Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bahan baku utama kain tekstil adalah serat tekstil. Dalam hal ini

serat yang akan di bahas lebih lanjut adalah serat viscose atau serat rayon.

Serat sintetik atau serat rayon terbuat dari selulosa yang berasal dari pulp

wood, serat ini memiliki panjang 3 mm dan tidak dapat langsung di pintal

menjadi benang.

Dalam Industri, serat pendek dilarutkan secara kimiawi

membentuk larutan viscose, serat selulosa ini kemudian di regenerasi

kembali dari larutan viscose membentuk serat panjang secara kontinyu

yang di sebut serat rayon, kemudian serat rayon di potong potong seukuran

dengan serat alam (stafle fiber).

Agar diperoleh serat dengan kualitas yang baik serta mempunyai

kualitas yang bagus maka pada proses nya memerlukan beberapa proses

kimiawi dengan menggunakan bahan berupa spin bath. Spin bath

merupakan suatu larutan yang digunakan untuk proses regenerasi larutan

viscos menjadi selulosa dalam bentuk filament. Setelah melalui proses

pada spin machine konsentrasi spin bath menurun sehingga agar larutan

spin bath dapat digunakan kembali maka harus melelui proses evaporasi

untuk menguapakan kandungan air yang terdapat pada spin bath.

1

Inti dari proses ini adalah terjadinya perubahan fasa dari fasa cair menjadi fasa uap. Uap yang terbentuk pada evaporasi biasanya hanya terdiri dari satu komponen.3 Tujuan Adapun tujuan yang hendak dicapai penulis sehubungan dengan pelaksanaan tugas akhir ini adalah sebagai berikut : 1. 1.komponennya. Menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat di perkuliahan. . sedangkan uapnya biasanya dikondensasikan atau dibuang. Memenuhi program perkuliahan tugas akhir di semester VI sebagai syarat kelulusan jenjang Diploma III. dan jika uapnya berupa campuran umumnya tidak diadakan usaha untuk memisahkan komponen . Dalam evaporasi zat cair pekat merupakan produk yang dipentingkan. 1.1 Tujuan yang bersifat Umum 1. sehingga diperoleh larutan zat cair pekat yang konsentrasinya lebih tinggi.3. Indo Bharat Rayon Purwakarta”. 2. 2 Proses Evaporasi adalah proses untuk memisahkan pelarut dengan proses penguapan dari padatan (zat terlarut) yang tidak volatil (tidak mudah menguap). suatu proses yang membutuhkan energi yang relatif besar.2 Tema Tema yang diambil dalam tugas akhir ini adalah “Observasi dan Evaluasi Evaporator di PT. Evaporasi dilaksanakan dengan cara menguapkan sebagian dari pelarut pada titik didihnya. Untuk tema yang lebih spesifik dapat disesuaikan dengan yang ada dilapangan.

Menjembatani hubungan kerjasama antara perusahaan dengan instansi pendidikan di masa yang akan datang.4. Mengetahui varaiabel proses yang mempengaruhi proses evaporasi. 2. khususnya mengenai recruitment tenaga kerja.2 Manfaat Bagi Akamigas Balongan 1. Meningkatkan keahlian dan kreatifitas mahasiswa dengan hal baru di lingkungan baru.3. Mengetahui efisiensi kerja pada alat evaporator. Menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan dan bermanfaat antara perusahaan tempat dilaksanakannya Tugas Akhir dengan jurusan Teknik Kimia Akamigas Balongan. .4 Manfaat 1.4. 4. Mengetahui gambaran kerja di dunia industri. 3.1 Manfaat Bagi Perusahaan 1. 1.2 Tujuan yang bersifat Khusus 1. 3 3. Terbinanya suatu jaringan kerja sama dengan perusahaan tempat mahasiswa melaksanakan tugas akhir dalam upaya peningkatan keterkaitan dan kesepadanan antara substansi akademik dengan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang dibutuhkan di dunia industri. Mengetahui proses evaporasi larutan spin bath. 2. 1. 1.

5 Waktu dan Tempat Tugas Akhir Adapun waktu yang ingin diajukan penyusun untuk melakukan Tugas Akhir di PT.3 Manfaat Bagi Mahasiswa 1. Kegiatan ini dapat disesuaikan dengan kebijakan dari perusahaan. Indo Bharat Rayon Purwakarta terhitung mulai dari bulan Juni 2017.4. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan dengan melibatkan tenaga terampil dari lapangan dalam kegiatan tugas akhir. 4. . 2. 1. 1. 3. Tersusunnya kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan yang nyata di lapangan. Dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap perusahaan tempat mahasiswa melakukan tugas akhir. 3. Dapat mengenal secara langsung kondisi di lingkungan kerja. Dapat mengetahui berbagai masalah di lapangan. Memaksimalkan dan memperdalam keilmuan Teknik Kimia yang dimiliki oleh mahasiswa. Untuk waktu yang lebih spesifik dapat disesuaikan dengan yang ada di perusahaan ataupun di lapangan. 4 2.