Anda di halaman 1dari 1

METODE MOBILISASI DAN DEMOBILISASI TENAGA

KERJA, BAHAN DAN PERALATAN


Mobilisasi dan Demobilisasi bahan, alat dan tenaga kerja Setelah pekerjaan pengukuran,
penyiapan brak kerja / direksi keet dan papan nama kegiatan, selanjutnya Kontraktor
melakukan mobilisasi bahan, alat dan tenaga kerja / personil.
Mobilisasi Bahan / Material
Kontraktor melaksanakan Mobilisasi Bahan / Material atau yang biasa disebut Dropping
Materi
Mobiliasi bahan yang dilakukan meliputi material :
1. split, semen, besi, batu kali belah, pasir pasang / beton, semen, kayu dan papan begisting,
serta bahan bahan pendukung lainnya.
Mobilisasi Bahan / Material
Pada mobilisasi material, Kontraktor juga memperhitungkan dan merencanakan akses jalan
masuk, serta tetap menjaga kelancaran lalu lintas sekitar proyek, dan keamanan proyek.
Dropping material ditempatkan pada lokasi yang mudah dijangkau dalam pelaksanaan
pekerjaan, dalam pekerjaan ini material juga dilangsir menuju masing- masing item
pekerjaan.
Mobilisasi Alat
Setelah mobilisasi bahan material, maka Kontraktor melaksanakan Mobilisasi Alat / Peralatan.
Mobiliasi peralatan meliputi : beton molen, pompa air, maupun peralatan pertukangan, dan
peralatan bantu lainnya. Kontraktor juga mempersiapkan sumber air kerja, dan keamanan
peralatan / keamanan proyek.
Mobilisasi Peralatan Kerja
1. Concrete Mixer
2. Water Pump

Mobilisasi Tenaga Kerja / Personil


Setelah mobilisasi bahan material dan alat , maka Kontraktor melaksanakan Mobilisasi
Personil. Kontraktor juga memobilisasi tenaga kerja : mandor, tukang dan pekerja. Kontraktor
juga membuat struktur organisasi pekerjaan dan jadwal waktu penugasan. Hal ini dilakukan
untuk memudahkan personil dalam tugas dan tanggung jawab serta koordinasi.