Anda di halaman 1dari 15

BAB II

PELAKSANAAN PENGAWASAN TAHAPAN PEMILIHAN

A. Pelaksanaan Pengawasan Tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar


Pemilih
1. Persiapan Pengawasan
a. Kerawanan-Kerawanan Dalam Data dan Daftar Pemilih
Dalam pengawasan Tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar
Pemilih Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun
2017, Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
mengidentifikasi potensi-potensi kerawanan pada Pemutakhiran Data
dan Daftar Pemilih, yaitu sebagai berikut:
1) Pemilih terdaftar lebih dari satu kali dalam satu TPS yang sama;
2) Pemilih terdaftar lebih dari satu kali dalam satu TPS yang
berbeda;
3) Jumlah pemilih dalam satu TPS melebihi alokasi yang ditentukan;
4) Warga masyarakat yang belum cukup umur didaftarkan sebagai
pemilih;
5) Warga masyarakat yang sudah meninggal masih didaftarkan
sebagai pemilih;
6) Warga yang berstatus sebagai TNI/Polri didaftarkan sebagai
pemilih;
7) DPS tidak diumumkan sesuai dengan jadwal dan tempat yang
sudah ditentukan;
8) Data pemilih yang didaftarkan tidak valid;
9) Memberikan keterangan yang tidak benar terhadap diri sendir atau
orang lain.
10) Petugas PPS dengan sengaja tidak mendaftarkan masyarakat
yang memiliki hak pilih masuk dalam daftar pemilih tetap.
11) Menghalang-halangi orang lain untukmendaftarkan diri sebagai
pemilih.
12) PPS tidak melakukan Validasi data terhaadap DPS menjadi DPT;
13) PPS sengaja tidak mengumumkan DPS ataupun DPT
14) Petugas PPS dengan sengaja tidak mendaftarkan masyarakat
yang memiliki hak pilih masuk dalam daftar pemilih tetap.

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 26
b. Perencanaan dan Pengawasan
Untuk mendapatkan hasil pengawasan yang lebih maksimal,
dalam pengawasan tahapan pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih,
maka diperlukan suatu strategi dalam melakukan pengawasan.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilihan
Kabupaten Buleleng dalam rangka mengoptimalkan pengawasan
tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar pemilih adalah sebagai
berikut:
1) Membentuk Pokja Pengawasan DPT untuk mengoptimalkan kinerja
pengawasan;
2) Menentukan fokus pengawasan pada potensi pelanggaran
khususnya pada Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih;
3) Berkoordinasi dengan masyarakat setempat, RT/RW setempat
untuk mengetahui pelanggaran yang mungkin terjadi pada tahap
pemuktahiran data dan daftar pemilih.;
4) Melakukan tindakan pencegahan terhadap terjadinya pelanggaran
yang lebih serius dengan mengajukan koreksi daftar pemilih
sementara yang diumumkan, dan menghimbau masyarakat
berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan terhadap daftar
pemilih sementara yang diumumkan.
5) Menindaklanjuti setiap temuan/laporan pelanggaran yang terjadi
pada saat proses pemuktahiran Data dan Daftar Pemilih;
2. Kegiatan Pengawasan
a. Pencegahan
Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng melakukan upaya
pencegahan dalam tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih
guna untuk mengantisipasi potensi-potensi pelanggaran yang
dilakukan oleh Peserta Pemilu maupun Penyelenggara Pemilu.
Adapun upaya pencegahan yang dilakukan yaitu dengan bersurat
dengan instansi terkait yaitu sebagai berikut:
1) Surat Cegah Dini Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor:127/BAWASLU-PROV.BA-03/PM.00.02/7/2016 tanggal 21
Juli 2016 dengan perihal Himbauan Tahapan Pemutakhiran Data
Pemilih Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2017 yang
ditujukan kepada Ketua KPU Kabupaten Buleleng yang
isinyadalam pelaksanaan prosedur administratif penyusunan daftar

