Anda di halaman 1dari 9

74

Perbandingan Nilai Diagnostik Potong Beku dan Histopatologi Blok Parafin


Tumor Ovarium di RSUP. Dr. Mohammad Hoesin Palembang
Periode Juli 2011-Juli 2014

Mutia Arnisa Putri1, Heni Maulani2, Tri Suciati3


1. Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Jl. Dr. Mohammad Ali Komplek
RSMH Palembang Km. 3,5, Palembang, 30126, Indonesia
2. Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, RSMH Palembang.
3. Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang

E-mail: mutiaarnisa@gmail.com

Abstrak

Tumor ovarium merupakan satu dari beberapa neoplasma yang menyerang organ reproduksi wanita. Metode baku emas untuk
menentukan diagnosis pasti tumor ovarium ini adalah melakukan pemeriksaan histopatologi jaringan dengan metode blok
parafin yang diperoleh dari hasil operasi atau eksisi. Terdapat metode pemeriksaan lain yang bersifat intraoperatif, yaitu metode
potong beku (Vries Coupe/VC). Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai dan membandingkan ketepatan diagnosis dari tumor
ovarium dengan metode potong beku dan histopatologi blok parafin sebagai baku emas di bagian Patologi Anatomi RSUP Dr.
Mohammad Hoesin Palembang pada periode Juli 2011-Juli 2014. Jenis penelitian yang dilakukan adalah uji diagnostik
menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dalam rentang waktu Juli 2011-Juli 2014. Populasi penelitian adalah semua
rekam medik pasien dengan tumor ovarium yang mendapatkan pemeriksaan potong beku dan histopatologi blok parafin di
Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang sejak Juli 2011 sampai Juli 2014. Data dianalisis
menggunakan tabel 2x2 khusus uji diagnostik. Dari 110 pasien tumor ovarium yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan
jumlah penderita tumor ovarium tertinggi (48,2%) pada kelompok usia 40-59 tahun. Pada penelitian ini, didapatkan sel asal
tumor ovarium terbanyak (37,3%) berasal dari sel epitel permukaan. Kemudian, untuk uji diagnostik sendiri didapatkan
sensitivitas sebesar 100%, spesifisitas sebesar 94%, nilai ramal positif sebesar 95% dan nilai ramal negatif sebesar 94% dengan
nilai akurasi sebesar 97%. Pemeriksaan potong beku merupakan metode yang dapat dianjurkan berdasarkan hasil dari penelitian
ini, karena potong beku memiliki nilai akurasi yang tinggi.

Kata kunci:Potong beku, uji diagnostik, histopatologi blok parafin, tumor ovarium

Abstract

Comparison of Diagnostic Value between Frozen Section and Paraffin Block Histopathology of Ovarian Tumor at Dr.
Mohammad Hoesin General Hospital in July 2011-July 2014. Ovarian tumor is one of several neoplasms that attack the
female reproductive organs. Gold standard method to diagnosing ovarian tumor is histopathology examination using paraffin
block tissue which can be obtained from operative or excision result. Another method to diagnosing ovarian tumor is the
intraoperative method, also known as frozen section examination (Vries Coupe/VC). This study was conducted to know the
comparison of diagnostic value between frozen section and paraffin block histopathology of ovarian tumor at Dr. Mohammad
Hoesin General Hospital in July 2011-July 2014. This Research was a diagnostic study using secondary data which population
was all medical record patients with ovarian tumors undergoing frozen section and paraffin block histopathology examination at
Anatomical Pathology Department of Dr. Mohammad Hoesin General Hospital during July 2011 until July 2014. This study used
all members of population as samples and the data were analyzed by 2x2 diagnostic tests table. There were 110 medical records
of ovarian tumor patients that complied the inclusion criteria. The highest number of patients with ovarian tumor mostly occurs
on the 40-55 years olds age group. In this study, the origins of ovarian tumor cells mostly from epithelial surface cells. Then from
the diagnostic test, the results for frozen section examination sensitivity, specificity, positive and negative values were 100%,
94%, 95%, 94% with 97% accuracy value. Frozen section examination is a reliable procedure that can be used to diagnosing the
ovarian tumor based on the results of this study and the previous studies, because the frozen section examination has high
accuracy values.

