Anda di halaman 1dari 53

KURIKULUM

SD NEGERI 1 BALANDONGAN
Tahun Pelajaran 2016/ 2017

Kp. Balandongan RT 04/05 Desa Bojonglongok Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi 43355
(0266) 6542896 sdn02balandongan@ymail.com http://sdn02balandongan.mysch.id
TELAH MENGESAHKAN DAN MEMBERLAKUKAN
KURIKULUM SD NEGERI 1 BALANDONGAN

DISAHKAN DI : PARAKANSALAK
PADA TANGGAL : 16 JULI 2016

KOMITE SEKOLAH, KEPALA SEKOLAH,

APIDUDIN ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

a/n KEPALA DINAS PENDIDIKAN


KABUPATEN SUKABUMI
KABID DIKDAS

TUBAGUS WAHID ANSOR,S.Pd,M.Si


NIP.19630305 198512 1 002

i
VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS

Setelah dibaca dan dikoreksi secara teliti Kurikulum Rintisan Sekolah Dasar
Negeri 1 BALANDONGAN Kp. Balandongan RT 04/ 05 Desa Bojonglongok Kecamatan
Parakansalak Kabupaten Sukabumi telah sesuai dengan format dan ketentuan yang berlaku
dan dapat dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) Tahun
Pelajaran 2016/ 2017.

Parakansalak, 16 Juli 2016


Pengawas SD Kec. Parakansalak

SUDARMAN, S.Pd, M.Si


NIP. 19610213 198305 1 001

ii
TIM PENGEMBANG KURIKULUM
SD NEGERI 1 BALANDONGAN

Konselor : Sudarman, S.Pd, M.Si Pengawas SD

Ketua : ISEP SOPIAN, S.Pd. Kepala Sekolah

Anggota : Apidudin Komite Sekolah


Eha Julaeha, S.Pd.I Guru Kelas
Juju Juarsih, S.Pd.SD Guru Kelas
Lilis Sulistina, S.Pd. Guru Kelas
Apidudin, S.Pd.I Guru Agama
Rinawati, S.Pd.SD Guru Kelas
Yusuf Iskandar, S.Pd. Guru PJOK
Dede Solehudin, S.Pd. Guru Kelas
Nizar Muhammad Ersyad Guru Kelas

KATA PENGANTAR

Dengan ucapan syukur Allhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT


karena berkat rahmat, inayah dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga kita masih bisa

iii
melaksanakan tugas dengan baik dalam menyusun Kurikulum Sekolah untuk
meningkatkan mutu pendidikan.
Dalam penyusunan Kurikulum Sekolah pada tahun pelajaran 2016/2017 kurikulum
yang digunakan adalah perpaduan antara Kurikulum 2006 atau yang dikenal dengan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 yang direvisi.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) digunakan di kelas 2, 3, 5 dan 6 sedangkan
Kurikulum 2013 digunakan di kelas 1 dan 4 dengan berbasis Tematik yang diintegrasikan
dari Kompetensi Dasar berbagai mata pelajaran. Kompetensi Dasar dikembangkan dari
Kompetensi Inti, sedangkan pengembangan Kompetensi Inti mengacu pada Struktur
Kurikulum. Kompetensi Inti merupakan kompetensi yang mengikat berbagai Kompetensi
Dasar ke dalam aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dipelajari peserta
didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus
dimiliki peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran Kompetensi Dasar yang
diorganisasikan dalam pembelajaran tematik integratif dengan pendekatan pembelajaran
siswa aktif. Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap
kelas.
Penyusunan Kurikulum Sekolah Dasar Negeri 1 BALANDONGAN Kecamatan
Parakansalak dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.
Untuk itu kami sampaikan terima kasih kepada :

1. Tim Pengembangan Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang


telah membimbing dan mengarahkan kami sehinggaKurikulum ini dapat
diselesaikan.
2. Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Parakansalak yangtelah mendukung dan
membantu kelancaran selama penyusunan Kurikulum.
3. Pengawas SD yang telah membimbing dan mengarahkan penyusunan Kurikulum
ini sehingga dapat berjalan dengan lancar
4. Komite sekolah yang telah mendukung dan menyetujui penyusunan Kurikulum.

Penyusunan Kurikulum Sekolah Dasar Negeri 1 BALANDONGAN Kecamatan


Parakansalak masih jauh dari kesempurnaan, maka dari itu kami memerlukan binaan,
bimbingan, serta masukan dari berbagai pihak.

iv
Tim Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman
LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................ i

v
VALIDASI DAN PENGESAHAN PENGAWAS............................................ ii
TIM PENYUSUN ............................................................................................... iii
KATA PENGANTAR ........................................................................................ iv
DAFTAR ISI ....................................................................................................... vi
BAB I PENDAHULUAN............................................................................. 1
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Landasan Penyempurnaan Kurikulum .......................................... 3
C. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................... 9
BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH ........................................ 14
A. Visi ................................................................................................ 14
B. Misi ................................................................................................ 14
C. Tujuan Sekolah ......................................................................... 15
BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM .............................. 16
A. Struktur Kurikulum ....................................................................... 16
B. Muatan Kurikulum ....................................................................... 18
C. Pengaturan Beban Belajar ............................................................. 31
D. Ketuntasan Belajar ........................................................................ 33
E. Ketentuan Kenaikan Kelas Dan Kelulusan .................................... 34
BAB IV KALENDER PENDIDIKAN .......................................................... 37
BAB V PENUTUP ......................................................................................... 39
LAMPIRAN ........................................................................................................ 41

vi
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sejalan dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan global,

pendidikan di Indonesia mengalami perubahan yang sangat mendasar.

Penyelenggaraan pendidikan di sekolah harus lebih demokratis, dan

pengelolaan serta pembinaan sekolah dapat disesuaikan dengan kondisi,

lingkungan serta sumber daya yang dimilikinya.

Untuk memenuhi tuntutan tersebut, pemerintah Indonesia menerbitkan

Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

dan Peraturan Pemerintah RI No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional

Pendidikan yang mengamanatkan setiap satuan pendidikan untuk membuat

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang merupakan pedoman

operasional bagi sekolah dalam kegiatan akademik dan sebagai

pengembangan Kurikulum yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan

pendidikan yang bersangkutan.

Peraturan Mendikbud Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Untuk

Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Mendikbud Nomor 20 Tahun

2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL), serta peraturan Mendikbud

Nomor 24 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan dua peraturan tersebut,

merupakan implementasi pelaksanaan tuntutan masyarakat dan tuntutan

global tersebut.

Sekolah Dasar Negeri 1 Balandongan adalah sekolah yang seatap

dengan SD Negeri 2 Balandongan dan telah berdiri sejak tahun 1974 yang

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 1
pada awalnya merupakan salah satu SD Inpres. SDN 1 Balandongan terletak

di Jl. Parakansalak Km. 6 Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi

Tepatnya di Kp. Balandongan Rt. 005/001 Desa Bojonglongok lokasi ini

sangat strategis berada pada pusat perdesaan dan dikelilingi penduduk yang

padat sehingga memberikan kemudahan bagi para peserta didik untuk pergi

bersekolah. Mata pencaharian penduduk setempat didominasi oleh karyawan

Garmen dan wiraswasta tidak sedikit para ibu yang seharusnya meluangkan

waktu buat pendidikan anaknya sedikit terabaikan dikarenakan sibuk dengan

pekerjaannya. SDN 1 Balandongan merupakan sekolah yang berstatus

Sekolah Pelayanan Minimal (SPM).

