Anda di halaman 1dari 8

CONTOH PEDOMAN DAN TATA CARA PENERBITAN

KARTU PENANGGUNG JAWAB TEKNIK (PJT)

1. Dasar Hukum
a. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
b. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 Tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa
Kontruksi
c. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Perubahan Peraturan Pemerintah
Nomor 28 Tahun 2000
d. Peraturan Pemerintah Nomor 92 Tahun 2010 Tentang Perubahan Kedua Peraturan
Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000
e. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Pedoman Persyaratan
Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional
f. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Pembagian Suklasifikasi
dan Subkualifikasi Usaha Jasa Konstruksi
2. Ketentuan Umum
a. Badan usaha adalah badan usaha di bidang jasa konstruksi
b. Tim Pembina Jasa Konstruksi Daerah yang disingkat TPJKD adalah tim yang dibentuk untuk
melaksanakan koordinasi pembinaan jasa konstruksi yang ditunjuk oleh gubernur, atau
bupati/walikota, sesuai dengan kewenangannya
c. Izin Usaha Jasa Konstruksi yang selanjutnya disebut IUJK adalah izin untuk melakukan usaha
di bidang jasa konstruksi yang diberikan oleh Kabupaten/Kota
d. Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi yang selanjutnya disebut Lembaga adalah
organisasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2010 Tentang
Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 Tentang Usaha dan Peran
Masyarakat Jasa Kontruksi
e. Sertifikat adalah:
1) Tanda bukti pengakuan dalam penetapan klasifikasi dan kualifikasi atas kompetensi
dan kemampuan usaha di bidang jasa konstruksi baik yang berbentuk orang
perseorangan atau badan usaha; atau
2) Tanda bukti pengakuan atas kompetensi dan kemampuan profesi keterampilan kerja
dan keahlian kerja orang perseorangan di bidang jasa konstruksi menurut disiplin
keilmuan dan atau keterampilan tertentu dan atau kefungsian dan atau keahlian
tertentu.
f. Penanggung Jawab Badan Usaha (PJBU) adalah pimpinan badan usaha yang ditetapkan
sebagai penanggung jawab badan usaha.
g. Penanggung Jawab teknik (PJT) adalah tenaga ahli tetap yang ditunjuk PJBU untuk
bertanggung jawab terhadap aspek keteknikan dalam operasionalisasi badan usaha jasa
konstruksi.
3. Instansi Penerbit Kartu PJT
Kartu PJT diterbitkan oleh instansi teknis yang membidangi jasa konstruksi di kabupaten/kota dan
termasuk dalam Tim Pembina Jasa Konstruksi Daerah (TPJKD).
4. Jenis Layanan
a. Penerbitan Kartu PJT Baru
b. Perpanjangan Kartu PJT
c. Ganti Data Kartu PJT
d. Non Aktif Kartu PJT
5. Persyaratan Layanan
a. Penerbitan Kartu PJT Baru
1) Menyerahkan surat permohonan penerbitan Kartu PJT baru
2) Menyerahkan surat kuasa dari Pemohon bila pengurusan dikuasakan pihak lain
3) Menyerahkan rekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Asli diperlihatkan)
4) Menyerahkan rekaman NPWP (Asli diperlihatkan)
5) Menyerahkan rekaman Sertifikat Keahlian (SKA) atau Sertifikat Keterampilan (SKT)
yang dikeluarkan dan diregistrasi oleh Lembaga dan ditayangkan di SIKI (www.lpjk.net)
(Asli diperlihatkan)
6) Menyerahkan rekaman Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dari badan usaha tempat PJT
bekerja dan ditayangkan di SIPJAKI (www.jasakonstruksi.net). Dalam hal IUJK belum
ada (untuk BUJK baru), PJT menyerahkan rekaman Sertifikat Badan Usaha (SBU) dari
badan usaha tempat PJT bekerja dan ditayangkan di SIKI (www.lpjk.net).
7) Menyerahkan surat keterangan sebagai pekerja tetap di badan usaha tempat PJT bekerja
dan dilampiri dengan rekaman kontrak kerja
8) Menyerahkan pas foto terbaru berwarna ukuran 2x3 (2 lembar)
b. Perpanjangan Kartu PJT
1) Menyerahkan surat permohonan perpanjangan Kartu PJT baru
2) Menyerahkan surat kuasa dari Pemohon bila pengurusan dikuasakan pihak lain
3) Menyerahkan rekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Asli diperlihatkan)
4) Menyerahkan rekaman NPWP (Asli diperlihatkan)
5) Menyerahkan rekaman Sertifikat Keahlian (SKA) atau Sertifikat Keterampilan (SKT)
yang dikeluarkan dan diregistrasi oleh Lembaga dan ditayangkan di SIKI (www.lpjk.net)
(Asli diperlihatkan)
6) Menyerahkan rekaman Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dari badan usaha tempat PJT
bekerja dan ditayangkan di SIPJAKI (www.jasakonstruksi.net)
7) Menyerahkan surat keterangan sebagai pekerja tetap di badan usaha tempat PJT bekerja
dan dilampiri dengan rekaman kontrak kerja
8) Menyerahkan pas foto terbaru berwarna ukuran 2x3 (2 lembar)
9) Menyerahkan Kartu PJT yang sudah tidak berlaku
c. Ganti Data Kartu PJT
1) Menyerahkan surat permohonan ganti data Kartu PJT baru
2) Menyerahkan surat kuasa dari Pemohon bila pengurusan dikuasakan pihak lain
3) Menyerahkan rekaman data lama yang akan diganti dalam Kartu PJT
(KTP/SKA/SKT/IUJK)
4) Menyerahkan data baru pengganti data lama, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Ganti data KTP : rekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) (asli diperlihatkan)
b. Ganti data SKA/SKT : rekaman Sertifikat Keahlian (SKA) atau Sertifikat
Keterampilan (SKT) yang dikeluarkan dan diregistrasi oleh Lembaga dan
ditayangkan di SIKI (www.lpjk.net) (asli diperlihatkan)
c. Ganti data IUJK : rekaman Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dari badan
usaha tempat PJT bekerja dan ditayangkan di SIPJAKI (www.jasakonstruksi.net)
serta surat keterangan sebagai pekerja tetap di badan usaha tempat PJT bekerja yang
dilampiri dengan rekaman kontrak kerja
5) Menyerahkan pas foto terbaru berwarna ukuran 2x3 (2 lembar)
6) Menyerahkan Kartu PJT lama
d. Non Aktif Kartu PJT
1) Menyerahkan surat permohonan non aktif data Kartu PJT baru
2) Menyerahkan surat kuasa dari Pemohon bila pengurusan dikuasakan pihak lain
3) Menyerahkan rekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Asli diperlihatkan)
4) Menyerahkan Kartu PJT lama
Ketentuan Umum: berkas persyaratan permohonan yang akan diproses adalah dokumen
persyaratan yang masih berlaku (surat keterangan yang menyatakan dokumen sedang dalam
proses pengurusan, tidak berlaku).
6. Lama Berlaku
Masa berlaku kartu PJT selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang.
7. Lama Proses Penerbitan
Lama proses penerbitan paling lama 10 (sepuluh)* hari kerja setelah berkas lengkap dan benar.
8. Alur Proses Penerbitan

