Anda di halaman 1dari 7

SOP INTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH

A. PEMELIHARAAN IPAL
I. PENGERTIAN

Perawatan IPAL adalah kegiatan perawatan sistem pengolahan air limbah rumah
sakit agar proses yang dihasilkan sesuai dengan standar baku mutu limbah cair
rumah sakit.

II. TUJUAN
1. Tercapai kualitas outlet IPAL yang memenuhi standar baku mutu limbah cair
sesuai dengan Kep. Men. LH No. 58 tahun 1995.
2. Sebagai pedoman petugas kesehatan lingkungan dalam melakukan
pemantauan, pemeliharaan, analisa, dan tindak lanjut dalam pengelolaan air
limbah.
III. PROSEDUR
A. Pemantauan IPAL

1. Pemantauan Harian
Pemantauan harian dilakukan pada semua komponen IPAL (lembar kontrol IPAL
harian terlampir).

2. Pemantauan Bulanan
Pemantauan dilakukan dengan pemeriksaan kualitas inlet dan outlet (parameter
mengacu pada Kep. Men. LH No. 5 tahun 2014). Pemeriksaan tersebut bertujuan
untuk mengetahui efektifitas sistem IPAL RS.

B. Pemeliharaan Struktur dan Sarana Pendukung IPAL

Lakukan pemeliharaan pada struktur dan sarana pendukung sistem IPAL dengan
mengacu pada jadual UKL/UPL seperti terlampir.

B. KEKERUHAN AIR LIMBAH


I. PENGERTIAN
Kekeruhan air limbah adalah kegiatan monitoring kualitas air limbah terhadap
parameter debit, pH, TDS, sisa klor, kekeruhan, bau, dan aliran yang dilakukan
setiap hari untuk mempertahankan dan meningkatkan kulitas air limbah.
II. TUJUAN
1. Memonitoring kualitas air limbah sesuai dengan ketentuan
2. Memonitoring pengolahan air limbah pada IPAL agar berjalan optimal
III. PROSEDUR
1. Siapkan gelas sample air limbah.
2. Ambil sample limbah dari bak IPAL/tempat pengambilan sample yang telah
ditentukan dalam gelas sample.
3. Letakkan gelas sample air limbah secara berjajar dengan latar belakang putih.
4. Bandingkan tingkat kekeruhan air limbah pada masing-masing sample.
5. Catat hasil pemantauan pada lembar checklist harian IPAL.
6. Laporkan hasil pemantauan
7. Lakukan kegiatan tersebut setiap hari

C. PEMANTAUAN BAU AIR LIMBAH


I. PENGERTIAN
Bau air limbah adalah aroma yang ditimbulkan dari proses penguraian air limbah
pada IPAL
II. TUJUAN
Memantau bau yang ditimbulkan dari proses pengolahan air limbah pada masing
masing bak IPAL
III. PROSEDUR
1. Siapkan gelas sampel air limbah
2. Ambil sampel air limbah dari masing masing bak IPAL dalam gelas
sampel
3. Letakkan gelas sampel air limbah secara berjajar
4. Bandingkan tingkat bau air limbah pada masing masing sampel
5. Catat hasil pemantauan pada lembar checklist harian IPAL
6. Lakukan kegiatan tersebut setiap hari

D. PEMANTAUAN SUHU AIR LIMBAH


I. PENGERTIAN
Suhu air limbah adalah derajat yang diperbolehkan pada air limbah IPAL dalam
satuan Celsius
II. TUJUAN
1. Memantau dan mempertahankan suhu air limbah sesuai dengan
ketentuan
2. Proses pengolahan air limbah pada bak IPAL dapat berlangsung
optimal
III. PROSEDUR
1. Siapkan gelas sampel dan thermometer air limbah
2. Ambil sampel dalam gelas pada setiap bak air limbah IPAL
3. Lakukan pengukuran dengan thermometer pada setiap gelas gelas
sampel
4. Catat hasil pengukuran pada lembar checklist harian IPAL
5. Bandingkan hasil pengukuran dengan standart yang ditetapkan
yaitu ,300C
6. Laporkan hasil pemantauan
7. Lakukan kegiatan tersebut setiap hari
E. PEMANTAUAN pH AIR LIMBAH
I. PENGERTIAN
pH air limbah adalah derajat keasaman yang terkandung dalam air limbah
II. TUJUAN
1. Memantau dan mempertahankan derajat keasaman air limbah sesuai
dengan ketentuan
2. Proses pengolahana air limbah pada bak IPAL dapat berlangsung optimal

III. PROSEDUR
1. Siapkan gelas sample dan pH meter air limbah
2. Ambil sampel air limbah dalam gelas sample pada masing masing bak
IPAL
3. Lakukan pengukuran pH pada masing masing gelas sampel
4. Catat hasil pengukuran pada lembar checklist harian IPAL
5. Bandingkan hasil pengkuran dengan standart yang ditetapkan yaitu 6 9
6. Laporkan hasil pemantauan
7. Lakukan kegiatan tersebut setiap hari

F. PENGURASAN BAK IPAL


I. PENGERTIAN
Pengurasan bak IPAL adalah pembersihan bak IPAL dari lumpur hasil penguraian
bakteri yang telah non aktif dan dalam volume berlebih
II. TUJUAN
1. Mengendalikan volume lumput dalam bal pengolahan bak pengolah IPAL
2. Meningkatkan efektifitas kerja IPAL dalam mengurai materi air limbah
3. Mencegah terjadinya kemampetan (clogging) pada saluran IPAL
III. PROSEDUR
1. Tutup aliran air yang menuju bak yang akan dikuras
3. Buang dan bersihkan air dan lumpur dalam bak IPAL dengan pompa
4. jika terdapat media di dalam bak, maka keluarkan dan bersihkan media
tersebut
5. lakukan pengursan pada bak bak yang di kuras
6. lakukan pembilasan dengan air pada dinding dinding bak IPAL
7. sisakan lumpur pada bak IPAL hingga 20% - 25 %
8. setelah selesai, buka kembali aliran yang ditutup
9. lakukan kegitan tersebut setiap 6 bulan sekali atau pada saat saat tertentu

G. PENGURASAN BAK IKAN


I. PENGERTIAN
Pengurasan bak IPAL adalah pembersihan bak yang diberi ikan sebagai indicator
kualitas limbah
II. TUJUAN
1. Memeliharan kebersihan dan keindahan bak ikan
2. Menjaga agar bak ikan dalam kondiso yang optimal untuk
perkembangbiakan ikan
III. PROSEDUR
1. Angkat dan pindahkan ikan pada bak / ember yang bersih
2. Buang air dalam bak ikan
3. Bersihkan bak ikan hingga bersih dari sabun dan kotoran
4. Isi kembali bak ikan dengan air
5. Kembalikan ikan ke dalam bak ikan
6. Lakukan kegiatan tersebut setiap 1- 2 minggu sekali

Anda mungkin juga menyukai