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 27
pemilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Tahun
2017, agar : a) Setiap warga Negara yang memenuhi syarat
sebagai pemilih terdaftar dalam daftar pemilih; b) Daftar pemilih
dimutakhirkan dan diumumkan secara luas oleh PPS; c) Daftar
pemilih mendapatkan masukan dan tanggapan sebelum ditetapkan
menjadi DPS; d) Penetapan dan pengumuman DPT; e)
Pendaftaran pemilih tambahan.Dan agar KPU Kabupaten Buleleng
dalam pemutakhiran data dan daftar pemilih melakukan secara
teliti dan cermat.
2) Surat Cegah Dini Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor:159/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.02.00/8/2016 tanggal 22
Agustus 2016 dengan perihal cegah dini tahapan Penyusunan
Daftar Pemilih oleh KPU Kabupaten Buleleng dan Penyampaian
kepada PPS dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Buleleng Tahun 2017 yang isinya Berdasarkan Undang-Undang
Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum,
Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 4
Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan
Umum Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Tahapan, Program dan
Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur
Bupati dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Wali Kota
Tahun 2017, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun
2015 tentang Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih dalam
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati,
dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Sehubungan dengan
pelaksanaaan tahapan Penyusunan Daftar Pemilih oleh KPU
Kabupaten Buleleng dan Penyampaian kepada PPS dalam rangka
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017 yang
mana tahapannya dimulai dari tanggal 18 Agustus 2016 sampai
dengan 7 September 2016, diharapkan mengikuti ketentuan
sebagaimana yang sudah di atur dalam peraturan perundang-
undangan tersebut dan diteruskan kepada jajaran di bawahnya.
3) Surat Cegah Dini Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor:592/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.02.00/11/2016 tanggal 24
Nopember 2016 dengan perihal Cegah Dini tahapan pemutakhiran
data dan daftar pemilih dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 28
Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 yang ditujukan Kepada
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten
Buleleng yang isinya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10
Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang
Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-
Undang, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia
Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan
Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Tahapan,
Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan
Wakil Gubernur Bupati dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan
Wakil Walikota Tahun 2017, Peraturan Komisi Pemilihan Umum
Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan atas
Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2015 tentang
Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Gubernur
dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota
dan Wakil Walikota. Sehubungan dengan pelaksanaaan tahapan
pemutakhiran data dan daftar pemilih dalam rangka Pemilihan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017, serta
dalam hal masih terdapat penduduk yang mempunyai hak pilih
belum terdaftar dalam daftar pemilih, diharapkan Saudara untuk
segera melakukan pemutakhiran data sesuai ketentuan
sebagaimana yang sudah di atur dalam peraturan perundang-
undangan tersebut.
4) Surat Cegah Dini Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor:593/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.02.00/11/2016 tanggal 24
Nopember 2016 dengan perihal Cegah Dini yang ditujukan kepada
Ketua KPU Kabupaten Buleleng yang isinya Berdasarkan Undang-
Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan
Umum, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan
Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan
Walikota Menjadi Undang-Undang, Peraturan Komisi Pemilihan
Umum Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2016 tentang