Berkas Dokumen Persyaratan

Verifikasi/Validasi Tidak

Lengkap
Benar

Ya

Penerbitan Kartu PJT

9. Penomoran Kartu PJT


Sistem penomoran PJT dianalogikan sama dengan sistem penomoran Kartu Tanda Penduduk
yang nomornya tidak berubah meskipun diperpanjang, ganti data atau non aktif.
Tata cara pemberian nomor Kartu PJT adalah sebagai berikut:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 1 2 3 4 5 6

Komponen nomor Kartu PJT terdiri dari: nomor KTP, nomor SKA/SKT, dan nomor urut
penerbitan
16 digit (1 s/d 16) : nomor KTP (e-KTP)
6 digit kedua (17 s/d 22) : 6 digit terakhir nomor registrasi SKA/SKT
4 digit ketiga (23 s/d 26) : Nomor urut penerbitan dimulai dari 0001
Contoh:
Seorang PJT dari Kota Yogyakarta bekerja di perusahaan X yang berdomisili di Kota
Semarang. PJT tersebut memohon kartu PJT di Kota Semarang, domisili perusahaan
tempat dia bekerja. Nomor KTP PJT tersebut adalah 3275094211810005 , dan nomor
registrasi SKA adalah 1.2.202.2.057.09.071889. Nomor urut penerbitan Kartu PJT ini
adalah 57.
Maka nomor Kartu PJT tersebut adalah:
Nomor e-KTP : 3275094211810005
6 digit terakhir nomor : 071889
registrasi SKA/SKT
Nomor urut penerbitan : 0057

Nomor Kartu PJT : 3275094211810005. 071889. 0057


10. Format Kartu PJT
Contoh format Kartu PJT

PEMERINTAH KABUPATEN / KOTA....................................