Keywords: Frozen section, diagnostic test, paraffin block histopathology, ovarian tumor.
75

Pendahuluan diagnosis pasti dari tumor ovarium, yaitu


metode potong beku atau dalam bahasa latin di
Tumor Ovarium merupakan satu dari beberapa sebut Vries Coupe atau VC. Metode ini
neoplasma yang menyerang organ reproduksi digunakan sebagai alat diagnosis histopatologi
wanita. Terdapat 3 jenis tumor ovarium yang intraoperatif untuk menentukan tindakan yang
berasal dari sel-sel ovarium, yaitu tumor sel akan selanjutnya dilakukan4,5.
epitel, tumor sel germinal, serta tumor sel Uji diagnostik dilakukan dengan tujuan
stroma. Tumor ovarium juga mempunyai sifat untuk mendeteksi penyakit, memperkuat
berdasarkan sifat biologisnya, yaitu Jinak, dan kondisi sebenarnya, serta untuk
Ganas1. Di Amerika Serikat, angka kejadian menyingkirkan dugaan adanya penyakit6.
wanita yang terdiagnosa terkena tumor Dalam kasus tumor ovarium, potong beku
ovarium sebanyak 21.290 orang wanita , merupakan suatu alat diagnosis intraoperatif,
sedangkan angka kejadian wanita yang namun belum menjadi baku emas seperti
meninggal dunia akibat tumor ovarium histopatologi blok parafin. Maka dari itu, perlu
sebanyak 14.810 orang wanita.Kemudian, dilakukan uji diagnostik untuk mengetahui
resiko seorang wanita terkena tumor ovarium sensitivitas dan spesifisitas dari kedua metode
dalam hidupnya sekitar 1:752. Di Indonesia, ini.
angka kejadian seorang wanita terkena tumor Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
ovarium belum diketahui secara pasti. Namun, perbandingan nilai diagnostik potong beku
tumor ovarium menjadi penyebab ketiga dengan histopatologi blok parafin terhadap tumor
terbesar kematian wanita setelah tumor ovarium. Ini dimaksudkan untuk menilai dan
payudara dan tumor serviks. membandingkan ketepatan diagnosis dari tumor
Faktor-faktor resiko penyebab tumor ovarium dengan metode potong beku dan
ovarium selain pengaruh usia adalah, riwayat histopatologi blok parafin sebagai baku emas di
keluarga, obesitas, riwayat kehamilan, bagian Patologi Anatomi RSUP. Dr. Mohammad
pengendalian kehamilan atau penggunaan alat Hoesin Palembang pada periode Juli 2011-Juli
kontrasepsi, riwayat adanya pembedahan 2014.
ginekologi, penggunaan obat fertilitas, serta
riwayat melakukan terapi hormon dan terapi Metode Penelitian
esterogen1. Tumor ini menjadi lebih berbahaya
karena pertumbuhan tumor ini yang tidak Jenis penelitian yang dilakukan adalah uji
menimbulkan gejala yang spesifik. Oleh karena diagnostik. Uji diagnostik dilakukan untuk
itu tumor ovarium ini disebut sebagai suatu mengetahui akurasi dari metode potong beku
penyakit silent killer3. dalam mendiagnosis tumor ovarium. Populasi
Karena melihat bahayanya penyakit ini penelitian adalah semua rekam medik dari
sebagai salah satu penyebab kematian wanita penderita tumor ovarium yang telah dilakukan
terbanyak di Indonesia, maka diperlukan suatu pemeriksaan potong beku dan kemudian
pemeriksaan yang mempunyai akurasi baik dilanjutkan dengan pemeriksaan histopatologi
dalam menentukan diagnosis pasti dari tumor blok parafin di bagian Patologi Anatomi RSUP.
ovarium. Metode baku emas untuk Dr. Mohammad Hoesin Palembang periode Juli
menentukan diagnosis pasti tumor ovarium ini 2011 hinggan Juli 2014.
adalah melakukan pemeriksaan histopatologi Data yang dikumpulkan merupakan
jaringan dengan metode blok parafin yang data sekunder hasil pencatatan rekam medik di
diperoleh dari hasil operasi atau eksisi, di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr.
pemeriksaan ini akan dilakukan pemeriksaan Mohammad Hoesin Palembang periode Juli
histopatologik secara menyeluruh dari 2011 sampai dengan Juli 2014. Rekam medik
spesimen yang ada. Terdapat satu metode lain pasien tersebut dikumpulkan dalam bentuk
yang memungkinkan untuk menentukan tabel induk data karakteristik, kemudian akan
76

