Anda di halaman 1dari 7

Rabu, 4 Februari 2009 13:41:10 - oleh : admin

Terlahir dan dibesarkan dalam kalangan keluarga yang lebih mengedepankan pengobatan tradisional, tentu aroma
jamu-jamuan sudah tidak asing lagi bagi indera penciuman saya. Sejak kecil saya sudah dijejali atau istilah dalam
bahasa jawa dicekok dengan aneka jamu-jamuan, mulai dari jamu beras kencur untuk nafsu makan dan
menghindari masuk angin. Jamu asem kunyit agar badan segar terutama selagi menstruasi, serta jamu sirih agar
rahim sehat dan selaput keperawanan tetap kencang. Sirih yang akan diracik menjadi jamu pun harus yang tulang
batang didaunnya bertaut satu sama lain. Entah alasan apa yang mendasarinya, tapi mitos itu sangat dipercaya oleh
para leluhur dan keturunan yang terus melestarikannya. Ada pemikiran bahwa bentuk sirih yang menyerupai area V
perempuan dipercaya mempunyai kekuatan magis dan zat antiseptik alami yang tak hanya memberi aroma segar
pada daerah sensitif perempuan, tapi juga mengencangkan panggul rahim sehabis melahirkan. Disamping itu, ada
jenis sirih merah yang berguna untuk mengobati penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat, maag, kencing manis
dan kelelahan. Caranya sangat sederhana, cukup minum 1 gelas rebusan sirih merah setiap hari untuk mengobati
berbagai macam penyakit tersebut.

Bagaimana dengan rasanya ? Namanya saja jamu tradisional yang bahan-bahannya murni dari alam, tentu tidak ada
yang rasa orange apalagi strawberry. Karena tidak diramu secara kimiawi yang dengan menambahkan bahan
pemanis buatan. Semua rasa pahit harus ditelan dalam satu kali tegukan agar aroma menyengat dan rasa pahit tidak
berlama-lama ada di tenggorokan kita.
Bila kita ingin mengkaji sejauh mana manfaat dari Jamu Tradisional Indonesia, sepertinya akan menghabiskan bab
demi bab yang begitu banyak mengurai bahan-bahan alami jamu yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan yang ada di
Indonesia. Apalagi pengetahuan tentang pengobatan tradisional dengan jamu, sudah dikenal sejak periode kerajaan
Hindu-Jawa. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti Madhawapura dari jaman Majapahit yang menyebut adanya
tukang meramu jamu yang disebut Acaraki. Pada relief candi Borobudur sekitar tahun 800 900 masehi, juga
menggambarkan adanya kegiatan membuat jamu.

Konon, pada zaman dahulu kala para selir raja yang jumlahnya bisa mencapai 40 orang. Saling berlomba
mempelajari ilmu meracik jamu. Semakin bervariasi dan tinggi ilmu yang dimilikinya terutama untuk urusan area V.
Maka kemungkinan untuk didatangi sang raja akan semakin sering. Hingga semakin berkembanglah metode dan
racikan jamu untuk menyenangkan kaum lelaki, bahkan akhir-akhir ini tampak semakin menjamur salon V spa untuk
ratus vagina yang memakai bahan dasar ramuan tradisional jamu Indonesia.
Berikut adalah beberapa resep tradisional jamu Indonesia yang mungkin bisa menjadi alternatif perawatan murah
yang patut untuk dicoba, sebagai salah satu penghargaan dan pelestarian kekayaan leluhur bangsa Indonesia.

1. Jamu Merapatkan Vagina

Bahan :

- 15 lembar daun sirih


- buah gambir
- Kulit pinang muda secukupnya
- Kapur sirih secukupnya

Cara Membuat:

Serpihkan kulit pinang dengan cara dicabuti, tumbuk gambir hingga halus dan ayak kapur sirih hingga merata.
Semua bahan dicampur jadi satu dalam air mendidih. Diamkan beberapa jam hingga dingin dan mengendap.