KOP INSTANSI

LOGO INSTANSI KARTU PENANGGUNG JAWAB TEKNIK BADAN USAHA


NOMOR:

Nama :
Tempat/Tgl :
Lahir
Alamat :

Nomor SKA/SKT :
Nama BUJKA :
Nomor IUJK :
Tanda tangan .................................., 20...
Pemegang kartu INSTANSI......
Foto
PJT
TTD
NAMA
NIP

FOTO
Ukuran 8.5 cm x 5.5 cm (ukuran KTP/SIM/NPWP).

11. Pelaporan Layanan dan Database PJT


Instansi penerbit Kartu PJT menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara setiap 3 (tiga)
bulan sekali kepada Bupati/Walikota yang bersangkutan. Secara berjenjang, Bupati/Walikota
menyampaikan laporan pertanggungjawaban pemberian Kartu PJT kepada Gubernur secara
berkala setiap 4 (empat) bulan sekali dan ditembuskan ke LPJK Provinsi bersangkutan. Gubernur
manyampaikan laporan pertanggungjawaban pemberian Kartu PJT kepada Menteri secara berkala
setiap 6 (enam) bulan sekali dan ditembuskan ke LPJK Nasional. Format terlampir.
Kartu PJT ditayangkan di Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi (SIPJAKI) yang diinput
oleh administrator SIPJAKI di Kabupaten/Kota bersangkutan.
12. Lampiran
a. Surat Permohonan Layanan
b. Surat Keterangan Pengikatan Diri PJT dengan PJBU
c. Laporan Penerbitan Kartu PJT
Lampiran 12.a Surat Permohonan

KOP BADAN USAHA

Nomor :
Lampiran :

Kepada Yth
(Kepala Instansi Penerbit)
Di ................

Perihal : Permohonan Penerbitan Kartu Penanggung Jawab Tehnik (PJT)

Dengan hormat,
Bersama ini mengajukan surat permohonan baru/perpanjangan, /dan/atau/ ganti data/non aktif*)
Kartu Penanggung Jawab Tehnik (PJT) atas nama di bawah ini :
Nama :
Tempat dan tanggal lahir :
Pendidikan terakhir :
Jenis Kelamin :
Alamat :
Nomor KTP :
Nomor SKA/SKT :

Demikian permohonan izin ini kami sampaikan beserta dokumen persyaratannya, atas kerjasama dan
perhatiannya diucapkan terimakasih.

.......,..................., 2013

Direktur ..........

Ttd
Nama jelas

*) Coret yang tidak perlu


Lampiran 12.b Surat Keterangan Pengikatan Diri PJT kepada PJBU

KOP BADAN USAHA

Surat Keterangan
Pengikatan Diri Penanggung Jawab Teknik (PJT)

Saya selaku Penanggung Jawab Badan Usaha (PJBU) .......(-nama badan usaha-)... menyatakan
bahwa:
Nama :
Tempat dan tanggal lahir :
Pendidikan terakhir :
Jenis kelamin :
Alamat :
Nomor KTP :
Nomor SKA/SKT :

Adalah benar dalam hal ini adalah tenaga kerja tetap dan menjabat sebagai Penanggung Jawab
Teknik (PJT) atas badan usaha yang Saya pimpin.

Demikian surat keterangan ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya .

......, ......, ...20....


Direktur ..........

Ttd
Nama jelas
Lampiran 12.c Format Laporan Pertanggungjawaban Penerbitan Kartu PJT
LAPORAN PENERBITAN KARTU PENANGGUNG JAWAB TEKNIK (PJT) BADAN USAHA JASA KONSTRUKSI
KABUPATEN/KOTA :
TAHUN :
PERIODE :

Provinsi :

Jumlah Kartu Penanggung Jawab TeKnik (PJT) (buah)


Jumlah Dokumen
Tahun/Periode Permohonan Perpanjangan dan Ganti
NO Permohonan (Total) Perpanjangan Ganti Data Non Aktif Keterangan
bulan Baru Data
selama ... Bulan

1 2 3 4 5 6 7 8 10

.................., tgl...........................
Pemerintah Kabupaten /kota
.................................................
Tembusan :
Gubernur ...................................
Gubernur melakukan rekapitulasi setiap 6 bulan sekali dan dilaporkan ke Menteri
yang bertanggungjawab dalam bidang konstruksi dan ditembuskan ke LPJK P/N