Anda di halaman 1dari 3

MEMBACA TABEL / GRAFIK

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi, diantaranya
adalah dengan wacana lisan atau tulis, tabel atau grafik, bahkan sketsa atau gambar. Informasi
yang banyak menggunakan angka, seperti data kependudukan, jumlah kelulusan siswa, dan
sejenisnya, biasanya menggunakan tabel atau grafik karena akan lebih singkat, menarik, dan
mudah dipahami.
Tabel adalah daftar yang berisi ikhtisar sejumlah fakta atau informasi yang biasanya
berupa kata-kata atau bilangan yang tersusun secara urut ke bawah dalam lajur tertentu dengan
garis pembatas sehingga dapat dengan mudah untuk dipahami. Sedangkan grafik adalah lukisan
pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar. Grafik merupakan bentuk penyajian visual
yang dipakai untuk membandingkan jumlah data. Ciri utama tabel atau grafik adalah sederhana,
tetapi mempermudah penyampaian ide yang kompleks dengan jelas.
Membaca tabel atau grafik diperlukan keterampilan membaca secara khusus. Untuk
memahami isi tabel, kita perlu membekali diri dengan pengetahuan yang berkaitan dengan
informasi yang disusun dalam baris dan kolom. Berbeda dengan tabel, untuk memahami isi
grafik, diperlukan pengetahuan membaca skala, koordinat, perbandingan, atau setidaknya
pengetahuan tentang statistika secara sederhana, seperti pengetahuan tentang persentase, jumlah
maksimum, jumlah minimum, dan lain-lain.

Sebuah tabel terdiri atas dua bagian, yaitu :


1. Mendatar (horizontal) baris
2. Menurun (vertikal) kolom

Langkah-langkah memahami isi tabel atau grafik :


1. Baca judulnya
2. Baca keterangan di samping, di atas, atau di bawahnya
3. Baca isi tabel atau grafik tersebut dengan teknik memindai (scanning).

Komponen dalam sebuah tabel atau grafik :


1. Judul tabel atau grafik
2. Data atau informasi yang berupa fakta
3. Sumber informasi

1
Materi Bahasa Indonesia Kelas X Semester 2
Contoh tabel :
Tabel 1
Pendapatan Upah Minimum Lima Negara ASEAN
Upah Minimum
Negara GNP
(Dolar AS)
Singapura 3.09 12.000
Filipina 0.64 870
Indonesia 0.23 780
Malaysia 0.82 2.400
Thailand 0.68 1.450
Sumber : Statistik Indonesia

Berdasarkan data di atas, dapat dijabarkan beberapa pernyataan, yaitu :


1. Singapura adalah negara ASEAN yang memiliki upah minimum paling tinggi di antara
negara-negara ASEAN lainnya.
2. Indonesia adalah negara ASEAN yang memiliki upah minimum paling rendah di antara
negara-negara ASEAN lainnya.
3. Upah minimum di Thailand sebesar 0.68.
4. Upah minimum di Malaysia lebih besar dibandingkan dengan Filipina, yaitu sebesar 0.82
berbanding 0.64.
5. GNP Malaysia adalah sebesar 2.400.

Tabel 2
Kriteria Pembangunan Pasar Induk,
Pasar Penunjang Induk, dan Pasar Penunjang
Pasar Penunjang Pasar Penunjang
Kriteria Pasar Induk (PI)
Induk (PPI) (PP)
Volume perdagangan /
300 ton / hari 100 ton / hari 50 ton /hari
produksi
Strategi bagi daerah Di daerah produsen :
Di daerah konsumen : produsen : berfungsi memiliki akses atau
Karakteristik lokasi jauh dari daerah sebagai distributor transportasi dan
produsen wilayah (minimum 2 distributor yang
jam perjalanan) memadai
Sumber : Bisnis Indonesia, 28 Agustus 2007

Tabel di atas menjelaskan bahwa volume perdagangan/produksi Pasar Induk adalah 300 ton/hari.
Sementara itu, di Pasar Penunjang Induk volume perdagangan/produksi adalah 100 ton/hari dan
di Pasar Penunjang 50 ton/hari.

2
Materi Bahasa Indonesia Kelas X Semester 2
Contoh grafik :
Grafik 1

Sumber : Statistik Indonesia

Berdasarkan data di atas, dapat dijabarkan beberapa pernyataan, yaitu :


1. Jumlah labor force yang paling banyak di Kota Garut terjadi pada kelompok umur 30-34
tahun.
2. Kelompok umur 60-64 tahun merupakan kelompok umur yang paling sedikit jumlah
labor force di Kota Garut.
3. Jumlah labor force di Kota Garut pada kelompok umur 25-29 tahun lebih sedikit
dibandingkan dengan kelompok umur 35-39 tahun.

Grafik 2

Grafik di atas menjelaskan bahwa persentase jumlah siswa yang mendapatkan nilai 100 adalah
12,5%, sedangkan yang mendapatkan nilai 80-99 adalah 37,5%, nilai 65-79 adalah 30%, dan di
bawah nilai 65 adalah 20%.

3
Materi Bahasa Indonesia Kelas X Semester 2