Anda di halaman 1dari 1

Pasien mulai mengalami komplikasi pada tahun 2012, yaitu adanya luka yang

sulit disembuhkan yang sekarang telah mengalami abses. Pasien sebelumnya


mengalami luka tertusuk tulang ikan pada jari telunjuk kaki kanan, luka tersebut tidak
kunjung sembuh hingga 3 hari kemudian mengalami gangren dan pasien langsung
kerumah sakit dan dokter mengamputasi jari kaki tersebut. Pada tahun 2013, pasien
mengaku mata kirinya terasa kabur. Pasien mengaku mengalami kesemutan pada
kedua tangan dan kaki nya sejak bulan April 2017 dan merasakan adanya rasa baal
pada tangan kanan dan jari telunjuk tangan kanan pasien tidak dapat diluruskan.
Pasien mengaku terkadang lemas, keringat dingin dan gemetar saat gula darah turun
dan pasien mengatasinya dengan minum air gula. Menurut teori, polineupati simetris,
yang bermanifestasi sebagai penurunan sensasi tekanan kulit dan getaran serta
ketiadaan refleks lutut, adalah penyebab utama ulkus kaki pada diabetes yang terjadi
75-90%. Ulkus kaki diabetik sering menyebabkan amputasi akibat iskemia akibat
makrovascular ( terdapat 30-40% pengidap ulkus kaki) dan penyakit mikrovascular,
infeksi akibat perubahan fungsi neutrofil dan insufisiensi vaskular, serta gangguan
penyembuhan luka akibat faktor-faktor yang belom di ketahui (Ganong, 2015).
Pada neuropati sensorik diabetes, yang terutama terkena adalah serat saraf
kecil, dan neuropati ini umumnya nyeri. Gejala meliputi rasa baal, parestesia,
hiperalgesia berat, dan nyeri yang biasanya dirasakan seperti terbakar (Price,
2012:1080). Dalam konferensi neuropati perifer pada bulan febuari 1988 di San
Antonio disebutkan bahwa neuropati diabetik adalah yang istilah deskriptif yang
menunjukkan adanya gangguan, baik klinis maupun subklinis yang terjadi pada
diabetes melitus tanpa penyebab neuropati perifer yang lain. Gangguan neuropati
dapat mengenai saraf sistem motorik, sensorik dan otonom dengan manifestasi yang
bervariasi seperti kesemutan, kebas, tebal, mati rasa, rasa terbakar seperti rasa ditusuk,
dirobek, dan ditikam, dll (Subekti, 2014:2397).