Anda di halaman 1dari 11

KASUS BIOSTATISTIK

Suatu studi imunoinfeksi dilakukan pada suatu daerah endemik cacing filaria di daerah
transmigrasi di Pulau Kalimantan dengan karakteristik penduduknya terdiri dari penduduk asli
dan penduduk pendatang. Imunutas seluler pada Infeksi cacing filaria ditandai dengan
meningkatnya jumlah dan aktifitas Sel T helper-2, dalam keadaan infeksi kronik infeksi cacing
filaria ditandai dengan meningkatnya jumlah dan aktifitas T regulator. Sel T regulator akan
menghasilkan sitokin antiinflamasi seperti Interleukin10 (IL10)yang akan mengaktivasi Sel
Lymphocyt-B untuk menghasilkan IgG4.IgG4 hingga sekarang belum diketahui peran
proteksinya. Hasil data statistik studi epidemiologi maupun respon imun humoral terhadap
populasi yang tinggal didaerah Endemik Filaria terlihat sebagai berikut :
- no ( Nomor urut)
- nama ( Nama subyek)
- st_pduk (Status penduduk asli atau pendatang)
- kel_umur ( Kelompok umur : anak-anak, remaja, dewasa)
- lm_tgl (lama tinggal di daerah penelitian, dalam tahun)
- st_fil_m (Status infeksi filarial berdasarkan pemeriksaan mikroskopik)
- ig4fil_pr (Kadar IgG4 anti filaria sebelum pengobatan anti filaria /DEC)
- ig4fil_po (Kadar IgG4 anti filaria setelah pengobatan anti filaria /DEC)
Lakukan analisis
a. Lakukan analisa apakah terjadi peningkatan proporsi infeksi Filaria (Dilihat dengan
pemerisaan Mikroskopik) pada penduduk Asli dibandingkan Penduduk pendatang ?
b. Apakah terdapat perbedaan rerata jumlah Sel T regulator pada penduduk dengan
infeksi filaria yang dinyatakan positif berdasarkan mikroskopik ?
c. Apakah terdapat perbedaan rerata kadar IgG4 anti filaria pada ketiga kelompok umur :
anak-anak, remaja, dewasa
d. Jika diduga bahwa semakin lama seseorang tinggal didaerah endemik semakin dini
untuk terpajan dan semakin besar resiko untuk terinfeksi filaria (ditunjukkan dengan
adanya kadar Igg4 anti filaria). Lakukan analisa apakah ada pengaruh lama tinggal
penduduk di desa itu dengan ekspresi kadar Igg4 anti filaria (Pre-treatment). Berapa
besar pengaruh lama tinggal terhadap kadar IgG4 ?
e. Jika dilakukan pengobatan masal dengan memberikan obat anti filaria_DEC pada
seluruh penduduk yang tinggal diwilayah endemik filariasis dan 1tahun post pemberian
anti filaria_DEC dilakukan pengukuran kadar IgG4 anti filaria, apakah terdapat
penurunan kadar IgG4 sesudah pengobatan ?
JAWABAN
a.Lakukan analisa apakah terjadi peningkatan proporsi infeksi Filaria (Dilihat dengan
pemerisaan Mikroskopik) pada penduduk Asli dibandingkan Penduduk pendatang ?

- Menentukan Ho Ho = P1 = P2 ; tidak ada perbedaan antara proporsi infeksi filaria pada


penduduk asli dan pendatang
- Menentukan H1 H1= P1 P2
- Menentukan = 5 %
- Menentukan uji statistik, karena menggunakan skala nominal maka tidak bisa memakai uji
parametrik. Untuk membandingkan dua nilai atau proporsi yang salah satu variabelnya
adalah skala nominal dapat menggunakan uji chi square.

