Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

TEMPAT PRODUKSI MAKANAN


( TPM)

A. Pendahuluan
Kesehatan lingkungan merupakan upaya preventif untuk mencegah penyakit
yang disebabkan oleh faktor lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat
kesehatan setiap individu, keluarga serta lingkungannya
Tempat Produksi Makanan ( TPM ) adalah suatu tempat dimana tempat
tersebut untuk pengolahan makanan yang harus benar benar bersih dari bahan
baku , pengolahan dan pengepakan yang sudah siap jual harus memenuhi syarat
kesehatan di mana Tempat Produksi Makanan ( TPM ) harus benanr benr
memenuhi syarat kesehatan karena tempat tempat tersebut tempat pengolahan
makan yang dalam hal ini di jual atau di komsumsi oleh masyarakat banyak adalah
suatu usaha untuk mengawasi dan mencegah kerugian akibat dari tempat
pengolahan makanan jangan samapai tempat pengolahan makanan tersebut
menimbulkan penyakit. Tempat Pengolahan Makanan merupakan tempat kegiatan
untuk mengolah makanan yang di komsumsi oleh seluruh masyarakat, sehingga
dari orang yang mengolah harus benar benar sehat dan di lengkapi dengan sarana
yang menunjang persyaratan penjamah makanan.
Setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia sangat erat interaksinya dengan
tempat pengolahan makanan baik secara langsung ataupun tidak langsung . oleh
karena itu baik penjamah dan tempat sarana yang ada harus benar benar bersih ,
apa bila tidak bersih akan mengakibatkan makanan tersebut terkontaminasi dengan
bibit penyakit yang akhirnya akan mengakibatkan si konsumen mendapatkan resiko
penyakit tempat pengolahan makan yang tidak terpelihara akan menambah
besarnya resiko penyebaran penyakit serta penularan lingkungan sehingga perlu
dilakukan upaya pencegahan dengan menerapkan sanitasi lingkungan yang baik
dan tempat pengolahan makanan perlu dijaga sanitasinya.

Puskesmas Jatisrono I yang mempunyai peranan strategis dalam upaya


mendukung peningkatan pencapaian target lintas program dan diharapkan
berdampak pada peningkatan kinerja puskesmas sesuai visi Puskesmas yaitu
Prima Dalam Pelayanan Demi Terwujudnya Masyarakat Tirtomoyo II Mandiri
Hidup Sehat. Dalam Melakukan kegiatan petugas selalu membudayakan tata nilai
Ibadah,Ikhlas,Tanggung jawab,Malu,Peduli,Introspeksi Diri,Senyum,Bahagia
sesuai kompetensi petugas yang melakukan yaitu kesehatan lingkungan

DokumenPuskesmasJatisronoI@KAK 1
B. Latar Belakang
Setiap masalah kesehatan pada umumnya disebabkan tiga faktor yang timbul
secara bersamaan yaitu :
Adanya bibit penyakit
Adanya lingkungan yang memungkinkan berkembangnya bibit penyakit
Adanya perilaku hidup manusia yang tidak peduli terhadap bibit penyakit dan
lingkungannya.
Sanitasi pengolahan makanan sangatlah penting dijaga sanitasinya agar tidak
menimbulkan berbagai masalah kesehatan, misalnya menimbulkan penyakit
berbasis lingkungan.
Untuk itu diperlukan pengawasan terhadap faktor faktor lingkungan sehingga
efek negatif yang akan muncul dapat diantisipasi dan dieliminir sekecil mungkin.

C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus


Tujuan Umum
untukmeningkatkan pengetahuan agar masyarakat mengerti dan memelihara
akan keberadaan Tempat Pengolahan Makanan ( TPM ) di wilayah kerja
puskesmas

Tujuan Khusus:
- Untuk mengetahui sanitasi TPM
- Untuk mengetahui sanitasi pembuangan kotoran di TPM
- Untuk mengetahui sanitasi pengelolaan limbah cair di TPM
- Untuk mengetahui sanitasi pengelolaan sampah di TPM
- Untuk mengetahui sanitasi kualitas bangunan yang terpelihara dengan baik
yang memenuhi syarat kesehatan TPM

D. KegiatanPokok dan Rincian Kegiatan


Pembinaan dan pengawasan terhadap sarana tempat pengolahan makanan (
TPM )

E. Cara MelaksanakanKegiatan
Kegiatan yang bersifat monitoring atau inspeksi terhadap sarana tempat
pengolahan makanan (TPM ) yang ada di wilayah kerja puskesmas oleh Sanitarian
/Petugas
F. Sasaran
Sasaran kegiatan ini adalah
- Home industri makanan

DokumenPuskesmasJatisronoI@KAK 2
- warung makan
- pedagang kaki lima
- pedagang keliling
- kantin sekolah

G. Jadual PelaksanaanKegiatan

Kegiatan dilaksanakan setiap hari kerja


2016
N Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
o
1 IS Home X
industri
makanan
2 IS Warung X X X X
makan
3 IS X X X
Pedagang
kaki lima
6 IS Kantin X X X
sekolah

H. EvaluasiPelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan 1 bulan sekali oleh penanggungjawab
program dan membuat laporannya kepada kepala puskesmas. apabila ada
ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan, maka Kepala Puskesmas bersama
dengan penanggungjawab program dan pelaksana kegiatan harus mencari
penyebab masalahnya dan mencari solusi penyelesaiannya.

DokumenPuskesmasJatisronoI@KAK 3
I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan
Pencatatan harus dilakukan pada setiap petugas yang melaksanakan kegiatan
dan dikelola dengan baik sehingga dapat digunakan sewaktu dibutuhkan.
Pelaporan dilakukan setiap bulan oleh penanggung jawab program dan dilaporkan
ke Kepala Puskesmas melalui Kasubag TU, untuk dikompilasi dengan laporan
kegiatan lainnya.
Evaluasi kegiatan dilakukan setiap bulan pada waktu acara pertemuan lokmin
yang di adakan oleh Puskesmas.

Di sahkan oleh
Kepala Puskesmas Tirtomoyo II

dr.H.Suwardi, MM
Nip. 19650502 200112 1 006

DokumenPuskesmasJatisronoI@KAK 4