Anda di halaman 1dari 8

Nama : Habibah Akmal

Kelas : 4-TKPB
NIM : 131424011

PEMBUATAN ASAM OKSALAT DARI ALANG-ALANG (Imperata Cylindrica)


DENGAN METODE PELEBURAN ALKALI

Bahan Baku Pembuatan Asam Oksalat


Alang-alang atau Imperata cylindrica adalah tanaman liar dan merupakan tanaman pengganggu
pertanian yang merisaukan karena sifatnya yang mudah dan cepat berkembang biak, di berbagai
tempat terlebih di tempat yang tanahnya subur dapat mencapai ketinggian 1,0 2,0 meter.. Alang-
alang mempunyai kandungan selulosa yang cukup tinggi. Selulosa merupakan komponen utama
penyusun dinding sel tanaman. Alang-alang mempunyai kadar selulosa sebesar 44,28%. Selulosa
merupakan polimer glukosa dengan ikatan -1,4 glukosida dalam rantai yang lurus. Selulosa
mempunyai rumus molekul (C6H10O5)n, dengan n sebagai derajat polimerisasi. Selulosa bila
direaksikan dengan alkali kuat akan menghasilkan asam oksalat, asam asetat dan asam formiat.
Berikut adalah komposisi dari alang-alang:
Komposisi Alang-Alang Kadar
Selulosa 44,28 %
Silika 3,6 %
Lignin 18,12 %
Air 28,58 %
Abu 5,42 %
Asam Oksalat dan Kegunaannya
Asam oksalat merupakan turunan dari asam karboksilat yang mengandung 2 gugus karboksil
yang terletak pada ujung-ujung rantai karbon yang lurus yang mempunyai rumus molekul
C2H2O4 dengan nama sistematis asam etanadioat. Asam dikarboksilat paling sederhana ini biasa
digambarkan dengan rumus HOOC-COOH.

Sifat Fisika dan Kimia Keterangan


Massa molar 90,03 g/mol
Kepadatan 1,9 g/cm
Rumus kimia C2H2O4
Kelarutan dalam air 90 g/dm3 (pada 20C)
Titik nyala 166C
Densitas 1,90 g/cm3
Bau Tidak berbau
Warna Putih
Bersifat Higroskopis

Asam oksalat digunakan di berbagai industri, seperti pada pembuatan dan pengolahan
tekstil, treatment permukaan logam, penyamakan kulit, produksi kobalt, serta untuk pemisahan
dan recovery of rare-earth elements. Sejumlah besar asam oksalat juga dikonsumsi dalam
produksi agrokimia, farmasi, dan turunan kimia lainnya. Asam oksalat juga dapat digunakan
sebagai bahan baku dalam pembuatan zat pewarna, keperluan analisa laboratorium, industri lilin,
tinta, fotografi dan juga di bidang obat-obatan.
Reaksi Kimia
a) Tahap Peleburan. Pada tahap ini terjadi peleburan antara selulosa yang terkandung dalam
alang-alang dengan larutan NaOH.
(C6H10O5)n + 4n NaOH + 3n O2 n(COONa)2 + n(CH3COONa) + n(HCOONa) + 5n H2O + n CO2
b) Tahap Pengendapan dan Penyaringan. Filtrat yang didapat dari hasil peleburan
ditambahkan CaCl2 untuk mendapatkan endapat kalsium oksalat.
(COONa)2 + CaCl2 (COO)2Ca + 2 NaCl
c) Tahap Pengasaman. Endapan yang terjadi diasamkan dengan asam sulfat.
(COO)2Ca + H2SO4 (COOH)2 + CaSO4

Flowsheet

Peleburan Alkali

Pengendapan dan
Pengasaman

Kristalisasi Asam
Oksalat

Flowsheet Secara Keseluruhan


Alang-alang

Pemotongan

Pengeringan
dalam Oven

Penghalusan

Pengayakan

Penimbangan
sebanyak 25 gram

Reaksi
NaOH 250 mL Pemanasan
T = 98oC

Pendinginan dilakukan
dengan mendiamkan
selama beberapa menit

Filtrat 1
Penyaringan

Padatan 1

Larutan Induk
Aquades Panas Pencucian Pencampuran sebanyak 400 mL
(A)

