Anda di halaman 1dari 69
DOKUMEN PENGADAAN asdp indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVISI PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT RENCANA KERJA SYARAT asdp indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVISI PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT —_ No. Dokumen | PPBJ-101.00.19 | sd) FORM RENCANA. Revisi_ 00 i ASAP KERJA DAN SYARAT (RKS) | Berlaku Efektif = | Peer Halaman i dari 10 PEKERIAAN _:~_ Pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makasar aa METODE PBJ Pemilinan Langsung LOKASI Kantor Pusat PT. ASDP Indonesi Ferry (Persero) BAB I PENJELASAN UMUM 1, Pedoman Pengadaan : Pengadaan Barang dan Jasa untuk pekerjaan Pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makasar dilaksanakan berdasarkan dan berpedoman pada ketentuan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor : KD.155/UM.201/ASDP-2016, tanggal 03 Mei 2076, tentang Perubahan Keputusan Direksi Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor : KD.360/UM.201/ASDP-2014, tanggal 22 Desember 2014, tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barangy/Jasa di lingkungan PT. [ASDP Indonesia Ferry (Persero). sesuai Permintaan Barang dan Jasa (5PB/I) dari Divisi Logistik Nomor : 308/UM/PB)-L0G/xI/2016 tanggal 3 November 2016 atas Surat Permintaan Pengadaan Barang dan Jasa (SPPB/1) Nomor : 236/SPPB/1/UM.201/X/2016 Tanggal 28 Oktober 2016 perihal Pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makasar, 2. Lingkup Pekerjaan : Pekerjaan yang cilelang adalah pekerjaan sesuai dengan judul diatas yaitu Pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makasar yang tercantum dalam RKS. 3. Pemberi Tugas: Pemberi tugas / pekerjaan dimaksud di atas adalah Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) | 4, Pelaksanaan Pengadaan : Pelelangan dilaksanakan oleh Divisi Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Pusat dengan urutan sebagai berikut : 4.1 Mengundang Penyedia Barang/lasa; 42 Pengambilan dokumen Pengadaan; 4.3. PenjelasanPersyaratan Umum dan Teknis Pekerjaan/Aanwijzing; | 44 Pemasukan dan Pembukaan dokumen penawaran; 45. Evaluasi dokumen penawaran; 4.6 Klarifikasi Pekerjaan dan Negosiasi harga;, 4.7 Pembuatan Berita Acara Hasil Pengadaan (BAHP); 48 Nota Dinas usulan calon pemenang; | 4.9 Surat penetapan pemenang lelang dari Direksi; 4.10. Surat Pengumuman Pemenan 4.11. Masa sanggah 2 (dua) hari kerja; 4.12. Pembuatan Perjanjian/Kontrak Kerja Pengadaan Barang dan Jasa ini diselenggarakan oleh Divisi Pengadaan Barang dan Jasa, dengan | rencana kerja adalah sebagai berikut : + Pengambilan Dokumen : Hari / Tanggal Kamis, 15 Desember 2016 Pukul 09.00 s/d 16.00 Wib | Tempat Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) J Jend. Achmad Yani Kav. 52A - Jakarta Pusat eae ). Dokumen _| PPBJ-101. Revisi [00 .asdp KERJA DAN SYARAT (RKS) | Berlaku Efektif | Halaman [2 dari t0 Tanggal Jum’at, 16 Desember 2016 Pukul 1400 WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Jl Jend, Achmad Yani Kav. 52A - Jakarta Pusat ‘© Pemberian Penjelasan Lapangan ( Aanwijzing Lapangan ) akan diadakan pada : Hari / Tanggal Senin, 19 Desember 2016 Pukul 40.00 WiB Tempat Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) JI. Jend, Achmad Yani Kav. 52A — Jakarta Pusat ‘*Batas Akhir Pemasukan Dokumen Penawaran : Hari / Tanggal Jum’at, 23 Desember 2016 Pukul 14.00 WIB Tempat Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) J Jend. Achmad Yani Kav. 52A ~ Jakarta Pusat 5. Metode Evaluasi | Dalam pemilihan Penyedia Barang /Jasa, Divisi Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Pusat menggunakan | Sistem Nilai Merit Point System dengan passing grade yang tertuang dalam KO.155/UM.201/ASDP.2016, ‘tanggel 03 Mei 2016, tentang Perubahan Keputusan Direksi Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor : KD.360/UM.201/ASDP-2014, tanggal 22 Desember 2014 Urutan proses penilaian dengan sistem ini adalah sebagai berikut | 5.1 Evaluasi Administrasi 5.1.4 Evaluasiadministrasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat pada pembukaan penawaran; 5.1.2 Evaluasi administrasi dlakukan tethadap dokumen penawaran yang masuk dan dievaluasi kelengkapan dan keabsahan syarat administrasl, Unsur-unsur yang dievaluasi pada tahap ini harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen pengadaan (tidak dikurangi atau ditambah); | 5.1.3 Evaluasi administrasi menghasikan dua kesimpulan, yaitu memenuhi syarat administrasi atau tidak memenuhi syarat administrasi. 