Gunakan untuk membasuh area V pada pagi, siang dan malam hari untuk mendapatkan kualitas vagina yang selalu
dalam keadaan rapat bak perawan keraton setiap saat.

Jika resep tersebut diatas terlalu ribet, berikut ada racikan sederhananya :

Ambil satu biji buah pinang, kupas dan hancurkan. masukkan dalam gelas dan tuang dengan air panas setengah
gelas. Tunggu sampai air hangat lalu diminum. Bisa ditambah gula jawa atau gula putih untuk mengurangi rasa
sepet-nya. Diminum 1 jam sebelum bersenggama. Konon khasiatnya bisa menambah kemesraan dan tentunya
kelanggengan serta keharmonisan pasangan suami istri.
2. Mengencangkan wajah yang kusut

Bahan :

- gelas beras (rendam semalaman)


- ruas kunyit
- ruas bangle
- Air mawar

Cara Membuat :

Tiriskan rendaman beras lalu haluskan bersama kunyit dan bangle, campur dengan air mawar hingga mengental.
Usapkan ke wajah setiap malam sebelum tidur seperti menggunakan masker, diamkan selama 15 s.d 30 menit.
Basuh dengan air hangat kuku. Lakukan rutin niscaya akan mendapatkan wajah yang kencang, segar dan awet
muda.

3. Menghilangkan Bekas Luka

Bahan :

- 50 gr beras (rendam selama 15 menit)


- 1 ruas Kencur

Cara Membuat :

Tiriskan beras dan tumbuk halus bersama kencur. Usapkan pada bekas luka dan lakukan rutin selama 2 minggu.
Niscaya bekas luka akan hilang tanpa bekas.

4. Penambah Darah

Jamu ini baik sekali di konsumsi oleh perempuan yang tengah menstruasi, untuk mencegah kekurangan darah
(anemia), serta menghindari keluhan letih dan lesu.

Bahan :

- 3 tangkai daun pepaya muda


- 1 biji temu ireng

Cara membuat :

Cuci bersih tangkai daun pepaya muda, tambahkan temu ireng lalu tumbuk hingga halus. Beri segelas air matang
lalu saring. Minum sehari sekali selama periode menstruasi atau setelahnya. Alhasil akan mendapatkan tubuh yang
segar, bugar dan enerjik.

Semoga uraian tentang kekayaan dan manfaat Jamu Tradisional Indonesia bisa menambah wawasan dan merubah
wacana berpikir kita untuk beralih atau setidaknya, tidak meninggalkan begitu saja warisan berharga para leluhur
untuk kita wariskan dan teruskan kepada anak cucu kita kelak.

Kemukus, Jamu Keputihan dan Antiseptik


BANYAKNYA tanaman obat tradisional membuat kian banyaknya alternatif penyembuh
berbagai penyakit. Salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat adalah kemukus.
Tumbuhan yang ditanam sebagai tanaman sela, dan aslinya banyak tumbuh di hutan-hutan ini,
banyak memiliki manfaat.

Kemuku8 Tip Mencegah Keputihan


=========================================================
================

Banyak wanita mengeluhakan keputihan. Sangat tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan
terkadang perih. Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah
satu penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan
penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make
up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan
organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya. Contoh, entah
berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai buang air
kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah,
akibatnya ms v terperangkap dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti ms v sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena
letaknya tersembunyi dan tertutup, vgina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan
mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab
keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu.
Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana
caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di


sekitar vgina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu.
Produk seperti ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan
pertumbuhan flora normal dan menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat.
Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat keras dan dapat flora normal di vgina. Ini
tidak menguntungkan bagi kesehatan vgina dalam jangka panjang.
2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vgina harum
dan kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah
terselip disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di
tempat itu.
3. Selalu keringkan bagian ms v sebelum berpakaian.
4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat
mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa
cadangan celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.
5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari
bahan satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas
dan lembab.
6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-
porinya sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi
udara di sekitar organ intim bergerak leluasa.
7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut
8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian
ke luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
Temukan lainnya di : Obat Keputihan

s (Piper cubeba) tumbuh memanjat hingga ketinggian 15 meter dan tebal batangnya bisa
mencapai 2 cm. Tumbuhan ini biasanya ditanam sebagai tanaman sela antara kopi dengan batang
kapok randu, misalnya.