Jumlah peserta didik pada tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 231 yang

terdiri dari 126 laki-laki dan 105 perempuan, hampir 40% siswa yang masuk

ke sdn ini adalah lulusan pra sekolah PAUD, dan TK daerah setempat. Jumlah

pendidik dan tenaga kependidikan yang berada di SDN 1 Balandongan adalah

10 orang yang terdiri dari 5 guru PNS, 4 Guru Non PNS, dan 1 orang penjaga

sekolah. Hampir 90% para pendidiknya sudah menempuh standard kualifikasi

pendidik yaitu S1/D IV. Jumlah rombel disekolah ini hanya ada 6 rombel

jumlah prasarana yang dimiliki sekolah ini ada 6 ruangan belajar. Selain itu

sekolah ini sudah memiliki Ruang Perpustakaan sebagai gudang ilmu dan

taman bacaan siswa ketika waktu istirahat dan waktu luang. sarana dan

prasana olah raga yang memadai yaitu olahraga sepak bola, bola voli, tenis

meja, catur dll.. Sehingga sekolah pernah tercatat sebagai salah satu sekolah

IPOR (Induk Pengembangan Olah Raga) yang berada di wilayah kabupaten

Sukabumi. akan tetapi prestasi ini hanyalah tinggal nama karena beberapa

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 2
tahun terakhir tidak pernah menjadi juara umum 02SN di tingkat Kecamatan

Parakansalak maupun di Kabupaten Sukabumi begitu juga dibidang akademis

belum memberikan prestasi yang maksimal. Akan tetapi dari 3 tahun terakhir

ini lulusan siswa SDN 1 Balandongan semuanya melanjutkan kejenjang SMP

Negeri dan Swasta atau MTs. yang berada diwilayah kec. Parakansalak. Untuk

menumbuhan sikap spiritual dan budi pekerti anak setiap diawal pembelajaran

anak sudah terbiasa melafalkan surat pendek juz 30 dan asmaul husna dan

setiap pulang sekolah pun anak dibiasakan sholat dzuhur berjamaah secara

dijadwal dan bergantian hal ini disebabkan oleh mushola yang dimiliki hanya

berukuran 12 m2. Manajemen yang diterapkan adalah manajemen patisipatif

dengan melibatkan guru, komite dan stake holder sekolah; (7) Pembiayaan

sekolah bersumber dari: a) bantuan pemerintah berupa BOS, Dana

Dekonsentrasi dan bantuan lain, b) bantuan komite sekolah yang merupakan

dana peran serta masyarakat. (8) sekolah menyelenggarakan penilaian dari

pemerintah, penilaian sekolah dan penilaian dari guru, penilaian ini berupa

Ujian Nasional, Ujian Sekolah, UKK, UAS, UTS, penilaian harian, tugas

terstruktur, tugas mandiri, porto folio siswa dan penilaian sikap.

Berdasar kondisi nyata sekolah tersebut, maka SDN 1 Balandongan

Dangku menyusun kurikulum sekolah yang akan dipergunakan untuk tahun

pelajaran 2016/2017. Kurikulum ini disusun bersama oleh Kepala sekolah,

Guru dengan supervise dari UPTD Dinas Pendidikan Kec. Parakansalak

dengan masukan dari komite sekolah dan stake holder. Kurikulum SDN 1

Balandongan merupakan suatu konsep atau standar operasional yang disusun

untuk menentukan kebijakan sekolah dalam rangka meningkatkan

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 3
mutu/kualitas dan efisiensi pendidikan agar dapat memodifikasi keinginan

warga balandongan serta menjalin kerjasama yang erat, antara sekolah,

masyarakt, industry, dan pemerintah dalam membentuk pribadi peserta didik.

Kurikulum ini merupakan perangkat standar program pendidikan yang

mengantarkan siswa SDN 1 Balandongan memiliki kompetensi pengetahuan,

dan nilai-nilai yang digunakan dalam berbagai kehidupan.

B. Landasan Penyempurnaan Kurikulum

1. Landasan Yuridis

Secara konseptual, kurikulum adalah suatu respon pendidikan terhadap

kebutuhan masyarakat dan bangsa dalam membangun generasi muda bangsanya.

Secarapedagogis, kurikulum adalah rancangan pendidikan yang memberi

kesempatan untuk peserta didik mengembangkan potensi dirinya dalam suatu

suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kemampuan dirinya untuk

memiliki kualitas yang diinginkan masyarakat dan bangsanya. Secara yuridis,

kurikulum adalah suatu kebijakan publik yang didasarkan kepada dasar filosofis

bangsa dan keputusan yuridis di bidang pendidikan.Landasan yuridis kurikulum

adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional;

3. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2003 tentang

Pemeliharaan Bahasa, Sastra, dan Aksara Daerah;

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 4
4. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan

Jangka Panjang Nasional, beserta segala ketentuan yang dituangkan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional;

5. PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang

Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang

Standar Nasional Pendidikan


7. Permendiknas No. 22/2006 tentang Standar Isi

8. Permendiknas No. 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

9. Permendiknas No. 24/2006 dan No. 6/2007 tentang pelaksanaan

Permendiknas No. 22 dan 23/2006

10. Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 423.5/Kep674-Disdik /2006

tentangSK dan KD serta panduan penyusunan KTSP mata pelajaran

Bahasa dan Sastra Sunda

11. Permendiknas No. 19 Thn 2007 tentang Standar Pengelolaan

12. Permendiknas No. 20 Thn 2007 Standar Penilaian Pendidikan

13. Permendiknas No. 24 Thn 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana

14. Permendiknas No. 41 Thn 2007 tentang Standar Proses

15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 tahun 2014

tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib

16. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti

17. Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi

Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 5
18. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar

dan Menengah

19. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan

Dasar dan Menengah

20. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan

21. Permendikbud No. 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan

Kompetensi Dasar.

2. Landasan Filosofis

Kurikulum ini dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan

dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia

Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.

Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan

secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan

manusia yang berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum SDN 1

Balandongan dikembangkan menggunakan filosofi sebagai berikut :

1. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan

bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan

Kurikulum dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang

beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk

membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan selalu menjadi

kepedulian kurikulum, hal ini mengandung makna bahwa kurikulum adalah

rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan generasi muda

bangsa.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 6
Dengan demikian, tugas mempersiapkan generasi muda bangsa menjadi

tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini

dan masa depan peserta didik, Kurikulum mengembangkan pengalaman

belajar yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk

menguasai kompetensi yang diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan

masa depan, dan pada waktu bersamaan tetap mengembangkan kemampuan

mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang yang peduli terhadap

permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini.

2. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut

pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di

masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk

dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang

memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi

dirinya menjadi kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik

dengan memberikan makna terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca,

dipelajari dari warisan budaya berdasarkan makna yang ditentukan oleh

lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan psikologis serta

kematangan fisik peserta didik.

Selain mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam

akademik, Kurikulum memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari

untuk menimbulkan rasa bangga, diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam

kehidupan pribadi, dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan

dalam kehidupan berbangsa masa kini.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 7
3. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan

kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini

menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran

adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism). Filosofi ini bertujuan

untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan

akademik.

4. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang

lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual,

kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi

untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik

(experimentalism and social reconstructivism). Dengan filosofi ini,

Kurikulum SDN 1 Balandongan bermaksud untuk mengembangkan potensi

peserta didik menjadi kemampuan dalam berpikir reflektif bagi

penyelesaian masalah sosial di masyarakat, dan untuk membangun

kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik.

C. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum

Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN merupakan perpaduan antara

Kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan

Kurikulum 2013 dikembangkan dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) berpedoman pada panduan penyusunan

kurikulum yang disusun oleh BNSP, serta memperhatikan pertimbangan komite

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 8
sekolah. Berdasarkan ketentuan tersebut, kurikulum SDNegeri 1

BALANDONGAN dikembangkan dengan prinsif sebagai berikut :

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta

didik dan lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsif

bahwa peserta didik memiliki potensi sentral untuk mengembangkan

kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada

Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri.

Selain itu juga menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung

jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, pengembangan

kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan,

kebutuhan dan kepentingan peserta didik, serta tuntutan lingkungan.