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 29
Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor
3 Tahun 2016 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal
Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bupati
dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun
2017, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia
Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi
Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pemutakhiran Data
dan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,
Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
Sehubungan dengan pelaksanaaan tahapan pemutakhiran data
dan daftar pemilih dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Kabupaten Buleleng Tahun 2017, serta dalam hal masih terdapat
penduduk yang mempunyai hak pilih belum terdaftar dalam daftar
pemilih, diharapkan Saudara untuk segera melakukan
pemutakhiran data sesuai ketentuan sebagaimana yang sudah di
atur dalam peraturan perundang-undangan tersebut.
Tabel22.
Pengawasan melalui Strategi Pencegahan pada Tahapan
Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Bupati
dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017
FOKUS
N HARI/
BENTUK KEGIATAN SASARAN PENCEGAHA
O TANGGAL
N
1 Kamis, 21 Juli Surat Cegah Dini KPU agar KPU
2016 Nomor:127/BAWASLU Kabupaten Kabupaten
-PROV.BA- Buleleng Buleleng
03/PM.00.02/7/2016 dalam
pemutakhiran
data dan daftar
pemilih
melakukan
secara teliti
dan cermat
2 Senin, 22 Surat Cegah Dini KPU agar KPU
Agustus 2016 Nomor:159/BAWASLU Kabupaten Kabupaten
-PROV.BA- Buleleng Buleleng
03/HM.02.00/8/2016 Menyusun
Daftar Pemilih
dan
disampaikan
kepada PPS
3 Kamis,24 Surat Cegah Dini Kepala agar
Nopember Nomor:592/BAWASLU Dinas melakukan
2016 -PROV.BA- Kependudu pemutakhiran
03/HM.02.00/11/2016 kan dan data sesuai
Catatan ketentuan
Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 30
Sipil sebagaimana
Kabupaten yang sudah di
Buleleng atur dalam
peraturan
perundang-
undangan
4 Kamis,24 Surat Cegah Dini KPU agar
Nopember Nomor:593/BAWASLU Kabupaten melakukan
2016 -PROV.BA- Buleleng pemutakhiran
03/HM.02.00/11/2016 data sesuai
ketentuan
sebagaimana
yang sudah di
atur dalam
peraturan
perundang-
undangan

b. Aktivitas Pengawasan
1) Pengawasan Pencocokan dan Penelitian (Coklit)
Bahwa, pada hari Jumat, tanggal 14 Oktober 2016, Panitia Pengawas
Pemilihan Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan rekap
terhadap hasil pengawasan Pencocokan dan Penelitian. Dari hasil
pengawasan yang dilakukan sebanyak 615.649 pemilih yang terdaftar
setelah dilakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dengan rincian
sebagai berikut:
Tabel23.
Rekapitulasi Hasil Pengawasan Pencocokan dan Penelitian
(Coklit) dalam Tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun
2017
N KECA JU JUM JUM
O MATA ML LAH LAH
N AH PE PE JUMLAH PEMILIH TERDAFTAR SETELAH COKLIT
TP MILI MILI
S H H
TER DID DIC DIC DI DI DI DIC DI DIC D
DAF AFT OR OR CO CO CO ORE CO OR AT
TAR AR ET ET RE RE RE T RE ET A
SEB KR KA KR T T T KRN T KR G
ELU N RE N KR KR KR TER KR N A
M BLM NA ME N N N GAN N BK N
CO TER BE NIN PI BE FIK GG DI N D
KLI DAF LU GG ND RU TIF U CA PE A
T TAR M AL AH BA JIW BU ND
GE DO H A/ T UD
NA MI ST ING HA UK
P SIL AT ATA K DA
BE I US N PIL ER
RU ME IH AH
MU NJ NY PE
R D A MIL
17 TNI IHA

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 31
TA /P N
HU OL
N RI

SUKA 12 6, 64
76,3 1,61 2,07 2,1 1,7
1 SADA 4 6 27 38 4 851 77 ,3
75 3 0 56 12
9 45
BULE 19 11
9,
LENG 4 138, 2,11 3,20 6,5 2,4 1,5 7,
2 130 116 0 0 01
712 8 5 45 79 17 82
6
2
SAWA 11 4, 67
76,3 1,27 1,85 2,1 98
3 N 3 35 33 20 2 497 38 ,6
45 6 6 90 4
3 21
KUBU 11 4, 53
63,0 1,38 1,59 1,6 1,9
4 TAMB 0 18 84 0 0 456 80 ,9
14 4 1 19 09
AHAN 6 15
TEJA 11 7, 59
72,3 1,06 1,60 1,5 2,2
5 KULA 4 10 8 4 0 609 80 ,5
89 9 5 76 57
1 88
BANJ 12 1, 70
74,4 80 36
6 AR 4 332 4 457 10 1 0 287 89 ,9
76 0 5
2 92
SERI 11 2, 69
77,6 1,08 2,01 2,0 1,8
7 RIT 0 10 76 0 6 936 49 ,3
37 4 5 06 32
2 48
BUSU 73 1, 41
44,3 1,1 16
8 NGBI 515 10 863 25 18 1 184 23 ,2
26 01 3
U 9 37
GER 12 9, 70
85,9 1,50 1,83 1,9 1,6 1,3
9 OKG 4 185 30 24 0 55 ,7
40 0 5 81 88 62
AK 4 81
19 13 47 61
10 709 108 154 669
JUMLAH 408 97 409 38 105 13 96 56
86 214 91 97 9
4 9 2 49

