonia
b. Asma
c. Emfisema
d. Keracunan morfin
e. Pemberian salisilat

15. Pada keadaan asidosis respiratorik, tubuh melakukan kompensasi dengan jalan
a. Ginjal akan menambah bikarbonat
b. Ginjal mengeksresi banyak bikarbonat
c. Hiperventilasi
d. Hipoventilasi
e. Meningkatkan pCO2
16. Pada keadaan asidosis metabolik, tubuh kompensasi dengan jalan
a. Ginjal akan menambah bikarbonat
b. Ginjal mengeksresi banyak bikarbonat
c. Hiperventilasi
d. Hipoventilasi
e. Meningkatkan pCO2
17. Kecepatan difusi oksigen dari alveoli ke dalam darah dipengaruhi:
a. Luas permukaan membran alveoli yang normal
b. Tekanan parsial oksigen di dalam alveoli
c. Tekanan parsial oksigen di dalam darah
d. Koefisien kelarutan oksigen dalam darah
e. Tekanan parsial karbon monoksida dalam darah
18. Pada alkalosis metabolic kompensasi dilakukan dengan
a. Hipoventilasi
b. Hiperventilasi
c. Ekskresi ion bikarbonat oleh ginjal
d. Reabsorbsi ion bikarbonat oleh ginjal
e. Peningkatan ekskresi ion hidrogen oleh ginjal
19. Berikut ini yang terjadi pada saat ventricular systole:
a. Pengisian ventrikel
b. Penurunan tekanan ventrikel
c. Kontraksi isovolumetrik
d. Volume ventrikel maksimum
e. Penutupan katup atrioventrikuler
20. Stroke volume pada kondisi normal mencapai
a. 40% dari end diastolic volume
b. 50% dari end diastolic volume
c. 60% dari end diastolic volume
d. 70% dari end diastolic volume
e. 80% dari end diastolic volume
21.

Pemberian digitalis dapat meningkatkan stroke volume melalui mekanisme:


a. Meningkatkan konsentrasi ion calcium intraseluler
b. Meningkatkan compliance jantung
c. Meningkatkan venous return
d. Meningkatkan end systolic volume
e. Negative inotropic agent
22. Physiology dead space normalnya:
a. 5% - 10% dari minute ventilation
b. 15%-20% dari minute ventilation
c. 25%-35% dari minute ventilation
d. 30%-40% dari minute ventilation
e. 40%-50% dari minute ventilation
23. Bila rasio V/Q = 0 hal ini mungkin terjadi karena:
a. Ventilasi yang meningkat
b. Perfusi yang meningkat
c. Adanya dead space
d. Adanya shunt/kelainan kongenital
e. Adanya sumbatan jalan napas
24. Karakteristik pembuluh darah disekitar alveoli dalam mekanisme matching ventilation dan
perfusion:
a. Pada kondisi hipoksia akan mengalamai vasodilatasi
b. Pada kondisi hipoksia akan terjadi pembukaan pembuluh darah yang menutup
c. Pada kondisi hipoksiaakan terjadi vasokonstriksi
d. Meningkatkan compliance
e. Meningkatkan aliran darah di daerah hipoksia
25. Tiroid mempunyai efek chronotropic melalui mekanisme:
a. Meningkatkan respon terhadap katekolamin
b. Meningkatkan jumlah reseptor neta adrenergik
c. Menignkatkan alfa myosin otot jantung
d. Meningkatkan kekuatan kontraksi otot jantung
e. Meningkatkan compliance jantung
26. Hormon angiotensin II mempunyai peran berikut ini, kecuali
a. Menstimulasi sekresi hormon aldosteron
b. Menstimulasi sekresi epinefrin
c. Menstimulasi reflex baroreseptor
d. Menstimulasi sekresi vasopressin
e. Menstimulasi rasa haus
27. Estrogen mempunyai efek protektif pada kardiovaskular mempunyai peran:
a. Meningkatkan substansi P
b. Menigkatkan nitric oxide
c. Menstimulasi pusat vasomotor
d. Memobilisasi asam lemak
e. Meningkatkan achetylcolin
28. Asfiksia dapat terjadi karena manipulasi yang dilakukan di daerah leher (seperti mencekik)