2. Beragam dan terpadu. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan

keragaman karakteristik peserta didik kondisi daerah, dan jenjang

kurikulum juga dikembangkan berdasarkan jenis pendidikan tanpa

membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial,

ekonomi, dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan

wajib, kurikulum mulok, dan pengembangan diri secara terpadu.

Kurikulum tersebut disusun secara berkaitan dan berkesinambungan yang

bermakna dan tepat antar substansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan dan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan

seni. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu

pengetahuan, tekhnologi, dan seni berkembang secara diunamis. Oleh

karena itu, semangat daan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk

mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 9
pengetahuan, teknologi dan seni tersebut.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. Pengembangan kurikulum

dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan ( stakeholder ),

untuk menjamin relevansi di pendidikan dengan kebutuhan kehidupan.

Termasuk didalamnya adalah kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan

dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,

ketrampilan berpikir dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan. Substansi kurikulum mencakup

keseluruhan demensi kompetensi, bidang kajian, keilmuan, dan mata

pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar

semua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat. Kurikulum diarahkan kepada proses

pengembangan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung

sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antar unsur-unsur

pendidikan formal, nonformal, dan informal dengan memperhatikan

kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah

pengembangan manusia seluruhnya.

7. Seimbang antar kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Kurikulum

dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan

kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat,

berbangsa dan bernegara. Kepentingan daerah harus saling mengisi dan

memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam

kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ).

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 10
Dalam pelaksanaannya kurikulum dilaksanakan dengan prinsif sebagai

berikut :

1. Pelaksanaana kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan

kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi

dirinya. Dalam hal ini, peserta didik harus mendapatkan pelayanan

pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk

mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan.

2. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar yaitu :

a. Belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME,


b. Belajar untuk memahami dan menghayati,
c. Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
d. Belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan
e. Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses

pembelajaran yang aktif, efektif dan menyenangkan.

3. Pelaksanaana kurikulum memungkinkan peserta didik mendapatkan

pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, dan atau percepatan sesuai

dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta didik dengan

tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik

yang berdimensi ketuhanan, keindividuan, kesosialan dan moral.

4. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan

pendidik yang saling menerima dan menghargai, akarab, terbuka dan

hangat dengan prinsif Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun

Karsa, Tut Wuri Handayani ( di depan memberi contoh dan teladan, di

tengah membangun semangat dan Prakarsa, di belakang memberi daya dan

kekuatan ).

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 11
5. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi

dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai dan

memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dengan prinsif

alam takambang jadi guru (semua yang terjadi, tergelar dan berkembang di

masyarakat, lingkungan sekitar, serta lingkungan alam semesta dijadikan

sumber belajar, contoh dan teladan ).

6. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial

dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan

muatan seluruh bahan kajian secara oftimal.

7. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran,

Mulok dan Pengembangan Diri diselenggarakan dalam keseimbangan,

keterkaitan dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan

jenis serta jenjang pendidikan.

BAB II

VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 12
A. Visi

Membentuk siswa SDN 1 yang religius, unggul dalam pengetahuan dan,

Olahraga.

B. Misi

Melalui pembelajaran yang aktif, kreatif efektif, efisien, inovatif dan

menyenangkan untuk dapat :

1. Meningkatkan Iman dan Taqwa sebagai landasan utama dalam

melaksanakan aktivitas sehari-hari.


2. Meningkatkan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, memberikan

ketrampilan dasar hidup dalam bidang Iptek, olah raga, dan seni budaya.
3. Memberikan bimbingan dalam rangka meningkatkan: Kecerdasan Spiritual

(SQ) Kecerdasan Emosional (EQ) Kecerdasan Intelegensi (IQ) agar siswa

mampu mengorganisasi dirinya sehingga memiliki kepribadian yang luhur


4. Meningkatkan semangat berolahraga pada siswa agar berkembang dan

berprestasi

C. Tujuan Sekolah

Mengacu pada visi dan misi sekolah, serta tujuan umum pendidikan dasar,

tujuan sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut

ini :

a. Siswa memiliki Iman dan Taqwa yang tercermin dalam perilaku sehari-

hari.
b. Siswa mampu melanjutkan kejenjang sekolah yang lebih tinggi sesuai

dengan pilihannya dan mampu berperan dalam kehidupan bermasyarakat.


c. Siswa memiliki kepribadian dan budi pekerti (Akhlaqul karimah) siap

menghadapi tantangan masa depan.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 13
d. Semua kelas melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif pada semua

mata pelajaran.
e. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis

pendidikan budaya dan karakter bangsa.


f. Mengembangkan budaya sekolah yang kondusif untuk mencapai tujuan

pendidikan dasar.

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum

dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten atau mata pelajaran dalam kurikulum,

dostribusi konten atau mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar

untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 14
kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam

sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran.

Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum

yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban

belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester.

Struktur kurikulum adalah juga gambaran mengenai penerapan prinsip

kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di

suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan

ide kurikulum mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus

menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah

kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai

pilihan. Struktur kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran, beban belajar,

dan kalender pendidikan.

Struktur Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN merupakan

perpaduan antara Kurikulum 2006 atau KTSP yang digunakan di kelas 2, 3, 5 dan

6 dengan Kurikulum 2013 yang digunakan di kelas 1 dan 4. Adapun Struktur

Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN yaitu adalah sebagai berikut :

Kelas
Komponen dan Alokasi Waktu
II III V, DAN VI
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 3
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2
TEMATIK

3. Bahasa Indonesia 5
4. Matematika 5
5. Ilmu Pengetahuan Alam 4
6. Ilmu Pengetahuan Sosial 3
7. Seni Budaya dan Ketrampilan 4
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 4
B. Muatan Lokal

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 15
1. Bahasa Sunda 2
2. Bahasa Inggris 2
C. Pengembangan Diri 2
Jumlah 32 34 36

ALOKASI WAKTU
MATA PELAJARAN BELAJAR
PER MINGGU
I IV
Kelompok A
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 4 4
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 5 5
3. Bahasa Indonesia 8 7
4. Matematika 5 6
5. Ilmu Pengetahuan Alam - 3
6. Ilmu Pengetahuan Sosial - 3
Kelompok B
1. Seni Budaya dan Prakarya 4 4
2. Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan 4 4
3 Bahasa dan Satra Sunda 2 2
Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu 32 38
= Pembelajaran Tematik Integratif

Kegiatan Ekstra Kurikuler SD Negeri 1 BALANDONGAN antara lain:

Pramuka (Wajib)
Sepakbola
Voli Ball
Pencaksilat
Karate
Tenis Meja
UKS ( Usaha Kesehatan Kesehatan )

Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi

lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata

pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor. Integrasi

Kompetensi Dasar IPA dan IPS didasarkan pada keterdekatan makna dari konten

Kompetensi Dasar IPA dan IPS dengan konten Pendidikan Agama dan Budi

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 16
Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Pendidikan Jasmani,

Olahraga dan Kesehatan yang berlaku untuk kelas I. Sedangkan untuk kelas

IVdan V, Kompetensi Dasar IPA dan IPS berdiri sendiri dan kemudian

diintegrasikan ke dalam tema-tema yang ada untuk kelas IV.

B. Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN pada kelas 2, 3, 5

dan 6 meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya

merupakan beban belajar bagi peserta didik yang diuraikan sebagai berikut ini :

a. Mata Pelajaran Wajib

1. Pendidikan Agama Islam (PAI)

2. PendidikanKewarganegaraan (PKn)

3. Bahasa Indonesia

4. Matematika

5. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

6. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

7. Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)

8. Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan (PJOK)

b. Muatan Lokal

Muatan Lokal yang dipilih ditetapkan berdasarkan ciri khas, potensi dan

keunggulan daerah, serta ketersediaan lahan, sarana prasarana, dan tenaga

pendidik. Sasaran pembelajaran muatan lokal adalah penanaman nilai-nilai

budaya sesuai dengan lingkungan. Nilai-nilai budaya yang dimaksud antara lain

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 17
kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kepekaan terhadap lingkungan, dan kerja

sama.

