Anda di halaman 1dari 15

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

BADANPENDIDIKANDANPELATIHANKEUANGAN KEMENTERIANKEUANGAN

BADANPENDIDIKANDANPELATIHANKEUANGAN

KEMENTERIANKEUANGAN

Serambi Publikasi Artikel ArtikelPerimbanganKeuangan PerencanaandanPenganggaranKeuanga

Dibuat:Selasa,27Desember201610:10 DitulisolehBDKYogyakarta

PERENCANAANDANPENGANGGARANKEUANGANDESA

OLEHAGUNGWIDIHATMOKO,

WIDYAISWARABDKYOGYAKARTA

ABSTRAK

Perencanaan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam pengelolaan keuangan desa.

Perencanaan di dalam pengelolaan keuangan desa mencakup perencanaan dan penganggaran.

Kegiatan perencanaan dimulai dengan penyusunan RKP Desa yang merupakan penjabaran dari

RPJMDesauntukjangkawaktu1(satu)tahun.RPJMDesaitusendirimemuatvisidanmisikepala

Desa, arah kebijakan pembangunan Desa, serta rencana kegiatan yang meliputi bidang

penyelenggaraanPemerintahanDesa,pelaksanaanpembangunanDesa,pembinaankemasyarakatan

Desa,danpemberdayaanmasyarakatDesa.RPJMDesaditetapkandalamjangkawaktupalinglama

3(tiga)bulanterhitungsejakpelantikanKepalaDesa.RKPDesamulaidisusunolehpemerintahDesa

padabulanJuli tahunberjalan. Proses penganggarandimulai denganpenyusunanAPB Desayang

merupakanrencanakeuangantahunanPemerintahanDesadenganberpedomankepadaRKPDesa.

RancanganPeraturanDesatentangAPBDesadisepakatibersamapalinglambatbulanOktober tahun

berjalan. Tulisaninimembahas mengenaiProses PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa

dimulaidariPenyusunanRPJMDesasampaimenjadiAPBDesa.

PAL

Verifikas

[Yogyaka

masyara

Politekni

saatinit

Pendapa

JurnalP

BalikAw

Pendapa

Penyesu

AwalTa

Katakunci:Perencanaan,Penganggaran,PengelolaanKeuanganDesa,KewenanganDesa,

PembangunanDesa,PemberdayaanDesa,RPJMDesa,RKPDesa,APBDesa,PeraturanDesa.

PENDAHULUAN

Desa adalah “

kesatuan

masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk

mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan

prakarsamasyarakat,hakasalusul,dan/atauhaktradisionalyangdiakuidandihormatidalamsistem

pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Kewenangan desa tersebut meliputi

kewenangan di bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan Desa,

pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa berdasarkan prakarsa

masyarakat,hakasalusul,danadatistiadatDesa.

SedangkanKewenangandesaberdasarkanpemberipenugasanadalah:

1. kewenanganberdasarkanhakasalusul;

2. kewenanganlokalberskalaDesa;

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

3.
3.

kewenangan yang ditugaskan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, atau

PemerintahDaerahKabupaten/Kota;dan

4. kewenanganlainyangditugaskanolehPemerintahPusat, PemerintahDaerahProvinsi, atau

PemerintahDaerahKabupaten/Kotasesuaidenganketentuanperaturanperundang­undangan. Untuk pelaksanaan kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa diaturdandiurusolehDesa.Sedangkanpelaksanaankewenanganyangditugaskandanpelaksanaan kewenangantugaslaindariPemerintahPusat,PemerintahDaerahProvinsi,atauPemerintahDaerah Kabupaten/Kota diurus oleh Desa. Yang dimaksud Penugasan dari Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah kepada Desa meliputi penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa. PenugasandariPemerintahPusatdiikutidenganpemberiandanadesadariAPBN.Penugasandari Pemerintah Daerah Provinsi diikuti dengan pemberian bantuan keuangan dari APBD Provinsi. PenugasandariPemerintahDaerahKabupatenKotadiikutidenganpemberianalokasidanadesadari APBDKabupaten/Kota. YangdimaksuddenganPembangunanDesaadalahupayapeningkatankualitashidupdankehidupan untuk sebesar­besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Sedangkan Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yangsesuaidenganesensimasalahdanprioritaskebutuhanmasyarakatDesa. PelaksanaanKewenangandesatersebutsudahpastimemerlukanpengelolaankeuangandesayang baik.YangdimaksuddenganPengelolaanKeuanganDesaadalahkeseluruhankegiatanyangmeliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Salah satu kegiatan dalam Pengelolaan Keuangan Desa adalah perencanaan. Perencanaan yang dimaksud disini meliputi proses perencanaan dan penganggaran. Perencanaan dan penganggaran Keuangan Desa memiliki peranan yang penting dalam pengelolaan keuangan desa. Perencanaan Keuangan Desa, meliputi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa), penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) sedangkan Penganggaran KeuanganDesameliputipenyusunanAnggaranPendapatandanBelanjaDesa(APBDesa). PROSESPERENCANAANDANPENGANGGARAN Perencanaan pembangunan desa adalah proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintahDesadenganmelibatkanBadanPermusyawaratanDesadanunsurmasyarakat secara partisipatifgunapemanfaatandanpengalokasiansumberdayadesadalamrangkamencapaitujuan pembangunandesa. PemerintahDesamenyusunperencanaanPembangunanDesasesuai dengan kewenangannyadenganmengacupadaperencanaanpembangunanKabupaten/Kota. PerencanaanpembangunanDesadisusunsecaraberjangkameliputi:

a.RencanaPembangunanJangkaMenengahDesauntukjangkawaktu6(enam)tahun;dan

b. Rencana Pembangunan Tahunan Desa atau yang disebut Rencana Kerja Pemerintah Desa,

merupakanpenjabarandariRPJMDesauntukjangkawaktu1(satu)tahun.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pemerintah Desa ditetapkan dengan Peraturan Desa. RPJM Desa ditetapkan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan terhitungsejakpelantikanKepalaDesa.RKPDesamulaidisusunolehpemerintahDesapadabulan Julitahunberjalan.