5.2. Evaluasi Teknis dan Harga | 5.1.1 Sistem nilai menggunakan pendekatan/metode kuantitatif, yaitu dengan memberikan nilai ‘angka tethadep unsurunsur teknis dan harga yang dinilai sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan. 5.12 Evaluasi teknis dan harga dilakukan terhadap penawaran-penawaran yang dinyatakan ‘memenui persyaratan administra, dengan memberikan peniian (skor) terhadap unsur-unsur ‘eknis dan/atau harga penawaran. 5.1.3 Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Divisi Pengadaan membuat daftar urutan penawaran, yang dimulai dari urutan penawaran yang memiliki nilai tertinggi 5.1.4 Bia menggunakan rifai ambang batas lulus (pasvng grade), hal ini harus dicantumkan dalam dokumen pengadaan. Divisi Pengadaan membuat daftar urutan yang dimulai dari penawaran harga terendah untuk semua penaweren yang memperoleh nilai di atas atau sama dengan nilai ambang batas lulus (passing grade). 5.3 Tahap evaluasi tetap mengacu pada urutan pelaksanaan pengadaan sesuai BAB | Poin & | PPBJ-101.00.19 FORM RENCANA Revi 00 | asdp KERJA DAN SYARAT (RKS) [Berlaku Efektif | _ 7 [Halaman [3 dari 10 6. Pengeluaran Biaya Pengadaan : Semua biaya yang dikeluarkan peserta sehubungen dengan proses pengadaan ini menjadi beban dan ‘tanggung jawab peserta pengadaan Barang dan Jasa. BAB Il SYARAT - SYARAT DOKUMEN PENAWARAN |. Syarat Surat Penawaran: 1.1 Surat Penawaran harus dibuat diatas kertas kop Perusahaan, bertanggal serta ditanda tangani oleh Pimpinan Perusahaan atau yang diberikan kuasa dan dibuat 2 (dua) rangkap, memuat rilai penawaran (dengan angka dan dengan huruf ), bertanggal, bermaterai dan berstempel perusahaan. (sesuai dengan lampiran 4) 1.2 Surat Penawaran harus dilampiri data perhitungan harga (price Jist) yang didalamnya memuat penavaran biaya dalam bentuk satuan biaya (unit price) dengan mengacu kepada spesiikasi dan rincian pekerjaan yang telah ditetapkan, bertanggal serta ditanda tangani oleh Pimpinan Perusahaan atau yang diberkan kuasa, berstempel perusahaan dan dibuat 2 (dua) rangkap. 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran selama 60 (enam puluh) hari Kalender. 1.4 Surat Kuasa untuk penandatanganan dokumen penawaran bagi kuasa Direktur/pihak yang berwenang, dibuat bermaterai Rp. 6.000; (enam rib rupiah) diberi tanggal dan berstempel perusahaan. 1.5 Dokumen dan Surat Penawaran dialamatkan langsung kepada : "Divisi Pengadaan Barang dan Jasa PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)". ‘Alamat : Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) JI. Jend. Achmad Yani Kav. 52A — Jakarta Pusat Dokumen Penawaran : Perusahaan yang mengajukan penawaran harus dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan, proses ini diperiukan untuk menilai Kompetensi dan kemampuan uscha serta pemenuhan persyaratan administrasi, Untuk memenuhi hal tersebut perusahaan yang mengajukan penawaran wajib melampirkan 2.1 Dokumen Administrasi: 2.1.1 Pakta Integritas (Lampiran 1) 2.1.2 Surat Pemyataan Kebenaran Dokumen (Lampiran 2) 2.1.3 Surat Pernyataan Tunduk Kepada Ketentuan yang berlaku pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) (Lampiran 3) 2.1.4 Surat Pernyataan Penyedia Barang dan Jasa (Lampiran 5) 2.1.5 Surat Kuasa Pencairan Jaminan (Lampiran 6) 2.1.6 Rekening Koran 6 (enam) bulan terakhir. 2.1.7. Referensi Bank dari Bank Umum Nasional 2.1.8 Surat Dukungan dari Bank Umum Nasional minimal sebesar 10% dari nilai pagu. 2.1.9 Fomuli Penilaian Kualfikasi Rekanan (dalam bentuk soft copy). 2.2 Dokumen Teknis : 2.2.1. Uraian Metode Pelaksanaan 2.2.2. Daftar Personil Inti 2.2.3. Daftar Peralatan jnimal dan Lokasi Alat { No. Dokumen FORM RENCANA Revisi KERJA DAN SYARAT (RKS) | Berlaku Efektif Halaman 224 Jadwal waktu (Time Schedule) pelaksanaan secara terperind yang digambarkan Diagram Network Planning dan diagram balok (Kurva S) yang saling berkaitan, 2.25 Surat Dukungan Material dai Distributor/Suplier 2.2.6 Pengalaman 1 pa | 2_| Pekerjaan Struktur Bawah 3___ Pekerjaan Struktur Atas | |_ 4 Pekerjaan Pasangan [6 Pekerjaan Kusen, Pintu, dan Jendela | 7_ Pekerjaan Plafon ~_Pekerjaan Sanitair & Instalasi Air 10 | Pekerjaan instalasi Listrik “ Pekerjaan Sarana Luar “4._| Tenaga Ahli Mekanikal [—['S."