karena dapat memicu refleks Carotis
a. menstimulasi peningkatan tekanan darah sistemik
b. menstimulasi peningkatan heart rate dan kontraksi jantung
c. menstimulasi vasokonstriksi
d. menstimulasi penurunan heart rate
e. menstimulasi penurunan resistensi perifer
29. adanya berkas finger tip merupakan tanda dari
a. strangling
b. throttling
c. somethering
e. hanging
30. edema yang terjadi pada kasus asfiksia disebabkan karena
a. permeabilitas pembuluh darah meningkat
b. kongesti di vena/venous return
c. penurunan tekanan hidrostatik di vena
d. penurunan tekanan hidrostatik di arteri
e. kerusakan pembuluh darah
31. bakteri yang mampu menghambat gerakan silia di saluran nafas atas
a. e. Coli
b. streptococcus faecalis
c. bordetella pertusis
d. klebsiella pneumoniae
e. m. Tuberculosis
32. beberapa strain pneumokoki mampu berkolonisasi di saluran nafas dengan
a. menghasilkan toksin silia
b. merusak mukus
c. menghasilkan enzim perusak imunoglobin
d. menekan sistem imun
e. menghasilkan hyalunidase
33. sifat-sifat mycobacterium tuberculosis antara lain:
a. gram positif
b. berspora
c. anaerob
d. berkapsul
e. dinding sel mengandung lemak
34. obat antiangina pectoris di bawah ini mempunyai efek tercepat
a. amyl nitrite
b. isosorbide dinitrate
c. isosorbide mononitrate
d. nitroglycerin
e. propanolol
35. sebagai first line therapy untuk pasien dengan diagnosis hipertensi diberikan obat
a. angiotensin II receptor blocker
b. beta-adrenergic blocker
c. calcium channel blocker
d. angiotensin blocker
e. diuretics
36. nitrats merupakan obat pilihan untuk serangan angina akut dengan mekanisme aksi:
a. sebagai vasodilatator, menurunkan preload dan menaikkan afterload
b. sebagai vasodilatator, menurunkan preload dan afterload
c. sebagai vasodilatator, menaikkan preload dan afterload
d. sebagai vasodilatator, menaikkan preload, menurunkan afterload
e. sebagai vasodilator koroner saja
37. dalam penanganan serangan asthma pada anak, dapat digunakan obat penstabil sel mast,
yaitu:
a. prednisolone
b. cromolyn
c. ephedrin
d. theophyline
e. codein
38. siklik adenosin mono phosphat dinaikkan kadarnya dengan obat dibawah ini dan
menghasilkan efek bronchodiilatasi penderita asthma
a. metaproterenol
b. propranolol
c. acebutolol
d. timolol
e. pindolol
39. untuk menurunkan kadar trigliserida pada kasus hiperlipidemia dapat di pilih obat ini:
a. simvastatin
b. gemfibrocil
c. cholestrymine
d. fenofibrat
e. asam nicotinat
40. anak umur 7 tahun dengan nyeri abdomen dan urin beerwarna gelap selama 10 hari. Pada
pemeriksaan tampak payudara purpura pada kulit tubuh dan ekstremitas. Urinalisis
menghasilkan hematuria dan proteinuria. Tes serologic negatif utuk P-ANCA. Biopsi kulit
menunjukkan vasculitis nekrotikans vasa kecil. Pada biopsi ginjal tampak deposisi komplek
imun pada glomeruli dengan beberapa komplek imun kaa Ig-A. Apakah diagnosis yang paling
mungkin pada anak tersebut?
a. Giantc ell arteritis
b. Henoch-schonlein purpura
c. Poliarteritis nodosa
d. Arteritis takayasu
e. teleanglektasis
41. Wanita 32 tahun datang setahun yang lalu dengan keluhan rasa dingin dan kebas pada
lengan disertai penurunan virus mata kanan. Keluhan ini telah dirasakan selama 5 bulan.
