Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai makhluk


sosial,makhluk yang suka atau tidak suka pasti berinteraksi dengan manusia yang
lainm a n u s i a d a l a m m e l a k u k a n i n t e r a k s i d e n g a n m a n u s i a l a i
n m e n g g u n a k a n komunikasi. Dimanapun kita berada pasti kita
berkomunikasi baik itu di rumah,sekolah, di kantor dan di mana pun manusia itu berada.
Komunikasi adalah salah satu aktivitas yang sangat fundamentalis
dalamk e h i d u p a n u m a t m a n u s i a . K e b u t u h a n m a n u s i a u n t u k b e r h u b u
n g a n d e n g a n sesamanya diakui oleh hampir semua agama telah ada sejak tuhan
menciptakanadam dan hawa di muka bumi ini.
Kapan manusia mulai mampu berkomunikasi dengan manusia lainnya tidak ada data
autentik yang dapat menerangkan tentang hal itu. Hanya saja diperkirakan bahwa
kemampuan manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain secara lisanadalah
suatu peristiwa yang berlangsung dengan sendirinya.
Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Allah yang Maha Esa
atassemua karunia yang telah diberikannya kepada kita. Tak lupa kami ucapkan terimakasih
kepada dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan gambarankepada kami

Serpong, 14 September 2016

Penyusun

Andina Nurratu Juniardi Saman

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................................ i

DAFTAR ISI....................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................... 1

A. LATAR BELAKANG ............................................................................................ 1

BAB II PEMBAHASAN .................................................................................................... 2

A. PENGERTIAN KOMUNIKASI ............................................................................. 2


B. OBJEK KAJIAN KOMUNIKASI .......................................................................... 3
C. TUJUAN KOMUNIKASI ...................................................................................... 4
D. FUNGSI KOMUNIKASI ....................................................................................... 5
E. RUANG LINGKUP KOMUNIKASI ..................................................................... 6

PENUTUP........................................................................................................................... 7

ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. L a t a r B e l a k a n g
Manusia adalah sebagai makhluk individu dan makhluk sosial dalam
hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, terkandung suatu
maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak dapat terlepas dari individu
yang lain.Secara kodrat manusia akan selalu hidup bersama. Hidup bersama antar
manusia b e r l a n g s u n g dalam berbagai bentuk komuni
kasi dan situasi y a n g mempengaruhinya.Komunikasi dapat terjadi pada
siapa saja, baik antar guru dengan muridnya.
Orang tua dengan anaknya, pimpinan dengan bawahannya, antara
sesamakaryawan dan lain sebagainya. Melakukan komunikasi me
r u p a k a n b a g i a n terpenting dari semua aktivitas, agar timbul pengertian dalam
menyelesaikan tugasmasing-masing.Komunikasi merupakan dasar interaksi antar
manusia. Kesepakatan atau
k e s e p a h a m a n d i b a n g u n m e l a l u i s e s u a t u ya n g b e r u s a h a b i s a d i p a h a m b e r
samasehingga interaksi berjalan dengan baik.Persoalan mendasar dari m
a s a l a h i n i terletak pada hambatan yang muncul dalam membangun kesepahaman
dan usahamencapai tujuan secara maksimal.Hal ini biasanya melahirkan suatu kegalauan
tentang komunikasi yang baik sederhana yang dibayangkan yang kemudian menuntun
pada pemikiran tentangusaha melakukan komunikasi secara efektif.

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN KOMUNIKASI

Pengertian komunikasi secara umum adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan atau
informasi antara dua individu atau lebih dengan efektif sehingga dapat dipahami dengan
mudah. Istilah komunikasi dalam bahasa inggris disebutcommunication, yang berasal dari
kata communication ataucommunis yang memiliki arti sama atau sama yang memiliki makna
pengertian bersama. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian komunikasi adalah
pengiriman dan penerimaan pesan atau berita dari dua orang atau lebih agar pesan yang
dimaksud dapat dipahami.

Pengertian Komunikasi menurut definisi James A.F.Stoner adalah proses dimana seseorang
berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. Sedangkan menurut
definisi Prof. Drs. H.A.W. Widjaya yang mengatakan bahwa pengertian komunikasi adalah
hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok. Menurut
definisi William F.Glueck yang menjelaskan bahwa komunikasi dapat dibagi menjadi
dengan dua bentuk. yaitu sebagai berikut:

Interpersonal Communications : Interpersonal communications (komunikasi


antarpribadi adalah proses pertukaran informasi serta pemindahan pengertian antara
dua orang atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia.
Organization Communications : Organization communications adalah proses
dimana pembicara secara sistematis memberikan informasi dan memindahkan
pengertian kepada orang yang banyak dalam organisasi dan kepada pribadi-pribadi
dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungan.

2
B. OBJEK KAJIAN KOMUNIKASI

o Objek ilmu harus terdiri dari satu golongan masalah yang sifatnya sama, dan
sifat manusia
berbeda dengan sifat makhluk lainnya.
o Manusia memiliki akal dan budi sedangkan makhluk lainnya tidak, apalagi
makhluk halus
yang keberadaannya saja tidak pernah diketahui dengan pasti.
o Isi pernyataan adalah hasil penggunaan akal budi manusia, sehingga hanya
manusia sajalah yang dapat mengerti isi pernyataan ini.

Jadi yang perlu diingat, bahwa objek kajian ilmu komunikasi adalah usaha
manusia dalam menyampaikan isi pernyataannya kepada manusia lain, bukan
terhadap Tuhan, hewan, tumbuhan, atau mahkluk halus.

