Anda di halaman 1dari 4

Bising fungsionil dijumpai pada beberapa keadaan :

- Demam - Kehamilan

- Anemia - Kecemasan

- Beri-beri - Hipertiroid

- Atherosclerosis

Kualitas dari bising

Apakah bising yang terdengar itu bertambah keras (Cresendo) atau bertambah lemah

(decrescendo). Apakah bersifat meniup (blowing) atau menggenderang (rumbling).

Gesekan Pericard

Gesekan pericard merupakan gesekan yang timbul akibat gesekan antara pericard visceral

dan parietal yang keduanya menebal atau permukaannya kasar akibat proses peradangan

(pericarditis fibrosa). Gesekan ini terdengan pada waktu systole dan diastole dari jantung,

namun kadang-kadang hanya terdengar waktu systole saja. Gesekan pericard kadang-

kadang hanya terdengar pada satu saat saja (beberapa jam) dan kemudian menghilang.

Gesekan pericard sering terdengar pada sela iga 4-5 kiri ditepi daerah sternum. Sering

dikacaukan dengan bising jantung.

PEMERIKSAAN ABDOMEN

Pemeriksaan fisis abdomen seperti halnya dengan dada meliputi :

o Inspeksi

o Palpasi

o Perkusi
o Auskultasi

Topografi abdomen

Untuk menentukan lokalisasi dan lesi-lesi berbagai bagian abdomen, maka abdomen

dibagi dalam beberapa bagian :

Dengan membuat garis horizontal yang melalui ujung bawah costa x kiri dan kanan dan

membuat garis yang melalui crista iliaca kiri dan kanan, maka terbentuk 9 regio (Lihat

gambar)

GAMBAR 9 REGIO ABDOMEN (halaman 62)

a. Regio hypocondrium kanan

b. Regio hypocondrium kiri

c. Regio umbilicalis

d. Regio epigastrium

e. Regio lumbalis kanan

f. Regio lumbalis kiri

g. Regio inguinalis kanan

h. Regio inguinalis kiri

i. Regio Hypogastrica

Ada pula yang membagi abdomen menjadi 4 macam quadran yaitu :

GAMBAR 4 REGIO ABDOMEN beserta keterangannya (Halaman 63)

Seperti halnya dengan thoraks, dengan pemeriksaan fisis abdomen kita dapat

memproyeksikan organ-organ rongga perut pada permukaan abdomen. Sungguhpun pada

abdomen tidak seteliti dengan thoraks, karena pada abdomen organnya lebih mudah

bergeser. Misalnya :
o Hati berada didaerah epigastrium dan hypocondrium kanan

o Lambung berada di daerah epigastrium

o Limfa berada di daerah hypocondrium kiri

o Kandung empedu berada pada daerah perbatasan epigastrium dengan hypocondrium

kanan

o Kandung kencing berada di daerah hypogastrium

o Appendix berada pada daerah Mc Burney yaitu 1/3 jarak SIAS kanan dengan

umbilicus.

Inspeksi Abdomen

Kulit

Inspeksi lesi-lesi pada permukaan kulit abdomen yang sesuai dengan lesi-lesi dari

penyakit tertentu. Misalnya :

- Petichian pada penyakit lues, serampah, dsb

- Icterus pada hepatitis

- Rose spots pada demam typhoid

Perhatikan apakah ada pembuluh vena yang dilatasi pada permukaan abdomen.Biasanya

karena proses bendungan. Tentukan arah aliran vena-vena yang melebar tersebut.Jika

didapatkan vena diatas umbilicus,bila aliran keatas, kemungkinan adanya hipertensi

portal. Jika alirannya ke bawah maka kemungkinan suatu bendungan pada vena cava

superior. Bila didapatkan pelebaran pada vena-vena dibawah umbilicus, bila aliran darah

ke bawah maka kemungkinan suatu hipertensi portal, sebaliknya bila aliran darah ke atas

maka kemungkinan suatu bendungan di vena cava inferior. Pada bendungan yang

disebabkan oleh hipertensi portal dapat ditemukan gambaran caput medusa, merupakan
pelebaran vena yang berjalan cepat beradiasi mulai umbilicus ke lateral, bawah dan atas.

Gambaran caput medusa jarang didapatkan.

Lihat gambar di halaman sebelah (gambaran bendungan vena portae dan vena cava)

(halaman 65)

Perhatikan adanya striae yang biasanya terlihat pada ibu-ibu hamil (striae gravidarum)

atau pada sindroma cushing, tampak sebagai garis-garis yang berjalan sejajar pada daerha

kiri dan kanan dari abdomen.