[Tenaga ani letrikal | t Tenaga Ahli Quantity Su naga Ahii| 8. Pelaksana Struktur 9. Pelaksana Arsitektur | 10. | Pelaksana Mekanikal | | Pelaksana Elektrikal Hydraulic Concrete Breaker Bulldozeer ~| Mesin Stamper Kuda _ Kodok (Vibrator Pplate Concrete Mixer 1s Converter (Termasuk Aksesorisnya : Stang las dan Kabellas) cera jerinda tangan Dia 4” "Gerinda Duduk (cutting Wheel) 111. | Blander Potong (termasuk aksesorisnya : stang, selang, I L |___ tabung oksigen dan tabung LPG) I dalam | No. Dokumen _ | PPBJ-101.00.19 FORM RENCANA Revisi [00 KERJA DAN SYARAT (RKS) _| Berlaku Efektif | oo { Halaman 5 dari 10 Mesin Bor Beton Bor Magnet _ Chain Blok Diagram Network Planning | Diagram Batang adwal Peralatan || Baja Tulangan | Baja Struktur [= WF200.1005,58 | > WF250.125.6.9 7 h Terima Pekerjaan a. Salinan Kontrak Pekerjaan Sip 23 Dokumen Penawaran Harga 2.3.1 Surat Penawaran Harga (Lampiran 4) 2.32. Rekapitulasi Penawaran Harga 2.33. Rincian Anggaran Biaya Penawaran 2.34 Analisa Harga Satuan 2.35. Daftar Harga Satuan : Upah, Tenaga dan Material 2.36 Jaminan Penawaran yang diterbitkan oleh Bank Umum minimal sebesar 3 % dari nilai penawaran dengan masa berlaku minimal selama 60 (Enam puluh) hari Kalender sejak tanggal penawaran. 3. Pemasukan Dokumen Penawaran : Dokumen penawaran dibungkus dengan menggunakan Metode 2 (dua) sampul yaitu penyampaian dokumen penawaran yang terciri dar: 3.1 Sampul Yang berisikan Dokumen Administrasi dan Dokumen Teknis (sesuai pada butir 2.1 dan 2.2). 3.2 Sampul | Yang berisikan Dokumen Penawaran Harga dan Jaminan Penawaran Asi (sesuai pada butir 2.3). 3.3 Selanjutnya sampul | dan sampul Il dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul penutup dan dilak pada 5 ‘itik sesuai RKS pada lampiran -7 serta tidak dibenarkan ada tandatanda pengenal dari pihak peserta serta dokumen penawaran dialamatkan sesuai dengan BAB II butir 1.5 atau yang ditujukan kepada Divisi Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), 5 i | »BJ-101.00.19 | FORM RENCANA 00 asdp KERJA DAN SYARAT (RKS) _[Berlaku Efektif | 7 ___ [Halaman 6 dari 10 1. Dokumen Penawaran Tidak Syah atau _Gugur. Penawaran dinyatakan gugur apabila pada saat evaluasi penawaran dengan persyaratan sebagai | berkut: 4.41 Surat penawaran: 4.1.1 Tidak ditandatangani oleh Pimpinan/Direktur Utama atau penerima kuasa dari pemimpin/Direktur Utama yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahaannya, | 4.4.2. Tidak mencantumkan masa berlakunya penawaran, atau mencantumkan kurun waktu | kurang dari yang diminta dalam dokumen pelelangan 4.2 Jaminan penawaran: | 4.2.1 Tidak diterbitkan oleh Bank Umum Nasional. | 4.2.2. Besaran jaminan kurang dari nilai yang dipersyaratkan dalam Dokumen Pengadaan. | 4.23 Masa berlakunya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam Dokumen Pengadaan. 4.2.4 Nama peserta pelelangan tidak sesuai dengan nama pada surat Jaminan Penawaran. | 425. Nama paket tidak sesuai dengan nama paket dalam Jaminan Penawaran 43. Dokumen tidak sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat (RKS), Kerangka Acuan Kerja (KAK) serta Berita Acara Aanwijzing. . Jaminan Pengadaan : 5.1 Bagi peserta pelelangan diharuskan menyerahkan Surat Jaminan Penawaran (id Bond) dari Bank Umum Nasional minimal sebesar 3% dari harga penawaran termasuk PPN dan masa berlaku Surat Jaminan Penawaran (Bid Bond) adalah selama minimal 60 (enam puluh) hari kalender sejak tanggal Pembukaan Surat Penawaran. 5.2 Surat Jaminan Penawaran (Bid Bond) menjadi milk PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), apabila peserta pelelangan / tender mengundurkan diri setelah memasukan surat penawaran kepada Divisi Pengadaan Barang dan Jasa. 5.3 Asli Surat Jaminan Penawaran tersebut akan dikembalikan kepada peserta pelelangan yang kalah setelah ada pemberitahuan pemenang pelelangan, dan bagi pemenang pelelangan, Asii Surat Jaminan Penawaran akan dikembalikan setelah citerbikannya Surat Perjanjian 5.4 Jumlah Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond) adalah minimal sebesar 5 % (lima persen) dari harga Kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum Nasional dan akan dikembalikan pada saat | pekerjaan selesai | 5.5 Jaminan Penawaran dan Jaminan Pelaksanaan harus disertai Surat Kuasa dari Pimpinan/Penyedia Barang dan Jasa yang memberikan kuasa kepada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk segera | melaksanakan pencairan Jaminan apabila terjadi_pelanggaran yang disebabkan oleh | pelaksana/Penyedia Barang dan Jasa sebagaimana yang ditetapkan didalam SPK dan atau Perjanjian yang telah disepakati . Jaminan Sanggahan_: 6.1 Nilai Jaminan Sanggahan ditetapkan sebesar Rp. 100.000.000,- 6.2 Masa berlaku Jaminan Sanggahan 14 hari kalender sejak pengajuan sanggahan. 