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

Berdasarkan RKP Desa yang sudah disusun tersebut, Sekretaris

Berdasarkan RKP Desa yang sudah disusun tersebut, Sekretaris Desa menyusun Rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa. Sekretaris Desa menyampaikan rancangan Peraturan Desa tentangAPBDesakepadaKepalaDesa.RancanganperaturanDesatentangAPBDesadisampaikan oleh Kepala Desa kepada Badan Permusyawaratan Desa untuk dibahas dan disepakati bersama. RancanganPeraturanDesatentangAPBDesadisepakatibersamapalinglambatbulanOktober tahun berjalan. Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa yang telah disepakati bersama tersebut kemudian disampaikan oleh Kepala Desa kepada Bupati/Walikota melalui camat atau sebutan lain paling lambat 3 (tiga)hari sejak disepakati untuk dievaluasi. Bupati/Walikota menetapkan hasil evaluasi

RancanganAPBDesapalinglama20(duapuluh)harikerjasejakditerimanyaRancanganPeraturan

Desa tentang APBDesa. Dalam hal Bupati/Walikota tidak memberikan hasil evaluasi dalam batas waktumakaPeraturanDesatersebutberlakudengansendirinya. DalamhalBupati/WalikotamenyatakanhasilevaluasiRancanganPeraturanDesatentangAPBDesa tidaksesuaidengankepentinganumumdanperaturanperundang­undanganyanglebihtinggi,Kepala Desa melakukan penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak diterimanya hasil evaluasi. Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh Kepala Desa dan Kepala Desa tetap menetapkan Rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa menjadi Peraturan Desa, Bupati/WalikotamembatalkanPeraturanDesadenganKeputusanBupati/Walikota. Pembatalan Peraturan Desa sekaligus menyatakan berlakunya pagu APB Desa tahun anggaran sebelumnya. Dalam hal Pembatalan Peraturan Desa, Kepala Desa hanya dapat melakukan pengeluaranterhadapoperasionalpenyelenggaraanPemerintahDesa.KepalaDesamemberhentikan pelaksanaan Peraturan Desa Paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan dan selanjutnya KepalaDesabersamaBPDmencabutperaturandesadimaksud. Bupati/walikota dapat mendelegasikan evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa kepada camat atau sebutan lain. Camat menetapkan hasil evaluasi Rancangan APB Desa paling lama 20 (dua puluh) hari kerja sejak diterimanya Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa. DalamhalCamattidakmemberikanhasilevaluasidalambataswaktumakaPeraturanDesatersebut berlakudengansendirinya. Dalam hal Camat menyatakan hasil evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa tidak sesuaidengankepentinganumumdanperaturanperundang­undanganyanglebihtinggi,KepalaDesa

melakukanpenyempurnaanpalinglama7(tujuh)harikerjaterhitungsejakditerimanyahasilevaluasi.

Apabila hasil evaluasi tidak ditindaklanjuti oleh Kepala Desa dan Kepala Desa tetap menetapkan RancanganPeraturanDesatentangAPBDesamenjadiPeraturanDesa,Camatmenyampaikanusulan pembatalanPeraturanDesakepadaBupati/Walikota. PengeluarandesayangmengakibatkanbebanAPBDesatidak dapat dilakukansebelum rancangan peraturan desa tentang APBDesa ditetapkan menjadi peraturan desa. Pengeluaran desa tidak termasukuntukbelanjapegawaiyangbersifatmengikatdanoperasionalperkantoranyangditetapkan dalam peraturan kepala desa. Penggunaan biaya tak terduga terlebih dulu harus dibuat Rincian AnggaranBiayayangtelahdisahkanolehKepalaDesa. PENYUSUNANRPJMDESA Kepala Desa menyelenggarakan penyusunan RPJM Desa dengan mengikutsertakan unsur masyarakat Desa. Penyusunan RPJM Desa dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi objektifDesadanprioritasprogramdankegiatankabupaten/kota. PenyusunanRPJMDesadilakukan

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

1.
1.

dengankegiatanyangmeliputi:

pembentukantimpenyusunRPJMDesa;

2. penyelarasanarahkebijakanperencanaanpembangunankabupaten/kota;

3. pengkajiankeadaanDesa;

4. penyusunanrencanapembangunanDesamelaluimusyawarahDesa;

5. penyusunanrancanganRPJMDesa;

6. penyusunanrencanapembangunanDesamelaluimusyawarahperencanaanpembangunanDesa;

7. penetapanRPJMDesa.

TimpenyusunRPJMDesadibentukolehKepalaDesayangterdiridari:

a. kepalaDesaselakupembina;b. sekretarisDesaselakuketua; c. ketualembagapemberdayaan

masyarakat selaku sekretaris; dan d. anggota yang berasal dari perangkat Desa, lembaga

pemberdayaanmasyarakat,kaderpemberdayaanmasyarakatDesa,danunsurmasyarakatlainnya.

Jumlah tim paling sedikit 7 (tujuh) orang dan paling banyak 11 (sebelas) orang mengikutsertakan

perempuanyangkemudianditetapkandenganKeputusanKepalaDesa.

TimpenyusunRPJMDesamelaksanakankegiatansebagaiberikut:

1. penyelarasanarahkebijakanpembangunanKabupaten/Kota;

2. pengkajiankeadaanDesa;

3. penyusunanrancanganRPJMDesa;

4. penyempurnaanrancanganRPJMDesa.

TimpenyusunRPJMDesamelakukanpenyelarasanarahkebijakanpembangunankabupaten/kota untukmengintegrasikanprogramdankegiatanpembangunanKabupaten/Kotadenganpembangunan Desa. Penyelarasanarahkebijakandilakukandenganmengikutisosialisasidan/ataumendapatkan

informasi tentang arah kebijakan pembangunan kabupaten/kota. Informasi arah kebijakan pembangunankabupaten/kotasekurang­kurangnyameliputi:

1. rencanapembangunanjangkamenengahdaerahkabupaten/kota;

2. rencanastrategissatuankerjaperangkatdaerah;

3. rencanaumumtataruangwilayahkabupaten/kota;

4. rencanarincitataruangwilayahkabupaten/kota;dan

5. rencanapembangunankawasanperdesaan.

Kegiatanpenyelarasandilakukandengancaramendatadanmemilahrencanaprogramdankegiatan pembangunan Kabupaten/Kota yang akan masuk ke Desa. Rencana program dan kegiatan dikelompokkanmenjadibidangpenyelenggaraanpemerintahanDesa,pembangunanDesa,pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa. Hasil pendataan dan pemilahan

dituangkan dalam format data rencana program dan kegiatan pembangunan yang akan masuk ke

DesayangmenjadilampiranhasilpengkajiankeadaanDesa.

TimpenyusunRPJMDesamelakukanpengkajiankeadaanDesadalamrangkamempertimbangkan

kondisiobjektifDesa.PengkajiankeadaanDesameliputikegiatansebagaiberikut:

a. penyelarasan data Desa; b. penggalian gagasan masyarakat; dan c. penyusunan laporan hasil

pengkajiankeadaanDesa.