Penyaingan
Filtrat 2

Padatan 2

Flowsheet Peleburan Alkali


Larutan induk
25 mL (A)
CaCl2 Pencampuran

Penyaringan Filtrat 3

Endapan kalsium oksalat

100 mL H2SO4 4N Penambahan

Filtrat 4
Asam Oksalat Pemanasan dalam
Penyaringan erlenmeyer hingga
70oC (B)

Kalsium sulfat

Flowsheet Pengendapan dan Pengasaman

Filtrat 4 (B)
didiamkan selama
24 jam

Penyaringan Filtrat 5

Padatan asam oksalat

Pengeringan pada
udara terbuka

Penimbangan

Asam oksalat
(Padatan)

Flowsheet Kristalisasi Asam Oksalat


Penjelasan
a) Prosedur Peleburan Alkali. Alang-alang dipotong kecil-kecil kemudian dikeringkan
dalam oven dan dihaluskan lalu diayak dan ditimbang sebanyak 25 gram. Kemudian
dimasukkan ke dalam labu leher tiga, ditambahkan larutan NaOH dengan konsentrasi
tertentu sebanyak 250 ml dan dipanaskan labu leher tiga selama waktu tertentu pada suhu
98oC. Setelah pemanasan didinginkan selama beberapa menit, disaring dan endapannya
dicuci dengan aquades panas, kemudian campurkan filtrat hasil penyaringan dengan
filtrat hasil pencucian sampai 400 ml sebagai larutan induk.
b) Prosedur Pengendapan dan Pengasaman. Dari larutan induk diambil 25 ml kemudian
ditambahkan larutan CaCl2 sehingga terbentuk endapan kalsium oksalat. Endapan
tersebut ditambahkan dengan 100 ml H2SO4 4N sehingga terbentuk asam oksalat dan
kalsium sulfat. Hasil uraian disaring kemudian filtrat dimasukkan ke dalam erlenmeyer
dan dipanaskan sampai 70oC.
c) Prosedur Kristalisasi Asam Oksalat. Filtrat didiamkan selama 24 jam sampai terbentuk
endapan asam oksalat yang berupa kristal jarum berwarna putih. Kemudian endapan
disaring dan dikeringkan pada udara terbuka lalu ditimbang dan dicatat hasilnya.
d) Solusi Terhadap Limbah yang Dihasilkan
Kalsium sulfat dapat dijadikan gypsum, NaCl dapat dievaporasi untuk menghasilkan
garam, sedangkan padatan 2 (natrium format dan natrium asetat) direcycle ke tahap
reaksi peleburan alkali dan sisanya dibuang dalam jumlah yang sedikit.

Daftar Pustaka
Iriany, Andrew Faguh Sitanggang, Rahmad Dennie A. Pohan. P. 2015. Pembuatan Asam Oksalat
dari Alang-Alang (Imperata Cylindrica) dengan Metode Peleburan Alkali. Departemen
Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Kirk & Othmer. 2007. Encyclopedia of Chemical Technology. The Interscience Encyclopedia.
Inc: New York.
FLOWSHEET KESELURUHAN
Asam oksalat
(Padatan)

Penimbangan

Alang-alang
Pengeringan pada
udara terbuka
Pemotongan Padatan asam oksalat

Penyaringan Filtrat 5
Pengeringan
dalam Oven
Pendinginan (didiamkan
selama 24 jam)
Penghalusan

Tidak lolos
Pemanasan dalam erlenmeyer
hingga 70oC (B)
Pengayakan
lolos Filtrat 4 (Asam Oksalat)

Penimbangan Penyaringan Kalsium sulfat


sebanyak 25 gram

NaOH 250 mL Reaksi 100 mL H2SO4 4N Pencampuran


Pemanasan
T = 98oC
Endapan kalsium oksalat

Pendinginan dilakukan dengan Penyaringan Filtrat 3 (NaCl)


mendiamkan selama beberapa menit

Filtrat 1 (NaCOO dan air)


CaCl2 Pencampuran

Penyaringan

Padatan 1 Larutan Induk


Larutan Induk sebanyak 25 mL
Aquades Panas Pencucian Pencampuran sebanyak 400 mL
(A) Larutan Induk
sebanyak 375 mL

Penyaringan
Filtrat 2

Padatan 2