Gambar02.
Pencocokan dan Penelitian dalam rangka Pemutakhiran Data dan
Daftar Pemilih
Hasil Pencocokan dan Penelitian
( Coklit )
160,000
140,000
120,000
100,000
80,000
60,000 JUMLAH PEMILIH SEBELUM
40,000 COKLIT
Jumlah

20,000 JUMLAH PEMILIH SETELAH


- COKLIT
DA NG AN AN LA AR I T I U AK
ASA ELE AW AH AKU ANJ ERI R NGB KG
K L S MB TEJ B S SU ERO
SU BU A
BUT BU G
KU

Kecamatan

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 32
2) Pengawasan Penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara)
Pada hari Rabu, Tanggal 2 November 2016, Panitia Pengawas
Pemilihan Kabupaten Buleleng melakukan pengawasan terhadap
kegiatan Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi Jumlah Daftar Pemilih
Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten
Buleleng Tahun 2017 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor KPU
Kabupaten Buleleng, Jalan Ahmad Yani Nomor, 95 Singaraja. Dari
Adapun hasil pengawasan yang dilakukan yaitu sebagai
berikut:Berdasarkan Berita Acara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten
Buleleng Nomor 93/BA-KPU.Kab.Bll/XI/2016 tanggal 2 November
2016 tentang Penetapan Rekapitulasi Jumlah Daftar Pemilih
Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten
Buleleng Tahun 2017. Jumlah Daftar Pemilih Sementara ( DPS ) pada
pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017 yang
ditetapkan oleh KPU Kabupaten Buleleng sebanyak 611.156 pemilih
yang dituangkan dalam Formulir Model A.1.3-KWK dengan rincian
sebagai berikut:
Tabel 24.
Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Tingkat Kabupaten Pemilihan
Bupati Dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017
JML JUMLAH PEMILIH
K
N NAMA DESA/KE JML
E
O KECAMATAN LURAHA TPS L P L+P
T
N
1 BANJAR 17 124 32.111 32.109 64.220
2 BULELENG 29 194 59.326 60.840 120.166
3 BUSUNGBIU 15 73 20.000 19.945 39.945
4 GEROKGAK 14 124 35.791 35.790 71.581
KUBUTAMBA 110 27.668 26.423 54.091
5 13
HAN
6 SAWAN 14 113 33.201 33.438 66.639
7 SERIRIT 21 110 34.291 35.056 69.347
8 SUKASADA 15 124 32.912 32.918 65.830
9 TEJAKULA 10 114 30.490 28.847 59.337
JUMLAH TOTAL 148 1.086 305.790 305.366 611.156

Gambar03.
Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Kabupaten Buleleng Tahun 2017

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 33
Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017
70000
60000
50000
40000
30000
20000
LAKI-LAKI
Jumlah

