Anda di halaman 1dari 15

1

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA


JASA PENITIPAN ANAK MENURUT UU NO.8 TAHUN 1999 TENTANG
PERLINDUNGAN KONSUMEN
(STUDI KASUS TAMAN PENITIPAN ANAK GENUS PURWOKERTO)
Oleh :Dhian Rizki Irsyadita
NIM : E1A012227
ABSTRAK
Penulisan Hukum ini adalah penelitian yang berfokus kepada perlindungan
hukum konsumen yaitu orang tua anak yang melaksanakan penitipan anak di TPA
GENUS Purwokerto dengan melihat pada kenyataan di era modern ini banyak
orang tua yang sibuk bekerja dan meninggalkan anaknya sehingga dirasa perlu
menggunakan jasa penitipan anak untuk menjaga, merawat dan mengasuh
anaknya selama ditinggal kedua orang tuanya bekerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan
perlindungan hukum terhadap Konsumen dalam Pelaksanaan Kegiatan Penitipan
Anak di TPA GENUS berdasarkan UUPK. Metode penelitian yang digunakan
adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian secara deskriptif yang
diharapkan dapat menghasilkan informasi mendalam dari objek yang diteliti.
Penelitian ini dilakukan di TPA GENUS serta dengan studi kepustakaan pada PII
Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman. Metode penyajian data yang
digunakan yaitu dengan menggunakan teks yang tersusun secara sistematis
dengan analisis data yang bersifat normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan hukum
yang diberikan oleh TPA GENUS kepada orang tua anak selaku konsumen dalam
pelaksanaan penitipan anak telah dilakukan dengan cukup baik sesuai dengan
Pasal 4 UUPK.

Kata Kunci: Penitipan Anak, Perlindungan Hukum


2

ABSTRACT
In this legal writing, a study that focuses on the protection of the consumer
law that parents of children who carry the nursery on the landfill GENUS
Purwokerto to look at the reality of the modern era, many parents are busy with
work and leave their children so that it is necessary to use child care services to
maintain, treating and caring for abandoned children both parents are working.
This study aims to identify and analyze the implementation of the legal
protection of the consumer in the Implementation of Child Care in landfill
GENUS based UUPK. The method used is a normative juridical, with the
specification of descriptive research is expected to generate in-depth information
of the object under study. This research was conducted at the landfill GENUS as
well as to study literature at the Faculty of Law PII Jenderal Soedirman
University. Data presentation method used is by using text systematically
arranged with normative data analysis qualitative.
The results showed that the implementation of legal protection provided by
TPA GENUS to parents of children as consumers in the implementation of child
care has done fairly well in accordance with Article 4 of BFL.
Keywords: Child, Legal Protection
3

A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah

Pada umumnya orang tua yang tinggal di perkotaan sangat disibukkan


dengan urusan pekerjaan mereka. Kedua orang tua yang sama-sama bekerja
tentunya hanya punya sedikit waktu untuk mendampingi sang buah hati bermain
dan memantau tumbuh kembangnya. Taman Penitipan Anak yang selanjutnya
disebut TPA merupakan program kesejahteraan anak yang dapat
menyelenggarakan layanan Pendidikan Anak Usia Dini secara terintegrasi dengan
perawatan dan pengasuhan anak sejak usia tiga bulan sampai dengan enam tahun.
Taman penitipan anak merupakan bentuk Pendidikan Anak Usia Dini Non-Formal
yang keberadaannya terus berkembang jumlahnya. TPA GENUS merupakan salah
satu pelaku usaha yang memberikan pelayanan jasa penitipan anak. Melihat
besarnya peran jasa penitipan anak yang dilakukan oleh TPA GENUS dalam
memberikan layanan kepada anak yang terpaksa ditinggal orang tua karena
pekerjaan atau halangan lainnya, serta memberikan layanan yang tekait dengan
pemenuhan hak-hak anak untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan
perlindungan dan kasih sayang, serta hak untuk berpartisipasi dalam lingkungan
sosialnya, maka pelaksanaan perlindungan hukum bagi kon
sumen merupakan hal yang utama yang harus ditegakkan. Oleh karena itu,
penulis tertarik untuk mengadakan penelitian sebagai dasar penyusunan penulisan
hukum dengan judul PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP
KONSUMEN PENGGUNA JASA PENITIPAN ANAK MENURUT UU NO.
8 TAHUN 1999 TENTANG PERLIDUNGAN KONSUMEN (STUDI KASUS
TAMAN PENITIPAN ANAK GENUS PURWOKERTO).
2. Perumusan Masalah
Bagaimana perlindungan hukum terhadap pengguna jasa penitipan anak di
TPA GENUS Purwokerto menurut UUPK?
4

3. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan
yang ada dalam perumusan masalah yang dibuat diatas, yaitu untuk
mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap pengguna jasa
penitipan anak di TPA GENUS Purwokerto menurut UUPK
4. Kegunaan Penelitian
1) Kegunaan Teoritis
Secara teoritis, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi
referensi atau masukan bagi ilmu pengetahuan dan menambah kajian
tentang ilmu hukum khususnya hukum perlindungan konsumen untuk
mengetahui bagaimana hukum diterapkan terhadap masalah-masalah yang
terjadi mengenai perlindungan konsumen.
2) Kegunaan Praktis
Secara praktis, hasil dari penelitian in diharapkan dapat menjadi
masukan bagi pihak-pihak yang terkait dalam perlindungan konsumen,
diantaranya pelaku usaha, konsumen, maupun pemerintah dalam
melakukan perannya masing-masing sebagai subjek hukum perlindungan
konsumen. Dan bagi pihak lain penelitian ini juga diharapkan dapat
membantu dalam penyajian informasi untuk mengadakan penelitian
serupa.
B. Metode Penelitian
1. Metode Pendekatan : Yuridis Normatif
2. Spesifikasi Peneliian : Deksriptif
3. Lokasi Penelitian : UPT Universitas Jenderal Soedirman, PII
Fakultas Hukum Unsoed, TPA GENUS Purwokerto.
4. Jenis Data : Data Sekunder, Data Primer
5. Metode Pengumpulan data : Kepustakaan dan Wawancara
6. Metode Penyajian Data :Teks Naratif yang tersusun secara sistematis
7. Metode Analisis Data : Normatif Kualitatif
5

C. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


1. Hasil Penelitian
A. Data Sekunder
Berdasarkan pengumpulan bahan-bahan hukum maupun Undang-
Undang terkait dengan perlindungan konsumen, penulis memperoleh data
tentang TPA GENUS diantaranya adalah:
1. Gambaran Umum Tentang Pelaksanaan Penitipan Anak di TPA
GENUS Purwokerto.
1.1 Profil Singkat TPA GENUS
Lembaga Pendidikan TPA GENUS terletak di tengah kota
Purwokerto yang tepatnya berada di Jl. Bima No. 28 Jatiwinangun,
Purwokerto. Pada awal didirikannya, TPA GENUS mempunyai tujuan
untuk melayani jasa penitipan anak sekaligus menjadi lembaga
pendidikan yang dapat menghasilkan anak didik yang cerdas, terampil,
mandiri dan menghargai keberagaman budaya nusantara di tengah
kesibukan para orang tua yang bekerja dan harus meninggalkan
anaknya. TPA GENUS mempunyai anggota yang sumber daya
manusianya memadai yang dapat mempengaruhi perkembangan anak-
anak
1.2 Visi dan Misi TPA GENUS
Visi
Mewujudkan generasi yang cerdas, terampil, mandiri dan
menghargai keberagaman budaya nusantara.
Misi
a. Menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
b. Melaksanakan pengembangan potensi yang dimiliki anak sesuai
dengan bakatnya.
c. Mengenalkan budaya nusantara pada anak sejak dini
6

d. Melaksanakan kegiatan gizi anak yang seimbang agar memiliki


tubuh yang sehat dan kuat.
e. Melaksanakan monitoring dan evaluasi perkembangan
kompetensi pada setiap anak didik.
f. Melaksanakan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
1.3 Tujuan TPA GENUS
a. Meningkatkan dan menumbuh kembangkan kompetensi anak
sesuai dengan usianya.
b. Meningkatkan kemampuan anak untuk mengenal alam dan
lingkungan social.
c. Menumbuh kembangkan kemampuan afektif, kognitif dan
psikomotorik anak.
d. Meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan
pendidikan.
1.4 Motto TPA GENUS
Generasi Sehat, Cerdas, Mandiri dan Berakhlak Mulia adalah
pilar kejayaan bangsa di masa depan
1.5 Metode Pembelajaran TPA GENUS
a. Sentra Persiapan
b. Sentra BAC
c. Sentra Balok
d. Sentra Peran
e. Sentra Seni/Olah Tubuh
f. Sentra Bahasa
g. Sentra Leadership
h. Sentra Imtaq
1.6 Pembagian Kelompok TPA GENUS
a. Sadewa (usia 0-1 tahun)
b. Nakula (usia 1-2 tahun)
c. Arjuna (usia 2-3 tahun)
7