Laporan hasil pengkajian keadaan desa menjadi bahan masukan dalam musyawarah Desa dalam

rangka penyusunan perencanaan pembangunan Desa. Penyelarasan data Desa dilakukan melalui kegiatan:

a. pengambilan data dari dokumen data Desa meliputi sumberdaya alam, sumberdaya manusia,

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

sumberdayapembangunan,dansumberdayasosialbudayayangadadiDesa.; b.pembandingandataDesadengankondisiDesaterkini. HasilpenyelarasandataDesadituangkandalamformatdataDesadanmenjadilampiranlaporanhasil pengkajian keadaan Desa. Hasil penyelarasan data Desa menjadi bahan masukan dalam musyawarahDesadalamrangkapenyusunanperencanaanpembangunanDesa.

Penggalian gagasan masyarakat dilakukan

pendayagunaan sumber daya Desa, dan masalah yang dihadapi Desa. Hasil penggalian gagasan menjadi dasar bagi masyarakat dalam merumuskan usulan rencana kegiatan yang meliputi

penyelenggaraan pemerintahan Desa, pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaanmasyarakatDesa. PenggaliangagasandilakukansecarapartisipatifdenganmelibatkanseluruhunsurmasyarakatDesa

melalui musyawarah dusun dan/atau musyawarah khusus unsur masyarakat sebagai sumber data dan informasi. Unsur masyarakat antara lain: tokoh adat; tokoh agama; tokoh masyarakat; tokoh pendidikan; kelompok tani; kelompok nelayan; kelompok perajin; kelompok perempuan; kelompok pemerhatidanpelindungananak; kelompokmasyarakatmiskin;dankelompok­kelompokmasyarakat lainsesuaidengankondisisosialbudayamasyarakatDesa. Tim penyusun RPJM Desa melakukan pendampingan terhadap musyawarah dusun dan/atau musyawarah khusus unsur masyarakat . Penggalian gagasan dilakukan dengan cara diskusi kelompoksecaraterarahmenggunakansketsaDesa,kalendermusimdanbagankelembagaanDesa sebagai alat kerja untuk menggali gagasan masyarakat. Tim penyusun RPJM Desa dapat menambahkanalat kerjadalamrangkameningkatkankualitas hasilpenggaliangagasan. Dalamhal terjadi hambatan dan kesulitan dalam penerapan alat kerja, tim penyusun RPJM Desa dapat menggunakanalatkerjalainnyayangsesuaidengankondisidankemampuanmasyarakatDesa. KemudianTimpenyusunRPJMDesamelakukanrekapitulasiusulanrencanakegiatanpembangunan Desa berdasarkan usulan rencana kegiatan. Hasil rekapitulasi dituangkan dalam format usulan rencana kegiatan yang kemudian menjadi lampiran laporan hasil pengkajian keadaan Desa. Tim penyusunRPJMDesamenyusunlaporanhasilpengkajiankeadaanDesayangkemudiandituangkan dalamberitaacaradengan dilampiridokumen:

1. dataDesayangsudahdiselaraskan;

2. datarencanaprogrampembangunankabupaten/kotayangakanmasukkeDesa;

3. datarencanaprogrampembangunankawasanperdesaan;dan

4. rekapitulasi usulan rencana kegiatan pembangunan Desa dari dusun dan/atau kelompok

untuk menemukenali potensi dan peluang

masyarakat. TimpenyusunRPJMDesamelaporkankepadakepalaDesahasilpengkajiankeadaanDesa. Kepala Desa kemudian menyampaikan laporan kepada Badan Permusyawaratan Desa setelah menerima laporandalamrangkapenyusunanrencanapembangunanDesamelaluimusyawarahDesa. Badan Permusyawaratan Desa menyelenggarakan musyawarah Desa berdasarkan laporan hasil

pengkajiankeadaandesayangdilaksanakanterhitungsejak diterimanyalaporandarikepalaDesa. MusyawarahDesamembahasdanmenyepakatisebagaiberikut:

1. laporanhasilpengkajiankeadaanDesa;

2. rumusanarahkebijakanpembangunanDesayangdijabarkandarivisidanmisikepalaDesa;dan

3. rencanaprioritaskegiatanpenyelenggaraanpemerintahanDesa,pembangunanDesa,pembinaan

kemasyarakatanDesa,danpemberdayaanmasyarakatDesa.

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

Pembahasan rencana prioritas kegiatan dilakukan dengan

Pembahasan rencana prioritas kegiatan dilakukan dengan diskusi kelompok secara terarah yang dibagi berdasarkan bidang penyelenggaraan pemerintahan Desa, pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa. Diskusi kelompok secara terarah membahassebagaiberikut:

1. laporanhasilpengkajiankeadaanDesa;

2. prioritasrencanakegiatanDesadalamjangkawaktu6(enam)tahun;

3. sumberpembiayaanrencanakegiatanpembangunanDesa;dan

4. rencana pelaksana kegiatan Desa yang akan dilaksanakan oleh perangkat Desa, unsur

masyarakatDesa,kerjasamaantarDesa,dan/ataukerjasamaDesadenganpihakketiga.

Hasil kesepakatan dalam musyawarah Desa dituangkan dalam berita acara dan menjadi pedoman

bagipemerintahDesadalammenyusunRPJMDesa.RancanganRPJMDesamemuatvisidanmisi

kepala Desa, arah kebijakan pembangunan Desa, serta rencana kegiatan yang meliputi bidang penyelenggaraanPemerintahanDesa,pelaksanaanpembangunanDesa,pembinaankemasyarakatan

Desa,danpemberdayaanmasyarakatDesa.Bidangpenyelenggaraanpemerintahandesaantaralain:

a. penetapandanpenegasanbatasDesa;b. pendataanDesa;c. penyusunantataruangDesa;d.

pengelolaan informasi Desa; f. penyelenggaraan

perencanaan Desa; g. penyelenggaraan evaluasi tingkat perkembangan pemerintahan Desa; h.

penyelenggaraan musyawarah Desa; e.

penyelenggaraankerjasamaantarDesa;i. pembangunansaranadanprasaranakantorDesa;dan j. kegiatanlainnyasesuaikondisiDesa. BidangpelaksanaanpembangunanDesaantaralain:

a. pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan infrasruktur dan lingkungan Desa antara lain: 1. tambatanperahu; 2. jalanpemukiman;3. jalanDesaantarpermukimankewilayahpertanian;4. pembangkit listrik tenaga mikrohidro ; 5. lingkungan permukiman masyarakat Desa; dan 6.

