Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN ABORTUS

SPONTAN INKOMPLIT

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP TanggalTerbit :
Halaman :4
PUSKESMAS
KALIBARU KULON Hj.Yatianiningsih,S.Kep.Ns.M.Kes
NIP.19720608 199503 2 005

1. Pengertian 1. Abortus ialah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum


janin dapat hidup diluar kandungan,dan sebagai batasan digunakan
kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat anak kurang dari 500
gram.
2. Abortus inkomplit adalah abortus yang sebagian hasil konsepsi telah
keluar dari kavum uteri masih ada yang tertinggal.

2. Tujuan 1. Sebagai pedoman bagi petugas dalam menangani pasien dengan


abortus spontan inkomplit
2. Pelaksanaan abortus spontan inkomplit mengikuti langkah-langkah
yang tertuang dalam SOP
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Kalibaru Kulon Nomor :
188.4//429.144.40/2016
4. Referensi Panduan Praktik Klinis Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer
5. Alat dan Bahan - APD
- Inspekulo
- Tensimeter
- Stetoskop
- Rekam:Medis
- Kertas Resep
- Surat Permintaan Pemeriksaan Laboratorium
6. Prosedur 1. Petugas mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
2. Petugas Mempersilahkan pasien untuk duduk
3. Petugas menanyakan identitas pasien dan memberikan inform
consent secara lisan pada pasien atau keluarga pasien
4. Petugas melakukan anamnesis
5. Petugas melakukan pemeriksaan fisik, genikologi dan penunjang

SOP PENANGANAN ABORTUS SPONTAN INKOMPLIT 1


6. Petugas menentukan diagnosis
7. Petugas manentukan diagnosis banding :
8. Petugas memberikan tatalaksana farmakologis dan non
farmakologis :
a. Pada abortus insipiens tanpa komplikasi:
- Lakukan konseling
- Observasi tanda vital (tensi, nadi, suhu, respirasi)
- Evaluasi tanda-tanda syok, bila terjadi syok karena
perdarahan, pasang IV line (bila perlu 2 jalur) segera
berikan infus cairan NaCl fisiologis atau cairan ringer laktat
disusul dengan darah.
- Jika perdarahan ringan atau sedang dan kehamilan <16
minggu, gunakan jari atau forcep cincin untuk
mengeluarkan hasil konsepsi yang mencuat dari serviks
- Jika perdarahan berat dan usia kehamilan < 16 minggu,
lakukan evakuasi isi uterus. Aspirasi vakum manual (AVM)
merupakan metode yang dianjurkan. Kuret tajam sebaiknya
hanya dilakukan apabila AVM tidak tersedia. Jika evakuasi
tidak dapat dilakuka segera: berikan ergometrin 0.2 mg IM
(dapat diulang 15 menit kemudian bila perlu)
- Jika usia kehamilan > 16 minggu berikan infus oksitosin
40 IU dalam 1 L NaCl 0,9% atau RL dengan kecepatan 40
tetes per menit
- Lakukan pemantauan paska tindakan setiap 30 menit
selama 2 jam, Bila kondisi baik dapat dipindahkan ke ruang
rawat.
- Lakukan pemeriksaan jaringan secara makroskopik dan
kirimkan untuk pemeriksaan patologi ke laboratorium
- Lakukan evaluasi tanda vital, perdarahan pervaginam,
tanda akut abdomen, dan produksi urin tiap 6 jam selama
24 jam. Periksa kadar Hb setelah 24 jam. Bila kadar Hb >
8gr/dl dan keadaan umum baik, ibu diperbolehkan pulang.
b. Pada keadaan abortus kondisi ibu bisa memburuk dan
menyebabkan komplikasi. Hal pertama yang harus dilakukan
adalah penilaian cepat terhadap tanda vital (nada, tekanan
darah, pernasapan dan suhu). Pada kondisi di jumpai tanda
sepsis atau dugaan abortus dengan komplikasi segera

SOP PENANGANAN ABORTUS SPONTAN INKOMPLIT 2


melakukan rujukan ke pelayanan kesehatan Sekunder / RS.
9. Petugas segera melakukan rujukan ke pelayanan kesehatan
sekunder / RS bila tidak memungkinkan melakukan tindakan diatas,
10. Petugas memberikan konseling KIE kepada pasien dan keluarga
pasien mengenai kondisi pasien, terapi yang diberikan, terapi
lanjutan dan segala kemungkinan yang dapat dihadapi pasien
11. Petugas menanyakan apakah pasien sudah mengerti atau belum
12. Petugas meminta pasien untuk mengulangi penjelasan petugas
(minimal kondisinya dan terapi yang diberikan serta cara minum
obat)
13. Petugas melakukan pencatatan pada rekam medis
7. Bagan Alir
Memberi salam dan
memperkenalkan
diri

Melakukan anamnesis,
pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang
dan mendiagnosis

Memberikan tatalaksana,
konseling, edukasi dan
mencatat pada rekam medis

Merujuk pasien jika tidak


memungkinkan di
lakukan di pelayanan
primer

8. Unit terkait VK Bersalin


Poli Umum
IGD
9. Dokumen Terkait
10. Rekaman
No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Historis
diberlakukan
Perubahan

SOP PENANGANAN ABORTUS SPONTAN INKOMPLIT 3