Case Processing Summary


Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
Status Penduduk *
60 100.0% 0 0.0% 60 100.0%
Status Mikroskopis

Tabel ini menggambarkan 60 data yang valid untuk dip roses, tidak ada data yang missing.
Chi-Square Tests
Asymptotic
Significanc Exact Sig. Exact Sig. Point
Value df e (2-sided) (2-sided) (1-sided) Probability
Pearson Chi-Square 19.461a 1 .000 .000 .000
Continuity Correctionb 17.239 1 .000
Likelihood Ratio 20.748 1 .000 .000 .000
Fisher's Exact Test .000 .000
Linear-by-Linear
19.137c 1 .000 .000 .000 .000
Association
N of Valid Cases 60

a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13.50.
b. Computed only for a 2x2 table
c. The standardized statistic is -4.375.

Pada tabel di atas didapatkan tidak ada sel yang nilai expectednya kurang dari lima. Nilai
asymptotic significance 0,000 maka p < 0,05 maka Ho ditolak. Hal ini berarti ada perbedaan
proporsi antara status infeksi filariasis pada penduduk asli dan pendatang

Peningkatan poroporsi dapat dilihat pada grafik berikut :


b. Apakah terdapat perbedaan rerata jumlah Sel T regulator pada penduduk dengan infeksi
filaria yang dinyatakan positif berdasarkan mikroskopik ?
Membandingkan dua rerata dapat menggunakan uji T independent. Uji ini digunakan untuk
membandingkan rerata dari dua kelompok kasus yang tidak saling berhubungan. Langkah langkah
yang dilakukan :
1. Melakukan uji normalitas
Tests of Normality

Status Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk


Mikroskopis Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Jumlah T positif .114 27 .200* .947 27 .184
negatif .117 33 .200* .953 33 .167
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction

Karena sampel masing masing kelompok < 50 maka gunakan Shapiro-Wilk. Sig. 0,184 > 0,05
maka data normal
Test of Homogeneity of Variance
Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah T Based on Mean .629 1 58 .431
Based on Median .618 1 58 .435
Based on Median and
.618 1 57.999 .435
with adjusted df
Based on trimmed
.611 1 58 .438
mean

Sig. 0,431 > 0,05 maka varian homogen

2. Menentukan Ho = tidak ada perbedaan yang signifikan antara rerata jumlah T regulator dengan
penduduk yang positif terinfeksi filarial.
3. Menentukan batas kemaknaan = 5%
4. Melakukan uji T Independen
Independent Samples Test
Levene's Test for
Equality of
Variances t-test for Equality of Means
95% Confidence
Std. Error Interval of the
Sig. (2- Mean Differenc Difference
F Sig. t df tailed) Difference e Lower Upper
Jumlah T Equal
variances .629 .431 4.945 58 .000 175.852 35.559 104.674 247.030
assumed
Equal
variances 4.994 57.331 .000 175.852 35.213 105.348 246.356
not assumed

Sig. 0,000 < 0,05 maka p < 0,05 sehingga Ho ditolak

Kesimpulan: ada perbedaan rerata jumlah Sel T regulator pada penduduk dengan infeksi filaria
yang dinyatakan positif berdasarkan mikroskopik.
c. Apakah terdapat perbedaan rerata kadar IgG4 anti filaria pada ketiga kelompok umur :
anak-anak, remaja, dewasa.
- Melakukan uji normalitas

Tests of Normality

Kelompok Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk


Umur Statistic df Sig. Statistic df Sig.
kadar igG4 anti filaria Anak - anak .188 16 .134 .910 16 .114
sebelum pengobatan Remaja .108 24 .200* .926 24 .081
anti filaria /DEC Dewasa .135 20 .200* .911 20 .066
kadar igG4 anti filaria Anak - anak .153 16 .200* .939 16 .333
setelah pengobatan Remaja .081 24 .200* .970 24 .658
anti filaria /DEC Dewasa .127 20 .200* .949 20 .346
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction

Sig. > 0,05 maka data normal


Test of Homogeneity of Variance
Levene
Statistic df1 df2 Sig.
kadar igG4 anti filaria Based on Mean 2.356 2 57 .104
sebelum pengobatan anti Based on Median 1.758 2 57 .182
filaria /DEC Based on Median and
1.758 2 47.748 .183
with adjusted df
Based on trimmed mean 2.137 2 57 .127
kadar igG4 anti filaria Based on Mean 2.813 2 57 .068
setelah pengobatan anti Based on Median 2.502 2 57 .091
filaria /DEC Based on Median and
2.502 2 50.044 .092
with adjusted df
Based on trimmed mean 2.757 2 57 .072

Sig. > 0,05 maka varians homogen


- Menentukan Ho = tidak ada perbedaan yang signifikan antara rerata kadar IgG4 anti filaria
pada ketiga kelompok umur yaitu pada anak-anak, remaja, dan dewasa.
- Batas kemaknaan = 5%
- Pada kasus ini menggunakan uji anova one way karena membandingkan tiga rerata
ANOVA
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
kadar igG4 anti filaria Between
26893.227 2 13446.614 26.552 .000
sebelum pengobatan Groups
anti filaria /DEC Within Groups 28866.014 57 506.421
Total 55759.241 59
kadar igG4 anti filaria Between
22787.359 2 11393.679 32.902 .000
setelah pengobatan anti Groups
filaria /DEC Within Groups 19738.696 57 346.293
Total 42526.054 59

Sig 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak

Kesimpulan : terdapat perbedaan yang signifikan antara rerata kadar IgG4 anti filaria pada
ketiga kelompok umur yaitu pada anak-anak, remaja, dan dewasa.
Untuk melihat mana yang berbeda digunakan LSD, kita dapat menentukan dari perbandingan
kelompok yang memiliki sig. < 0,05
Multiple Comparisons
LSD
Mean 95% Confidence Interval
(I) Kelompok (J) Kelompok Difference (I- Std. Upper
Dependent Variable Umur Umur J) Error Sig. Lower Bound Bound
kadar igG4 anti Anak - anak Remaja -45.18417* 7.26307 .000 -59.7282 -30.6401
filaria sebelum Dewasa -50.49925* 7.54801 .000 -65.6139 -35.3846
pengobatan anti Remaja Anak - anak 45.18417* 7.26307 .000 30.6401 59.7282
filaria /DEC
Dewasa -5.31508 6.81337 .439 -18.9586 8.3284
Dewasa Anak - anak 50.49925* 7.54801 .000 35.3846 65.6139
Remaja 5.31508 6.81337 .439 -8.3284 18.9586
kadar igG4 anti Anak - anak Remaja -41.55542* 6.00601 .000 -53.5822 -29.5286
filaria setelah Dewasa -46.51375* 6.24163 .000 -59.0124 -34.0151
pengobatan anti Remaja Anak - anak 41.55542* 6.00601 .000 29.5286 53.5822
filaria /DEC Dewasa -4.95833 5.63414 .383 -16.2405 6.3238
Dewasa Anak - anak 46.51375* 6.24163 .000 34.0151 59.0124
Remaja 4.95833 5.63414 .383 -6.3238 16.2405

*. The mean difference is significant at the 0.05 level.

Pada penilaian IgG4 sebelum pengobatan kelompok yang memiliki perbedaan bermakna adalah
kelompol anak remaja, anak dewasa, remaja anak, serta dewasa anak. Pada penilaian IgG4
sesudah pengobatan kelompok yang memiliki perbedaan bermakna adalah kelompok anak
remaja, anak dewasa, remaja- anak, dewasa anak.

d. Jika diduga bahwa semakin lama seseorang tinggal didaerah endemik semakin dini
untuk terpajan dan semakin besar resiko untuk terinfeksi filaria (ditunjukkan dengan
adanya kadar Igg4 anti filaria). Lakukan analisa apakah ada pengaruh lama tinggal
penduduk di desa itu dengan ekspresi kadar Igg4 anti filaria (Pre-treatment). Berapa
besar pengaruh lama tinggal terhadap kadar IgG4 ?
Uji normalitas

Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Lama Tinggal di Derah
Penelitian , Dalam .108 60 .080 .969 60 .125
Tahun
kadar igG4 anti filaria
sebelum pengobatan .056 60 .200* .976 60 .294
anti filaria /DEC
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction

Data normal terpenuhi karena sig. 0,08 > 0,05


Untuk menentukan besar kecilnya hubungan antara lamanya tinggal di daerah endemik dengan
ekspresi kadar IgG4 anti filaria sebelum pengobatan maka digunakan uji korelasi.