infrastrukturDesalainnyasesuaikondisiDesa.

b.pembangunan,pemanfaatandanpemeliharaansaranadanprasaranakesehatanantaralain:1. air

bersihberskalaDesa;2. sanitasilingkungan;3. pelayanankesehatanDesasepertiposyandu;dan

4. saranadanprasaranakesehatanlainnyasesuaikondisiDesa.

c.pembangunan,pemanfaatandanpemeliharaansaranadanprasaranapendidikandankebudayaan

antaralain:1. tamanbacaanmasyarakat; 2. pendidikananakusiadini;3. balaipelatihan/kegiatan belajarmasyarakat;4. pengembangandanpembinaansanggarseni;dan5. saranadanprasarana

pendidikandanpelatihanlainnyasesuaikondisiDesa.

d. Pengembangan usaha ekonomi produktif serta pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan

saranadanprasaranaekonomiantaralain:1. pasarDesa;2. pembentukandanpengembanganBUM

Desa;3. penguatanpermodalanBUMDesa;4. pembibitantanamanpangan; 5. penggilinganpadi;

6. lumbungDesa;7. pembukaanlahanpertanian;8. pengelolaanusahahutanDesa;9. kolamikan

danpembenihanikan;10. kapalpenangkapikan;11. coldstorage(gudangpendingin);12. tempat pelelanganikan; 13. tambak garam; 14. kandangternak; 15. instalasi biogas; 16. mesinpakan ternak;17. saranadanprasaranaekonomilainnyasesuaikondisiDesa.

e.pelestarianlingkunganhidupantaralain:1.penghijauan;2.pembuatanterasering;3.pemeliharaan

hutanbakau;4.perlindunganmataair;5.pembersihandaerahaliransungai;6.perlindunganterumbu

karang;dan7.kegiatanlainnyasesuaikondisiDesa.

BidangPembinaanKemasyarakatanantaralain:

a.pembinaanlembagakemasyarakatan;

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

b.penyelenggaraanketentramandanketertiban;

b.penyelenggaraanketentramandanketertiban;

c.pembinaankerukunanumatberagama;

d.pengadaansaranadanprasaranaolahraga;

e.pembinaanlembagaadat;

f. pembinaankeseniandansosialbudayamasyarakat;dan

g.kegiatanlainsesuaikondisiDesa.

BidangPemberdayaanMasyarakatantaralain:

a.pelatihanusahaekonomi,pertanian,perikanandanperdagangan;

b.pelatihanteknologitepatguna;

c. pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan bagi kepala Desa, perangkat Desa, dan Badan

PemusyawaratanDesa;

d. peningkatan kapasitas masyarakat, antara lain: 1. kader pemberdayaan masyarakat Desa; 2.

kelompok usaha ekonomi produktif; 3. kelompok perempuan, 4. kelompok tani, 5. kelompok masyarakat miskin, 6. kelompok nelayan, 7. kelompok pengrajin, 8. kelompok pemerhati dan perlindungananak, 9. kelompokpemuda;dan10.kelompoklainsesuaikondisiDesa. Tim penyusunRPJM DesamenyusunrancanganRPJM Desayangdituangkandalam beritaacara tentang hasil penyusunan rancangan RPJM Desa yang kemudian disampaikan oleh tim penyusun

RPJM Desa kepada kepala Desa. Kepala Desa kemudian memeriksa dokumen rancangan RPJM

Desa.TimpenyusunRPJMDesamelakukanperbaikanberdasarkanarahankepalaDesadalamhal

kepalaDesabelummenyetujuirancanganRPJMDesa.ApabilarancanganRPJMDesatelahdisetujui

olehkepalaDesa,dilaksanakanmusyawarahperencanaanpembangunanDesa.

KepalaDesamenyelenggarakanmusyawarahperencanaanpembangunanDesayangdiadakanuntuk membahasdanmenyepakatirancanganRPJMDesa. MusyawarahperencanaanpembangunanDesa diikutiolehPemerintahDesa,BadanPermusyawaratanDesa,danunsurmasyarakat. Musyawarah

perencanaan pembangunan Desa membahas dan menyepakati rancangan RPJM Desa. Hasil

kesepakatanmusyawarahperencanaanpembangunanDesadituangkandalamberitaacara.

Kepala Desa mengarahkan Tim penyusun RPJM Desa melakukan perbaikan dokumen rancangan RPJM Desa berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan Desa.

Rancangan RPJM Desa menjadi lampiran rancangan peraturan Desa tentang RPJM Desa. Kepala

DesamenyusunrancanganperaturanDesatentangRPJMDesa.RancanganperaturanDesatentang

RPJMDesadibahas dandisepakatibersamaolehkepalaDesadanBadanPermusyawaratanDesa

untukditetapkanmenjadiPeraturanDesatentangRPJMDesa.

KepalaDesadapatmengubahRPJMDesadalamhal:

a.terjadiperistiwakhusus,sepertibencanaalam,krisispolitik,krisisekonomi,dan/ataukerusuhan

sosialyangberkepanjangan;atau

b. terdapat perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan/atau

pemerintahdaerahkabupaten/kota.

PerubahanRPJMDesadibahasdandisepakatidalammusyawarahperencanaanpembangunanDesa

danselanjutnyaditetapkandenganperaturanDesa.

PENYUSUNANRKPDESA PemerintahDesamenyusunRKPDesasebagai penjabaranRPJMDesa.RKPDesadisusunsesuai denganinformasidaripemerintahdaerahkabupaten/kotaberkaitandenganpaguindikatif Desadan rencanakegiatanPemerintah, pemerintahdaerahprovinsi, danpemerintahdaerahkabupaten/kota.

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

RKPDesamulaidisusunolehpemerintahDesapadabulanJulitahunberjalan.RKPDesaditetapkan denganperaturanDesapalinglambatakhirbulanSeptembertahunberjalan.RKPDesamenjadidasar penetapanAPBDesa. KepalaDesamenyusunRKPDesadenganmengikutsertakan masyarakatDesa.PenyusunanRKP Desadilakukandengankegiatanyangmeliputi:

1. penyusunanperencanaanpembangunanDesamelaluimusyawarahDesa;

2. pembentukantimpenyusunRKPDesa;

3. pencermatanpaguindikatifDesadanpenyelarasanprogram/kegiatanmasukkeDesa

4. pencermatanulangdokumenRPJMDesa;

5. penyusunanrancanganRKPDesa;

6. penyusunanRKPDesamelaluimusyawarahperencanaanpembangunanDesa;

7. penetapanRKPDesa;

8. perubahanRKPDesa;dan

9. pengajuandaftarusulanRKPDesa.