Batang kemukus berbuku-buku, dari tiap buku keluar daunnya yang berbentuk bulat telur,
dengan ujung runcing, mirip daun sirih dan berwarna hijau gelap. Pada pangkal buku juga bisa
keluar tunas cabang yang baru, atau bunganya, yang kelak menjadi buah.

Bunga kemukus sering disebut rinu berbentuk bulir, yang biasanya bersila berhadap-hadapan
dengan daun yang muncul pada buku daerah pucuk cabang. Buah yang akan tumbuh dari bulir
itu berupa buah buni yang bertangkai.

Anti gonorhoea

Buah berbiji tunggal dan rasanya pedas inilah yang dimanfaatkan sebagai jamu antiseptik. Biji
ini mengandung minyak atsiri yang tersusun dari bermacam-macam alkena seperti dipenten dan
kadmen. Tapi, yang terpenting adalah kamfen (yang menyebabkan bau kapur barus), asam
kubebat dan kubebin (sejenis furanol) yang menimbulkan rasa pahit. Kamfen dan kumpulan
alkena dalam minyak atsiri itulah yang berkhasiat antiseptik.

Dulu, sebelum ditemukan obat anti kuman yang lebih manjur, biji kemukus digunakan sebagai
obat gonorhoea, sejenis penyakit kelamin akibat bakteri Neisseria gonorrhoea. Gejalanya, dari
luka yang timbul keluar nanah, sehingga penyakit itu terkenal sebagai penyakit kencing nanah.
Bakteri Neisseria bisa dibasmi oleh minyak asiri yang ada pada biji kemukus. Dalam bentuk
serbuk halus, biji yang sudah digiling itulah yang digunakan untuk mengobati gonorrhoea pada
kaum pria.
Karena khasiatnya yang antiseptik itu pula, biji kemukus dipakai untuk mengobati penyakit
seperti sakit perut, asma, disentri, gonorrhoea, dan keputihan.

Untuk melawan keputihan cobalah resep berikut ini: ambillah 12 butir biji kemukus, 5 buah
cengkih, 2 rimpang kunci kuning, 2 potong kayu rapat sepanjang jari tangan, 10 butir biji rumput
sukmadiluwih, 1 buah kembang lawang dan 2 potong kayu mesoyi sepanjang 2,5 cm selebar 2
cm. Kesemuanya dicampur dalam keadaan kering dan ditumbuk sampai halus.

Sebelum dikonsumsi, serbuk hasil tumbukan itu terlebih dahulu dicampur dengan air perasan
daun tapak liman 3 batang dengan akarnya, sari 2 jeruk nipis dan segelas air. Semuanya diseduh
dalam keadaan segar. Jamu mentah ini lebih berkhasiat dari pada yang sudah direbus, dan jumlah
yang diperoleh cukup untuk pemakaian 3 kali.

Kemukus gampang ditanam, dan cara merawatnya juga tidak sulit. Tanaman ini tidak meminta
syarat-syarat tumbuh tertentu, tetapi yang lebih dikehendaki adalah tempat yang beriklim
lembab. Ia dapat tumbuh di sembarang tempat, dari dataran rendah sampai ketinggian 80 m dpl.
Tapi, kemukus akan tumbuh baik pada ketinggian 300-600 m dpl.

Kemukus bisa ditanam lewat biji dan stek. Biji bisa diambil dari sulurnya (pucuk tanaman yang
masih muda dan bercabang-cabang). Sedangkan stek diambil dari sulur atau pucuk tanaman
sepanjang 1-1,5 m, tanaman ini sudah bisa tumbuh dengan ditancapkan begitu saja di dekat
pohon tambatnya. Kemukus akan berbuah setahun sekali pada usia 1,5-2 tahun setelah tanam.

