Anda di halaman 1dari 17

2.

Metode Pemasangan Kusen Jendela


Untuk meletakkan daun pintu atau daun jendela pada dinding, dipasang rangka yang
disebut Kusen, kusen untuk tempat tinggal terbuat dari kayu atau logam.

Kusen terdiri atas :

1. Tiang
2. Ambang (dorpel) pada kusen jendela terdapat ambang atas dan ambang bawah
sedangkan pada pintu tidak ada ambang bawah.
3. Sponneng, yaitu tempat perletakan/melekatnya daun pintu atau daun jendela.
4. Telinga, yaitu bagian ambang (dorpel) yang masuk/ditanam kedalam tembok
yang berfungsi untuk menahan gerakan kusen kemuka atau kebelakang.
5. Alur kapur, bagian dari tiang yang dialur/dicoak dengan fungsi untuk menahan
gerakan kusen kemuka atau kebelakang selain itu juga agar apabila terjadi
penyusutan, tidak timbul celah.
6. Angkur, dipasang pada tiang berfungsi untuk memperkuat melekatnya pada
tembok juga menahan gerakan ke samping.dan ke muka/ke belakang.
7. Duk (neut), dipasang pada tiang di bagian bawah, khusus untuk kusen pintu,
berfungsi untuk menahan gerakan tiang ke segala arah dan melindung tiang
kayu terhadap resapan air dari latai ke atas.

Pemasangan Kusen Jendela

Cara pemasangan kusen pintu adalah sebagai berikut;

1. Siapkan alat dan bahan secukupnya di tempat yang aman dan mudah
dijangkau.
2. Rentangkan benang selebar setengah ukuran batu bata dari as bouwplank.
3. Pasang bata setengah batu setinggi dasar kusen jendela .
4. Rentangkan benang setinggi 2 meter dari bouwplank.
5. Pasang kusen jendela setinggi benang tersebut.
6. Pasang kusen jendela sampai betul-betul tegak dengan pertolongan
unting-unting.
7. Pasang skur agar kedudukannya stabil dan kuat.
8. Cek kembali posisi kusen jendela sampai terpasang pada keadaan yang benar.
9. Bersihkan tempat sekelilingnya.
4. Metode Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan

Pemasangan kuda-kuda baja ringan di atas struktur pendukungnya (kolom atau ring
balok) harus dilaksanakan secara benar dan cermat, agar rangka atap baja ringan
terpasang sesuai dengan persyaratannya.

Persyaratan teknis rangka atap baja ringan di antaranya adalah:

a. Kuda-kuda terpasang kuat dan stabil, dilengkapi dengan angkur (dynabolt) pada

kedua tumpuannya.

b. Semua kuda-kuda tegak-lurus terhadap ringbalk.

c. Ketinggian apex untuk pemasangan nok di atas setiap

kuda-kuda rata.

d. Sisi miring atap rata (tidak bergelombang).

e. Tidak ada kerusakan lapisan pelindung.

f. Tidak terjadi deformasi (perubahan bentuk) akibat kesalahan pelaksanaan

pekerjaan.

Pemasangan kuda-kuda baja ringan di atas kedua tumpuannya dapat dilakukan dengan
dua cara, yaitu:

a. Dipasang langsung di atas ringbalk.

b. Dipasang di atas ringbalk dengan perantara wall-plate.

Penggunaan sistem tumpuan dengan wall-plate sedapat mungkin harus dihindari,


karena tumpuan dengan wall-plate hanya ditujukan untuk meratakan (leveling)
ringbalok, jika ringbalok tidak rata. Penggunaan wall-plate akan berakibat kedalaman
dynabolt yang tertanam di dalam ringbalk menjadi berkurang. Selain itu, juga terdapat
ruang kosong di dalam wall-plate yang dapat mengakibatkan perletakan kuda-kuda
menjadi kurang stabil.
5. Metode Pemasangan Lisplang GRC Pada Rangka
Baja Ringan

Lisplang adalah bagian dari bangunan yang berfungsi untuk menutupi bagian atas
bangunan sehingga tampak rapi ketika dilihat dari arah bawah. Sedangkan bagi
struktur di atasnya, lisplang berguna sebagai dudukan sehingga dalam
perancangannya nanti daya kekuatan lisplang tersebut patut diperhitungkan pula.