Badan Permusyawaratan Desa menyelenggarakan musyawarah Desa dalam rangka penyusunan rencana pembangunan Desa. Hasil musyawarah Desa menjadi pedoman bagi pemerintah Desa menyusun rancangan RKP Desa dan daftar usulan RKP Desa. Badan Permusyawaratan Desa

menyelenggarakanmusyawarahDesapalinglambatbulanJunitahunberjalan.

MusyawarahDesamelaksanakankegiatansebagaiberikut:

1. mencermatiulangdokumenRPJMDesa;

2. menyepakatihasilpencermatanulangdokumenRPJMDesa;

3. membentuktimverifikasisesuaidenganjeniskegiatandankeahlianyangdibutuhkan.

Tim verifikasi dapat berasal dari warga masyarakat Desa dan/atau satuan kerja perangkat daerah kabupaten/kota. Hasil kesepakatan dituangkan dalam berita acara. Berita acara tersebut menjadi pedomankepalaDesa dalammenyusunRKPDesa.

KepalaDesamembentuktimpenyusunRKPDesayang terdiridari:

a. kepalaDesaselakupembina;b. sekretarisDesaselakuketua; c. ketualembagapemberdayaan masyarakat sebagai sekretaris; dan d. anggota yang meliputi: perangkat desa, lembaga pemberdayaanmasyarakat,kaderpemberdayaanmasyarakatdesa,danunsurmasyarakat. Jumlahtim palingsedikit 7(tujuh)danpalingbanyak 11(sebelas)orangdenganmengikutsertakan perempuan. Pembentukan tim penyusun RKP Desa dilaksanakan paling lambat bulan Juni tahun berjalan.TimpenyusunRKPDesaditetapkandengankeputusankepalaDesa. TimpenyusunRKPDesamelaksanakankegiatansebagaiberikut:

1. pencermatanpaguindikatifdesadanpenyelarasanprogram/kegiatanmasukkedesa;

2. pencermatanulangdokumenRPJMDesa;

3. penyusunanrancanganRKPDesa;dan

4. penyusunanrancangandaftarusulanRKPDesa.

KepalaDesamendapatkandatadaninformasidarikabupaten/kotatentang:

1. paguindikatifDesa;dan

2. rencana program/kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah

kabupaten/kotayangmasukkeDesa.

DatadaninformasikepalaDesadarikabupaten/kotapalinglambatbulanJulisetiaptahunberjalan.

TimpenyusunRKPDesamelakukanpencermatanpaguindikatifDesayangmeliputi:

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

1. 2.
1.
2.

rencanadanaDesayangbersumberdariAPBN;

rencanaalokasidanaDesa(ADD)yangmerupakanbagiandaridanaperimbanganyangditerima

kabupaten/kota;

3. rencanabagiandarihasilpajakdaerahdanretribusidaerahkabupaten/kota;dan

4. rencanabantuankeuangandarianggaranpendapatandanbelanjadaerahprovinsidananggaran pendapatanbelanjadaerahkabupaten/kota. Tim penyusunRKP Desajugamelakukanpenyelarasanrencanaprogram/kegiatanyangmasuk ke Desayangmeliputi:

1. rencanakerjapemerintahkabupaten/kota;

2. rencanaprogramdankegiatanpemerintah,pemerintahdaerahprovinsidanpemerintahdaerah

kabupaten/kota;

3. hasilpenjaringanaspirasimasyarakatolehdewanperwakilanrakyatdaerahkabupaten/kota.

Hasilpencermatandituangkankedalamformat paguindikatif Desa. Hasilpenyelarasandituangkan ke dalam format kegiatan pembangunan yang masuk ke Desa. Berdasarkan hasil pencermatan penyusunRKPDesamenyusunrencanapembangunanberskalalokalDesayangdituangkandalam rancanganRKPDesa. Bupati/walikota menerbitkan surat pemberitahuan kepada kepala Desa dalam hal terjadi keterlambatanpenyampaianinformasipaguindikatifDesa.Bupati/walikotamelakukanpembinaandan

pendampingankepadapemerintahDesadalampercepatanpelaksanaanperencanaanpembangunan sebagai dampak keterlambatan penyampaian informasi. Percepatan perencanaan pembangunan

dilakukanuntukmemastikanAPBDesaditetapkanpada31Desembertahunberjalan.

TimpenyusunanRKPDesamencermatiskalaprioritasusulanrencanakegiatanpembangunanDesa untuk 1 (satu) tahun anggaran berikutnya sebagaimana tercantum dalam dokumen RPJM Desa. Hasilpencermatan, menjadidasarbagitimpenyusunRKP DesadalammenyusunrancanganRKP Desa.PenyusunanrancanganRKPDesaberpedomankepada:

1. hasilkesepakatanmusyawarahDesa;

2. paguindikatifDesa;

3. pendapatanasliDesa;

4. rencana kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah

kabupaten/kota;

5. jaringaspirasimasyarakatyangdilakukanolehDPRDkabupaten/kota;

6. hasilpencermatanulangdokumenRPJMDesa;

7. hasilkesepakatankerjasamaantarDesa;dan

8. hasilkesepakatankerjasamaDesadenganpihakketiga.

Tim penyusun RKP Desa menyusun daftar usulan pelaksana kegiatan Desa sesuai jenis rencana

kegiatan.Pelaksanakegiatansekurang­kurangnyameliputi:a.ketua;b.sekretaris;c.bendahara;dan

d.anggotapelaksana.Pelaksanakegiatanmengikutsertakanperempuan.

