Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Merokok menjadi sebuah kebiasaan yang dapat memberikan kenikmatan

bagi si perokok, namun di lain pihak dapat menimbulkan dampak buruk baik bagi

si perokok itu sendiri maupun orang-orang di sekitarnya (Soetjiningsih, 2010).

Merokok bagi masyarakat berbahaya bagi kesehatannya, bahaya merokok bagi

masyarakat dalam hal kesehatan jasmani, rokok mengandung 3 bahan utama yang

berdampak bagi kesehatan, yaitu tar,nikotin, dan karbon monoksida, ijka seseorang

merkok 15 sampai 20 batang rokok perhari maka resiko yang di hadapinya adalah

14 kali lebih besar resiko kematian karena kangke paru, tenggorok dan mulut,

rokok juga berdampak pada paru-paru dengan meningkatkan resiko bronchitis

kronik dan empisema selain kanker paru, rokok juga meningkatkan resiko

hipertensi (Samsuridjal, 2013). Berdasarkan penjelasan di atas peneliti

menganalisis bahawa rokok adalah suatu kebiasaan yang dapat menimbulkan

dampak negatif bagi kesehatan tubuh seperti kanker dan lain-lain.

Menurut The tobacco Atlas 3rd edition (2009) terkait presentase peenduduk

dunia yang mengkonsumsi tembakau didapatkan sebanyak 57% pada penduduk

Asia dan Australia , 14% pada penduduk Eropa Timur dan pecahan Uni Soviet,

12% penduduk Amerika, 9% penduduk Eropa Barat, dan 8% pada penduduk Timur

Tengah serta Afrika. Sementara itu ASEAN merupakan sebuah kawasan dengan

10% dari seluruh perokok dunia dan 20% penyebab kematian global akibat

1
2

tembakau. Presentase perokok pada penduduuk di Negara ASEAN tersebar di

Indonesia (46,16%), Filipina (16,62%), Vietnam (14,11%), Myanmar (8,73%),

Thailand (7,74%), Malaysia (2,90%), Kamboja (2,07%), Laos (1,23%), Singapura

(0,39%) dan Brunei (0,04%). Pada tahun 2010, diperkirakan 384.058 orang

(237.167 laki-laki dan 146.881 wanita). Berdasarkan presentasi perokok di Asia

Tenggara, Indonesia menempati urutan pertama dengan presentasi 51,11% (WHO

Report Of The Global Tobbaco Epidemic), Riskesdas (2010). Perilaku merokok

penduduk 15 tahun ke atas masih belum terjadi penurunan dari 2007 ke 2013

cenderung meningkat dari 34,2 persen tahun 2007 menjadi 36,3 persen tahun 2013

dengan 64,9 persen laki-laki dan 2,1 persen perempuan masih menghisap rokok

(Riskesdes,2013) sedangkan untuk di dandangan sendiri untuk jumlah perokok per

kepala keluarganya sebanyak 20 orang.

Alasan merokok di Kelurahan dandangan mereka bisa mengurangi stress

dan rasa khawatir, yang mana merupakan hal-hal yang dapat berkontribusi pada

mulainya merokok, jika hal ini dilanjutkan maka akan berakibat pada kesehatan

jasmani yang dimana rokok dapat menyebapkan kanker paru, pengerasan arteri,

kanker oral, penyakit kardiovaskuler dan ppenyakit jantung (Redaksi plus, 2007)

Dalam mencegah komplikasi merokok salah satu caranya yaitu dengan

upaya berhenti merokok, untuk mendapatkan keberhasilan dalam berhenti merokok

diperlukan motivasi yang kuat, perencanaan program yang jelas dan dukungan dari

masyarkat/lingkungan, teknik konseling pendekatan 3T dalam upaya berhenti

merokok dengan cara Tanyakan, Telaah, Tolong dan Nasehati (Demsa, 2016)
3

Berdasarkan dari uraian di atas peneliti berminat untuk meneliti mengenai

Motivasi Berhenti Merokok Berdasarkan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga di

harpakan dengan adanya motivasi dan dukungan keluarga dapat membuat

masyarkat sadar akan bahayanya rokok bagi kesehatan tubuh. Penelitian akan

bertempat di RW 05 Kelurahan Dandangan yang dimana di tempat ini untuk

masalah kesehatanya salah satunya yaitu mengenai rokok, berdasarkan desiminasi

awal yang di lakukan oleh PROGRAM PROFESI NERS STRADA 2016 di ketahui

alasan masyarakat merokok adalah untuk mengurangi tingkat stress. Dari uraian

diatas, maka peneliti memutuskan untuk meneliti dan membuktikan secara

langsung tentang Hubungan Antara Pengetahuan dan Dukungan Keluarga

Terhadap Motivasi Berhenti Merokok di Rw 05 Kelurahan Dandangan Kota Kediri

2016.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka dapat dirumskan apakah ada

Hubungan Antara Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi

Berhenti Merokok di Rw 05 Kelurahan Dandangan Kota Kediri 2016

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan umum

Mengidentifikasi Hubungan Antara Pengetahuan dan Dukungan Keluarga

Terhadap Motivasi Berhenti Merokok di Rw 05 Kelurahan Dandangan Kota

Kediri 2016
4

2. Tujuan khusus

a. Mengidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang motivasi berhenti merokok

di Kelurahan Dandangan

b. Mengidentifikasi dukungan keuarga tentang motivasi berhenti merokok di

Kelurahan Dandangan

c. Mengidentifikasi motivasi berhenti merokok di Kelurahan Dandangan

d. Mengidentifikasi hubungan pengetahuan terhadap dukungan keluarga di

Kelurahan Dandangan

e. Mengidentifikasi hubungan pengetahuan terhadap motivasi berhenti merokok

di Kelurahan Dandangan.

f. Mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga terhadap motivasi berhenti

merkok di Kelurahan Dandangan

g. Menganalisis Hubungan Antara Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Terhadap

Motivasi Berhenti Merokok di Rw 05 Kelurahan Dandangan Kota Kediri 2016

D. Manfaat Penelitian

1. Secara toritis

a. Bagi Peneliti

Hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengalaman peneliti dalam melakukan

suatu penelitian.
5

b. Bagi Peneliti Selanjutnya

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data dasar untuk melaksanakan

penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan hubungan Motivasi Berhenti

Merokok Berdasarkan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga

2. Secara praktis

a. Bagi Institusi pendidikan

Dapat menjadi bahan referensi dan tambahan dalam

memberikan materi tentang bahaya rokok.

b. Bagi Masyarakat

Hasil Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan bacaan untuk menambah

pengetahuan terhadap bahaya merokok

c. Bagi Desa Dandangan

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk menyusun program-

program pelayanan kesehatan khususnya yang berhubungan dengan bahaya

merokok
6

E. Keaslian Penelitian

Pengambilan sampel pada penelitian saya berbeda dengan penelitan yang lainya

dimana untuk variabel independent penelitian saya adalah pengetahuan dan dukungan

keluarga dan Motivasi berhenti merokok.

Tabel 1.1: beberapa penelitian tentang rokok

Peneliti,

No. lokasi,dan Judul Variabel

tahun
1 Sitti Pengaruh Pusat Kendali Pusat kendali kesehatan

Chotidjah, Kesehatan Eksternal dan eksternal dan perilaku merokok

Bandung, Perilaku Merokok

2012
2 Kusyogo Rokok, Pola pemasaran Pola pemasaran dan perilaku

Cahyo, dan Perilaku Merokok Merokok

Semarang, Siswa SMA

2012