Muatan Lokal merupakan mata pelajaran, sehinggga satuan pendidikan

harus mengembangkan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD)

untuk setiap muatan lokal yang diselenggarakan. Muatan Lokal yang

diselenggarakan di SD Negeri 1 BALANDONGAN ini adalah Bahasa Sunda dan

Bahasa Inggris.

c. Pengembangan Diri

Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan

kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan

diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat. Kegiatan pengembangan diri

dapat dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler.

Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan, yaitu terprogram dan

tidak terprogram.

1. Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan

perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta

didik secara individual, kelompok, dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan

sebagai berikut ini.

Kegiatan Pelaksanaan
Kepramukaan
Ekstrakurikuler Olah raga
Kerohaniaan

2. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan

sebagai berikut :

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 18
Kegiatan Contoh
Piket kelas
Rutin, yaitu Ibadah
kegiatan yang Berdoa sebelum dan sesudah
dilakukan terjadwal pembelajaran di kelas
Bakti sosial
Memberi dan menjawab salam
Meminta maaf
Spontan, adalah Berterima kasih
kegiatan tidak Mengunjungi orang yang sakit
terjadwal dalam Membuang sampah pada tempatnya
kejadian khusus Menolong orang yang sedang dalam
kesusahan
Melerai pertengkaran
Keteladanan, Performa guru
adalah kegiatan Mengambil sampah yang berserakan
dalam bentuk Cara berbicara yang sopan
perilaku sehari-hari Mengucapkan terima kasih
Meminta maaf
Menghargai pendapat orang lain
Memberikan kesempatan terhadap
pendapat yang berbeda
Mendahulukan kesempatan kepada
orang tua
Penugasan peserta didik secara bergilir
Menaati tata tertib (disiplin, taat
waktu, taat pada peraturan)
Memberi salam ketika bertemu
Berpakaian rapi dan bersih
Menepati janji
Memberikan penghargaan kepada orang yang
berprestasi
Berperilaku santun
Pengendalian diri yang baik
Memuji pada orang yang jujur
Mengakui kebenaran orang lain
Mengakui kesalahan diri sendiri
Berani mengambil keputusan

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 19
Berani berkata benar
Melindungi kaum yang lemah
Membantu kaum yang fakir
Sabar mendengarkan orang lain
Mengunjungi teman yang sakit
Membela kehormatan bangsa
Mengembalikan barang yang bukan
miliknya
Antri
Mendamaikan

Jenis Pengembangan Diri yang ditetapkan SD Negeri 1 BALANDONGAN

adalah sebagai berikut ini :

Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
Demokratis
Disiplin
Kerja sama Latihan terprogram
Rasa Kebangsaan (kepemimpinan,
Toleransi berorganisasi)
1. Kepramukaan
Peduli sosial dan Lomba Ketangkasan
lingkungan Pramuka
Cinta damai
Kerja keras
2. Olahraga Sportifitas - Melalui latihan rutin
Menghargai prestasi (antara lain: bola voli,
Kerja keras sepakbola)
- Perlombaan olah raga
Cinta damai (O2SN)
Disiplin

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 20
Jujur
- Beribadah rutin
Religius - Peringatan hari besar
3. Kerohanian Rasa kebangsaan agama
Cinta tanah air - Kegiatan keagamaan
- Lomba Pentas PAI

d. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Pada prinsipnya, pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa

tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata

pelajaran, pengembangan diri dan budaya sekolah. Guru dan sekolah perlu

mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya

dan karakter bangsa ke dalam KTSP, silabus dan RPP yang sudah ada.

Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1)

indikator sekolah dan kelas, dan (2) indikator untuk mata pelajaran.

Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala

sekolah, guru dan personalia sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan

mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan

karakter bangsa. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang

diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). Indikator mata

pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan

dengan mata pelajaran tertentu. Perilaku yang dikembangkan dalam indikator

pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif, artinya, perilaku

tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas dengan

jenjang kelas di atasnya, bahkan dalam jenjang kelas yang sama. Guru

memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus

dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 21
Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa menggunakan

pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak, dilakukan melalui

berbagai kegiatan di kelas, sekolah, dan masyarakat. Di kelas dikembangkan

melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru dengan cara integrasi. Di

sekolah dikembangkan dengan upaya pengkondisian atau perencanaan sejak

awal tahun pelajaran, dan dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang

dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta

didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan

nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Di masyarakat dikembangkan melalui

kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat

yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melakukan pengabdian

masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial.

Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan

mengacu pada indikator pencapaian nilai-nilai budaya dan karakter, melalui

pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan suatu tindakan di

sekolah, model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat

adanya perilaku yang berkenaan dengan nilai yang dikembangkan), maupun

memberikan tugas yang berisikan suatu persoalan atau kejadian yang

memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang

dimilikinya.

Dari hasil pengamatan, catatan anekdotal, tugas, laporan, dan sebagainya

guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan yang dinyatakan dalam

pernyataan kualitatif sebagai berikut ini :

BT : Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 22
tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
MT : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan

adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi

belum konsisten)
MB : Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan

berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai

konsisten)
MK : Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan

perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten)

Untuk kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN pada kelas 1 dan 4

digunakan organisasi Kompetensi Dasar kurikulum dilakukan melalui pendekatan

terintegrasi (integrated curriculum). Berdasarkan pendekatan ini maka terjadi

reorganisasi Kompetensi Dasar mata pelajaran yang mengintegrasikan konten

mata pelajaran IPA dan IPS di kelas1 ke dalam mata pelajaran Pendidikan Agama

dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Pendidikan

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Dengan pendekatan ini maka struktur

Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN menjadi lebih sederhana karena

jumlah mata pelajaran berkurang.

Prinsip pengintegrasian IPA dan IPS di kelas1 di atas dapat diterapkan

dalam pengintegrasian muatan lokal. Kompetensi Dasar muatan lokal yang

berkenaan dengan seni, budaya dan keterampilan, serta bahasa daerah

diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Kompetensi

Dasar muatan lokal yang berkenaan dengan olahraga serta permainan daerah

diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan

Kesehatan.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 23
Selain melalui penyederhanaan jumlah mata pelajaran, penyederhanaan

dilakukan juga terhadap Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran. Penyederhanaan

dilakukan dengan menghilangkan Kompetensi Dasar yang tumpang tindih dalam

satu mata pelajaran dan antarmata pelajaran, serta Kompetensi Dasar yang

dianggap tidak sesuai dengan usia perkembangan psikologis peserta didik.

Di kelas 4 nama mata pelajaran IPA dan IPS tercantum dan memiliki

Kompetensi Dasar masingmasing. Untuk proses pembelajaran Kompetensi Dasar

IPA dan IPS, sebagaimana Kompetensi Dasar mata pelajaran lain, diintegrasikan

ke dalam berbagai tema. Oleh karena itu, proses pembelajaran semua Kompetensi

Dasar dari semua mata pelajaran terintegrasi dalam berbagai tema.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 24
Kompetensi Inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam

bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan

pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, gambaran

mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap,

pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus

dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran.

Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian

hard skills dan soft skills.

Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising

element) kompetensi dasar. Sebagai unsur pengorganisasi, Kompetensi Inti

merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal

Kompetensi Dasar. Organisasi vertikal Kompetensi Dasar adalah keterkaitan

antara konten Kompetensi Dasar satu kelas atau jenjang pendidikan ke

kelas/jenjang di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu terjadi suatu

akumulasi yang berkesinambungan antara konten yang dipelajari siswa.

Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu

mata pelajaran dengan konten Kompetensi Dasar dari mata pelajaran yang

berbeda dalam satu pertemuan mingguan dan kelas yang sama sehingga terjadi

proses saling memperkuat.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 25
Kompetensi Inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu

berkenaan dengan sikap keagamaan (kompetensi inti 1), sikap sosial (kompetensi

2), pengetahuan (kompetensi inti 3), dan penerapan pengetahuan (kompetensi 4).

Keempat kelompok itu menjadi acuan dari Kompetensi Dasar dan harus

dikembangkan dalam setiap peristiwa pembelajaran secara integratif. Kompetensi

yang berkenaan dengan sikap keagamaan dan sosial dikembangkan secara tidak

langsung (indirect teaching) yaitu pada waktu peserta didik belajar tentang

pengetahuan (kompetensi kelompok 3) dan penerapan pengetahuan (kompetensi

Inti kelompok 4). Adapun Kompetensi Inti di kelas 1 dan 4 adalah sebagai berikut:

KompetensiInti Kelas 1

1) Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.


2) Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan

percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru.


3) Memahami pengetahuan factual dengan cara mengamati (mendengar,

melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang

dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang

dijumpainya di rumah dan di sekolah.


4) Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam

karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan

dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak

mulia.

Kompetensi Inti Kelas 4

1) Menerima, menghargai, danmenjalankanajaran agama yang dianutnya .


2) Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan

percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan

guru.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 26
3) Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,

melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang

dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang

dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.


4) Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, logis, dan

sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan

anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak

beriman dan berakhlak mulia.

Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk

setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar adalah

konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan

yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik.

Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta

didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. Mata pelajaran

sebagai sumber dari konten untuk menguasai kompetensi bersifat terbuka dan

tidak selalu diorganisasikan berdasarkan disiplin ilmu yang sangat berorientasi

hanya pada filosofi esensialisme dan perenialisme. Mata pelajaran dapat dijadikan

organisasi konten yang dikembangkan dari berbagai disiplin ilmu atau non

disiplin ilmu yang diperbolehkan menurut filosofi rekonstruksi sosial, progresif

atau pun humanisme. Karena filosofi yang dianut dalam kurikulum adalah

eklektik seperti dikemukakan di bagian landasan filosofi maka nama mata

pelajaran dan isi mata pelajaran untuk kurikulum yang akan dikembangkan tidak

perlu terikat pada kaedah filosofi esensialisme dan perenialisme.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 27
Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN di kelas 1 dan 4

menggunakan pendekatan pembelajaran tematik integratif. Pembelajaran tematik

integratif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai

kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai tema.

Pengintegrasian tersebut dilakukan dalam dua hal, yaituintegrasi sikap,

keterampilan dan pengetahuan dalam proses pembelajaran dan integrasi berbagai

konsep dasar yang berkaitan. Tema merajut makna berbagai konsep dasar

sehingga peserta didik tidakbelajar konsep dasar secara parsial. Dengan demikian

pembelajarannya memberikan makna yang utuh kepada peserta didik seperti

tercermin pada berbagai tema yang tersedia.

Dalam pembelajaran tematik integratif, tema yang dipilih berkenaan

dengan alam dan kehidupan manusia. Untuk kelas 1, keduanya merupakan

pemberi makna yang substansial terhadap mata pelajaran PPKn, Bahasa

Indonesia, Matematika, Seni-Budaya dan Prakarya, serta Pendidikan Jasmani,

Olahraga dan Kesehatan. Di sinilah Kompetensi Dasar dari IPA dan IPS yang

diorganisasikan ke mata pelajaran lain memiliki peranpenting sebagai pengikat

dan pengembang Kompetensi Dasar mata pelajaran lainnya.

Dari sudut pandang psikologis, peserta didik belum

mampuberpikir abstrak untuk memahamikonten mata pelajaran yang

terpisah kecuali kelas 4 dan 6 sudah mulai mampu berpikir abstrak.

Pandangan psikologi perkembangan dan Gestalt memberi dasar yang

kuat untuk integrasi Kompetensi Dasar yang diorganisasikan dalam

pembelajaran tematik. Dari sudut pandang transdisciplinarity maka

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 28
pengotakan konten kurikulum secara terpisah ketat tidak

memberikankeuntungan bagi kemampuan berpikir

selanjutnya.Adapun daftar tema dan alokasi waktunya adalah sebagai

berikut :

TEMA KELAS 1 WAKTU


1. Diri Sendiri 4 Minggu
2. Kegemaranku 4 Minggu
3. Kegiatanku 4 Minggu
4. Keluargaku 4 Minggu
5. Pengalamanku 4 Minggu
6. Lingkungan Bersih, Sehat, dan Asri 4 Minggu
7. Benda, Binatang, dan Tanaman di sekitarku 4 Minggu
8. Peristiwa Alam 4 Minggu

TEMA KELAS IV WAKTU


1. Indahnya Kebersamaan 3 Minggu
2. Selalu Berhemat Energi 3 Minggu
3. Peduli terhadap Makhluk Hidup 3 Minggu
4. Berbagai Pekerjaan 3 Minggu
5. Menghargai Jasa Pahlawan 3Minggu
6. Indahnya Negeriku 3 Minggu
7. Cita-citaku 3 Minggu
8. Daerah Tempat Tinggalku 3 Minggu
9. Makanan Sehat dan Bergizi 3 Minggu

C. Pengaturan Beban Belajar

Beban belajar ditentukan mengacu pada ketentuan standar pengelolaan

pendidikan yang berlaku di satuan pendidikan. Pengaturan beban belajar di SD

Negeri 1 BALANDONGAN ini dengan sistem paket yang didasarkan pada

struktur dan muatan kurikulum dengan alokasi waktu sebagai berikut ini :

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 29
(@ 60 menit)Per tahunJumlah jam
Per tahun pelajaranMinggu efektif

Per tahunWaktu pembelajaran


jam pembelajaran
(menit) tatap muka
Kelas

Per minggu
1 jam pembelajaran

Jumlah
1.120jam
I 35 32 36 pembelajaran 672
(40.320 menit)
1.190 jam
II 35 34 36 pembelajaran 694
(41.650 menit)
1.120jam
III 35 32 36 pembelajaran 672
(40.320 menit)
1.260jam
IV 35 38 36 pembelajaran 756
(45.360 menit)
1.260jam
V 35 38 36 pembelajaran 756
(45.360 menit)
1.260jam
VI 35 38 36 pembelajaran 756
(45.360 menit)

Selain tatap muka, beban belajar yang harus diikuti peserta didik adalah

penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur yang waktunya

maksimal lima puluh persen (50%) dari jumlah jam tatap muka. Penugasan

terstruktur diantaranya pekerjaan rumah (PR), penyusunan

program/perencanaan kegiatan, laporan pelaksanaan kegiatan. Penugasan

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 30
mandiri tidak terstruktur terdiri dari tugas-tugas individu atau kelompok yang

disesuaikan dengan potensi, minat, dan bakat peserta didik.

D. Ketuntasan Belajar
Dalam menentukan ketuntasan belajar, sekolah menetapkan Kriteria

Ketuntasan Minimal (KKM) dengan mempertimbangkan tingkat kompleksitas,

daya dukung dan tingkat kemampuan awal siswa (intake) dalam

penyelenggaraan pembelajaran.Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan

menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mencapai ketuntasan

ideal. Setiap pelajaran memiliki karakteristik dan hasil analisis yang berbeda.