Ho = tidak ada hubungan antara lamanya tinggal di daerah endemik dengan ekspresi kadar IgG4
anti filaria sebelum pengobatan.

Batas kemaknaan = 5 %

Correlations
Lama Tinggal kadar igG4 anti
di Derah filaria sebelum
Penelitian , pengobatan anti
Dalam Tahun filaria /DEC
Lama Tinggal di Derah Pearson Correlation 1 .552**
Penelitian , Dalam Tahun Sig. (2-tailed) .000
N 60 60
kadar igG4 anti filaria Pearson Correlation .552** 1
sebelum pengobatan anti Sig. (2-tailed) .000
filaria /DEC N 60 60

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Sig. 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak

Kesimpulan : Ada hubungan antara lamanya tinggal di daerah endemik dengan ekspresi kadar
IgG4 anti filaria sebelum pengobatan
Besar pengaruh lamanya tinggak dengan kadar IgG4 anti filaria dapat dinilai dengan menghitung
koefisien korelasi. Koefesien korelasi ialah pengukuran statistik kovarian atau asosiasi antara dua
variabel. Besarnya koefesien korelasi berkisar antara +1 s/d -1. Koefesien korelasi menunjukkan
kekuatan (strength) hubungan linear dan arah hubungan dua variabel acak. Interpretasi koefisien
korelasi sebagai berikut :

o 0 : Tidak ada korelasi antara dua variabel

o >0 0,25: Korelasi sangat lemah

o >0,25 0,5: Korelasi cukup

o >0,5 0,75: Korelasi kuat


o >0,75 0,99: Korelasi sangat kuat

o 1: Korelasi sempurna
Pada tabel kita dapatkan nilai korelasi pearson 0,552 berarti lamanya tinggal memiliki pengaruh
yang kuat pada kadar IgG4 anti filaria sebelum pengobatan.

e. Jika dilakukan pengobatan masal dengan memberikan obat anti filaria_DEC pada
seluruh penduduk yang tinggal diwilayah endemik filariasis dan 1tahun post pemberian
anti filaria_DEC dilakukan pengukuran kadar IgG4 anti filaria, apakah terdapat
penurunan kadar IgG4 sesudah pengobatan ?
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
kadar igG4 anti filaria
sebelum pengobatan .056 60 .200* .976 60 .294
anti filaria /DEC
kadar igG4 anti filaria
setelah pengobatan anti .045 60 .200* .985 60 .655
filaria /DEC
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction
Sig. 0,200 > 0,05 maka data normal
Untuk melihat perbedaan antara dua kelompok yang berhubungan maka digunakan uji T
berpasangan.
Ho = tidak ada perbedaan kadar IgG4 antara kelompok sebelum dan sesudah diberi pengobatan
DEC.
Batas kemaknaan = 5%
Paired Samples Test
Paired Differences
95% Confidence Interval of
Std. Std. Error the Difference
Mean Deviation Mean Lower Upper t df Sig. (2-tailed)
Pair 1 kadar igG4
anti filaria
sebelum
pengobatan
anti filaria
/DEC - 12.6425 14.0735 17.67
5.53983 .71519 11.21141 59 .000
kadar igG4 0 9 7
anti filaria
setelah
pengobatan
anti filaria
/DEC

Sig. 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak


Kesimpulan : ada perbedaan kadar IgG4 Antara kelompok yang sudah diberi DEC dengan
kelompok yang belum mendapat pengobatan DEC.