2
C. Tujuan Komunikasi

Menurut Riant Nugroho (2004:72) tujuan komunikasi adalah menciptakan pemahaman


bersama atau mengubah persepsi, bahkan perilaku. Sedangkan menurut Katz an Robert Kahn
yang merupakan hal utama dari komunikasi adalah pertukaran informasi dan penyampaian
makna suatu system social atau organisasi. Akan tetapi komunikasi tidak hanya
menyampaikan informasi atau pesan saja, tetapi komunikasi dilakukan seorang dengan pihak
lainnya dalam upaya membentuk suatu makna serta mengemban harapan-harapannya (Rosadi
Ruslan, 2003:83). Dengan demikian komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting
dalam menentukan betapa efektifnya orang-orang bekerja sama dan mengkoordinasikan
usaha-usaha untuk mencapai tujuan.

Secara umum, tujuan komunikasi adalah sebagai berikut:

Supaya yang disampaikan komunikator dapat dimengerti oleh komunikan. Agar dapat
dimengerti oleh komunikan maka komunikator perlu menjelaskan pesan utama
dengan sejelas-jelasnya dan sedetail mungkin.
Agar dapat memahami orang lain. Dengan melakukan komunikasi, setiap individu
dapat memahami individu yang lain dengan kemampuan mendengar apa yang
dibicarakan orang lain.
Agar pendapat kita diterima orang lain. Komunikasi dan pendekatan persuasif
merupakan cara agar gagasan kita diterima oleh orang lain.
Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Komunikasi dan pendekatan
persuasif kita mampu membangun persamaan presepsi dengan orang kemudian
menggerakkannya sesuai keinginan kita.
D. Fungsi Komunikasi

Dalam manfaat dan dampak yang ditimbulkan komunikasi memiliki fungsi-fungsi yang
sangat berperan dalam kehidupan masyarakat. Secara umum, fungsi komunikasi adalah
sebagai berikut:

Sebagai Kendali :

Fungsi komunikasi sebagai kendali memiliki arti bahwa komunikasi bertindak untuk
mengendalikan perilaku orang lain atau anggota dalam beberapa cara yang harus
dipatuhi.

Sebagai Motivasi :

Komunikasi memberikan perkembangan dalam memotivasi dengan memberikan


penjelasan dalam hal-hal dalam kehidupan kita.

Sebagai Pengungkapan Emosional :

Komunikasi memiliki peranan dalam mengungkapkan perasaan-perasaan kepada


orang lain, baik itu senang, gembira, kecewa, tidak suka. dan lain-lainnya.

Sebagai Informasi :

Komunikasi memberikan informasi yang diperlukan dari setiap individu dan


kelompok dalam mengambil keputusan dengan meneruskan data guna mengenai dan
menilai pemilihan alternatif.
E. RUANG LINGKUP KOMUNIKASI

Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan jenis komunikasi ini. Maka dalam
komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut :

a. Komunikasi internal

Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau
perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.

Komunikasi internal ini dapat dibedakan menjadi tiga macam :

1. Komunikasi vertikal yang terjadi dalam bentuk komunikasidari atasan kepada bawahan,
misalnya perintah, teguran, pujian, petunjuk dan sebagainya.

2. Komunikasi horizontal yang terjadi didalam ruang lingkup organisasi atau kantor
diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar.

3. Komunikasi diagonal yang terjadi didalam ruang lingkup organisasi atau kantor
diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur
vertikal.

b. Komunikasi eksternal

Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat
yang ada diluar organisasi atau perusahan tersebut. Komunikasi dengan pihak luar dapat
berbentuk :

1. Eksposisi, pameran, promosi, publikasi dan sebagainya

2. Konperensi pers (press release)

3. Siaran televisi, radio dan sebagainya

4. Bakti sosial, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainya.

Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan


dan kerjasama dengan masyarakat.
F. JENIS JENIS KOMUNIKASI

1. Komunikasi lisan

komunikasi lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau
lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan yang
membatasi mereka. lisan ini terjadi pada saat dua orang atau lebih saling berbicara/ berdialog,
pada saat wawancara, rapat, berpidato.

komunikasi lisan yang tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantara
alat seperti telepon, handphone, VoIP, dan lain sebagainya karena adanya jarak dengan si
pembicara dengan lawan bicara.

2. Komunikasi tulisan

komunikasi tulisan adalah komunikasi yang di lakukan dengan perantaraan tulisan tanpa
adanya pembicaraan secara langsung dengan menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan
dapat dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa surat-menyurat, sms, surat
elektronik, dan lain sebagainya.

komunikasi tulisan juga dapat melalui naskah-naskah yang menyampaikan informasi untuk
masyarakat umum dengan isi naskah yang kompleks dan lengkap seperti surat kabar,
majalah, buku-buku. dan foto pun dapat menyampaikan suatu komunikasi secara lisan namun
tanpa kata-kata. Begitu pula dengan spanduk, iklan, dan lain sebagainya
PENUTUP

Manusia di lahirkan ke dunia ini adalah sebagai makhluk sosial


a n t a r a manusia yang satu dengan yang lainnya pasti akan berinteraksi. Interaksi
itulahyang dimaksud komunikasi.Macam-macam komunikasi di bagi menjadi dua :

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan lambang kata-kata


atau bahasa sebagai medianya baik secara lisan maupun tulisan
komunikasin o n v e r b a l a d a l a h p e s a n a t a u i n f o r m a s i ya n g t i d a k d i s a m p a i k
a n m e l a l u i l i s a n maupun tulisan tetapi menggunakan gerakan tubuh.Hambatan dalam
berkomunikasi adalah hambatan yang bisa diakibatkandari fisik, hambatan semantik,
hambatan psikologis.