Oleh karena itu, maka ditetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebagai

berikut :

Kelas
Komponen
I II III IV V VI
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 75 75 75 75 75 75
2. Pendidikan Kewarganegaraan 75 75 75 75 75 75
3. Bahasa Indonesia 75 75 75 75 75 75
4. Matematika 75 75 75 75 75 75
5. Ilmu Pengetahuan Alam - 75 75 75 75 75
6. Ilmu Pengetahuan Sosial - 75 75 75 75 75
7. Seni Budaya dan Ketrampilan 75 75 75 75 75 75
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 75 75 75 75 75 75
B. Muatan Lokal
1. Bahasa Sunda 75 75 75 75 75 75
2. Bahasa Inggris - - - - 75 75
C. Pengembangan Diri
1. Kepramukaan B B B B B B
2. Olahraga B B B B B B
3. Kerohanian B B B B B B

Satuan pendidikan ini menggunakan prinsip mastery learning (ketuntasan

belajar), ada perlakuan khusus untuk peserta didik yang belum maupun sudah

mencapai ketuntasan. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 31
kegiatan remedial, sedangkan peserta didik yang sudah mencapai KKM

mengikuti kegiatan pengayaan.

1. Program Remedial(Perbaikan)

a. Remedial wajib diikuti oleh peserta didik yang belum mencapai KKM

dalam setiap kompetensi dasar dan/atau indikator.


b. Kegiatan remedial dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran.
c. Kegiatan remedial meliputi remedial pembelajaran dan remedial penilaian.
d. Penilaian dalam program remedial dapat berupa tes maupun nontes.
e. Kesempatan mengikuti kegiatan remedial.
f. Nilai remedial dapat melampaui KKM.

2. Program Pengayaan

a. Pengayaan bolehdiikuti oleh peserta didik yang telah mencapai KKM

dalam setiap kompetensi dasar.


b. Kegiatan pengayaan dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran.
c. Penilaian dalam program pengayaan dapat berupa tes maupun nontes.
d. Nilai pengayaan yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya dapat digunakan.

E. Ketentuan Kenaikan Kelas Dan Kelulusan

1. Ketentuan Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Kriteria

kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait.

a. Kriteria kenaikan kelas

Nilai rapor diambil dari nilai pengamatan, nilai harian, nilai tugas/PR, nilai

tes tengah semester dan nilai tes akhir semester dijumlahkan untuk

mencari nilai rata-rata setiap siswa dalam satu mata pelajaran, yang sesuai

Memiliki rapor di kelasnya masing- masing.

b. Penentuan kenaikan kelas

Penentuan siswa yang naik kelas dilakukan oleh sekolah dalam suatu

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 32
rapat Dewan guru dengan mempertimbangkan SKB, sikap/ penilaian/

budi pekerti dan kehadiran siswa yang bersangkutan.

Siswa yang dinyatakan naik kelas, rapornya dituliskan naik ke kelas.

Siswa yang tidak naik kelas harus mengulang di kelasnya.

2. Kelulusan

Sesuai dengan ketentuan PP 32/2013 Pasal 72 Ayat (1), peserta didik

dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar setelah:

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.

2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata

pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok

kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan

kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

3. Lulus Ujian Sekolah

Adapun ketentuan kelulusan, sebagai berikut :

a. Kriteria kelulusan

Hasil ujian dituangkan kedalam blangko daftar nilai ujian hasil ujian

dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan sekolah untuk penentuan

kelulusan dengan kriteria sebagai berikut :

Memiliki rapor kelas VI.

Telah mengikuti ujian sekolah dan memiliki nilai untuk seluruh mata

pelajaran yang diujikan, minimal nilai masing-masing mata pelajaran

6,00.

b. Penentuan kelulusan

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 33
Penentuan siswa yang lulus dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat

dewan guru dengan mempertimbangkan nilai rapor, nilai ujian sekolah,

sikap/prilaku/ budi pekerti siswa yang bersangkutan dan memenuhi

kriteria kelulusan.

Siswa yang dinyatakan lulus diberi ijazah, dan rapor sampai dengan

semester 2 kelas VI Sekolah Dasar.

Siswa yang tidak lulus tidak memperoleh ijazah dan mengulang di

kelas terakhir.

BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan

pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Kalender

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 34
pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar,

waktu pembelajaran efektif dan hari libur.Adapun analisis hari belajar

efektif kalender pendidikan SD Negeri 1 BALANDONGAN Tahun Pelajaran

2016/ 2017 adalah sebagai berikut :


SEMESTER

HARI

JUMLAH
KEGIATAN
SELASA

JUMAT
KAMIS

SABTU
SENIN

RABU

BULAN HARI

- 18 Juli 2016 Hari Pertama Masuk Sekolah


Juli 2 2 2 2 2 2 18

Agustus 5 5 5 4 4 4 27 - 17 Agustus 2016 Libur HUT RI

- 12 September 2016 Libur Idul Adha 1438 H


September 4 4 4 5 5 4 26 - 19 24 September 2016 Perkiraan Ulangan Tengah Semester 1
I

- 26-30 September 2016 perkiraan jeda tengah semester 1


S E M E S T E R

Oktober 5 4 4 4 4 5 26 - 2 Oktober 2016 Libur Tahun Hijriyah Baru 1438 H

November 4 5 5 4 4 4 26

- 5 10 Desember 2016 Perkiraan Ulangan Akhir Semester 1


- 12 Desember 2016 Libur Maulid Nabi Muhammad SAW
Desember 4 4 4 5 5 5 27 - 24 Desember 2016 Titimangsa dan Pembagian Raport
- 22 Desember 2016 3 Januari 2017 Libur Semester 1
- 25 Desember 2016 Libur Hari Natal

JUMLAH 150

HARI
SEMESTER

JUMLAH
KEGIATAN
SELASA

JUMAT
KAMIS

SABTU
SENIN

RABU

BULAN HARI

Januari 5 5 4 4 4 4 26 9 Januari 2017 Hari Pertama Masuk Sekolah

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 35
28 Januari 2017 Libur tahun baru Imlek 2568

Pebruari 4 4 4 4 4 4 24

6 11 Maret 2017 Perkiraan Ulangan Tengah Semester 2

Maret 4 4 5 5 5 4 27 13 18 Maret 2017 perkiraan jeda tengah semester 2


28 Maret Libur Hari Raya Nyepi 1938

14 April 2017 Libur Wafat Isa Al Masih


April 4 4 4 4 4 5 25 24 April 2017 Libur Isro Miraj Nabi Muhammad SAW
S E M E S T E R II

1 Mei 2017 Libur Hari Buruh

11 Mei 2017 Hari Raya Waisak


Mei 5 5 5 4 4 4 27
25 Mei 2017 Libur Kenaikan Isa Al-Masih
25 27 Mei 2017 Libur Awal Ramadhan 1438 H
29 Mei 31 Juni 2017 Prakiraan Ulangan Kenaikan Kelas

1 3 Juni 2017 Prakiraan Ulangan Kenaikan Kelas


5 Juni 10 Juni 2017 Kegiatan Penumbuhan Budi Pekerti
Juni 4 4 4 5 5 4 26 17 Juni 2017 Titimangsa dan Pembagian Raport

1 15 Juli 2017 Libur Akhir Tahun Pelajaran


Juli 2 2 2 2 2 3 13

JUMLAH 168

Balandongan, 18 Juli 2016


Keterangan : Kepala SD Negeri 1 BALANDONGAN

- Jumlah jam belajar pertahun = 36 minggu

ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

BAB V

PENUTUP

Seperti telah diuraikan pada awal pendahuluan bahwa fungsi Pendidikan

Budaya dan Karakter Bangsa selain mengembangkan dan memperkuat potensi

pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 36
karakter peserta didik yang dapat mencerminkan budaya bangsa Indonesia. Upaya

pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata

hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik

melalui mata pelajaran maupun serangkaian kegiatan pengembangan diri yang

dilakukan di kelas dan luar sekolah. Pembiasaan-pembiasan (habituasi) dalam

kehidupan, seperti: religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai,

tanggung-jawab, dan sebagainya perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti

keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. Nilai-nilai

tersebut tentunya perlu ditumbuhkembangkan yang pada akhirnya dapat

membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan

pencerminan hidup suatu bangsa yang besar.

Pedoman yang disusun ini lebih diperuntukkan kepada kepala sekolah.