RancanganRKPDesapalingsedikitberisiuraian:

1. evaluasipelaksanaanRKPDesatahunsebelumnya;

2. prioritasprogram,kegiatan,dananggaranDesayangdikelolaolehDesa;

3. prioritasprogram,kegiatan,dananggaranDesayangdikelolamelaluikerjasamaantar­Desadan

pihakketiga;

4. rencanaprogram, kegiatan, dananggaranDesayangdikelolaolehDesasebagaikewenangan

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

5.
5.

penugasandariPemerintah,pemerintahdaerahprovinsi,danpemerintahdaerahkabupaten/kota;

pelaksanakegiatanDesayangterdiri atas unsurperangkat Desadan/atauunsurmasyarakat

Desa. PemerintahDesadapat merencanakanpengadaantenagaahlidibidangpembangunaninfrastruktur

untukdimasukkankedalamrancanganRKPDesa.Tenagaahlidibidangpembangunaninfrastruktur dapat berasal dari warga masyarakat Desa, satuan kerja perangkat daerah kabupaten/kota yang membidangi pembangunaninfrastruktur; dan/atautenagapendampingprofesional. RancanganRKP Desa dituangkan dalam format rancangan RKP Desa. Rancangan RKP Desa dilampiri rencana kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya. Rencana kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya untuk kerjasamaantarDesadisusundandisepakatibersamaparakepaladesayangmelakukankerjasama antarDesa. Rencana kegiatan dan Rencana Anggaran diverifikasi oleh tim verifikasi. Pemerintah Desa dapat mengusulkan prioritas program dan kegiatan pembangunan Desa dan pembangunan kawasan perdesaan kepada Pemerintah Pusat, pemerintah daerah provinsi, dan/atau pemerintah daerahkabupaten/kota. TimpenyusunRKPDesamenyusunusulanprioritasprogramdankegiatan dituangkandalamrancangandaftarusulanRKPDesa. RancangandaftarusulanRKPDesamenjadi lampiranberitaacaralaporantimpenyusunrancanganRKPDesa. TimpenyusunRKPDesamembuatberitaacaratentanghasilpenyusunanrancanganRKPDesayang dilampiri dokumen rancangan RKP Desa dan rancangan daftar usulan RKP Desa yang kemudian disampaikanolehtimpenyusunRKPDesakepadakepalaDesa. KepalaDesamemeriksadokumen rancangan RKP Desa. Kepala Desa mengarahkan tim penyusun RKP Desa untuk melakukan perbaikandokumenrancanganRKPDesa.DalamhalkepalaDesatelahmenyetujuirancanganRKP DesakepalaDesamenyelenggarakanmusyawarahperencanaanpembangunanDesa. KepalaDesamenyelenggarakanmusyawarahperencanaanpembangunanDesayangdiadakanuntuk membahasdanmenyepakatirancanganRKPDesa. MusyawarahperencanaanpembangunanDesa diikuti oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan unsurmasyarakat. Rancangan RKP Desa memuat rencana penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaankemasyarakatan,danpemberdayaanmasyarakatDesa. RancanganRKPDesaberisiprioritasprogramdankegiatanyangdidanai:

1. paguindikatifDesa;

2. pendapatanasliDesa;

3. swadayamasyarakatDesa;

4. bantuankeuangandaripihakketiga;dan

5. bantuankeuangandaripemerintahdaerahprovinsi,dan/ataupemerintahdaerahkabupaten/kota.

Prioritas, program dankegiatandirumuskanberdasarkanpenilaianterhadapkebutuhanmasyarakat Desayangmeliputi:

1. peningkatankapasitaspenyelenggaraanpemerintahanDesa;

2. peningkatankualitasdanaksesterhadappelayanandasar;

3. pembangunandanpemeliharaaninfrastrukturdanlingkunganberdasarkankemampuanteknis

dansumberdayalokalyangtersedia;

4. pengembanganekonomipertanianberskalaproduktif;

5. pemanfaatanteknologitepatgunauntukkemajuanekonomi;

6. pendayagunaansumberdayaalam;

7. pelestarianadatistiadatdansosialbudayaDesa;

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

8.
8.

peningkatan kualitas ketertiban dan ketenteraman masyarakat Desa berdasarkan kebutuhan

masyarakatDesa;dan

9. peningkatankapasitasmasyarakatdanlembagakemasyarakatanDesa.

Hasil kesepakatanmusyawarahperencanaanpembangunanDesadituangkandalam beritaacara.

Kepala Desa mengarahkan Tim penyusun RPJM Desa melakukan perbaikan dokumen rancangan RKP Desa berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan Desa.

RancanganRKPDesamenjadilampiranrancanganperaturanDesatentangRKPDesa.KepalaDesa

menyusunrancanganperaturanDesatentangRPJMDesa.RancanganperaturanDesatentangRKP

Desadibahas dandisepakati bersamaolehkepalaDesadanBadanPermusyawaratanDesauntuk

ditetapkanmenjadiperaturanDesatentangRKPDesa.

RKPDesadapatdiubahdalamhal:

a. terjadiperistiwakhusus,sepertibencanaalam,krisispolitik,krisisekonomi,dan/ataukerusuhan

sosialyangberkepanjangan;atau

b. terdapat perubahanmendasaratas kebijakanPemerintah, pemerintahdaerahprovinsi, dan/atau

pemerintahdaerahkabupaten/kota.

Dalam hal terjadi perubahan RKP Desa dikarenakan terjadi peristiwa khusus, kepala Desa melaksanakankegiatansebagaiberikut:

1. berkoordinasidenganpemerintahkabupaten/kotayangmempunyaikewenanganterkaitdengan

kejadiankhusus;

2. mengkaji ulang kegiatan pembangunan dalam RKP Desa yang terkena dampak terjadinya

peristiwakhusus;

3. menyusunrancangankegiatanyangdisertairencanakegiatandanRAB;dan

4. menyusunrancanganRKPDesaperubahan.

Dalam hal terjadi perubahan RKP Desa dikarenakan perubahan mendasar atas kebijakan, kepala Desamelaksanakankegiatansebagaiberikut:

1. mengumpulkandokumenperubahanmendasaratas kebijakanPemerintah, pemerintahdaerah

provinsi,dan/ataupemerintahdaerahkabupaten/kota;

2. mengkaji ulang kegiatan pembangunan dalam RKP Desa yang terkena dampak terjadinya

perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan/atau pemerintah

daerahkabupaten/kota;

3. menyusunrancangankegiatanyangdisertairencanakegiatandanRAB;dan

4. menyusunrancanganRKPDesaperubahan.

Kepala Desa menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan Desa yang diadakan secara khusus untuk kepentingan pembahasan dan penyepakatan perubahan RKP Desa.

Penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan Desa disesuaikan dengan terjadinya peristiwa khusus dan/atau terjadinya perubahan mendasar. Hasil kesepakatan dalam musyawarah

perencanaanpembangunanDesaditetapkandenganperaturanDesatentangRKPDesaperubahan.

PeraturanDesa,sebagaidasardalampenyusunanperubahanAPBDesa.

Kepala Desa menyampaikan daftar usulan RKP Desa kepada bupati/walikota melalui camat.

