Anda di halaman 1dari 13

Nomor Station 3

Judul station Herpes simpleks keratitis

Waktu yang 15 menit


dibutuhkan

Tujuan Station Menilai kemampuan dokter dalam melakukan


anamnesis, visus dan pemeriksaan segmen anterior(
sensibilitas kornea dan fluoresin test), diagnosis dan
terapi
Area kompetensi 1. Komunikasi efektif
2. Keterampilan klinik
3. Managemen pasien
4. Profesionalisme

5. Pengambilan anamnesis
6. Pemeriksaan fisik
7. Keterampilan prosedur klinik
8. Profesionalisme
9. Konseling

10. Reproduksi
11. Saraf dan Perilaku
12. Endokrin dan metabolisme
13. Kulit, otot, tulang, dan jaringan ikat
14. Darah dan kekebalan tubuh
15. Jantung dan pembuluh darah
16. Saluran cerna, pancreas, hepatobilier
17. Saluran pernapasan
18. Urogenital
19. Kepala dan leher
Lainnya

Instruksi untuk 1. Seorang perempuan 35 th datang dengan keluhan


kandidat mata merah , nrocoh, /keluar air mata terus, sakit bila
kena sinar sejak 2hr, awalnya seperti kelilipen,
kotoran ada tetapi sedikit, kabur mulai tadi pagi,
ngganjel.

Tugas:
- Anamnesis
- Lakukanlah visus, segmen anterior(sensibilitas
kornea dan fluoresen test)
- Diagnosis
- Terapi
- Edukasi
Instruksi untuk Skenario klinik:
penguji
1. Seorang perempuan 35 th datang dengan keluhan
mata merah , nrocoh, /keluar air mata terus, sakit bila
kena sinar sejak 2hr, awalnya seperti kelilipen,
kotoran ada tetapi sedikit, kabur mulai tadi pagi,
ngganjel.

Tugas:
1. Anamnesis
2. Lakukanlah visus, segmen anterior(sensibilitas
kornea dan fluoresen test)
3. Diagnosis
4. Terapi
5. Edukasi

Anamnesis

Riwayat penyakit sekarang :

- Keluhan utama : Mata merah


- lokasi : mata kiri
- sejak kapan : 2 hari yang lalu
- perkembangan keparahan : kabur sejak tadi pagi
- keluhan lain terkait keluhan utama :
o ngeres +, ngganjel +
o mblobok +/
o nyeri -.kemeng+
o nrocoh +
- yang memperparah: bila terkena sinar silau dan mata
sulit dibuka
- hal yang memperbaiki kondisi: bila mata dipejamkan
terasa lebih nyaman
Riwayat penyakit dahulu :

- Mata kanan pernah seperti ini


- Riwayat pengobatan penyakit dahulu : tidak ada
Riwayat penyakit keluarga : tidak ada yang sakit seperti ini

Riwayat penyakit sistemik : kencing manis -, darah tinggi -

Riwayat kebiasaan sosial:bila kerja naik motor

Hobby: melihat tv sampai malam, tidur diatas jam 12

Pemeriksaan fisik

- visus VOD:5/5 VOS:5/7.5


- Segmen anterior :
Palpebra : edema -/-, hematoma -/-
konjungtiva : hiperemi -/+ (perikornea)
Kornea : edema:-/+, fluorescein test -/+, sensibilitas
kornea +/ menurun
BMD : dalam +/+, jernih +/+
Iris : reguler +/+
Pupil : bulat +/+, isokhor +/+, diameter 5mm/5mm
Lensa : jernih +/+
- Segmen posterior: dalam batas normal
Jawaban:

Diagnosis kerja: OS. Herpes simpleks keratitis

Tugas:
- Anamnesis
- Lakukanlah visus, segmen anterior(sensibilitas
kornea dan fluoresen test)
- Diagnosis
- Terapi
- Edukasi
Instruksi:

- Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta


berdasarkan lembar penilaian
- Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi
ataupun bertanya kepada peserta selain yang
ditentukan
- Penguji memberikan data setelah kandidat
melakukan pemeriksaan
Instruksi untuk SP Nama : Citra

Rentang usia :35 th

Jenis kelamin :perempuan

Suku : Jawa

Pekerjaan : swasta

Status pernikahan : menikah

Pendidikan terakhir : SarjanA

Riwayat penyakit sekarang :

1. Seorang perempuan 35 th datang dengan keluhan


mata merah , nrocoh, /keluar air mata terus, sakit bila
kena sinar sejak 2hr, awalnya seperti kelilipen,
kotoran ada tetapi sedikit, kabur mulai tadi pagi,
ngganjel.

