Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Blok Sistem Digestif adalah blok keduabelas pada semester IV dari


Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Palembang.

Pada kesempatan ini dilaksanakan tutorial studi kasus skenario C yang


memaparkan tentang Anak M, berumur 9 tahun datang ke IGD rumah sakit karena
nyeri hebat di perut dan muntah-muntah sejak 6 jam sebelum masuk RS. Sejak 3
hari terakhir ini, anak M sering mual, muntah dan sakit perut namun BAB
biasa.Dalam 2 bulan ini berat badan anak M turun 3 kg.sejak 6 bulan terakhir,
anak banyak makan, minum cukup namun sering buang air kecil terutama pada
malam hari dengan frekuensi 4-5 kali. Riwayat diabetes mellitus dalam keluarga
di sangkal.Selama anamnesis dan pemeriksaan fisis anak BAK beberapa kali
dengan volume yang cukup banyak.

Pemeriksaan fisik :

Keadaan umum: BB anak 25 kg TB 138 cm, tampak sakit berat, kesadaran


somnolen

Tanda vital : TD 120/80 mmHg, HR 124x/menit, isi dan tekanan cukup, suhu
tubuh 37,8 C, RR : 48x/menit (nafas cepat dan dalam)

Kepala : konjuctiva tidak pucat, sclera tidak kuning

Leher : JVP 5-2 cmH2O

Thoraks : jantung dan paru dalam batas normal

Abdomen : datar, defans muscular (-), mereorismus (-), bising usus (+) normal.

Ekstremitas : kulit kering, akral dingin (-/-), edema (-/-)

1
Pemeriksaan laboratorium :

Darah rutin : Hb 12g/dl, Leukosit 15.000/mm3, trombosit 254.000/mm3, Ht 39%

Glukosa darah 580 mg/dl di periksaan oleh dokter yang bertugas mengguunakan
glukometer darah digital.

Keton darah : 3 mmol/dL, ureum 31 mg/dL, kreatinin : 2,1 mg/dL, serum Na : 125
mEq/L, K : 3,3 mEq/L; Cl :101 mEq/L

Analisis Gas Darah

pH darah arteri : 7,1 ; pCO2: 16,8 mm/Hg; pO2 : 107,2 mm/Hg; BE:-21,8; HCO3
:5,3 mmol/L; O2 saturatsi : 94,5%

Urine rutin :

Makroskopik : warna kekuningan, Jernih, BJ 1,020

Kimia, keton urin +3, glukosa urin +4

Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan dari laporan studi kasus ini, yaitu :
1. Sebagai laporan tugas kelompok tutorial yang merupakan bagian dari
sistem pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi.
2. Dapat menyelesaikan kasus yang diberikan pada skenario dengan metode
analisis dan pembelajaran studi kelompok.
3. Tercapainya tujuan dari pembelajaran tutorial berdasarkan langkah-
langkah seven jump.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Data tutorial


Tutor :dr. Rista Silvana SpOG

Moderator : Muhammad Adamas

Sekretaris Papan : Putri Indah Sari

Sekretaris Meja : Nindia Rahma Putri

Waktu : Senin, 29 Mei 2017

Pukul 08.00 10.30 WIB.

Rabu, 31 Maret 2017

Pukul 08.00 10.30 WIB.

Peraturan : 1. Menonaktifkan ponsel atau mengkondisikan


ponsel dalam keadaan diam
2. Mengacungkan tangan saat akan mengajukan
argumen.
3. Izin saat akan keluar ruangan
4. Dilarang membawa makanan atau makan di
ruangan saat proses diskusi sedang berlangsung
2.2 Skenario Kasus

Anak M, berumur 9 tahun datang ke IGD rumah sakit karena nyeri hebat
di perut dan muntah-muntah sejak 6 jam sebelum masuk RS. Sejak 3 hari terakhir
ini, anak M sering mual, muntah dan sakit perut namun BAB biasa. Dalam 2
bulan ini berat badan anak M turun 3 kg.sejak 6 bulan terakhir, anak banyak
makan, minum cukup namun sering buang air kecil terutama pada malam hari
dengan frekuensi 4-5 kali. Riwayat diabetes mellitus dalam keluarga di sangkal.

3
Selama anamnesis dan pemeriksaan fisis anak BAK beberapa kali dengan volume
yang cukup banyak.

Pemeriksaan fisik :

Keadaan umum: BB anak 25 kg TB 138 cm, tampak sakit berat, kesadaran


somnolen

Tanda vital : TD 120/80 mmHg, HR 124x/menit, isi dan tekanan cukup, suhu
tubuh 37,8C, RR : 48x/menit (nafas cepat dan dalam)

Kepala : konjuctiva tidak pucat, sclera tidak kuning

Leher : JVP 5-2 cmH2O

Thoraks : jantung dan paru dalam batas normal

Abdomen : datar, defans muscular (-), mereorismus (-), bising usus (+) normal.