10000
PEREMPUAN
0

Kecamatan

3) Pengawasan Penetapan DPT


Pada hari Selasa, tanggal 6 Desember 2016, bertempat di Ruang
Rapat Kantor KPU Kabupaten Buleleng, Jalan Ahmad Yani Nomor 95,
Singaraja, Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
melakukan pengawasan terhadap rapat pleno terbuka rekapitulasi
DPT tingkat Kabupaten Buleleng. Berdasarkan Berita Acara KPU
Buleleng Nomor 115/BA-KPU.Kab.Bll/XII/2016 dan SK KPU Buleleng
Nomor 146/Kpts/KPU-Kab-016.433727/Tahun 2016 tentang penetapan
Daftar Pemilih tetap pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng
tahun 2017. Adapun sebanyak 583.381 pemilih yang ditetapkan dalam
Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 25.
Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Tingkat Kabupaten Pemilihan Bupati
Dan Wakil Bupati Buleleng Tahun 2017
JUMLAH JUMLAH PEMILIH
K
N NAMA DESA/KE JML
E
O KECAMATAN LURAHA TPS L P L+P
T
N
1 BANJAR 17 124 31449 31250 62699
2 BULELENG 29 194 55754 57252 113006
3 BUSUNGBIU 15 73 19801 19849 39650
4 GEROKGAK 14 124 34353 34385 68738
KUBUTAMBA 110 26493 25177 51670
5 13
HAN
6 SAWAN 14 113 31617 31758 63375
7 SERIRIT 21 110 33545 34203 67748
8 SUKASADA 15 124 31006 30352 61358
9 TEJAKULA 10 114 28328 26809 55137
JUMLAH TOTAL 148 1.086 292346 291035 583381

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 34
Gambar04.
Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten
Buleleng Tahun 2017
DAFTAR PEMILIH TETAP PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN BULELENG TAHUN 2017
70000
60000
50000
40000
30000
20000
10000 LAKI-LAKI
Jumlah

0 PEREMPUAN

KECAMATAN

3. Hasil-Hasil Pengawasan
a. Temuan
1) Dalam pengawasan Penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara)
sebelum ditetapkan sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap), Panitia
Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng menemukan adanya
indikasi ganda berdasarkan hasil screaning yang dilakukan
bersama Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan. Berdasarkan
hasil screaning yang dilakukan berdasarkan indikator Nama NIK,
Nama Alamat, Nama TTL, Nama No.KK.
Tabel26.
INDIKATOR
NAMA,TEMPAT K
NO KECAMATAN NIK, NO.KK, NAMA,
LAHIR,TGL ET
NAMA NAMA ALAMAT
LAHIR
1 BULELENG 34 1457 1339 3337
2 SUKASADA 18 583 245 5049
3 SAWAN 8 994 487 5498
4 KUBUTAMBA
16 884 224 3720
HAN
5 TEJAKULA 2 476 383 5340
6 BANJAR 0 140 0 2922
7 SERIRIT 24 1806 312 3214
8 BUSUNGBIU 4 442 121 984
9 GEROKGAK 12 515 542 1709
JUMLAH TOTAL 118 7297 3653 31773

2) Setelah ditetapkan sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap), Panitia


Pengawas Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng melakukan

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 35
pencermatan kembali terhadap DPT (Daftar Pemilih Tetap), untuk
memastikan tidak ada pemilih yang tercatat dalam satu kali. Dalam
melakukan pencermatan dan dilakukan faktual oleh jajaran
pengawas sampai ke tingkat desa/kelurahan terhadap data DPT
(Daftar Pemilih Tetap), ditemukan masih ada pemilih yang tercatat
lebih dari 1 (satu) kali dalam DPT dan ditemukan juga pemilih yang
meninggal dunia masih terdaftar dalam DPT. Hal ini dibuktikan
dengan surat keterangan, KTP/KK dari instansi setempat.

b. Rekomendasi
Dalam rangka pengawasan pemutakhiran data daftar pemilih, sebelum
ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap, Panitia Pengawas Pemilihan
Kabupaten Buleleng melakukan rekomendasi yaitu sebagai berikut:
1) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor : 620/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.02.00/12/2016 dengan
perihal Rekomendasi Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih tanggal 1
Desember 2016 yang isinya: Sehubungan dengan pelaksanaaan
tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih dalam rangka Pemilihan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017, di
sampaikan bahwa nama-nama yang tersebut dalam daftar lampiran
berdasarkan surat keterangan Perbekel, memang benar orang
tersebut telah meninggal. Diharapkan KPU Kabupaten Buleleng untuk
segera melakukan pemutakhiran data sesuai ketentuan sebagaimana
yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
2) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor : 653/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.02.00/12/2016 tanggal 5
Desember 2016 dengan perihal Rekomendasi Pemutakhiran Data dan
Daftar Pemilih yang isinya agar KPU Kabupaten Buleleng memastikan
seluruh warga Negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, agar
dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hak konstitusi
masing-masing, yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.

