Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN ANALISA TINDAKAN KEPERAWATAN

PEMASANGAN NGT

Nama : Ita Kusrini Tanggal :1 April 2016

Nim :P1504173209 Tempat : Ruang ICU

1 Tindakan Keperawatan yang di lakukan Pemasangan NGT


Nama Pasien : Tn. M.Y NGT adalah kependekan dari Nasogastric
Diagnosa Medis:Post op thoracotomy tube. alat ini adalah alat yang digunakan
hari ke-4 untuk memasukkan nutsrisi cair dengan
Tanggal tindakan:11 4 -2016 selang plasitic yang dipasang melalui
hidung sampai lambung.

2 Diagnosa Keperawatan ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari


kebutuhan
3 Tujuan Tindakan 1. Memberikan nutrisi pada pasien yang
tidak sadar dan pasien yang mengalami
kesulitan menelan
2. Mencegah terjadinya atropi
esophagus/lambung pada pasien tidak
sadar
3. Untuk melakukan kumbang lambung
pada pasien keracunan
4. Untuk mengeluarkan darah pada
pasien yang mengalami muntah darah
atau pendarahan pada lambung

4 Prinsip tindakan dan rasional Tindakan pemasangan NGT ini bersifat


bersih karen selang NGT di masuakn di
bagaian yang kotor tempat penampungan
abahan sisa amakanan
5 Bahaya bahaya yang mungkin terjadi 1. Klien dengan sustained head trauma,
akibat tindakan tersebut dan cara maxillofacial injury, atau anterior fossa
pencegahannya skull fracture. Memasukan NGT begitu
saja melalui hidung maka potensial
akan melewati criboform plate, ini
akan menimbulkan penetrasi
intracranial.
2. Klien dengan riwayat esophageal
stricture, esophageal varices, alkali
ingestion juga beresiko untuk
esophageal penetration.
3. Klien dg Koma juga potensial
vomiting dan aspirasi sewaktu
memasukan NGT, pd tindakan ini
diperlukan tindakan proteksi seperti
airway dipasang terlebih dahulu
sebelum NGT.
4. Pasien dengan gastric bypass surgery
yang mana pasien ini mempunyai
kantong lambung yang kecil untuk
membatasi asupan makanankonstruksi
bypass adalah dari kantong lambung
yang
kecil ke duodenum dan bagian bagain
usus kecil yang menyebabkan
malabsorpsi(mengurangi kemampuan
untuk menyerap kalori dan nutrisi

6 Hasil yang di dapat dan makna Terdapat residu saat di lakukan


pengecekan, di lakukan kubah lambung,
setelah itu makanan masuak dengan lanacar
tanapa ada aspirasi, mual muntah dan
alergi.
7 Identifikasi tindakan keperawatan 1. Lakukan Observasi setelah di lakukan
lainya yang dapat dilakukan untuk pemasangan NGT takut terjadinya
mengatasi masalah / dignosa tersebut aspirasi
2. Mendengarkan bising usus, catat jika
adanya penurunan atau suara hiperatif
bising usus
3. Lakukan perawatan selang NGT
4. Ajarakan keluraga untuk membrikan
makanan melalui Selang NGT yang
tersedia
5. Posisikan pasien 20 30 derajat agar
tidak terjadi aspirasi dan peningkatan
intra cranial
8 Evaluasi diri tentang pelaksanaan Paratik pemesangan NGT ini berjalan
tindakan tersebut. dengan lancar, sudah mengikuti SOP
pemasangan NGT prinsip prisnip
pemasangan sudah di jalankan, serta
mengobservasi bahaya yang kemungkinan
terjadi pada saat pemasangan dan ketiaka
pemberian nutrisi melalui selang NGT.

Refrensi:

Asmadi. 2008. Teknik Prosedural Keperawatan:Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien.
Jakarta: Penerbit Salemba Medika
Dewanto, George, dkk. 2009. Panduan Praktis Diagnosis & Tata Laksana Penyakit Saraf.
Jakarta: EGC