63 Jaminan Sanggahan diserahkan Calon Penyedia Barang dan Jasa ke Perusahaan pada saat penyampaian sanggahan. 64 Syarat-Syarat di atas wajib untuk dipenuhi oleh peserta tender dalam penyampaian sanagahan. 6.5 Jaminan sanggah diterbitkan oleh Bank Umum Nasional. 6.6 Apabila sanggah banding dinyatakan benar, jaminan banding akan dikembalikan kepada peryanggah. Tetapi ka salah, maka jaminan akan dicairkan oleh perusahaan. i [No. Dokumen | FORM RENCANA Revisi | KERJA DAN SYARAT (RKS) _[Berlaku Efektif Halaman | 7 dari 10 6.7 Apabila tidak memenuhi sesuai poin 6.1 sampai 6.5 di atas, maka Divsi Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Pusat PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dianggap tidak memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti. . Penetapan Pemenang Pelelangan : TA Keputusan Penetapan Pemenang dilakukan oleh Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) setelah dlilaksanakan proses evaluasi terhadap penawaran pengadaan Barang dan Jasa yang dimaksud. 7.2. Kepada pemenang lelang akan segera diterbitkan Surat Perjanjian/Kontrak setelah melalui tahap Masa Sanggah dan Pengumuman Pemenang. 3. Pengunduran Diri dari Pelelangan : Setelah Peserta pelelangan memasukkan dokumen penawaran kemudian mengundurkan diri pada saat dilakukan evaluasi penawaran maka jaminan penawaran menjadi milik PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan setelah Pemenang lelang ditunjuk dan menandatangani Kontrak kerja, dalam waktu yang ditentukan tidak melakukan pelaksanaan pekerjaan lelang atau mengundurkan dir, maka Jaminan Pelaksanaan menjadi milk PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). ii ‘ontrak Pelaksanaan pekerjaan dapat dimulai berdasarkan penerbitan Perjanjian / Kontrak yang disepakati dan ditanda tangari oleh Perusahaan dengan Penyedia Barang/iasa, dengan ketentuan sebagai berikut Anggaran telah tersedia; Telah tercapai kesepakatan harga; Telah tercapai kesepakatan tahapan pembayaran, Lingkup pekerjaan/spesifikasi pekerjaan jelas dan telah disepakati, Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan telah cisepakati Ketentuan yang tertuang di dalam dokumen pengadaan dijadikan acuan dalam pelaksanaan pekerjaan; g. Telah diterbitkan Surat Penetapan Pemenang oleh Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero); hh. Setelah masa sanggah berakhir. Dalam setiap perjanjian yang dibuat oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan Penyedia Barang dan Jasa harus mengindahkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku , Good Corporate Governance, prinsip kehat-hatian dalam pengambilan keputusan bisnis (business judgement rule) yang akan diatur lebih lanjut. BAB IIL KETENTUAN PELAKSANAAN Rencana Pelaksanaan Pekeriaan : 1A Setelah citerbitkan Surat Perjanjian/Kontrak, penyedia Barang dan Jasa yang ditunjuk harus melaksanakan pekerjaan menurut rencana pelaksanaan pekerjaan dimaksud. 1.2 Jika terjadi peryimpangan dari rencana tersebut tanpa persetujuan pihak PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), maka biaya dan kerugian yang ditimbulkan karena penyimpangan tersebut menjadi beban Penyedia Barang dan Jasa / pemenang lelang. Ketentuan Umum 2.41 Penyedia Barang dan Jasa bertanggung jawab atas tepatnya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan ketentuan/spesifkasi yang telah ditetapkan dalam Surat Perjanjian/Kontrak. 