Pada pemeriksaan, tidak ada demam. Tekanana darah 100/70 mmHg. Denyut a. Radialis
tidak teraba, rasaperabaan berkurang dan di dapatkan sianosis pada lengan tetapu tidak ada
pembengkakan atau rasa hangat. Foto ronsen dada tampak jelas pada jantung sisi garis
kanan dan a.pulmonalis. pemeriksaan laboratorium didapatkan: gula darah 74 mg/dl,
kreatinin 1,0 mg/dl; kolesterol total 165 mg/dl dan tes ANA negatif. Kondsi stabil sampai
tahun berikutnya. Dx yg plg mungkin?
a. Aortic dissection
b. Penyakit kawasaki
c. Pollangitis mikroskopik
d. Arteritis takayasu
e. Aifillis stadium III
42. Seorang laki-laki 25 tahun merasakan rasa sakit dada seperti meringis yang tiba-tiba. Pada
pemeriksaan fisik di dapatkan: suhu 36,9 derajat celcisu dan auskultasi dada dalam batas
normal. Foto ronsen menunjukkan adanya pelebaran mediastinum. Ekokardiografi
transesofageal menunjukkan adanya pelebaran pangkal dan arkus aortae dengan robekan 2
cm distal vasa besar. Apakah penyebab paling mungkin dari kelainan ini?
a. Skleroderma
b. DM
c. Sindroma marfan
d. Arteritis takayasu
e. Granulomatosis wegener
43. Perubahan plak yang berhubungan dengan sindroma koroner akut?
a. Penipisan tunika media
b. Ulserasi permukaan plak
c. Trombosis
d. Hemoragi ke dalam substansi plak
e. Agregasi trombosit berulang
44. Apaka istilah pemeriksaan pembuluh darah dengan memasukkan kontras pembuluh darah
arteri?
a. Rectografi
b. Angiografi
c. Plebografi
d. Colon in loop
e. Intra venous pyelography
45. Gambaran radiologis foto paru-paru berupa lesi lusen, batas membulat, berdinding tebal
dengan airfluid level di dalamnya. Gambaran foto paru-paru tersebut mengarah ke gambaran
penyakit atau kelainan apa?
a. Bronchitis
b. Abses paru
c. Pneumonia
d. Emfisematous lung
e. Broncho pneumonia
46. Pada kelainan jantung bawaan tetralogi fallot, bagaimanakah gambaran darah paru pada foto
thorax?
a. Bertambah
b. Berkurang
c. Menetap
d. Kasar
e. Sepi
47. Pada detik berapakah yang disebut sebagai fase pemeriksaan arterial pada pemeriksaan
angiografi?
a. 1 sampai 3 detik setelah injeksi
b. 3 sampai 4 detik setelah injeksi
c. 4 sampai 12 detik setelah injeksi
d. 12 sampai 15 detik setelah injeksi
e. Setelah 15 detik setelah injeksi
48. Apakah sebutan untuk foto khusush untuk melihat apex paru?
a. Foto thorax PA
b. Foto thorax lateral
c. Foto thorax lordotik
d. Foto thorax AP
e. Foto thorax supine
49. Bagaimanakah gambaran klinis foto thorax pada kasus bronchlektasis>
a. Area lusen, batas tegas, ada corakan paru
b. Area lusen, batas tegas, tanpa corakan paru
c. Area lusen, batas tidak tegas, ada corakan paru
d. Area opak batas tegas, ada corakan paru
e. Area opak batas tidak tegas, tanpa corakan paru
50. Bagaimanakah gambaran khas foto thorax pada kasus bronchiektasis
a. Honey comb appearance
b. Star formation
c. Atelectasis
d. Niche
e. bulla