Setelah ditetapkan sebagai DPT (Daftar Pemili Tetap), Panitia Pengawas


Pemilihan Kabupaten Buleleng menemukan pemilih yang tercatat lebih
dari 1 (satu) kali dalam DPT dan ditemukan juga pemilih yang meninggal

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 36
dunia masih terdaftar dalam DPT. Selanjutnya, Panitia Pengawas
Pemilihan Kabupaten Buleleng merekomendasikan kepada KPU
Kabupaten Buleleng sebanyak 572 pemilih tercatat lebih dari 1 (satu kali)
dan sebanyak 51 pemilih yang meninggal dunia dengan rincian sebagai
berikut:
1) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 782/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 12
Januari 2017. Jumlah Pemilih tercatat lebih dari 1 kali di 7 Kecamatan
di Kabupaten Buleleng yaituKecamatan Tejakula sebanyak 48 pemilih,
Kecamatan Buleleng sebanyak 28 pemilih, Kecamatan Busungbiu
sebanyak 3 pemilih, Kecamatan Seririt sebanyak 47 pemilih,
Kecamatan Sawan sebanyak 19 pemilih, Kecamatan Kubutambahan
sebanyak 22 pemilih, Kecamatan Banjar sebanyak 11 pemilih. Jumlah
pemilih yang tercatat lebih dari 1 kali sebanyak 178 pemilih;
2) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 787/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 16
Januari 2017. Jumlah Pemilih tercatat lebih dari 1 kali di Kecamatan
Sukasada sebanyak 22 pemilih;
3) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 803/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 18
Januari 2017. Jumlah Pemilih tercatat lebih dari 1 kali di Kecamatan
Gerokgak sebanyak 76 pemilih;
4) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 804/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 18
Januari 2017. Jumlah Pemilih meninggal dunia di Kecamatan Banjar
sebanyak 31 pemilih;
5) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 805/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 18
Januari 2017. Jumlah Pemilih tercatat lebih dari 1 kali di Kecamatan
Seririt sebanyak 109 pemilih;
6) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 858/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 29
Januari 2017. Jumlah Pemilih tercatat lebih dari 1 kali di Kecamatan
Gerokgak sebanyak 94 pemilih;
7) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 859/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 31

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 37
Januari 2017. Jumlah Pemilih yang meninggal masih terdaftar di DPT
Kecamatan Buleleng sebanyak 20 data pemilih;
8) Surat Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng
Nomor: 860/BAWASLU-PROV.BA-03/HM.00.02/1/2017 Tanggal 31
Januari 2017. Jumlah Pemilih tercatat lebih dari 1 kali di Kecamatan
Gerokgak sebanyak 93 pemilih.

c. Tindaklanjut Rekomendasi
1) Ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Buleleng dengan Surat Nomor
40/KPU.Kab-016.433727/I/2017 tanggal 18 Januari 2017, KPU
Kabupaten Buleleng telah melakukan rekap terhadap data pemilih
yang dinyatakan "salah" dari surat tersebut untuk didistribusikan ke
KPPS melalui PPK dan PPS sehingga data pemilih tersebut akan
ditandai pada DPT untuk tidak dibagikan Formulir C6 dan dapat
direkap pada Formulir D1;
2) Ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Buleleng dengan Surat Nomor
80/KPU.Kab-016.433727/II/2017 tanggal 1 Pebruari 2017, KPU
Kabupaten Buleleng telah yang sudah meninggal yang mana
pemilih telah dilengkapi dengan surat keterangan dari kadus atau
prebekel tempat pemilih terdaftar dalam DPT selanjutnya KPU
Kabupaten Buleleng akan menandai pemilih yang sudah meninggal
tersebut dalam DPT agar nantinya tidak dibagikan Formulir C6 dan
dapat direkap pada Formulir D1-KWK;
3) Ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Buleleng dengan Surat Nomor
860/KPU.Kab-016.433727/II/2017 tanggal 1 Pebruari 2017, KPU
Kabupaten Buleleng telah melakukan rekap terhadap data pemilih
yang dinyatakan pemilih ganda untuk ditandai pada DPT,
selanjutnya terhadap pemilih tersebut tidak dibagikan Formulir C6-
KWK dan dan dituangkan pada Formulir D1-KWK.
4. Dinamika dan Permasalahan
Data Pemilih bagi penyelenggara Pemilihan Pemilu merupakan bagian
dari proses tahapan sejak awal sampai hari pelaksanaan pemungutan
suara. Daftar pemilih menjadi salah satu instrumen penting dalam
penyelenggaraan Pemilu.Penyelenggara Pemilu dituntut serius mendata
berapa jumlah penduduk yang masuk dalam daftar pemilih sehingga
dapat menggunakan hak pilihnya.Salah satu masalah yang kerap muncul

