Anda di halaman 1dari 2

Anatomi

2. Terlalu Tua (umur ibu hamil >35th)


Apa Itu
Dispepsia???
Lambung terletak oblik dari kiri ke kanan
menyilang di abdomen atas tepat a. Perubahan pola makan
dibawah diafragma. Dalam keadaan b. Pengaruh obat-obatan yang
Dispepsia merupakan kumpulan
3. Terlalu
kosongDekat/banyak (jarak
lambung berbentuk anak
tabung J, yang
dan dimakan secara berlebihan dan
keluhan/gejala klinis yang terdiri
dilahirkan)
bila penuh berbentuk seperti buah dalam waktu yang lama
dari rasa tidak enak/sakit di
perut bagian atas yang menetap alpukat raksasa. Kapasitas normal c. Alkohol dan nikotin rokok
atau mengalami kekambuhan lambung 1 sampai 2 liter. Secara d. Stres
keluhan refluks gastroesofagus anatomis lambung terbagi atas fundus, e. Tumor atau kanker saluran
klasik berupa rasa panas di dada korpus dan antrum pilorus. Sebelah atas pencernaan
(heartburn) dan regurgitasi asam lambung terdapat cekungan kurvatura
lambung kini tidak lagi minor, dan bagian kiri bawah lambung Patofisiologi
termasuk dispepsia (Mansjoer A terdapat kurvatura mayor. Sfingter kedua
edisi III, 2000 hal : 488). ujung lambung mengatur pengeluaran
Batasan dispepsia terbagi atas dan pemasukan. Sfingter kardia atau
dua yaitu: sfingter esofagus bawah, mengalirkan
a. Dispepsia organik, bila telah makanan yang masuk kedalam lambung
diketahui adanya kelainan dan mencegah refluks isi lambung
Perubahan pola makan yang tidak teratur,
organik sebagai penyebabnya memasuki esofagus kembali. obat-obatan yang tidak jelas, zat-zat
b. Dispepsia non organik, atau seperti nikotin dan alkohol serta adanya
dispepsia fungsional, atau kondisi kejiwaan stres, pemasukan
dispepsia non ulkus (DNU), bila makanan menjadi kurang sehingga
tidak jelas penyebabnya. lambung akan kosong, kekosongan
lambung dapat mengakibatkan erosi pada
lambung akibat gesekan antara dinding-
dinding lambung, kondisi demikian dapat
mengakibatkan peningkatan produksi HCL
yang akan merangsang terjadinya kondisi
asam pada lambung, sehingga rangsangan
di medulla oblongata membawa impuls
muntah sehingga intake tidak adekuat
baik makanan maupun cairan.
Penatalaksanaan Medik

Pencegahan
a. Penatalaksanaan non farmakologis
1) Menghindari makanan yang dapat
meningkatkan asam lambung
Pola makan yang normal dan teratur, 2) Menghindari faktor resiko seperti
pilih makanan yang seimbang dengan alkohol, makanan yang peda, obat-obatan
yang berlebihan, nikotin rokok, dan stres
kebutuhan dan jadwal makan yang 3) Atur pola makan
teratur, sebaiknya tidak b. Penatalaksanaan farmakologis yaitu:
mengkomsumsi makanan yang Sampai saat ini belum ada regimen
pengobatan yang memuaskan terutama
berkadar asam tinggi, cabai, alkohol,
dalam mengantisipasi kekambuhan. Hal ini
dan pantang rokok, bila harus makan dapat dimengerti karena pross
obat karena sesuatu penyakit, patofisiologinya pun masih belum jelas.
misalnya sakit kepala, gunakan obat Dilaporkan bahwa sampai 70 % kasus DF
reponsif terhadap placebo.
secara wajar dan tidak mengganggu
fungsi lambung. OLEH :
Obat-obatan yang diberikan meliputi
antacid (menetralkan asam lambung) KATHARINA P. DUA KELAN
golongan antikolinergik (menghambat 011 120 123
pengeluaran asam lambung) dan
prokinetik (mencegah terjadinya
muntah)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS NUSA NIPA
MAUMERE
2016