PenyampaiandaftarusulanRKPDesapalinglambat31Desembertahunberjalan.DaftarusulanRKP

Desa,menjadimateripembahasandidalammusyawarahperencanaanpembangunankecamatandan

kabupaten/kota. Bupati/walikota menginformasikan kepada pemerintah Desa tentang hasil

pembahasandaftarusulanRKPDesa.InformasitentanghasilpembahasandaftarusulanRKPDesa

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

diterimaolehpemerintahDesasetelahdiselenggarakannyamusyawarahperencanaanpembangunan di kecamatanpadatahunanggaranberikutnya. Informasi tersebut diterimapemerintahdesapaling lambatbulanJulitahunanggaranberikutnya. PENYUSUNANAPBDESA APBDesa,terdiriatas:a.PendapatanDesa;b.BelanjaDesa;dan c.PembiayaanDesa.Pendapatan Desadiklasifikasikanmenurutkelompokdanjenis.BelanjaDesadiklasifikasikanmenurutkelompok, kegiatan,danjenis.Pembiayaandiklasifikasikanmenurutkelompokdanjenis. PendapatanDesameliputisemuapenerimaanuangmelaluirekeningdesayangmerupakanhakdesa

dalam1(satu)tahunanggaranyangtidakperludibayarkembaliolehdesa.PendapatanDesaterdiri

ataskelompok:

a.PendapatanAsliDesa(PADesa);b.Transfer;danc.PendapatanLain­Lain. Kelompok PA Desa, terdiriatas jenis: a. Hasilusaha; b. Hasilaset; c. Swadaya, partisipasidan Gotongroyong;dan d.Lain­lainpendapatanaslidesa. HasilusahadesaantaralainhasilBumdes,tanahkasdesa.Hasilasetantaralaintambatanperahu, pasar desa, tempat pemandian umum, jaringan irigasi. Swadaya, partisipasi dan gotong royong adalah membangun dengan kekuatan sendiri yang melibatkan peran serta masyarakat berupa tenaga, barangyangdinilaidenganuang. Lain­lainpendapatanaslidesaantaralainhasilpungutan desa.

Kelompok transfer terdiri atas jenis: a.

Kabupaten/Kota dan Retribusi Daerah; c. Alokasi Dana Desa (ADD); d. Bantuan Keuangan dari APBD Provinsi; dan e. Bantuan Keuangan APBD Kabupaten/Kota. (2) Bantuan Keuangan dari APBDProvinsi danKabupaten/Kotadapat bersifat umum dankhusus. BantuanKeuanganbersifat khususdikeloladalamAPBDesatetapitidakditerapkandalamketentuanpenggunaanpalingsedikit

70%(tujuhpuluhperseratus)danpalingbanyak30%(tigapuluhperseratus).

Kelompokpendapatanlain­lainterdiriatasjenis:a.HibahdanSumbangandaripihakketigayangtidak mengikat;danb.Lain­lainpendapatanDesayangsah.Hibahdansumbangandaripihakketigayang tidakmengikatadalahpemberianberupauangdaripihakketiga.Lain­lainpendapatanDesayangsah antaralainpendapatansebagaihasilkerjasamadenganpihak ketigadanbantuanperusahaanyang berlokasididesa. Belanjadesameliputisemuapengeluarandarirekeningdesayangmerupakankewajibandesadalam 1(satu)tahunanggaranyangtidakakandiperolehpembayarannyakembaliolehdesa. Belanjadesa dipergunakandalamrangkamendanaipenyelenggaraankewenanganDesa.KlasifikasiBelanjaDesa terdiriatas kelompok:a.PenyelenggaraanPemerintahanDesa;b.PelaksanaanPembangunanDesa; c. Pembinaan Kemasyarakatan Desa; d. Pemberdayaan Masyarakat Desa; dan e. Belanja Tak Terduga. KelompokbelanjadibagidalamkegiatansesuaidengankebutuhanDesayangtelahdituangkandalam RKPDesa.Kegiatanterdiriatasjenisbelanja:a.Pegawai;b.BarangdanJasa;danc.Modal.Jenis belanjapegawaidianggarkanuntuk pengeluaranpenghasilantetapdantunjanganbagiKepalaDesa dan Perangkat Desa serta tunjangan BPD. Belanja Pegawai dianggarkan dalam kelompok Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, kegiatan pembayaran penghasilan tetap dan tunjangan. Belanjapegawaipelaksanaannyadibayarkansetiapbulan.BelanjaBarangdanJasadigunakanuntuk pengeluaran pembelian/pengadaan barang yang nilai manfaatnya kurang dari 12 (dua belas)bulan. Belanjabarang/jasaantaralain: a.alattuliskantor;b.bendapos;c.bahan/material;d.pemeliharaan;

Daerah

Dana Desa; b.

Bagian dari

Hasil Pajak

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

e.cetak/penggandaan;f.