Peran yang harus dilakukan:

- posisi: duduk
- raut muka/ekspresi: kesakitan
- Yang harus dilakukan: mata kiri ditutup dengan tisue
- Pada waktu di tes mata kanan berkedip, mata kiri
tidak berkedip, bisa dibantu dengan pemberian
pantocain 0.5% sebelum dimulai pada mata kiri. Atau
dilakukan pada manekin
Peralatan yang - meja pemeriksaan
dibutuhkan - kursi
- tempat tidur
- Penggaris
- Fluoresein eye drops
- Kasa
- Kapas yang ujungnya dipilin.
- Form catatan rekam medik
- Lembar penilaian

Penulis Yulianti kuswandari

Referensi AAO, Eksternal Eyes diseases

Aspek Yang 0 1 2 3
Dinilai

Anamnesis <4 4-5 6-9 Anamnesis


- Keluhan
utama
- Lokasi
- Sejak kapan
- Yg
memperpara
h
- Yg
memperbaiki
kondisi
- Keluhan
lainnya
- R peny

Pemeriksaan Kandidat Kandidat Kandidat dahulu


melakukan 1 melakukan 2 melakukan visus, - R peny
pemeriksaan dari 4 segmen anterior, keluarga
saja (visus, pemeriksaan fluoresein, - R enyakit
segmen (visus, segmen sensibilitas kornea sistemik
anterior, anterior, tidak sempurna.
- R kebiasaan
fluoresein, fluoresein,
- Hobby
sensibilitas sensibilitas
kornea ). kornea). Kandidat melakukan
visus, segmen
anterior, fluoresein,
sensibilitas kornea
dengan sempurna.

Visus natural: pasien


duduk 6m, mata kiri
ditutup dengan
tangan atau okluder,
pasien diminta
membaca Snellen
chart dari atas ke
bawah dari kiri ke
kanan. Catat hasilnya.
Ganti dilakukan pada
mata kiri , mata
kanan ditutup
selanjutnya sama.

Lakukanlah
pemeriksaan
segmen anterior
seperti data segmen
anterior untuk
penguji,

Tehnik pemeriksaan
fluoresein: 1 tetes
cairan fluoresein pada
mata kiri, tunggu 3
detik , irigasi dengan
aqua sampai air mata
jernih lagi, cek pada
slit lamp dengan sinar
warna biru hasil + bila
warna hijau( berarti ada
defek epitel kornea

Tehnik pemeriksaan
sensibilitas kornea:

penderita
menghadap ke
depan
pemeriksa
menyiapkan kapas
yang dipilin
ujungnya.
Pemeriksa
menyentuh dengan
menggores kornea
dengan ujung kapas
dari arah medial ke
lateral posisi tangan
Diagnosis di lateral.
Selain Diamati reflek
konjungtivitis berkedip , normal
penderita mengedip.
,keratitis

Keratitis karena Herpes Simplek


Konjungtivitis
keratitis
sebab lain selain
virus, bakteri,
jamur,

Antivirus/acyclovir
Terapi Steroid tetes
tetes atau salep
mata Antibiotika, Antivirus /Ayclovir
farmakologi mata
antijamur, tetes atau salep mata
Sikloplegik tetes
tetes atau mata
salep mata

Faktor pencetus:
Edukasi Menjelaskan 2
Menjelaskan 1 Menjelaskan 3 tapi kecapaian, stress,
dari 3 dari 3. kurang istirahat atau
kurang lengkap. tidur,

Komplikasi bila
pengobatan tidak
adekuat akan
bertambah parah<
bisa muncul lagi bila
ada faktor pencetus.

Prognosa bagus bila


diobati dengan baik.