Apabila diusahakan secara intensif, kemukus si tanaman sela ini bisa mendatangkan hasil
sampingan yang menguntungkan, plus bermanfaat sebagai obat.(Andi Wahyudi/dari berbagai
sumber).***

MEMBERANTAS DAN MENGOBATI KEPUTIHAN

Keputihan adalah semacam silim yang keluar terlalu banyak, warnanya putih seperti sagu kental dan
agak kekuning-kuningan. Jika slim atau lendir ini tidak terlalu banyak, tidak menjadi persoalan. Tapi pada
umumnya wanita yang menderita keputihan mengeluarkan lendir tersebut terlalu banyak dan
menimbulkan bau yang tidak enak. Ini disebabkan karena terjadinya peradangan dan infeksi pada liang
vagina.

Jika keputihan sudah berlarut-larut dan menjadi berat, maka kemungkinan wanita yang bersangkutan
akan menjadi mandul dan tidak bisa mempunyai keturunan (anak).

Sesungguhnya keputihan dapat disembuhkan dengan mempergunakan ramuan secara tradisional.

Ambillah 10 lembar daun beluntas.


Sepotong kayu rapet kira-kira sepanjan 5-6 cm. Kayu rapet bisa dipilih sejenis pulasari.
Satu batang temu kunci.
Kunir sepotong ujung kelingking.
Sepotong temulawak sebesar jari kelingking.

Semua bahan-bahan ramuan tersebut dirajang. Seperti temu kunci dan temu lawak diiris tipis-tipis, begitu
juga kunir. Diiris menjadi beberapa potong tipis. Bersama-sama dengan daun beluntas, masukkan
kedalam panci yang telah diisi dengan 2 mangkok air bersih, direbus sampai mendidih dan tunggu
setelah air menyusut menjadi 1/3 mangkok, angkatlah. Ambillah air godokan tersebut dan hangat-hangat
diminum.

Minumlah ramuan tersebut secara teratur selama 10 hari. Keputihan tersebut akan sembuh dan lenyap.

MEMBERANTAS DAN MENGOBATI KEPUTIHAN

Keputihan adalah semacam silim yang keluar terlalu banyak, warnanya putih seperti sagu kental dan
agak kekuning-kuningan. Jika slim atau lendir ini tidak terlalu banyak, tidak menjadi persoalan. Tapi pada
umumnya wanita yang menderita keputihan mengeluarkan lendir tersebut terlalu banyak dan
menimbulkan bau yang tidak enak. Ini disebabkan karena terjadinya peradangan dan infeksi pada liang
vagina.

Jika keputihan sudah berlarut-larut dan menjadi berat, maka kemungkinan wanita yang bersangkutan
akan menjadi mandul dan tidak bisa mempunyai keturunan (anak).

Sesungguhnya keputihan dapat disembuhkan dengan mempergunakan ramuan secara tradisional.

Ambillah 10 lembar daun beluntas.


Sepotong kayu rapet kira-kira sepanjan 5-6 cm. Kayu rapet bisa dipilih sejenis pulasari.
Satu batang temu kunci.
Kunir sepotong ujung kelingking.
Sepotong temulawak sebesar jari kelingking.

Semua bahan-bahan ramuan tersebut dirajang. Seperti temu kunci dan temu lawak diiris tipis-tipis, begitu
juga kunir. Diiris menjadi beberapa potong tipis. Bersama-sama dengan daun beluntas, masukkan
kedalam panci yang telah diisi dengan 2 mangkok air bersih, direbus sampai mendidih dan tunggu
setelah air menyusut menjadi 1/3 mangkok, angkatlah. Ambillah air godokan tersebut dan hangat-hangat
diminum.

Minumlah ramuan tersebut secara teratur selama 10 hari. Keputihan tersebut akan sembuh dan lenyap.