dilakukan pencatatan sesuai dengan variabel Tabel 2. Karakteristik Jenis Sel Asal Tumor
yang diteliti. Ovarium
Analisis dan pengolahan data Karakteristik Jenis Asal Jumlah Persentase
menggunakan metode uji diagnostik yang Sel Tumor
kemudian dikelompokkan, diedit dan lalu diolah epitel permukaan
menggunakan tabel 2x2 untuk menentukan nilai Jinak 41 37,3%
sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, nilai Ganas 31 28,2%
prediksi negatif dan nilai akurasi7. Hasil sex cord-stromal
Jinak 1 0,9%
penelitian akan disajikan dalam bentuk tabel dan 12 10,9%
Ganas
narasi penjelasan. sel germinal
Jinak 20 18,2%
Hasil Penelitian Ganas 5 4,5%
Total 110 100%
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November
2015 di Bagian Rekam Medik Departemen Sebanyak 110 sampel dari penderita
Patologi Anatomi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. tumor ovarium periode Juli 2011 hingga Juli
Mohammad Hoesin Palembang. Sampel 2014 telah didata dengan baik dan dilakukan
penelitian ini diambil dari arsip formulir patologi uji diagnostik dari kedua jenis pemeriksaan
anatomi pasien tumor ovarium dari hasil tumor ovarium, yaitu potong beku dan
pembacaan preparat yang memenuhi kriteria histopatologi blok parafin. Hasil uji diagnostik
inklusi sebanyak 110 sampel dalam kurun waktu dapat dilihat pada tabel 3.
Juli 2011 hingga Juli 2014. Hasil pemeriksaan
dari sampel yang memenuhi kriteria inklusi Tabel 3. Tabel Hasil Uji Diagnostik
dimasukkan ke dalam tabel induk untuk
Histopatologi Blok Parafin
kemudian dilakukan analisis. Total
Jinak Ganas
Usia pasien tumor ovarium Potong n n
dikelompokkan menjadi 4 kelompok usia yaitu Beku
<20 tahun, 20-39 tahun, 40-59 tahun, dan >60 Jinak 60 3 63
tahun. Tabel dibawah ini menunjukkan frekuensi Ganas 0 47 47
dan persentase kelompok usia pasien tumor Total 60 50 110
ovarium.
Sensitivitas : 60:(60+0) x 100%= 100%
Tabel 1. Karakteristik Usia Penderita Tumor Spesifisitas : 47:(3+47) x 100%= 94%
Ovarium Nilai Ramal Positif : 60:(60+3) x 100%= 95%
Nilai Ramal Negatif : 47:(3+47) x 100%= 94%
Karakteristik Jumlah Persentase Nilai Akurasi :(60+47):(60+3+0+47)= 97%
Usia (Tahun)