Pemasangan Lisplang Secara Diagonal


Sistem pemasangan ini cukup banyak dipakai untuk pembuatan rumah, kendati proses
pengerjaannya cukup rumit. Kekurangan lainnya, metode ini membutuhkan biaya
pembangunan yang lumayan besar. Hal ini dikarenakan lisplang yang terletak di profil
C baja ringan harus dipasang terlebih dahulu sehingga kebutuhan akan baja ringan
pun meningkat.
Namun, metode pemasangan lisplang secara diagonal ini lebih kuat dan kokoh.
Kedudukan lisplang bisa ditahan menggunakan dua buah sekrup di setiap profil
melintangnya. Sehingga posisi lisplang tidak mudah goyah. Setelah menentukan
model pemasangan lisplang, selanjutnya adalah memasang lisplang tersebut secara
memanjang sesuai dengan kebutuhan atap dan perencanaan yang telah dibuat
sebelumnya.
Setelah lisplang terpasang, kemudiang masing-masing sambungkan sekrup, dan
sambungan diberi dempul, agar menampilan lisplang lebih rapi, menarik dan enak
dilihat. Jangan lupa untuk memilih dempul yang berkualitas agar tahan terhadap cuaca
panas ataupun hujan. Percantik juga lisplang dengan cat.
1. Pondasi Tapak
Pondasi tapak adalah pondasi yang terbuat dari beton bertulang yang dibentuk
papan/telapak. Pondasi ini biasanya digunakan sebagai tumpuan struktur kolom,
khususnya untuk bangunan bertingkat. Agar bisa meneruskan beban ke lapisan tanah
keras di bawahnya dengan baik, dimensi pondasi tapak sengaja dibuat lebih besar
daripada ukuran kolom di atasnya.
Bahan bangunan yang digunakan untuk membuat pondasi tapak terdiri dari agregat
kasar, agregat halus, perekat, dan air. Di antaranya pasir, kerikil, semen, dan air.
Untuk beberapa kasus Anda bisa mengganti kerikil dengan batu split yang memiliki
diameter 2-3 cm. Jangan lupa sediakan pula besi beton sebagai tulangan dan papan
kayu sebagai bekisting.
Kelebihan-kelebihan dari pondasi tapak antara lain :

1. Biaya pembuatannya terbilang cukup murah dibandingkan jenis pondasi


lainnya
2. Kebutuhan galian tanahnya tidak terlalu dalam
3. Bisa dipakai untuk menahan bangunan yang mempunyai satu hingga empat
lantai
4. Proses pengerjaannya relatif sederhana
5. Daya dukung yang dimilikinya sangat baik

Sedangkan, kekurangan-kekurangan dari pondasi tapak yaitu :

1. Waktu pengeringan betonnya cukup lama hingga mencapai 28 hari


2. Dibutuhkan manajemen waktu yang tepat agar pengerjaanya efisien
3. Rumit dalam merencanakan pembesian dan desain penulangannya
3. Sambungan Kolom dengan Balok
LAPORAN
KONSTRUKSI RUMAH 2 LANTAI

DISUSUN OLEH:
ATIFA NUREZA TARIGAN 150406089
ANDREAS JULIAN SIMANGUNSONG 150406100
GRACELLA AGITA TARIGAN 150406102

PERANCANGAN ARSITEKTUR II
RTA 2215
SLOOF

TANAH URUG
LANTAI
SPESI
RABAT BETON COR
PASIR URUG
120
30

LANTAI KERJA COR

PASIR URUG

50 50
20