d. Bima (usia 3-4 tahun)


e. Yudhistira (usia 4-5 tahun)
f. Gatotkaca (usia 5-6 tahun)
1.7 Fasilitas TPA GENUS
a. Area bermain yang representative
b. Area sentra yang memadai sebagai kegiatan belajar
c. Armada antar jemput
d. Pemeriksaan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara berkala
e. Pemeriksaan psikologis
f. Ruang kelas yang nyaman
g. Kamar mandi/MCK di setiap kelas
h. Alat permainan edukatif yang lengkap
i. 1 bunda (pengajar/pengasuh) untuk 5 anak
j. Dapur umum
1.8 Para Pihak dalam Pelaksanaan Penitipan Anak
a. Pihak yang menawarkan dan memberi jasa dalam hal ini adalah
TPA GENUS yang merupakan pelaku usaha untuk memberikan
pelayanan jasa penitipan anak, hal ini sesuai dengan Pasal 1 angka
3 UUPK.
b. Pihak yang menggunakan jasa pelayanan atau yang disebut juga
dengan sebagai konsumen dalam hal ini,adalah setiap orang tua
maupun anak yang menggunakan jasa penitipan anak di TPA
GENUS, hal ini sesuai dengan Pasal 1 angka 2 UUPK.
1.9 Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha TPA GENUS adalah memberikan pelayanan jasa
penitipan anak kepada orang tua selaku konsumen sesuai dengan UU
No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Lampiran
Peraturan Menteri No. 58 tahun 2009 tentang Standaar PAUD dan
dengan memperhatikan tanggung jawabnya sebagai pelaku usaha dan
dengan memperhatikan hak-hak yang seharusnya diterima oleh
8

konsumen penggunya layanan jasanya. . Kurikulum yang diberikan oleh


pihak TPA tersebut sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh
Menteri Pendidikan Nasional dan dikembangkan sesuai dengan kondisi
serta letak geografis TPA GENUS sendiri.
1.10 Hak dan Kewajiban Para Pihak
1.10.1 Hak bagi TPA GENUS selaku pelaku usaha:
a. Menerima pembayaran daripada biaya pendaftaran anak yang
dibayarkan oleh orang tua selaku konsumen,
b. Menerima pembayaran uang SPP ditambah dengan biaya
lain-lain setiap bulannya,
c. Mengetahui ientitas orang tua dan anak, serta mengetahui
riwayat kesehatan anak.
1.10.2 Kewajiban bagi TPA GENUS selaku pelaku usaha adalah:
a. Memberikan pelayanan berupa pengasuhan, pendidikan dan
perlindungan kepada anak usia 0-6 tahun yang dititipkn oleh
orng tuanya,
b. Memberikan pelayanan yang terkait dengan pemenuhan hak-
hak untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan
perlindungan dan kasih sayang, serta hak untuk berpartisipasi
dalam lingkungn sosialnya,
c. Menyediakan fasilitas bermain untuk tumbuh kembang anak
yang memenuhi standar keamanan, kesehatan dan
perlindungan anak,
d. Menjaga kesehatan lingkungan di TPA dan pemenuhan gizi
untuk anak melalui serangkaian kegiatan terkait yang
dilakukan oleh pihak TPA.
1.10.3 Hak bagi orang tua selaku konsumen
a. Orang tua berhak untuk memperoleh jasa penitipan yang
diberikan oleh TPA GENUS,
9

b. Orang tua berhak mendapatkan pengasuhan, pendidikan dan


perlindungan atas anaknya yang dititipkan kepada TPA
GENUS,
c. Orang tua berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dan
pemenuhan gizi yang diberikan oleh pihak TPA GENUS atas
anaknya,
d. Orang tua berhak untuk terlibat dalam aktifitas yang dijalani
oleh anaknya di TPA GENUS
1.10.4 Kewajiban orang tua selaku konsumen adalah sebagai berikut:
a. Orang tua berkewajiban untuk membayar biaya pada awal
pendaftaran kepada pihak TPA GENUS,
b. Orang tua berkewajiban untuk membayar biaya SPP dan
biaya alat permainan edukatif setiap bulannya kepada pihak
TPA GENUS,
c. Orang tua berkewajiban untuk memastikan anaknya dalam
keadaan sehat baik fisik maupun mental ketika akan
dititipkan.
1.11 Pelaksanaan Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Pengguna
Jasa Penitipan Anak di TPA GENUS
Perlindungan hukum yang diberikan oleh TPA GENUS
kepada orang tua anak sudah cukup baik, meskipun dalam beberapa
hal masih dirasa belum maksimal. Namun terlepas dari kekurangan-
kekurangan dalam pelaksanaan penitipan anak pada TPA GENUS
selaku pelaku usaha secara garis besar telah memenuhi hak-hak
konsumen pengguna jasanya sesuai dengan pasal 4 UUPK.
B. Data Primer
1. Tanggung Jawab TPA GENUS selaku Pelaku Usaha dalam Jasa
Penitipan Anak
Berdasarkan hasil dari wawancara dengan pihak TPA
GENUS yaitu Ibu Riski selaku salah satu pengajar, pelaku usaha
10

selalu berusaha memberikan pelayanan terbaikbagi konsumen.