Ekstremitas : kulit kering, akral dingin (-/-), edema (-/-)

Pemeriksaan laboratorium :

Darah rutin : Hb 12g/dl, Leukosit 15.000/mm3, trombosit 254.000/mm3, Ht 39%

Glukosa darah 580 mg/dl di periksaan oleh dokter yang bertugas mengguunakan
glukometer darah digital.

Keton darah : 3 mmol/dL, ureum 31 mg/dL, kreatinin : 2,1 mg/dL, serum Na : 125
mEq/L, K : 3,3 mEq/L; Cl :101 mEq/L

Analisis Gas Darah

pH darah arteri : 7,1 ; 2 : 16,8 mm/Hg; 2: 107,2 mm/Hg; BE:-21,8;


3:5,3 mmol/L; 2 saturatsi : 94,5%

Urine rutin :

Makroskopik : warna kekuningan, Jernih, BJ 1,020

Kimia, keton urin +3, glukosa urin +4

4
2.3 Klarifikasi Istilah
peningkatan volume darah di dalam perut atau di
1 Meteorismus
dalam rongga peritoneum.
2 Polifagia Konsumsi makan berlebihan.
Darah analisis atau pemeriksaan yang dilakukan
untuk mengevaluasi pertukaran oksigen dan
Analisis gas karbodioksida dan untuk mengetahui status asam
3
basa. Pemeriksaan dapat dilakukan pada pembuluh
arteri untuk melihat keadaan pH 2, 2 dan
saturasi 2 .
Kondisi ditemukannya benda keton pada urine
Keton urine
4 akibat ketosis, terutama dalam bentuk asetan dan
(Ketonuria)
asam asetoasetat.
Keseimbangan asam basa dimana terjadi defisit
5 Base excess
nilai normal.
Pola pernafasan yang sangat dalam dengan
6 Nafas dalam
frekuensi yang normal atau semakin kecil.
7 Vomite Pengeluaran isi lambung melalui mulut.
8 Poliuria Sekresi urin yang berlebihan.
Kesadaran menurun respon yang lambat dan mudah
9 Somnolen
tertidur.
Sensasi tidak menyenangkan yang samar pada
Mual
10 epigastrium dan abdomen dengan kecenderungan
untuk muntah.
Setiap kelainan yang ditandai dengan eksresi urine
yang berlebihan. Sindrom kronik gangguan
Diabetes Mellitus
11 metabolism karbohidrat, protein atau lemak akibat
.
sekresi insulin yang tidak mencukupi atau adanya
resistensi insulin di jaringan target.
Alat yang digunakan untuk menentukan
12 Glukometer
konsentrasi glukosa dalam darah.

5
2.4 Identifikasi Masalah
1. Anak M, berumur 9 tahun datang ke IGD rumah sakit karena nyeri hebat
di perut dan muntah-muntah sejak 6 jam sebelum masuk RS.
2. Sejak 3 hari terakhir ini, anak M sering mual, muntah dan sakit perut
namun BAB biasa. Dalam 2 bulan ini berat badan anak M turun 3 kg.sejak
6 bulan terakhir, anak banyak makan, minum cukup namun sering buang
air kecil terutama pada malam hari dengan frekuensi 4-5 kali.
3. Riwayat diabetes mellitus dalam keluarga di sangkal.Selama anamnesis
dan pemeriksaan fisis anak BAK beberapa kali dengan volume yang cukup
banyak.
4. Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum: BB anak 25 kg TB 138 cm, tampak sakit berat, kesadaran
somnolen.
Tanda vital : TD 120/80 mmHg, HR 124x/menit, isi dan tekanan cukup,
suhu tubuh 37,8C, RR : 48x/menit (nafas cepat dan dalam).
Kepala : konjuctiva tidak pucat, sclera tidak kuning.
Leher : JVP 5-2 cm2 O
Thoraks : jantung dan paru dalam batas normal
Abdomen : datar, defans muscular (-), mereorismus (-), bising usus (+)
normal.
Ekstremitas : kulit kering, akral dingin (-/-), edema (-/-)
5. Pemeriksaan Laboratorium
Darah rutin : Hb 12g/dl, Leukosit 15.000/mm3, trombosit 254.000/mm3,
Ht 39%.
Glukosa darah 580 mg/dl di periksaan oleh dokter yang bertugas
mengguunakan glukometer darah digital.
Keton darah : 3 mmol/dL, ureum 31 mg/dL, kreatinin : 2,1 mg/dL, serum
Na : 125 mEq/L, K : 3,3 mEq/L; Cl :101 mEq/L
Analisis Gas Darah
pH darah arteri : 7,1 ; 2 : 16,8 mm/Hg; 2: 107,2 mm/Hg; BE:-21,8;
3:5,3 mmol/L; 2 saturatsi : 94,5%
Urine rutin :