e.cetak/penggandaan;f. sewakantordesa;g.sewaperlengkapandanperalatankantor;h.makanan danminumanrapat;i. pakaiandinasdanatributnya;j. perjalanandinas;k.upahkerja;l. honorarium narasumber/ahli; m. operasionalPemerintahDesa; n. operasionalBPD; o. insentif RukunTetangga /Rukun Warga; dan p. pemberian barang pada masyarakat/kelompok masyarakat. Insentif Rukun Tetangga /Rukun Warga adalah bantuan uang untuk operasional lembaga RT/RW dalam rangka membantu pelaksanaan tugas pelayanan pemerintahan, perencanaan pembangunan, ketentraman dan ketertiban, serta pemberdayaan masyarakat desa. Pemberian barang pada masyarakat/kelompokmasyarakatdilakukanuntukmenunjangpelaksanaankegiatan. Belanja Modal, digunakan untuk pengeluaran dalam rangka pembelian/pengadaan barang atau bangunanyangnilaimanfaatnya lebihdari12(duabelas)bulan.Pembelian/pengadaanbarangatau bangunandigunakanuntukkegiatanpenyelenggaraankewenangandesa. Dalam keadaandarurat dan/atauKeadaanLuarBiasa(KLB), pemerintahDesadapat melakukan belanjayangbelumtersediaanggarannya.Keadaandaruratdan/atauKLBmerupakan keadaanyang sifatnyatidakbiasaatautidakdiharapkanberulangdan/ataumendesak.Keadaandaruratyaituantara laindikarenakanbencanaalam,sosial,kerusakansaranadanprasarana.Keadaanluarbiasakarena KLB/wabah.KeadaandaruratdanluarbiasaditetapkandenganKeputusanBupati/walikota.Kegiatan dalamkeadaandaruratdianggarkandalambelanjatidakterduga. PembiayaanDesameliputisemuapenerimaanyangperludibayarkembalidan/ataupengeluaranyang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun­tahun anggaranberikutnya. PembiayaanDesaterdiri atas kelompok: a. PenerimaanPembiayaan; danb. PengeluaranPembiayaan. PenerimaanPembiayaanmencakup:a.Sisalebihperhitungananggaran(SiLPA)tahunsebelumnya; b.PencairanDanaCadangan;danc.Hasil penjualankekayaandesayangdipisahkan. SiLPAantara lain pelampauan penerimaan pendapatan terhadap belanja, penghematan belanja, dan sisa dana kegiatan lanjutan. SilPA merupakan penerimaan pembiayaan yang digunakan untuk: a. menutupi defisit anggaran apabila realisasi pendapatan lebih kecil dari pada realisasi belanja; b. mendanai pelaksanaankegiatanlanjutan;danc. mendanaikewajibanlainnyayangsampaidenganakhirtahun anggaranbelumdiselesaikan.Pencairandanacadangandigunakanuntukmenganggarkanpencairan dana cadangan dari rekening dana cadangan ke rekening kas Desa dalam tahun anggaran berkenaan. Hasilpenjualankekayaandesayangdipisahkandigunakanuntukmenganggarkanhasil penjualankekayaandesayangdipisahkan. Pengeluaran Pembiayaan terdiri dari : a. Pembentukan Dana Cadangan; dan b. Penyertaan Modal Desa.PemerintahDesadapatmembentukdanauntukmendanaikegiatanyangpenyediaandananya tidak dapat sekaligus/sepenuhnya dibebankan dalam satu tahun anggaran. Pembentukan dana cadangan ditetapkan dengan peraturan desa. Peraturan desa tersebut paling sedikit memuat: a. penetapantujuanpembentukandanacadangan;b.programdankegiatanyangakandibiayaidaridana cadangan;c.besarandanrinciantahunandanacadanganyangharusdianggarkan;d.sumberdana cadangan;dan e.tahunanggaranpelaksanaandanacadangan. Pembentukandanacadangandapat bersumberdaripenyisihanatas penerimaanDesa, kecualidari penerimaanyangpenggunaannyatelahditentukansecarakhususberdasarkanperaturanperundang­ undangan. Pembentukandanacadanganditempatkanpadarekeningtersendiri. Penganggarandana cadangantidakboleh melebihi tahunakhirmasajabatanKepalaDesa. KESIMPULAN

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

ProsesPerencanaandanPenganggaranKeuangandesamerupakanbagiandariprosesPerencanaan yangmerupakansalahsatubagiandarikegiatanPengelolaanKeuanganDesa.ProsesPerencanaan terdiri dari Penyusunan RPJM Desa dan Penyusunan RKP Desa. Rencana Pembangunan Jangka MenengahDesa, selanjutnyadisingkat RPJMDesa, adalahRencanaKegiatanPembangunanDesa untuk jangkawaktu6(enam)tahun. RencanaKerjaPemerintahDesa, selanjutnyadisingkat RKP Desa, adalah penjabaran dari RPJM Desa untuk jangka waktu 1 (satu)tahun. Penyusunan RPJM Desa kegiatannya meliputi: a. pembentukan tim penyusun RPJM Desa; b. penyelarasan arah kebijakanperencanaanpembangunankabupaten/kota; c. pengkajiankeadaanDesa; d. penyusunan rencanapembangunanDesamelaluimusyawarahDesa; e.penyusunanrancanganRPJMDesa;f. penyusunanrencanapembangunanDesamelaluimusyawarahperencanaanpembangunanDesa;dan g.penetapanRPJMDesa.PenyusunanRKPDesakegiatannyameliputi:a.penyusunanperencanaan pembangunan Desa melalui musyawarah Desa; b. pembentukan tim penyusun RKP Desa; c. pencermatanpaguindikatifDesadanpenyelarasanprogram/kegiatanmasukkeDesad.pencermatan ulangdokumenRPJMDesa;e.penyusunanrancanganRKPDesa;f. penyusunanRKPDesamelalui musyawarahperencanaanpembangunanDesa; g.penetapanRKPDesa;h.perubahanRKPDesa; dani. pengajuandaftarusulanRKPDesa. Proses Penganggaran yaitu dilakukan ketika melakukan penyusunan APB Desa. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APB Desa, adalah rencana keuangan tahunan Pemerintahan Desa. APB Desa, disusun berdasarkan RKP Desa. Pengeluaran desa yang

mengakibatkan beban APBDesa tidak dapat dilakukan sebelum rancangan peraturan desa tentang APBDesaditetapkanmenjadiperaturandesa. Proses Perencanaan dan Penganggaran Keuangan Desa membutuhkan keselarasan kebijakan pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah kabupaten/kota.Danpenetapanperaturandesamengenaiperencanaandanpenganggarankeuangan desajugatidakbolehbertentangandenganketentuanperundanganyanglebihtinggi. DAFTARPUSTAKA

1. Undang­UndangNomor6Tahun2014tentangDesa.

2. Undang­undangNomor17Tahun2003tentangKeuanganNegara.

3. Undang­undangNomor1Tahun2004tentangPerbendaharaanNegara.

4. PeraturanPemerintahNomor43Tahun2014tentangPeraturanPelaksanaanUndangUndang

Nomor6tahun2014tentangDesa.

5. PeraturanPemerintahNomor60Tahun2014tentangDanaDesaYangBersumberDariAnggaran

PendapatandanBelanjaNegara.

6. PeraturanPemerintahNomor47Tahun2015tentangPerubahanPeraturanPemerintahNomor43

Tahun2014tentangPeraturanPelaksanaanUndangUndangNomor6tahun2014tentangDesa.

7. PeraturanMenteriDalamNegeriRepublikIndonesiaNomor113Tahun2014tentangPengelolaan

KeuanganDesa.

8. PeraturanMenteriDalamNegeriRepublik IndonesiaNomor114Tahun2014tentangPedoman

PembangunanDesa.

ESELONIKEMENTERIANKEUANGAN

6/10/2017

PerencanaandanPenganggaranKeuanganDesa­BadanPendidikandanPelatihanKeuangan

|
|

JalanPurnawarmanNo99KebayoranBaru,JakartaSelatan.Telp:021­29054300.Fax:021­7244912