Nomor Station 3

Judul station Anomali Refraksi

Waktu yang 15 menit


dibutuhkan

Tujuan Station Menilai kemampuan dokter dalam melakukan anamnesa ,pemeriksaan


visus dan refraksi terbaik, segmen anterior dan posterior

Area kompetensi 1. Komunikasi efektif


2. Keterampilan klinik
3. Managemen pasien
4. Profesionalisme

1. Pengambilan anamnesis
2. Pemeriksaan fisik
3. Keterampilan prosedur klinik
4. Profesionalisme
5. Konseling

1. Reproduksi
2. Saraf dan Perilaku
3. Endokrin dan metabolisme
4. Kulit, otot, tulang, dan jaringan ikat
5. Darah dan kekebalan tubuh
6. Jantung dan pembuluh darah
7. Saluran cerna, pancreas, hepatobilier
8. Saluran pernapasan
9. Urogenital
10. Kepala dan leher
Lainnya

Instruksi untuk 1. Skenario klinik: Seorang laki-laki 52 tahun datang


kandidat dengan keluhan mata kabur sejak 6 bulan yang lalu
tidak ada merah, kemeng, mblobok. Lakukan
anamnesa,pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior, posterior, diagnosis, terapi
farmakologis dan edukasi.

Tugas:

- Anamnesis
- Lakukanlah pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior dan posterior pada pasien ini.
- Diagnosis
- Terapi nonfarmakologis/resep kacammat
- edukasi

Instruksi untuk Skenario klinik:


penguji
2. Skenario klinik: Seorang laki-laki 52 tahun datang
dengan keluhan mata kabur sejak 6 bulan yang lalu
tidak ada merah, kemeng, mblobok. Lakukan
anamnesa,pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior, posterior, diagnosis, terapi
farmakologis dan edukasi.

Tugas:

- Anamnesis
- Lakukanlah pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior dan posterior pada pasien ini.
- Diagnosis
- Terapi nonfarmakologis/resep kacamata
- Edukasi

Anamnesis

Riwayat penyakit sekarang :

- Keluhan utama : Mata kabur


- lokasi : kedua mata
- sejak kapan : sejak 6 bulan yang lalu
- perkembangan keparahan :.tetep kabur tidak hilang
timbul atau hanya waktu tertentu saja. Kabur untuk
jauh dan dekat
- keluhan lain terkait keluhan utama :
o merah
o mblobok
o nyeri -.
- Yang memperparah: bila lampu gelap semakin kabur
- Yang memperbaiki kondisi: lampu terang atau siang
hari karena sinar cukup
Riwayat penyakit dahulu : riwayat kacamata -

- Penyakit kronis : tidak ada


- Riwayat pengobatan penyakit dahulu : tidak ada
kencing manis dan hipertensi
Riwayat penyakit keluarga : orang tua memakai kacamata.

Riwayat kebiasaan sosial

- Bekerja sebagai operator komputer


Hobby: suka membaca koran dan buku

Pemeriksaan fisik

- visus VOD:5/40 S-2.005/5 VOS:5/20S-1.505/5.


- Segmen anterior :
- Segmen anterior :
Palpebra : edema -/-, hematoma -/-
konjungtiva : hiperemi -/-
Kornea : jernih +/+, edema:-/-,
BMD : dalam +/+, jernih +/+
Iris : reguler +/+
Pupil : bulat +/+, isokhor +/+, diameter 5mm/5mm
Lensa : jernih +/+
- Segmen posterior: dalam batas normal
- Fundus reflek +/+, papil N II batas tegas warna N/N,
Vaskuler N/N, retina: perdarahan -/-. Eksudat -/-,
mikroangiopati -/-. Makula reflek +/+
Jawaban:

Diagnosis kerja: ODS. myopia simpleks

Tugas:

1. Anamnesis
2. Lakukanlah pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior dan posteriorpada pasien ini.
3. Diagnosis
4. Terapi non farmakologis/ resep kacamata
5. Edukasi

Instruksi:

- Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta


berdasarkan lembar penilaian
- Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi
ataupun bertanya kepada peserta selain yang
ditentukan
-
Instruksi untuk SP Nama : Joko

Rentang usia : 52 th

Jenis kelamin : laki-laki

Suku : Jawa

Pekerjaan : Operator komputer

Status pernikahan : menikah

Pendidikan terakhir : SMA

Riwayat penyakit sekarang :

3. Skenario klinik: Seorang laki-laki 52 tahun datang


dengan keluhan mata kabur sejak 6 bulan yang lalu
tidak ada merah, kemeng, mblobok. Lakukan
anamnesa,pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior, posterior, diagnosis, terapi
farmakologis dan edukasi.