6
Makroskopik : warna kekuningan, Jernih, BJ 1,020
Kimia, keton urin +3, glukosa urin +4

2.5 Analisis Masalah

1. Anak M, berumur 9 tahun datang ke IGD rumah sakit karena nyeri


hebat di perut dan muntah-muntah sejak 6 jam sebelum masuk RS.
a. Bagaimana Anatomi, fisiologi dan Histologi organ yang terlibat pada
kasus?
Jawab :
b. Apa kemungkinan penyebab keluhan nyeri perut dan muntah-muntah ?
Jawab :
c. Apa makna nyeri hebat diperut dan muntah-muntah sejak 6 jam
sebelum masuk RS?
Jawab :
d. Apa kemungkinan penyakit dengan nyeri hebat diperut dankeluhan
muntah-muntah ?
Jawab :
e. Bagaimana mekanisme nyeri hebat diperut dan muntah-muntah?
Jawab :

f. Bagaimana hubungan usia, jenis kelamin dengan keluhan pada kasus?


Jawab :
2. Sejak 3 hari terakhir ini, anak M sering mual, muntah dan sakit perut
namun BAB biasa. Dalam 2 bulan ini berat badan anak M turun 3 kg.
sejak 6 bulan terakhir, anak banyak makan, minum cukup namun
sering buang air kecil terutama pada malam hari dengan frekuensi 4-
5 kali.
a. Apa makna sejak 3 hari terakhir anak M sering sakit perut dan BAB
biasa?
Jawab :
b. Mengapa berat badan anak M turun 3 kg?
Jawab :

7
c. Apa makna 6 bulan terakhir banyak makan, namun cukup minum
namun sering buang air kecil?
Jawab :
d. Bagaimana patofisiologi banyak makan, cukup minum, sering buang
air kecil?
Jawab :
e. Apa hubungan keluhan penyerta dengan keluhan utama?
Jawab :
3. Riwayat diabetes mellitus dalam keluarga di sangkal. Selama
anamnesis dan pemeriksaan fisis anak BAK beberapa kali dengan
volume yang cukup banyak.
a. Apa makna riwayat diabetes mellitus dalam keluarga di sangkal?
Jawab :
b. Apa makna selama anamnesis dan pemeriksaan fisik anak BAK
beberapa kali?
Jawab :

4. Pemeriksaan fisik :
Keadaan umum: BB anak 25kg TB 138 cm, tampak sakit berat,
kesadaran somnolen
Tanda vital : TD 120/80 mmHg, HR 124x/menit, isi dan tekanan
cukup, suhu tubuh 37,8 C, RR : 48x/menit (nafas cepat dan dalam)
Kepala : konjuctiva tidak pucat, sclera tidak kuning
Leher : JVP 5-2 cmH2O
Thoraks : jantung dan paru dalam batas normal
Abdomen : datar, defans muscular (-), mereorismus (-), bising usus
(+) normal.
Ekstremitas : kulit kering, akral dingin (-/-), edema (-/-)
a. Bagaimana interpretasi pemeriksaan fisik yang abnormal?
Jawab :

8
b. Bagaimana mekanisme dari pemeriksaan yang abnormal?
Jawab :
5. Pemeriksaan laboratorium :
Darah rutin : Hb 12g/dl, Leukosit 15.000/mm3, trombosit
254.000/mm3, Ht 39%
Glukosa darah : 580 mg/dl di periksaan oleh dokter yang bertugas
mengguunakan glukometer darah digital.
Keton darah : 3 mmol/dL, ureum 31 mg/dL, kreatinin : 2,1 mg/dL,
serum Na : 125 mEq/L, K : 3,3 mEq/L; Cl :101 mEq/L
pH darah arteri : 7,1 ; pCO2: 16,8 mm/Hg; pO2 : 107,2 mm/Hg; BE:-
21,8; HCO3 :5,3 mmol/L; O2 saturatsi : 94,5%
Urine rutin : Makroskopik : warna kekuningan, Jernih, BJ 1,020,
Kimia, keton urin +3, glukosa urin +4
a. Bagaimana interpretasi pemeriksaan laboratorium yang abnormal?
Jawab :
b. Bagaimana mekanisme dari pemeriksaan laboratorium yang
abnormal?
Jawab :
6. Diagnosis Banding ?
Jawab :
7. Pemeriksaan penunjang ?
Jawab :
8. Working diagnosis ?
Jawab :
9. Tatalaksana ?
Jawab :
10. Komplikasi?
Jawab :
11. Prognosis ?
Jawab :
12. Kompetensi dokter umum?
Jawab :

9
13. NNI ?
Jawab :

2.6 Hipotesis

Anak M, 9 Tahun mengeluh nyeri hebat diperut, mual, muntah, karena menderita
ketoasisdosis komplikasi Diabetes Mellitus tipe 1.

Kerangka Konsep

autoimun

Kerusakan sel beta


pankreas

Terganggunya produksi
hormone insulin

hiperglikemia

Polifagia, polidipsia,
Peningkatan katabolisme
poliuria

Peningkatan asetil KOA BMR terganggu

Peningkatan benda BB menurun


keton

10
Gangguan buffer asam
basa