<20 11 10% Pembahasan


20-39 39 35,5%
40-59 53 48,2% Usia Penderita
>60 7 6,4%
Total 110 100% Pada penelitian ini, didapatkan bahwa kelompok
usia 40-59 tahun menjadi kelompok usia
Terdapat 3 jenis asal sel tumor terbanyak penderita tumor ovarium yaitu
ovarium, yaitu epitel permukaan, sex-cord sebanyak 53 sampel atau sebesar 48,2%, diikuti
stromal, dan sel germinal. Tabel dibawah ini oleh kelompok usia 20-39 tahun sebanyak 39
menunjukkan frekuensi dan persentase dari jenis sampel 35,5%, kemudian diikuti oleh kelompok
asal sel tumor ovarium. usia dibawah 20 tahun sebanyak 11 sampel 10%,
77

serta diikuti oleh kelompok usia diatas 60 tahun Menurut laporan James V, Lacey Jr dan
sebanyak 7 sampel 6,4%. Sherman (2009) menyatakan tumor ovarium
Hasil dari penelitian ini, tidak jauh jinak maupun ganas kebanyakan berasal dari sel
berbeda dari kedua penelitian sebelumnya. epitel permukaan11. Kemudian, penelitian yang
Penelitian yang dilakukan Rima K (2006) dilakukan oleh Putri Rezkini (2009) menyebutkan
mendapatkan usia 51-60 tahun sebagai usia bahwa sel epitel permukaan menjadi sel asal
terbanyak dari penderita tumor ovarium8. tumor ovarium terbanyak12. Pada penelitian yang
Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh dilakukan oleh Elda Rusnita (2011), juga
Ferry Simatupang (2009) yang menyatakan disebutkan bahwa jenis sel asal tumor ovarium
bahwa tumor ovarium paling banyak terdapat dengan persentase paling besar berasal dari sel
pada kelompok usia 36-50 tahun9. epitel permukaan, dengan rincian 41 kasus tumor
Penyebab peningkatan pertumbuhan ganas sebesar 73,2% dari seluruh tumor ganas
tumor ovarium pada wanita dengan kelompok ovarium, kemudian diikuti oleh tumor jinak
usia diatas 40 tahun bersifat multifaktorial, selain sebanyak 17 kasus atau 45% dari keseluruhan
akibat terjadinya menopause, wanita dengan jenis tumor jinak ovarium pada penelitiannya13.
indeks massa tubuh yang tinggi pada kelompok Dari berbagai penelitian menyebutkan
usia ini juga beresiko tinggi terkena tumor sel epitel permukaan menjadi asal jenis sel
ovarium. Hal ini disebabkan, kadar lemak yang tumor ovarium terbanyak. Hal ini diakibatkan
berlebihan pada wanita dengan indeks massa sel epitel permukaan adalah epitel yang
tubuh yang tinggi, dapat meningkatkan produksi menutupi lapisan luar dari ovarium itu sendiri.
esterogen. Esterogen yang berlebihan didalam Lapisan ini bersifat multipotensial yang dapat
tubuh wanita dapat meyebabkan proliferasi sel-sel dengan mudah berdiferensiasi.
yang abnormal sehingga terbentuklah tumor.
Selain itu, menurut penelitian Iwani Rambe Uji Diagnostik Pemeriksaan Potong Beku
(2014), faktor penyebab lain peningkatan dan Histopatologi Blok Parafin Tumor
kejadian tumor ovarium pada kelompok usia Ovarium
diatas 40 tahun adalah masa reproduksi yang
panjang serta kejadian primigravida setelah Dari data yang didapatkan pada penelitian ini
berusia lebih dari 30 tahun, menyebabkan bahwa terdapat perbedaan hasil diagnosis pada
kelompok usia ini menjadi kelompok usia metode potong beku dan histopatologi blok
terbanyak penderita tumor ovarium10. parafin. Didapatkan pada pemeriksaan potong
beku didiagnosis jinak dan kemudian setelah
Jenis Asal Sel Tumor Ovarium dilakukan pemeriksaan histopatologi blok parafin
didapatkan diagnosis ganas. Hal ini mungkin
Pada penelitian ini, dari 110 sampel, didapatkan dapat terjadi akibat waktu yang terbatas dalam
bahwa sel asal tumor ovarium paling banyak pengambilan sampel dari tumor, karena proses
adalah berasal dari sel epitel permukaan dengan pemilihan dari bagian-bagian tumor yang
jenis tumor jinak sebanyak 41 sampel atau representatif dalam diagnosis itu memakan waktu
sebesar 37,3% dan tumor ganas sebanyak 31 yang cukup panjang. Selanjutnya, ukuran dari
sampel atau sebesar 28,2% dari semua sampel tumor ovarium itu sendiri. Ukuran tumor yang
jenis tumor ovarium. Diikuti oleh sel germinal besar mengakibatkan proses yang dilakukan
dengan sifat tumor jinak sebanyak 20 sampel dalam memilih bagian-bagian dari tumor
atau sebesar 18,2% dan sifat tumor ganas memakan waktu yang lama. Serta, jenis tumor itu
sebanyak 5 sampel atau sebesar 4,5%.Dan sendiri yang terkadang sulit untuk di diagnosis,
terakhir jenis sel sex-cord stromal dengan sifat sebagai contoh adalah jenis tumor teratoma. Hal
tumor jinak sebanyak 1 sampel atau 0,9% dan inilah yang mengakibatkan perbedaan hasil
sifat tumor ganas sebanyak 12 sampel atau diagnosis dari kedua metode pemeriksaan
sebesar 10,9%. tersebut.
78