Pembentukan budaya sekolah (school culture) dapat dilakukan oleh sekolah

melalui serangkaian kegiatan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran yang lebih

berorientasi pada peserta didik, dan penilaian yang bersifat komprehensif.

Perencanaan di tingkat sekolah pada intinya adalah melakukan penguatan dalam

penyusunan kurikulum di tingkat sekolah, seperti menetapkan visi, misi, tujuan,

struktur kurikulum, kalender akademik, dan penyusunan silabus. Keseluruhan

perencanaan sekolah yang bertitik tolak dari melakukan analisis kekuatan dan

kebutuhan sekolah akan dapat dihasilkan program pendidikan yang lebih terarah

yang tidak semata-mata berupa penguatan ranah pengetahuan dan keterampilan

melainkan juga sikap prilaku yang akhirnya dapat membentuk ahklak budi luhur.

Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa bukan merupakan mata pelajaran

yang berdiri sendiri atau merupakan nilai yang diajarkan, tetapi lebih kepada

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 37
upaya penanaman nilai-nilai baik melalui mata pelajaran, program pengembangan

diri maupun budaya sekolah. Peta nilai dan indikator yang disajikan dalam naskah

ini merupakan contoh penyebaran nilai yang dapat diajarkan melalui berbagai

mata pelajaran sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) dan Kompetensi Inti (KI)

yang terdapat dalam standar isi (SI). Begitu pula melalui program pengembangan

diri, seperti kegiatan rutin sekolah, kegiatan spontan, keteladanan, pengkondisian.

Perencanaan pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa ini perlu

dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di sekolah yang secara bersama-

sama sebagai suatu komunitas pendidik diterapkan ke dalam kurikulum sekolah

yang selanjutnya diharapkan menghasil budaya sekolah.

Penyempurnaan pedoman ini akan terus menerus dilanjutkan seiring

dengan kompleksnya permasalahan pendidikan terutama dalam pembentukan

budaya dan karakter bangsa. Penyajian pembelajaran yang bernuansa belajar aktif

dengan muatan budaya dan karakter bangsa perlu menjadi perhatian terutama

dalam membelajarkan peserta didik. Oleh karena itu, kritik dan saran yang

membangun sangat kami harapkan dari semua pihak pemerhati, pelaksana

pendidikan untuk kesempurnaan yang akhirnya dapat memberikan pencerahan

pelaksanaan di tingkat sekolah. Selanjutnya diharapkan kualitas produk peserta

didik yang memiliki ahklak budi mulia sebagai pencerminan bangsa yang besar.

Kurikulum SDN 1 Balandongan


Tahun Pelajaran 2016/ 2017 38
LAMPIRAN

39
PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI
UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN PARAKANSALAK
SEKOLAH DASAR NEGERI I BALANDONGAN
NPSN : 20202750
Jl. Raya Parakansalak Km. 6 Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi 43355
Email : sdnbalandongan1@gmail.com Telp : 02666542972

BERITA ACARA
PEMBENTUKAN TIM PENGEMBANG KURIKULUM
SD NEGERI 1 BALANDONGAN
TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017
Pada hari ini Sabtu tanggal enam belas bulan Juli tahun dua ribu enam belas bertempat di
ruang Kantor SD Negeri 1 BALANDONGAN Kecamatan Parakansalak berlangsung kesepakatan
antara guru, kepala sekolah, komite sekolah dan pembina (Kepala UPTD, Pengawas SD) tentang
Pembentukkan Tim Pengembang Kurikulum untuk SD Negeri 1 BALANDONGAN .
Tim Perumus Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN selanjutnya menunjuk Tim
Pengembang Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN untuk menyusun dan menyelesaikan hasil
rumusan selama 2 hari kerja mulai tanggal 15 - 16 Juli 2016 berdasarkan pengembangan kurikulum
yang berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan
lingkungannya, beragam dan terpadu, tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi
dan seni, relevan dengan kebutuhan kehidupan, menyeluruh dan berkesinambungan, belajar sepanjang
hayat dan seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.
Perumusan kurikulum tersebut melalui mekanisme Teknik Penyusunan Kurikulum 2013 untuk
kelas 1 dan 4 dan KTSP untuk kelas 2, 3,5 dan 6 yang dilakukan dengan cara melibatkan (guru, kepala
sekolah, komite sekolah, perwakilan orang tua siswa dan konselor), dilakukan melalui workshop
tingkat gugus/kecamatan menghadirkan nara sumber Pengawas SD finalisasi Kurikulum, pemantapan
dan penilaian, pendokumentasian hasil penyusunan Kurikulum.
Demikian berita acara pengunaan Kurikulum SD Negeri 1 BALANDONGAN ini dibuat
dengan sebenarnya.
Balandongan, 16 Juli 2016
Ketua Komite Sekolah, Kepala Sekolah,

APIDUDIN ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

Mengetahui/ Menyetuji
Kepala UPTD Pendidikan Kec. Parakansalak

IYUS MULYANA, S.Pd


NIP. 19670116 198610 1 001

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI


UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN PARAKANSALAK
SEKOLAH DASAR NEGERI I BALANDONGAN
NPSN : 20202750
Jl. Raya Parakansalak Km. 6 Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi 43355
Email : sdnbalandongan1@gmail.com Telp : 02666542972

DAFTAR HADIR
PESERTA TIM PENGEMBANG KURIKULUM
SD NEGERI 1 BALANDONGAN
TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017

No Nama Jabatan Tanda Tangan


1 Sudarman, S.Pd, M.Si Penanggung Jawab
1.
2 Isep Sopian, S.Pd. Ketua
2.
3 Apidudin Anggota
3.
4 Eha Juleha, S.Pd.I Guru
4.
5 Juju Juarsih, S.Pd.SD Guru
5.
6 Lilis Sulistina, S.Pd Guru
6.
7 Apidudin, S.Pd.I Guru
7.
8 Rinawati, S.Pd.SD Guru
8.
Yusup Iskandar, S.Pd.Or Guru
9.
10 Dede Solehudin, S.Pd. Guru
10.
11 Nizar Muhammad Ersyad Guru
11.
12 Juju Arianto Masyarakat
Masyarakat 12.
13 H. Deden
13
14 Endang Suparjan Masyarakat
14

Balandongan, 16 Juli 2016


Kepala Sekolah,

ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI


UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN PARAKANSALAK
SEKOLAH DASAR NEGERI I BALANDONGAN
NPSN : 20202750
Jl. Raya Parakansalak Km. 6 Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi 43355
Email : sdnbalandongan1@gmail.com Telp : 02666542972

DAFTAR HADIR PENYUSUN, PERUMUS, DAN PENGEMBANG


KURIKULUM SD NEGERI 1 BALANDONGAN KECAMATAN PARAKANSALAK
TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017
No Nama Jabatan Tanda Tangan
1 Sudarman, S.Pd, M.Si Penanggung Jawab
1.
2 Isep Sopian, S.Pd. Ketua
2.
3 Apidudin Anggota
3.
4 Eha Juleha, S.Pd.I Guru
4.
5 Juju Juarsih, S.Pd.SD Guru
5.
6 Lilis Sulistina, S.Pd Guru
6.
7 Apidudin, S.Pd.I Guru
7.
8 Rinawati, S.Pd.SD Guru
8.
Yusup Iskandar, S.Pd.Or Guru
9.
10 Dede Solehudin, S.Pd. Guru
10.
11 Nizar Muhammad Ersyad Guru
11.
12 Juju Arianto Masyarakat
Masyarakat 12.
13 H. Deden
13
14 Endang Suparjan Masyarakat
14

Balandongan, 16 Juli 2016


Kepala Sekolah,

ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI


UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN PARAKANSALAK
SEKOLAH DASAR NEGERI I BALANDONGAN
NPSN : 20202750
Jl. Raya Parakansalak Km. 6 Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi 43355
Email : sdnbalandongan1@gmail.com Telp : 02666542972

