Anda di halaman 1dari 3

39

DAFTAR PUSTAKA

Achmad, Hiskia dan Tupamalu.1988. Struktur Atom Dan Molekul Sistem Periodik. Bandung:ITB
Press.

Arends, Richard I. 2008. (Learning to Teach) Belajar untuk Mengajar. Yogyakarta: Pustaka
Belajar.

Arsyad. M. Natsir.2001. Kamus Kimia Arti dan Penjelasan Istilah. Gramedia. Jakarta.

Bundu, Patta. 2006. Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah. Jakarta: Depdiknas.

Dahar, R.W, (1996), Teori-teori Belajar, Bandung, Erlangga.

Departemen Pendidikan Nasional, 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem
Pendidikan Nasional, Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas (2004) Kurikulum Sains (IPA). Jakarta Pusat Kurikulum, Balitbang

Dimyati,M dan Moedjiono. (1992/1993). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Departemen


Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pembinaan Tenaga
Kependidikan.

Hamalik, Oemar. (2003). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI


PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES
SAINS SISWA DI SMP NEGERI 3 WARU. ejournal.unesa.ac.id/article/12468/37/article.doc
(dikases pada 8/8/2016 18:04)

Isaacs, Alan. 2005. Dictionary of Physics. London : Magpie Books.

Johari, sandri.2006. Kimia. Bogor : Yudhistira.

Kemendikbud. 2014. Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014 Tentang Penilaian Hasil Belajar
Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan pendidikan Menengah. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Khaeruddin dan eko Hadi Sujiono. 2005. Pembelajaran Sains (IPA) Berdasarkan KBK. Makassar:
UNM
40

Khaeruddin dan Sujiono Hadi Eko. 2005. Pembelajaran Sains (IPA)Berdasarkan Kurikulum
Berbasis Kompetensi. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar

Kharani, Imam. 1994. Keselamatan Kerja Kimia Dasar. Jakarta : Erlangga.

Khopkar,S.M. 2010. Dasar-Dasar Kimia Analitik. Jakarta: UI-Press.

Nur, M, 1998, Teori Pembelajaran Kognitif, Surabaya: IKIP Surabaya.

Nur, M. 1998. Proses Belajar Mengajar Dengan Metode Pendekatan Keterampilan Proses. SIC.
Surabaya.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN SCIENTIFIC


APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA.
lib.unnes.ac.id/23161/1/4301410015.pdf (diakses pada 8/8/2016 17:20)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY UNTUK


MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VII.
https://www.scribd.com/doc/204035932/PENERAPAN-MODEL-PEMBELAJARAN-GUIDED-
DISCOVERY-UNTUK-MENINGKATKAN-KETERAMPILAN-PROSES-SAINS-SISWA-
SMP-KELAS-VII (diakses pada 8/8/2016 17:24)

Slavin R. 1997. Cooperative Learning.Second Edition. Allyn & Bacon. A Simon & Aschuster
Company.

Sudjana, Nana. 2005. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Team Kimia Dasar. 2014. Petunjuk Praktikum Kimia Dasar. Jember: Universitas Jember.

Trefil, James dan M. Hazen, Robert. 2010. Sciences an Integrated Approach. United States : John
Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd.

Trianto 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta : Kencana.

Udin S. Winataputra. 1995. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Rosda Karya.

Uno, Hamzah B. 2008. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara.

Veermans, K. (2002). Intelligent Support for Discovery Learning. Ph.D.Thesis University of


Twente: Twente University Press.
41

Winarno Surakhmad. 1990. Pengantar Interaksi Mengajar - Belajar Dasar Dan Teknik
Metodologi Pengajaran. Bandung : Tarsito.