Untuk hasil uji diagnostik dari penelitian akurasi, sensitivitas, spesifisitas, nilai ramal
ini, didapatkan sensitivitas sebesar 100%, positif dan nilai ramal negatif diatas 90%.
spesifisitas sebesar 94%, nilai ramal positif
sebesar 95%, nilai ramal negatif sebesar 94% Kesimpulan
dengan nilai akurasi sebesar 97%.
Makna dari hasil uji diagnostik ini adalah, Telah dilakukan penelitian dengan judul
nilai sensitivitas menunjukkan kemampuan Perbandingan Nilai Diagnostik Potong Beku dan
metode potong beku dalam mendiagnosis tumor Histopatologi Blok Parafin Tumor Ovarium di
ovarium jinak sebesar 100%, nilai spesifisitas RSUP.Dr.Mohammad Hoesin Palembang Periode
menunjukkan kemampuan metode potong beku Juli 2011-Juli 2014. terhadap 110 sampel
dalam mendiagnosis tumor ovarium ganas penderita tumor ovarium.
sebesar 94%, nilai ramal positif menunjukkan
kesesuaian dari metode potong beku dalam Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa:
mendiagnosis tumor ovarium jinak sebesar 95%, 1. Pemeriksaan potong beku yang
dan nilai ramal negatif menunjukkan kesesuaian dibandingkan dengan pemeriksaan
dari metode potong beku dalam mendiagnosis histopatologi blok parafin sebagai baku
tumor ovarium ganas sebesar 94%. emas memiliki nilai sensitivitas sebesar
Penelitian yang dilakukan oleh Elda 100% .
Rusnita (2011) yang mendapatkan sensitivitas 2. Pemeriksaan potong beku yang
sebesar 100%, spesifisitas sebesar 98,5%, nilai dibandingkan dengan pemeriksaan
ramal positif sebesar 97,4%, nilai ramal negatif histopatologi blok parafin sebagai baku
sebesar 98,5% dengan nilai akurasi mencapai emas memiliki nilai spesifisitas sebesar
99%13. Kemudian, penelitian yang dilakukan 94%.
Ferry Simatupang (2009) menyatakan, nilai 3. Pemeriksaan potong beku yang
akurasi 98,6% dengan rincian sensitivitas dibandingkan dengan pemeriksaan
sebesar 93,3%, spesifisitas sebesar 100%, nilai histopatologi blok parafin sebagai baku
ramal positif 100%, serta nilai ramal negatif emas memiliki nilai ramal positif sebesar
sebesar 98,3%9. Anita Maheswari dkk (2006) 95%.
menyatakan bahwa penelitian mereka 4. Pemeriksaan potong beku yang
mendapatkan tingkat keakuratan metode potong dibandingkan dengan pemeriksaan
beku yang tinggi dengan sensitivitas dan histopatologi blok parafin sebagai baku
spesifisitas masing-masing sebesar 93,5% dan emas memiliki nilai ramal negatif sebesar
98,5%14. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan 94%.
oleh Virach Watipoom (2006) menunjukkan nilai 5. Pemeriksaan potong beku yang
sensitivitas, spesifisitas, nilai ramal positif dan dibandingkan dengan pemeriksaan
nilai ramal negatif metode potong beku adalah histopatologi blok parafin sebagai baku
masing-masing 86,1%, 98,5%, 97,1% dan emas memiliki nilai akurasi sebesar 97%.
92,3%15. Penelitan yang dilakukan Peter. G. 6. Pemeriksaan potong beku ini memiliki
Rose (1994) menyatakan dalam penelitan yang ketepatan yang tinggi dan akurasi yang
dilakukan, didapatkan nilai akurasi metode tinggi dalam mendiagnosis suatu kejadian
potong beku 92,7% pada semua kasus16. tumor ovarium secara cepat dan akurat.
Penelitian yang dilakukan oleh Obiakor (1991) 7. Penderita tumor ovarium di Bagian
yang menyatakan nilai akurasi pada metode Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad
potong beku sebesar 93,8%17. Hoesin Palembang periode Juli 2011-Juli
Dari hasil-hasil perbandingan dengan 2014 terbanyak adalah pada kelompok usia
penelitian sebelumnya, didapatkan semua 40-59 Tahun.
penelitian terserbut sejalan dengan hasil yang 8. Pada kasus tumor ovarium di Bagian
didapatkan pada penelitian ini, yaitu nilai Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad
79

