Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)

KEPERAWATAN KESEHATAN GERONTIK


FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA
PERIODE 22 Mei 09 Juni 2017

PRE PLANNING
KEGIATAN BERMAIN CATUR SIE OLAHRAGA
UPT GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA

Hari/tanggal : Sabtu dan Senin/ 03 dan 05 Juni 2017


Tempat : Wisma Anggrek UPT Griya Werdha Jambangan Surabaya
Waktu : 08.00 - 08.30 WIB
Kegiatan : Bermain Dakon

1. Latar Belakang Kegiatan


Lansia adalah manusia yang telah mencapai umur 60 tahun keatas, yang
mengalami perubahan fisik dan mental, serta berpengaruh pada keseluruhan aspek
kehidupan. Proses penuaan tidak sama pada setiap populasi karena adanya
perbedaan genetika, gaya hidup, dan status kesehatan tiap individu. Proses
penuaan merupakan suatu proses yang ditandai dengan penurunan kemampuan
tubuh, namun bukan merupakan suatu penyakit (Singh, 2014; Efendi &
Makhfudli, 2009; UUD No. 13 tahun 1998).
Peningkatan jumlah lansia telah terjadi di berbagai negara di dunia.
Peningkatan ini terjadi karena adanya perbaikan pelayanan kesehatan, yang dapat
meningkatan derajat kesehatan pada seseorang (World Alzheimer Report, 2015).
Peningkatan derajat kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan Angka Harapan
Hidup (AHH). AHH yang meningkat juga memiliki dampak negatif, yaitu
bertambahnya jumlah penderita gejala neurodegeneratif, salah satunya adalah
demensia (DepKes, 2013).
Demensia adalah suatu proses neurodegeneratif dengan gejala penurunan
kognitif meliputi memori, bahasa, atensi, fungsi eksekutif, dan visuospasial.
Gejala demensia meliputi penurunan ingatan, kesulitan berkomunikasi, dan
perubahan mood dan kebiasaan (Mardjono, 2010; Grabowski et al, 2004; SIGN,
2006). Demensia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor intrinsik dan ekstrinsik.
Faktor intrinsik meliputi genetik, usia, dan jenis kelamin; faktor ekstrinsik
meliputi gaya hidup, pendidikan, pekerjaan dan lingkungan.(McCullagh, 2001;
Chen, 2009; Pattanayak, 2010; Thorpe, 2009).
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
KEPERAWATAN KESEHATAN GERONTIK
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA
PERIODE 22 Mei 09 Juni 2017

Dari data pengkajian yang dilakukan, didapatkan bahwa Ny. K termasuk


dalam kategori tingkat kognitif yang berat, dan Ny. K dapat bermain dakon.
Dakon merupakan salah satu permainan yang dapat memperlambat penurunan
kognitif pada lansia (Laksono, Haryanto, & Bahiyah, 2016)

2. Tujuan
Setelah dilakukan kegiatan bermain catur, lansia dapat :
a. Melakukan permainan dakon secara rutin
b. Berinteraksi sosial dengan sesama lansia yang bermain dakon
c. Tidak terjadi penurunan kognitif yang lebih tinggi

3. Plan of Action
Rencana strategis : klien diminta untuk bermain dakon bersama dengan
lansia lain atau dengan perawat
Tindakan : Mempersiapkan bahan dan alat untuk kegiatan
bermain dakon, mempersiapkan tempat kegiatan
bermain dakon, melakukan kegiatan bermain dakon
yang dipimpin oleh mahasiswa
Pelaksana : Ria Fitriani, S.Kep.
Sasaran : Ny. K
Metode : Bermain dakon
Susunan acara :
No Tahapan Kegiatan mahasiswa Repson peserta
kegiatan
1 Orientasi 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam
2. Memperkenalkan diri 2. Mendengarkan
3. Kontrak waktu 3. Menyetujui
4. Menjelaskan tujuan 4. Menderngarkan dan
dan manfaat memperhatikan
2 Kerja 1. Menjelaskan cara 1. Mendengarkan dan
bermain dakon memperhatikan
2. Melakukan permainan penjelasan
dakon 2. Melakukan
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
KEPERAWATAN KESEHATAN GERONTIK
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA
PERIODE 22 Mei 09 Juni 2017

permainan
3 Terminasi 1. Mengevaluasi 1. Mendengarkan dan
kemampuan peserta memperhatikan
dalam permainan 2. Menyetujui kontrak
dakon dan memberikan waktu
apresiasi 3. Menjawab salam
2. Menayakan kontrak
waktu selanjutnya
3. Mengucapkan salam

4. Evaluasi kegiatan
a. Evaluasi struktur
Mahasiswa menyiapkan pre planning kegiatan 1 hari sebelum pelaksanaan
b. Evaluasi proses
Bagaimana berlangsungnya kegiatan bermain dakon, ada hambatan atau
tidak dan keaktifan peserta.
c. Evaluasi hasil
Dilakukan pengukuran tingkat kognitif
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
KEPERAWATAN KESEHATAN GERONTIK
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA
PERIODE 22 Mei 09 Juni 2017

Surabaya, 05 Juni 2017


Mengetahui,
Pembimbing Akademik Mahasiswa

Sylvia Dwi Wahyuni, S.Kep., Ns., M.kep Ria Fitriani, S. Kep.


NIP. 198610262015042003 NIM. 131613143058
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
KEPERAWATAN KESEHATAN GERONTIK
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA
PERIODE 22 Mei 09 Juni 2017

SATUAN ACARA KEGIATAN

1. Definisi Dakon
Dakon adalah permainan tradisional yang diambil dari Bahasa Jawa.
Dalam Bahasa Indonesia permainan dakon disebut permainan congkak atau
congklak. Congklak adalah tempat yang dipakai untuk permainan, ada
bermacam-macam seperti kerikil, kerang, kelereng, dan sebagainya.
Permainan dengan biji-bijian dan kayu yang berbentuk seperti perahu yang
berlubang-lubang (dijawa disebut dakon) (Widiastuti, 2014).

2. Cara Bermain Dakon


Permainan dakon dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka
menggunakan papan yang dinamakan papan dakon. Umumnya papan dakon
terbuat dari kayu plastic, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang,
biji-bijian, batu-batuan, plastic. Papan dakon terdapat 16 buah lubang yang
terdiri atas 14 lubang kecil dan 2 lubang besar di kedua sisinya. Setiap 7
lubang kecil di sisi pemain dan lubang besar di sisi kanannya dianggap
sebagai milik pemain (Misinah, 2014).
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
KEPERAWATAN KESEHATAN GERONTIK
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA
PERIODE 22 Mei 09 Juni 2017

DAFTAR PUSTAKA

Misinah. 2014. Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui


Permainan Dakon. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Widiastuti, Henti. 2014. Upaya Meningkatkan Kemampuan Melakukan Operasi


Perkalian Melalui Permainan Dakon dan Kartu Warna. Skripsi. Fakultas
Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Yogyakarta.