Anda di halaman 1dari 2

FORMAT mini-CEX

STIKES CENDEKIA UTAMA KUDUS


Tanggal : 12-11-2016 Ruang : Anyelir
Nama mahasiswa : Lanita Anggelia F.S NIM :
Nama Assesor : Niluh Made Wardani, S.Kep, Ns Dx Medis Pasien : Asfiksia Sedang
Posisi
HasilAssesor
laborat darah:tanggal
Kepala Ruang 2016 :
09 November Perseptor
Hemoglobin 13,5 gr%Ka. TIM Pembimbing Akademik
Leukosit 2.680 mm3
Ringkasan singkat dari
Trombosit kasusmm3
149.000 (diisi oleh praktikan)

pengkajian
Pada Hematoktit yang dilakukan pada tanggal 12 November 2016 di ruang Anyelir RSUD RA Kartini
38,2 %
Jepara didapatkan
GDS 92 mg% data : Inisial pasien By. Ny. L, laki-laki, umur 3 hari, agama islam, No. CM 608609,
alamat Ngabul 6/2 Tahunan.
DS : - X-Foto Thorax :
Hasil
DO :Cor : tak membesar
Pulmo
BB 1000 gram
: hemithorax Dx setinggi costa 8 posterior, bercak (+) minimal
Tulang-
PB 36 cm
tulang kosta : T.A.K (tak tampak kelainan)
Kesan
LK/LD: neonatal
26cm/25cmpneumonia, HMD (Hyaline Membran Disease) grade I
KU : lemah
Dx : Pola
Warnanafas
kulittidak efektif berhubungan dengan kelemahan otot bantu pernafasan
: biru/pucat
Kriteria
Reflekhasil :
: gerakan sedikit
Tonus
RR 30 60x/menit
otot : fleksi lemah
Sesak
Kulitnafas
kemerahan
(+)
Nafas
Tidak sesakhidung
cuping nafas (+)

Nadi
Bayi menangis
152x/menit
Intervensi :
RR 54x/menit
1. Pertahankan jalan nafas tetap baik
Suhu 36,1C
Rasional : jalan nafas yang baik dapat menjamin lancarnya proses inspirasi dan ekspirasi
CRT 4 detik
2. Berikan rangsangan taktil
TX : Infus D10% 6 tpm (mikro)
Rasional : rangsangan taktil dapat merangsang usaha nafas spontan
Injeksi ampisilin 2x60 mg
3. Beri O2 sesuai indikasi
Injeksi ca.glukonas 2x0,6 cc
Rasional : pemberian O2 dapat mencegah terjadinya metabolism anaerob
Diit 6x30 cc
4. Pantau irama, kedalaman dan frekuensi nafas
Rasional : mengetahui status pernafasan
5. Posisiskan kepala ekstensi
Rasional : memperlancar proses pernafasan