Hoesin Palembang periode Juli 2011-Juli 6. Budiarto, Eko. 2004. Metodologi Penelitian
2014, sel epitel permukaan adalah jenis asal Kedokteran. Jakarta: Penerbit Buku
sel tumor ovarium yang paling sering Kedokteran EGC.
dijumpai.
Saran dari penelitian ini adalah, Penelitian 7. Sastroasmoro, Sudigdo. Sofyan Ismael.
lebih spesifik dapat dilakukan tentang 2011. Dasar-dasar Metodologi Penelitian
pemeriksaan potong beku pada tumor ovarium. Klinis Edisi 4. Jakarta: Sagung Seto.
Seperti penelitian pada jenis asal sel tumor
ovarium untuk mengetahui sensitivitas dan 8. Rima K, 2006. Tumor Ganas Ovarium di
spesifisitasnya, terutama pada jenis-jenis tumor Bagian Patologi Anatomi Fakultas
borderline. Kemudian, jumlah sampel dan jangka Kedokteran Universitas Andalas Padang.
waktu penelitian yang dapat di perpanjang guna Padang : Skripsi pada Program Pendidikan
mendapatkan hasil yang lebih baik. Kemudian, Dokter Umum Fakultas Kedokteran
data klinis dari pasien dapat tercatat dan Universitas Andalas
tersimpan secara lengkap dalam sistem registrasi 9. Simatupang,Ferry.2009. Keakuratan Potong
di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Beku,Sitologi Imprint Intraoperasi dan
Mohammad Hoesin Palembang untuk Gambaran USG dalam Diagnosis Kanker
memudahkan pengambilan data pasien dalam Ovarium di RSUP.H.Adam Malik. Tesis pada
menyokong penelitian selanjutnya. Program Pendidikan Dokter Spesialis
Obstetri dan Ginekologi Fakultas
Daftar Acuan Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
10. Rambe Iwani,Aswiyanti dan Adrial.2014.
1. WHO. 2014. WHO Classifications of Profil Tumor Ganas Ovarium di
Tumours of Female Reproductive Organs. Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas
Lyon: IARC. Kedokteran Universitas Andalas Periode
Januari 2011 Sampai Desember
2. American Cancer Society.2014. Ovarian 2012.Padang : Fakultas Kedokteran
Cancer. Atlanta, USA : American Cancer Universitas Andalas
Society. 11. James V, Lacey Jr, Sherman. 2009. Ovarian
3. Waruwu, Dahliani. 2013. Hubungan Usia Neoplasia: Epidemiology and Etiology. In:
Penderita Dengan Gambaran Histopatologi Robboys Pathology of the Female
Kanker Ovarium Di Kota Medan Tahun Reproductive Tract 2nd. Philadhelpia :
2010-2011. Medan. Tesis Pada Pendidikan Churchill Livingstone Elsevier : hal 601
Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran
12. Rezkini, Putri.2009. Hubungan Antara Usia
Universitas Sumatera Utara.
Pasien dan Derajat Keganasan Tumor
4. Jaafar,Hasnan.2006. Intraoperative Frozen Ovarium Primer Tipe Sel Benih di Jakarta
Section Consultation:Concepts,Applications selama 10 tahun (1997-2006). Jakarta :
and Limitations. Kelantan : Malaysian Skripsi pada Program Pendidikan Dokter
Journal of Medical Sciences, Vol. 13, No. 1 Umum Fakultas Kedokteran Universitas
hal 4-12 Indonesia.
13. Rusnita,Elda. Henny Sulastri. Jusuf
5. Gal Anthony A. 2005. The Centennial Fantoni,Zen Hafy.2012. Akurasi Potong
Anniversary of the Frozen Section Technique Beku,Sitologi Imprint dan Scraping
at the Mayo Clinic. Archives of Pathology Intraoperatif dalam Mendiagnosis Tumor
and Laboratory Medicine. : Vol. 129, No. 12, Ovarium. Palembang : Majalah Patologi Vol
hal. 1532-1535 21 No.3 Septermber 2012
14. Maheshwari A, Gupta S, Kane S, Kulkarni Y,
Goyal BK, Tongaonkar Hemant. 2006.
80