Terbaik disini yaitu memberikan pelayanan jasa penitipan anak
sesuai dengan kesepakatan antara pihak TPA GENUS dengan
orang tua serta sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang
berlaku.
2. Upaya penyelesaian sengketa konsumen yang ditempuh oleh TPA
GENUS dan orang tua selaku konsumen jasa penitipan anak jika
mengalami kerugian.
Selama melakukan wawancara dengan pihak pihak TPA
GENUS maupun orang tua, dapat diketahui bahwa apabila terjadi
sengketa di antara kedua belah pihak, TPA GENUS selaku pelaku
usaha dan orang tua selaku konsumen selalu menginginkan
penyelesaian sengketa dengan jalan damai, meskipun sampai saat ini
belum pernah terjadi sengketa antara pihak TPA GENUS dan orang
tua.
2. Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian terkait pelaksanaan perlindungan
hukum yang diberikan kepada orang tua selaku konsumen pengguna jasa
penitipan anak, dengan melihat data sekunder nomor 1.11 maka dapat
diperoleh informasi bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen jasa
pentipan anak sudah cukup baik. Beberapa sarjana memberikan
pendapatnya mengenai perlindungan hukum. Menurut Surojo Wigno
Jodiputro:
Hukum mempunyai peranan dalam mengatur dan menjaga
kepentingan masayarakat, yang diantaranya adalah mengatur
hubungan antara sesama warga masyarakat yang satu dengan yang
lain. Hubungan tersebut harus dilakukan menurut norma atau kaidah
yang berlaku. Adanya kaidah hukum itu bertujuan untuk
mengusahakan kepentingan-kepentingan yang terdapat dalam
masyarakat sehingga dihindarkan kekacauan dalam masyarakat.1

1
Surojo Wignojodipuro, Pengantar Ilmu Hukum, Bandung: Alumni, 1974, hal. 11.
11

Hukum tercipta dalam perannya untuk mengatur dan menjaga


masyarakat sesuai dengan norma-norma dan kaidah yang berlaku. Di
samping itu, hukum juga digunakan sebagai alat perlindungan hukum bagi
masyarakat ketika hak-haknya tidak terpenuhi. Iswanto memberikan
pendapat bahwa:
Berdasarkan pengertian perlindungan hukum, dapat diambil suatu
pemikiran, bahwa perlindungan hukum itu mempunyai konsep
terlaksananya fungsi-fungsi aturan yang sengaja dibuat oleh penguasa,
yang bersifat memaksa yang tujuannya untuk melindungi adanya
perbenturan kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat.2

Berdasarkan hasil penelitian nomor 1.11 terdapat beberapa hal


yang perlu dicermati dalam pelaksanaan perlindungan hukum yang
diberikan oleh pelaku usaha terhadap konsumen harus melihat berbagai
aspek. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
1) Itikad baik
Menurut pendapat Suyadi, bahwa itikad baik ini merupakan suatu asas
di dalam hukum, yang mempunyai arti sama dengan asas kejujuran
dikarenakan:
Hal ini terlihat pada pendapat Subekti yang menyatakan bahwa, dalam
Hukum Benda istilah itikad baik yang berartikejujuran atau bersih.
Dalam Hukum Perdata dapat ditemukan dalam pasal 1338 Ayat (3)
KUH Perdata yang menentukan suatu perjanjianitu harus dilaksanakan
dengan itikad baik.3
2) Informasi yang benar
Menurut pendapat Suyadi, pada hakekatnya setiap orang adalah
konsumen, bahkan produsenpun menjadi konsumen untuk produk
lainnya, dalam banyak hal konsumen membutuhkan perlindungan
terhadap informasi yang benar.