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 38
dalam penyelenggaraan Pemilu berkaitan dengan daftar pemilih seperti
daftar pemilih ganda.Oleh karenanya dalam pemutakhiran yang
dilakukan, KPU juga harus menyisir data masyarakat yang masuk daftar
pemilih ganda. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor yang terjadi
diantaranya yaitu:
a) Permasalahan Penyelenggaraan
a. Permasalahan yang muncul adalah Data hasil pleno PPS dengan
hasil pleno PPK ada perbedaan karena hasil pemutakhiran dari
PPDP tidak dipakai sebagai acuan dalam pemutakhiran data di
tingkat desa, karena sistem Sidalih banyak data pemilih yang tidak
terdata maupun yang keluar dari DPS;
b. Hasil DPT yang di pleno kan di tingkat kabupaten oleh PPK tidak
mengacu pada hasil perbaikan DPS, tetapi berdasarkan sistem
Sidalih yang menyebabkan banyak nama yang sudah dicoret
terdata kembali;
c. Banyak data pemilih yang terhapus dari DPT oleh sistem Sidalih
dikarenakan belum memiliki e-KTP atau tidak terdata di database
Disdukcapil.
b) Permasalahan Masyarakat Pemilih
a. Adanya nama dan nomor induk kependudukan ganda;
b. Pemilih yang sudah pindah tempat tinggal namun masih tercantum
di Daerah asalnya;
c. Masih ditemukan anggota TNI/Polri yang masuk dalam DPT;
d. Kurangnya partisipasi dari masyarakat untuk mengetahui DPS
(Daftar Pemilih Sementara) yang sudah ada di tiap Kantor Kepala
Desa/Kelurahan.
c) Permasalahan Pengawasan
a. Daftar Pemilih tidak akurat;
a) Sebagian besar DP4 dari Kab/Kota tidak dapat diandalkan;
b) Calon pemilih banyak yang memiliki domisili lebih dari satu
tempat;
c) Calon pemilih dan Parpol bersikap pasif dalam menyikapi DPS.
d) Pelibatan RT/RW dalam pemutakhiran data pemilih tidak
maksimal;

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 39
e) Para pihak baru peduli atas kekurang-akuratan data pemilih
ketika sudah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap atau
ketika sudah mendekati hari pemungutan suara;
f) Kontrol Panwaslu untuk akurasi data pemilih tidak maksimal.
b. Kurangnya sarana dan prasarana pendukung pengawasan di
Kabupaten Buleleng sehingga proses pengawasan belum dapat
berjalan dengan optimal seperti tenaga yang ahli di bidang IT.

5. Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan


Dalam rangka pengawasan tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar
Pemilih Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng, adapun yang
menjadi evaluasi dari Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Buleleng untuk
ke depannya agar jajaran pengawas pemilu sampai tingkat desa/kelurahan
sesegera mungkin, melakukan pengumpulan data, terkait dengan proses
pendataan pemilih, yang sangat rentan menjadi pokok gugatan terhadap
keabsahan hasil pemilihan, sebagai upaya memperkuat posisioning
kelembagaan pengawas pemilu;

Laporan Akhir Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buleleng Tahun 2017 Hal- 40

Anda mungkin juga menyukai