Accuracy of Intraoperative Frozen Section in 16. Rose, Peter. 1994. Accuracy of Frozen-
the Diagnosis of Ovarian Neoplasm: Section (intraoperative consultation)
Experience at A Tertiary Oncology Center. Diagnosis of Ovarian Tumor. Ohio, USA :
New Delhi : World Journal of Surgical American Journal of Obstetric and
Oncology, Vol 4:12 Gynecologic, Vol.171 Issue 3 Hal.823-826.
15. Virach W, Dechsukhum C, Hanprasertpong
J, Lim A. 2006. Accuracy of Intraoperative 17. Obiakor, M Maiman, K Mittal. 1991. The
Frozen Section in Diagnosis of Ovarian Accuracy of Frozen Section in Diagnosis of
Tumors. Bangkok: Medical Association Ovarian Neoplasms. New York, USA :
Thailand Vol 89, No 5 hal. 577-581. Elsevier.
81

BIODATA PENULIS

PENULIS I

Nama : Mutia Arnisa Putri

NIM : 04121401004

Jenis kelamin : Perempuan

Email : mutiaarnisa@gmail.com

No. Telepon : 082280577378

Alamat : Jl. Sukabangun 1 Blok.A No.1127 RT.21 RW.03 Km.6, Palembang 30151

PENULIS II

Nama : dr. Heni Maulani, Sp.PA(K)

NIP : 195909141986012001

Jenis kelamin : Perempuan

Departemen : Patologi Anatomi Rumah Sakit Umum Pusat dr. Mohammad Hoesin Palembang

PENULIS III

Nama : dr. Tri Suciati, M.Kes

NIP : 198307142009122004

Jenis kelamin : Perempuan

Departemen : Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang


82