Tugas:

- Anamnesis
- Lakukanlah pemeriksaan visus dan refraksi terbaik
segmen anterior dan posterior pada pasien ini.
- Diagnosis
- Terapi nonfarmakologis/resep kacamata
- Edukasi
Anamnesis

Riwayat penyakit sekarang :

- Keluhan utama : Mata kabur


- lokasi : kedua mata
- sejak kapan : sejak 6 bulan yang lalu
- perkembangan keparahan :.tetep kabur tidak hilang
timbul atau hanya waktu tertentu saja. Kabur untuk
jauh dan dekat
- keluhan lain terkait keluhan utama :
o merah
o mblobok
o nyeri -.
- Yang memperparah: bila lampu gelap semakin kabur
- Yang memperbaiki kondisi: lampu terang atau siang
hari karena sinar cukup
Riwayat penyakit dahulu : riwayat kacamata -

- Penyakit kronis : tidak ada


- Riwayat pengobatan penyakit dahulu : tidak ada
kencing manis dan hipertensi
Riwayat penyakit keluarga : orang tua memakai kacamata.

Riwayat kebiasaan sosial

- Bekerja sebagai operator komputer


Hobby: suka membaca koran dan buku

Pemeriksaan fisik

- visus VOD:5/40 S-2.005/5 VOS:5/20S-1.505/5.


- Segmen anterior :
- Segmen anterior :
Palpebra : edema -/-, hematoma -/-
konjungtiva : hiperemi -/-
Kornea : jernih +/+, edema:-/-,
BMD : dalam +/+, jernih +/+
Iris : reguler +/+
Pupil : bulat +/+, isokhor +/+, diameter 5mm/5mm
Lensa : jernih +/+
- Segmen posterior: dalam batas normal
- Fundus reflek +/+, papil N II batas tegas warna N/N,
Vaskuler N/N, retina: perdarahan -/-. Eksudat -/-,
mikroangiopati -/-. Makula reflek +/+

Jawaban:

Diagnosis kerja: ODS. myopia simpleks


Peran yang harus dilakukan:

- posisi: duduk
- raut muka/ekspresi: normal
- Yang harus dilakukan: mata kanan kabur mulai dari
baris pertama. Mata kiri kabur setelah baris kedua

Peralatan yang - meja pemeriksaan


dibutuhkan - kursi
- Snellen chart
- Trial lens
- Penggaris
- Kartu jaeger
- Form catatan rekam medik
- Lembar penilaian

Penulis Dr.Yulianti kuswandari

Referensi AAO, Refraksi

Aspek Yang Dinilai 0 1 2 3

Anamnesis <4 4-5 6-9 Anamnesis


- Keluhan
utama
- Lokasi
- Sejak kapan
- Yg
memperparah
- Yg
memperbaiki
kondisi
- Keluhan
lainnya
- R peny dahulu
- R peny
keluarga
- R enyakit
sistemik
- R kebiasaan
- Hobby

Kandidat melakukan
Pemeriksaan
visus, pin hole,
segmen anterior,
Kandidat Kandidat Kandidat
segmen posterior
melakukan 1 melakukan 2 melakukan
dengan sempurna.
pemeriksaan dari 4 visus, pin
saja (visus, pin pemeriksaan hole, segmen Visus natural: pasien
hole, segmen (visus, , pin anterior, duduk 6m, mata kiri
anterior, dan hole, segmen segmen ditutup dengan
posterior). anterior dan posterior tangan atau okluder,
posterior tidak pasien diminta
sempurna. membaca Snellen
chart dari atas ke
bawah dari kiri ke
kanan. Catat hasilnya.
Ganti dilakukan pada
mata kiri , mata kanan
ditutup selanjutnya
sama.

Lakukanlah
pemeriksaan segmen
anterior seperti data
segmen anterior dan
posterior untuk
penguji,

Usulan Selain refraksi


pemeriksaan Tidak ada nilai
terbaik dan Tidak ada nilai Refraksi terbaik dan
penunjang 2
kartu jaeger 1 kartu jaeger

Diagnosis
Selain kelainan Hipermetropia,
ODS Myopia simpleks
ODS Presbiopia
refraksi astigmatisma Myiopia dan
presbiopia
Terapi farmakologi Salah cara Tidak ada nilai Tidak ada nilai R/ kacamata jauh -
penulisan 1 2 dekat

Kaca mata dipakai


Menjelaskan 3
Menjelaskan 1 dari Menjelaskan 2 terus.
3 dari 4 Perlu adaptasi pada
dari 3.
Edukasi pemakaian awal
Visual hygine: kalau
baca tidak tiduran ,
lampu terang, jarak
satu siku. Jarak TV
kira kira $x diameter
TV, gadget dalam 1-2
jam relaksasi 5 10
menit.
Ukuran kacamata
dekat akan berubah
tiap 2 tahun