22 Penyedia Barang dan Jasa juga harus menyiapkan peralatan atau tenaga dan lainain guna menunjang pelaksanaan pekerjaan dimaksud. No. Dokumen FORM RENCANA. Revisi_ KERJA DAN SYARAT (RKS) | Berlaku Efektif cee Halaman 3. Waktu Penyelesaian : 3.1. Waktu penyelesaian pekerjaan harus sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam Surat Perjanjian / Kontrak 3.2 Dalam hal terjadi keterlambatan waktu, tanpa adanya suatu alasan yang kuat dan syah, maka pihak Penyedia Barang dan Jasa dikenakan denda sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan dalam Surat Perjanjian/Kontrak 4. Penyerahan Pekerjaan ; Jengka waktu penyelesaian pekerjaan adalah sebagai berikut : 4.1 Masa Pelaksanaan Pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makasar adalah 240 (dua ratus ‘empat puluh) hari kalender sejak diterimanya Surat Perjanjian/Kontrak. 42. Masa Pemeliharaan Masa pemeliharaan oleh Penyedia Jasa Kontraktor Pelaksana akan berlangsung selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak ditanda tangani Berita Acara Serah Terima Pekerjaan. I 43. Kontraktor bertanggungjawab terhadap mutu dan kualitas hasil pekerjaan pembangunan Dermaga VI Pelabuhan Merak, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi diantaranya seperti Bab VI Pasal 25 yang berbunyi: 1) Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa wajib bertanggung jawab atas kegagalan bangunan, 2), Kegagalan bangunan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan konstruksi dan paling lama selama 10 (sepuluh) tahun. 3) Kegagalan bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan oleh pihak ketiga selaku penilai ahi. 5. Pembayaran Pekerjaan: Pembayaran terhadap pekerjaan akan diatur lebih lanjut dalam Surat Perjanjian oleh kedua belah pihak. Mengetahui, Divisi Pengadaan Bdrang Han Jasa Kantor Pusat PT. ASDP Indgnesia|Ferry (Persero) LAMPIRAN RKS asdp indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVISI PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT Kertas Berkop Perusahaan Lampiran - 6 Contoh SURAT KUASA PENCAIRAN JAMINAN Nomor Bulan .. . Tahun .. Pada hari ini .. (domisili perusahaan) Tanggal .. 1 Direktur (bidang _jabatan)mewakili Perseroan/Direksi dari dan oleh karena itu bertindak untuk dan atas nama PT/CV berkedudukan di Jalan .. selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA; 2. DJUNIA SATRIAWAN, Direktur Keuangan mewakili Direksi dari dan oleh karena itu bertindak untuk dan atas nama PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkedudukan di Jakarta Jalan Jenderal Achmad Yani Kav. 52 A Jakarta Pusat selanjutnya disebut PIHAK KEDUA; 3. PIHAK PERTAMA memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada PIHAK KEDUA untuk melaksanakan pencairan dan/atau pemotongan Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan Pemeliharaan dan Jaminan Uang Muka milik PIHAK PERTAMA pada PIHAK KEDUA apabila PIHAK PERTAMA melakukan pelanggaran dan/atau tidak dapat memenuhi ketentuan sebagaimana ditetapkan dalam Surat Perintah Kerja dan/atau Kontrak/Perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sehubungan dengan pekerjaan (nama pekerjaan) 4, Demikian Surat Kuasa ini dibuat dengan sebenarnya. ‘Yang Menerima Kuasa ‘Yang Memberikan Kuasa Materai Rp. 6000,- Stempel Perusahaan (DJUNIA SATRIAWAN) (Nama Jelas & Jabatan ) Kertas Berkop Perusahaan Lampiran -5 Contoh .TAAN IA BARANG /JASA Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Nama Perusahaan = Alamat Perusahaan : Dengan ini menyatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan (ama pekerjaan) akan kami laksanakan sesuai dengan Surat Perjanjian/Surat Pemesanan Barang/Jasa yang dikeluarkan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Jika tidak sesuai dengan spesifikasinya, maka kami sanggup dan bersedia dituntut secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemberi Pernyataan PTYCV .. Materai Rp. 6000, (Nama Jelas ) Jabatan & Stempel Keterangan: Tanda tangan Penyedia Barang/Jasa harus diberikan STEMPEL PERUSAHAAN Kertas Berkop Perusahaan Lampiran -4 Contoh SURAT PENAWARAN Nomor Lamp. Perihal _: Penawaran Harga Kepada Yth, Pekerjaan (nama pekerjaan) Divisi Pengadaan Barang dan Jasa PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) di- Jakarta Dengan hormat, Yang bertanda tangan di bawah Nama Jabatan. Setelah mempelajari dengan seksama penjelasan teknis maupun administrasi dari PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) tentang rencana pekerjaan (nama pekerjaan) Dengan ini kami mengajukan penawaran harga sebesar