Anda di halaman 1dari 2

Risiko Hukum

Risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek
yuridis antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-
undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat
sahnya kontra.
Dalam melakukan usahanya, BRI menghadapi berbagai perkara hukum dan tuntutan
dimana BRI sebagai tergugat, terutama sehubungan dengan kepatuhan dengan kontrak.
Walaupun belum ada kepastian yang jelas, BRI berpendapat bahwa berdasarkan informasi
yang ada dan keputusan terakhir dari perkara bahwa tuntutan hukum ini tidak akan
berdampak secara material pada operasi, posisi keuangan atau tingkat likuiditas BRI.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, BRI telah membentuk cadangan
(disajikan dalam akun Liabilitas Lain-lain) untuk sejumlah tuntutan hukum yang belum
diputuskan masing-masing adalah sebesar Rp410.878 dan Rp316.225 (Catatan 28).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan yang dibentuk atas kemungkinan
timbulnya kerugian akibat tuntutan hukum yang belum diputuskan atau masih dalam
proses tersebut telah memadai.
Risiko Strategik
Risiko yang antara lain disebabkan adanya penetapan dan pelaksanaan strategi Bank
yang tidak tepat pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat atau kurang responsifnya
Bank terhadap perubahan eksternal.
Pada annual report 2104 Bank BRI telah menyusun strategi pertumbuhan di tahun
2015 hingga beberapa tahun kedepan, yaitu dengan penerapan strategi selective growth
melalui:
1. Mengoptimalkan penetrasi pasar
2. Mempertajam pengembangan channel produk dan delivery
3. Mengoptimalkan portofolio bisnis
4. Pengembangan pasar secara selektif
5. Memaksimalkan sinergi dengan perusahaan anak
Strategi korporat ini diterjemahkan dalam strategi bisnis yang terdiri dari strategi
aset, dana, permodalan dan fee based income, seperti fokus untuk menjaga kualitas kredit
yang disertai dengan penyaluran kredit pada segmen dengan yield tinggi dan ATMR
rendah, peningkatan cross selling product melalui customer relationship management serta
peningkatan usage dari bisnis e-banking, sehingga dapat mendorong pertumbuhan fee
based income. Adapun untuk support strategy, BRI akan fokus dalam meningkatkan IT
performance serta efektivitas business process dan kualitas layanan tanpa mengabaikan
penerapan Manajemen Risiko dan GCG yang disiplin.
Dilihat dari strategi yang dipilih BRI perlu terus memantau faktor-faktor eksternal
yang dapat mempengaruhi setiap strategi yang dipilih.
Risiko Kepatuhan
Risiko yang disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku.
Risiko Reputasi
Risiko yang antara lain disebabkan adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan
usaha Bank atau persepsi negatif terhadap Bank.

Anda mungkin juga menyukai