Melihat pendapat di atas dapat dideskripsikan bahwa itikad baik


dan informasi yang benar merupakan suatu indikasi yang penting bagi
konsumen dalam menggunakan suatu produk barang dan/atau jasa. Kedua

2 Iswanto, Pengantar Ilmu Hukum, Purwokerto: Unsoed, 2005, hal. 63.


3
Suyadi,Op Cit,hal.23
12

hal tersebut berkaitan dengan hak konsumen yang kemudian dapat


dijadikan dasar perlindungan hukum bagi konsumen.
Menurut Ahmadi Miru dan Sutarman Yodo:
Hak atas informasi sangat penting, karena tidak memadainya
informasi yang disampaikan kepada konsumen ini dapat juga
merupakan salah satu bentuk cacat produk. Hak atas informasi yang
jelas dan benar dimaksudkan agar konsumen dapat memperoleh
gambaran yang benar tentang suatu produk, karena dengan informasi
tersebut, konsumen dapat memilih produk yang diinginkan/sesuai
kebutuhannya serta terhindar dari kerugian akibat kesalahan dalam
penggunaan produk.4

Sedangkan hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan


konsumen, mereka berbendapat bahwa:
Hak untuk memperoleh pendidikan konsumen ini dimaksudkan
agar konsumen memperoleh pengetahuan maupun keterampilan yang
diperlukan agar dapat terhindar dari kerugian akibat penggunaan produk,
karena dengan pendidikan konsumen tersebut, konsumen akan dapat
menjadi lebih kritis dan teliti dalam memilih suatu produk yang
dibutuhkan.5
Hak atas informasi maupun pembinaan untuk memperoleh pendidikan
konsumen sangat diperlukan agar konsumen terhindar dari kerugian yang
mungkin terjadi, pembinaan konsumen juga sangat penting, dengan adanya
pembinaan konsumen, konsumen akan menjadi lebih kritis dan teliti
dalam memilih atau menggunakan suatu produk barang dan/atau jasa yang
ada.
Berdasarkan data sekunder nomor 1.11 apabila dikaitkan dengan Pasal
4 UUPK serta dengan memperhatikan pendapat dari Surojo Wigno
Jodiputro, Iswanto, Suyadi, Ahmadi Miru dan Sutarman Yodo, maka
dapat dideskripsikan bahwa TPA GENUS dalam memberikan pelayanan
jasa pentipan anak sudah memenuhi Pasal 4 UUPK.

4
Ahmadi Miru dan Sutarman Yodo. Op.Cit., hal. 41
5
Ibid.
13

D. Simpulan dan Saran


1. Simpulan
Pelaksanaan perlindungan hukum yang diberikan oleh TPA
GENUS kepada orang tua anak selaku konsumen dalam menggunakan
jasa penitipan anak telah dilakukan dengan cukup baik dan sesuai dengan
Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen. Hak-hak konsumen telah diupayakan untuk dipenuhi oleh
pihak TPA GENUS sesuai dengan Pasal 4 UUPK.
2. Saran
2.1 Bagi Pihak TPA GENUS
TPA GENUS seharusnya lebih terbuka dalam memberikan
informasi terkait hak dan kewajiban pihak orang tua dan pihak TPA
GENUS. Hal ini perlu dilakukan apabila terjadi sengketa konsumen
atau hal yang merugikan anak atau orang tua selau konsumen,
penyelesaiannya dapat mengacu kembali pada perjanjian yang telah
disepakati.
2.2 Bagi Konsumen
Bagi orang tua selaku konsumen jasa penitipan anak harus terus
meningkatkan pengetahuan, kesadaran serta tanggap akan hak-hak
yang dimilikinya sebagai konsumen. Orang tua juga harus berperan
aktif dalam memperjuangkan hak-haknya sebagai konsumen yang
telah secara jelas dan tegas diatur dalam Undang-Undang Perlindungan
Konsumen.
14

E. DAFTAR PUSTAKA
Buku-buku
Iswanto. 2005. Pengantar Ilmu Hukum, Purwokerto: Unsoed.
Miru, Ahmadi & Sutarman Yodo. 2007. Hukum Perlindungan Konsumen, Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada.

Suyadi, 2007. Diktat Dasar-Dasar Hukum Perlindungan Konsumen, Purwokerto:


Fakultas Hukum Unsoed.
Wignojodipuro, Surojo. 1974. Pengantar Ilmu Hukum, Bandung: Alumni.
15

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA JASA


PENITIPAN ANAK MENURUT UU NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG
PERLINDUNGAN KONSUMEN
(STUDI KASUS TAMAN PENITIPAN ANAK GENUS PURWOKERTO)

ARTIKEL ILMIAH

Disusun oleh :

DHIAN RIZKI IRSYADITA

E1A012227

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS HUKUM
PURWOKERTO
2016