DAFTAR PEMBAGIAN TUGAS


PERUMUSAN, PENYUSUN DAN PENGEMBANG
KURIKULUM SD NEGERI 1 BALANDONGAN
TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017

No Materi Pembahasan/Perumusan Personal Pembahas/Perumus


1. Bab I Pendahuluan 1. Isep Sopian, S.Pd.
- Rasional 2. Lilis Sulistina, S.Pd.
3. Apidudin
- Landasan Penyusunan

- Tujuan Penyusunan

- Prinsip Pengembangan

Bab II Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan


- Visi, Misi, dan Strategi
- Tujuan Sekolah
- Tujuan Pendidikan

2. Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum 1. Apidudin , S.Pd.I


- Kerangka Dasar Kurikulum 2. Eha Julaeha, S.Pd.I
- Struktur Kurikulum Pend. Umum 3. Juju Juarsih, S.Pd.SD
- Struktur Kurikulum SD/MI 4. Rinawati, S.Pd.SD
- Muatan Kurikulum
- Program Pengembangan Diri

3. 1. Yusup Iskandar S.Pd


Bab IV Kalender Pendidikan 2. Dede Solehudin,S.Pd.
- Alokasi Waktu 3. Nizar Muhammad Ersyad
- Penetapan Kalender Pendidikan
- Rincian Kalender Pendidikan untuk
Tahun Pelajaran 2016/ 2017
Bab V Penutup

Balandongan, 16 Juli 2016


Kepala Sekolah,

ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI


UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN PARAKANSALAK
SEKOLAH DASAR NEGERI I BALANDONGAN
NPSN : 20202750
Jl. Raya Parakansalak Km. 6 Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi 43355
Email : sdnbalandongan1@gmail.com Telp : 02666542972

PENYUSUNAN, PERUMUSAN, DAN PENGEMBANGAN


KURIKULUM SD NEGERI 1 BALANDONGAN
TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017

Hari, Tanggal Waktu Materi Nara Sumber Keterangan


Senin 07.30 08.00 Pembukaan Panitia
11 Juli 2016 08.00 08.30 Kebijakan Dinas Pendidikan Pengawas SD
08.30 09.30 Penyusunan KKM Pengawas SD
09.30 09.45 Coffee Break Panitia
09.45 11.30 Penyusunan KKM Pengawas SD
11.30 13.00 Isoma (Istirahat Sholat Makan) Panitia
13.00 15.00 Pengaturan Beban Belajar Pengawas
15.00 15.30 Solis (Sholat Istirahat) Panitia
15.30 16.15 Pengaturan Beban Belajar Pengawas

Selasa 07.30 09.30 Penyusunan Kalender Pendidikan Kepala Sekolah


12 Juli 2016 09.30 10.00 Coffee Break Panitia
10.00 11.45 Penyusunan Kalender Pendidiikan Kepala Sekolah
11.45 13.00 Isoma (Istirahat Sholat Makan) Panitia
13.00 15.00 Penyusunan RKT/RKAS Kepala Sekolah
15.00 15.30 Solis (Sholat Istirahat) Panitia
15.30 16.15 Penyusunan RKT/RKAS Kepala Sekolah

Balandongan, 16 Juli 2016


Kepala Sekolah,

ISEP SOPIAN, S.Pd.


NIP. 19620503 198305 1 005

KALENDER PENDIDIKAN
TAHUN PELAJARAN 2016/2017
SD NEGERI 1 BALANDONGAN KEC. PARAKANSALAK

JULI 2016 AGUSTUS 2016


Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
17 18 19 20 21 22 23 21 22 23 24 25 26 27
24 25 26 27 28 29 30 28 29 30 31
31
SEPTEMBER 2016 OKTOBER 2016
Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 1
4 5 6 7 8 9 10 2 3 4 5 6 7 8
11 12 13 14 15 16 17 9 10 11 12 13 14 15
18 19 20 21 22 23 24 16 17 18 19 20 21 22
25 26 27 28 29 30 23 24 25 26 27 28 29
30 31

NOVEMBER 2016 DESEMBER 2016


Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 4 5 1 2 3
6 7 8 9 10 11 12 4 5 6 7 8 9 10
13 14 15 16 17 18 19 11 12 13 14 15 16 17
20 21 22 23 24 25 26 18 19 20 21 22 23 24
27 28 29 30 25 26 27 28 29 30 31

JANUARI 2017
Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 4 5 6 7
8

Tanggal Kegiatan
18 Juli 2016 Hari pertama masuk sekolah
17 Agustus 2016 Libur hari Proklamasi Kemerdekaan RI
12 September 2016 Libur hari raya Idul Adha 1437 H
19 - 24 September 2016 Prakiraan Penilaian Tengah Semester 1
26 Sep - 1 Okt 2016 Prakiraan Jeda Tengah Semester 1
2 Oktober 2016 Libur Tahun Baru 1438 Hijriyah
5 - 10 Desember 2016 Prakiraan Penilaian Akhir Semester 1
12 Desember 2016 Libur Maulid Nabi Muhammad SAW.
24 Desember 2016 Titimangsa dan pembagian rapor
25 Desember 2016 Libur hari Natal
26 Des 2016 - 8 Jan 2017 Libur semester 1
JANUARI 2017 FEBRUARI 2017
Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4
8 9 10 11 12 13 14 5 6 7 8 9 10 11
15 16 17 18 19 20 21 12 13 14 15 16 17 18
22 23 24 25 26 27 28 19 20 21 22 23 24 25
29 30 31 26 27 28

MARET 2017 APRIL 2017


Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 4 1
5 6 7 8 9 10 11 2 3 4 5 6 7 8
12 13 14 15 16 17 18 9 10 11 12 13 14 15
19 20 21 22 23 24 25 16 17 18 19 20 21 22
26 27 28 29 30 31 23 24 25 26 27 28 29
30

MEI 2017 JUNI 2017


Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 2 3 4 5 6 1 2 3
7 8 9 10 11 12 13 4 5 6 7 8 9 10
14 15 16 17 18 19 20 11 12 13 14 15 16 17
21 22 23 24 25 26 27 18 19 20 21 22 23 24
28 29 30 31 25 26 27 28 29 30

JULI 2017
PRAKIRAAN JADWAL UJIAN
Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
1 Jenjang Ujian Sekolah Ujian Nasional
2 3 4 5 6 7 8 SMA/SMK 20 - 25 Maret 2017 3 - 6 April 2017
9 10 11 12 13 14 15 SMP 17 - 22 April 2017 2 - 5 Mei 2017
16 SD 15 - 20 Mei 2017 -

Tanggal Kegiatan
9 Januari 2017 Hari pertama masuk sekolah
28 Januari 2017 Libur tahun baru Imlek 2568
6 - 11 Maret 2017 Prakiraan Penilaian Tengah Semester 2
13 - 18 Maret 2017 Prakiraan Jeda Tengah Semester 2
28 Maret 2017 Libur hari raya Nyepi
14 April 2017 Libur wafat Isa Almasih Sukabumi, 16 Juli2016
24 April 2017 Libur Isro Mi'raj Nabi Muhammad SAW Kepala Sekolah
1 Mei 2017 Libur hari Buruh
11 Mei 2017 Libur hari raya Waisyak
25 Mei 2017 Libur Kenaikan Isa Al Masih
25 - 27 Mei 2017 Libur awal Ramadan 1438 H.
29 Mei - 3 Juni 2017 Prakiraan Penilaian Akhir Tahun
17 Juni 2017 Titimangsa dan pembagian rapor
ISEP SOPIAN, S.Pd.
5 - 10 Juni 2017 Kegiatan Penumbuhan Budi Pekerti
19 -24 Juni 2017 Libur hari raya Idul Fitri 1438 H NIP. 19620503 198305 1 005
26 Juni -16 Juli 2017 Libur akhir tahun pelajaran