Rp. (lerbilang) termasuk PPN dan keuntungan dari pekerjaan yang akan kami selenggarakan sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku dan akan kami selesaikan dalam jangka waktu c ) hari kalender. ‘Masa berlaku surat penawaran yang kami sampaikan selama (......) hari kalender Merupakan lampiran dari penawaran kami adalah perincian jenis pekerjaan, harga satuannya dan analisa dari harga satuan tiap-tiap jenis pekerjaan. Dengan ini kami menyatakan bahwa kami tunduk pada ketentuan yang berlaku dan syarat- syarat lainnya yang berlaku dalam lampiran ini. es 20... Pemberi Pernyataan PTC Materai Rp. 6000,- (Nama Jelas ) Jabatan & Stempel Keterangan: Tanda tangan Penyedia Barang/Jasa harus diberikan STEMPEL PERUSAHAAN Kertas Berkop Perusahaan Lampiran -3 Contoh SURAT PERNYATAAN TUNDUK KEPADA KETENTUAN YANG BERLAKU DI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) ‘Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Nama Perusahaan: Alamat Perusahaan : MENYATAKAN Tunduk kepada ketentuan/persyaratan dari PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang berlaku dalam hubungan prosedur pelaksanaan pekerjaan (nama pekerjaan). Pemberi Pernyataan PTJCV.... Materai Rp. 6000, (Nama Jelas, Jabatan & Stempel) Jabatan & Stempel Keterangan: Tanda tangan Penyedia Barang/Jasa harus diberikan STEMPEL PERUSAHAAN Kertas Berkop Perusahaan Lampiran -2 Contoh SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN ‘Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan Berkenaan dengan pelaksanaan pelelangan pekerjaan (nama pekerjaan) yang dilaksanakan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), dengan ini menyatakan bahwa: 1. Kelengkapan dokumen yang disampaikan dalam Pra-Kualifikasi untuk menjadi rekanan terseleksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan proses pelelangan tersebut BENAR dan sesuai dengan aslinya; 2. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak _berdasarkan (sesuai akta pendirian/perubahannyalsurat kuasa, disebutkan secara jelas akta pendirianperubahanlsurat kuasa dan tanggalnye); 3. Perusahaan saya dan/atau saya tidak sedang dinyatakan pailit atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan atau tidak sedang menjalani sanksi pidana; 4, Saya tidak pernah dihukum berdasarkan keputusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan konduite profesional perusahaan atau konduite profesional perorangan berkenaan pengadaan barang dan jasa; 5. Saya tidak mempunyai hubungan tertentu khususnya hubungan keluarga dan/atau hubungan istimewa dengan pihak-pihak yang terkait dengan pengadaan barang/jasa di lingkungan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero); 6. Saya bersedia dilakukan penilaian (vendor assessment) untuk menilai kemampuan teknis dan kelancaran pasokan/material yang berhubungan dengan pekerjaan yang saya laksanakan. Apabila dikemudian hari diketahui bahwa pernyataan yang saya sampaikan tersebut tidak benar, maka saya bersedia untuk mempertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku dan kepesertaan saya dalam pelelangan pekerjaan (nama pekerjaan) dinyatakan GUGUR. Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya Pemberi Pernyataan PTC .. Keterangan: Tanda tangan Penyedia Barang/Jasa harus ‘Materai Rp. 6000 diberikan STEMPEL PERUSAHAAN (Nama Jelas, Jabatan & Stempel) Kertas Berkop Perusahaan Lampiran -1 Contoh PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dalam rangka pengadaan (namaljenis pekerjaan) pada lingkungan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), dengan ini menyatakan bahwa saya: 1. Tidak akan melakukan praktek KKN; 2. Akan melaporkan pada pihak yang berwajib/berwenang apabila mengetahui ada indikasi KKN di dalam proses pengadaan ini; 3. Dalam proses pengadaan ini, berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan, dan professional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penyiapan penawaran, pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan ini; 4, Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, saya bersedia diberikan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi sesuai dengan kketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namafjabatan Tanda Tangan 1. Pengguna Barang/Jasa 2. Divisi Pengadaan 3. Penyedia Barang/Jasa ane Keterangan: Tanda tangan Penyedia Barang/Jasa harus diberikan STEMPEL PERUSAHAAN FORM ISIAN KUALIFIKASI REKANAN asdp indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVISI PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT Kertas PENILAIAN KUALIFIKASI PENYEDIA BARANG/JASA. Berkop PT, ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) Bertindak untuk dan atas nama PT/CV/Firma/Koperasi Alamat Telepon /Fax Email Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Surat . (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa, disebutkan secara jelas nomor akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya); 2. Saya/Perusahaan tidak sedang dinyatakan pailit atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan atau tidak sedang menjalani sanksi pidana atau sedang dalam pengawasan pengadilan; 3, Saya tidak pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional saya; 4, Saya/ Perusahaan tidak memiliki hubungan tertentu dengan PT. ASDP Indonesia Ferry, Khususnya hubungan keluarga atau hubungan istimewa; 5. _ Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : A. Data Administrasi 1. Umum 1. Nama (PT/CV/Firmay Koperasi/Perorangan) 2. Status (PT/CV/Firma/ —: Pusat ‘Cabang Koperasi/Perorangan) O O 3, Alamat (PT/CV/Firma/ Koperasi/Perorangan) No. Telepon No. Fax E-Mail 4, Alamat Kantor Pusat: (dis, dalam hal yang menawar cabang perusahagn! No.Telepon + bukan perusahaan pusatnya) No. Fax : E-Mail SerifhasiISO 9001: [~]Beretkat [~] Tidak Berseriiat Memiliki Aturan le CD tax Kesehatan dan Keselamatan Kerja Izin Usaha Masa berlaku ijin usaha Instansi_ pemberi jin. : usaha Tanggal ... Tanggal ssssssesseesnsesnseeene *) Pilih yang sesuai dan atau perizinan yang lainnya Bidang dan Sub Bidang Pekerjaan ‘A ___Pengadaan Barang 1 Bidang Sub Bidang ... 2 Bidang . Sub Bidang a 3_Bidan; = Sub Bidang... B___Jasa Pemborongan FL ‘Sub Bidang.. Bidang . os Sub Bidang... 3_Bidan; Sub Bidar... CC Jasa Lainnya 1 Bidang . = Sub Bidang .....00 Bidang . + Sub Bidang sesesae 3 _Bidang ssossusssossen - D___Jasa Konsultasi T Bidang ssesscseseese ao 2 Bidang ssoescsecese . 3 Bidang ssoescssee : es (Catatan : Di isi sesuai dengan bidang dan sub bidang perusahaan D. Landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1. Akta Pendirian a, Nomor Akta , Tanggal € Nama Notatis 2 Akta Perubahan Terakhir a. Nomor Akta b, Tanggal ¢ Nama Notaris 3. Pengesahan Menteri Kehakiman RE a. Nomor b.Tanggal E, Pengurus 1. Komisaris (untuk PT) No. Nama No. KTP Jabatan dalam Perusahaan 2. Direksi/Penanggung Jawab/Pengurus Perusahaan Jabatan dalam Perusahaan No. Nama No. KTP F, Data Kewangan 1,_Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT) / Susunan Persero (untuk CV/Firma) No. Nama No. KTP. Alamat Persentase 2. Pajak 1. Nomor Pokok Wajib Pajak 2. Bukti Pelunasan Pajak Tahun ‘Terakhir Nomor/Tanggal 3. Laporan bulanan PPH/PPN tiga bbulan terakhir Nomor/Tanggal 3. Neraca Perusahaan Terakhir Per Tanggal .... Bulan .... Tahun (dalam sibuan rupiah) AKTIVA. PASIVA. TV Utangjangka pendek tang dagang tang pak Utanglainnya = Jumiah (a) V Utangjangka panjang (e) VI Kekayaan bersih Rp... (arbre - (ave) Jumiah ») Piutang jangka pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang jangka panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah Direksi / Penanggung Jewab Perusahaan G. Data Personalia Tenaga ahli/teknis yang diperlukan Tabatan | Pengalaman Tiles No.} Nama | 788M" | pendidikan | Dalam | Kea | gray oa Proyek_| (tahun) iw 2 3 4 5 6 7 8 H. Data Peralatan/Perlengkapan Kondisialat atau nilai sisa Kapasitas Jenis | Jumlah yang masih jc Pais i atau | Merk | Tahun via’ | Lokasi | _ Buk No | Perlengkap | Kuanti pea o Pemba) “harga | Sekarang | Kepemt an tas sekarang 50% | 50% 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Catatan ; bila diperlukan dapat dibuat rincian tersendiri untuk setiap jenis dan bukti-bukti surat pemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu diperlukan. 1. Data Pengalaman Perusahaan 3 (tiga) Tahun Terakhir (minimal nilai 10 paket tertinggi pengalaman di bidang/sub bidang yang sesuai) PemberiTugas! | Konyraxs) | _Tanesel Seles Nama | BidangSub Pengguna Jasa Menurut No.| Paket | Bidang | Lokasi BA z Alamat/ | Nol | tas Pekerjaan | Pekerjaan Nama | Tetoron | Tanggat | Nii | Kontak | Seran Terima l 2 3 4 5 6 Z 8 9 10 J. Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan (Hanya Untuk Jasa Pemborongan) Pemberi Tugas/ a viime | reer mikes! | Kontrk*) | Progres Terakir No. Bidang | Lokasi Prestasi Pekerjaan | peterjaan Nama ae cite Nilai | Tanggal | Kerja int %) if 2 3 a[s 6 7 [se | 9 10 K. Modal Kerja ‘Dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Apabila dikemudian hari, ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu selama 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rp.6.000,- Direksi / Penanggung jawab Perusahaan Jabatan NO DATA PENDUKUNG 1._| Company Profile Perusahaan Akte Notaris Pengesahan Menteri Kehakiman ‘Nomor Pokok Wajib Pajak/ No. pengukuhan 2. 3. 4,_| Lain Usaha: Sup, TDP, Domisili 5. 6. Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir 2015 Laporan bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir pada tahun berjalan Laporan Keuangan (yang sudah diaudit tahun 2015 dan yang belum diaudit tahun 2016 ditandatangani_Direksi diatas materai 6000) 9._| Sertifikat Kadin, Sertifikasi Kompetensi dan Kualifikasi Perusahaan (tidak mengikat) Bukti Keagenan (tidak mengikat) ‘Dokumentasi foto untuk Peralatan/Perleng Compact Disc (CD-R) berisi Company Profile & Soft Copy Formulir Kualifikasi Dokumen dibuat menjadi dua (2) bundel : 1. Formulir Kualifikasi yang sudah diisi 2._Formulir Kualifikasi & Data Pendukuns DAFTAR KUANTITAS PEKERJAAN asdp indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVIS] PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR inal ae No} suntan | setuon Uraan Pekerjan a rare [PEKERIRAN PERSTAPAN ‘| ta] — 1s]! dan Oemabta 2| 37625] a” —_|BongarBangunan sing 3| — 700] —m —]aonghar Pager bang 236.06) gf [Orel Ket dan Guang ef 5| 100] ts Parker (ula. | 100] ts nat eric ka (Bln) >| — io] is rengamanan Prope Bulan). a| ar col toga royek sng Globang Rh eat gia Kau 7m 3| co] ts saya Pengrsan i 5 (ina) Uni ko {| So unit stay Penarbungon Usk PLN Kap 5800 SOB TOTAL 7a PERERIAAN STRURTUR GWAR 1| 18600] in? __[Penguuran dan Pemssangan Bowank 2| ~ zis]? aln Tanah 3| 899] mi |Ungan Pas Sawah Ponda eon Rangia Hallow | — 350.0] me [Pemasangan low Atri 50/100 ‘SUB TOTALD| zl PERERIAAN TANT [2354] a? [Rabat tanta Kerja Beton 75 E10 en) 2] 96570] m? ori Lanta uk. 40 em 3] 2500] eo? __[Rerar Teras 440 cm [3630] mf? [Kerik tanta Tet uk. 2025 em 5] 205.25] — im? kara ining Tat uk 2025 em | 130.08] — mera Tenge uk xem SUBTOTAL ci [PEXERIAAN KUSEN, PINTU DAN TERDELA | —22835| nF —[Rusen aumintu "Powder Coating 215856] mo? [koe Polos 8 mm 3] 782] — m? [koe Polos 5 mm] Tarpak Sanplag “a 60] — unk — [Pemsangan Daun Prt Kaca Tempered ET i Daun) '[_—S.0] Unit [Pemesangan Daun Pint Teakwood {—S.0o| —Unk [Daun fn Kaya + Rusenu/ Outdoor ACCTODATO 3| ko] Unit lene Kaca Casement ve 220m x00 Tampak Saping ‘| — 5.00] — Unit — fxtsen Bowens + Kea Polos 5mm. | — 6300] — my? — [Daun Pats Harmonia (at Peto ET) SUBTOTAL a [PEXERIAAN FIAFOR "| 1,520.00] a?” [Pafond Gypsum Sm + Ranga Holow 2|— 55500] —— [st gypsum SUBTOTACG| Wl [PEKERIAAN SANITAIR &INSTALAS ATR i] 1560] th [Bak wand as. ata in Xeramik 20x25 2| 15.00} set —[Goset bude 5| 15.00] —— set et Shower zo.) insta ar So i. 3 Stoo] — mf instal Air Kotor da. | — set. 00| re? — instal Ai Keto ea. 3 7] — sao] —— bh [Bak Kent ‘| 20.0 bh as. Kran Tendo ‘3 15.00] bh [Foor Orin “o| 20.00] bh [Roof rain [$00] Unit [sept Tank i ter Fiber Kap. 1m 72| 5.0] Unt Tandon sir bawah Kap 1? 13|- 8.00] Unit ltandon a ta fiber Kap? SUB TOTACH| 7 [PEKERIAAN PENGECATAN 7 iat [eat Oining Dalam z| leat Dining tar 3] [cat Rafond zi i |Woterprofng aap dak SUBTOYAL 7 [PEXERIAAN WSTALASTLSTRIK [to] Ta Tints bm» ting cow 2] — eon] Tele stats Stop Kontak S| — sso] — sk — [Siar Tenant [1500] thie —seker Double |__— 500] unit [eroura fadeng | 15100] — Unit — [Panel Go Skerng group [MCB 25 1 phase = 1h Sumiah | Sstuan Uraian Pokeraan cae SUBTOTAL x PERERIAAN LALA 3] Boo] [Rating Tanga Ranga Hotow 2 1.00] ts pembersan Al SUBTOTAL [PEKERIAAN SARANA LUAR 13573] __m?_[Perataan Sin Bongkaranu/ Unigan + Poradatan (25cm) 709620]? _ |Uragan Setu + Pemodatan (1.4m) 33.00] my? |Pasangan Paving K-00 (cn (termanuk Paar Unig ET eR) 1]? __|U-ten 40/60, Beton 225, bash 248 tals 3:10] __Tutup Udich 10 cr, Beton K-25, bes 169 kg/ma 08 TOTAL TOMEAHA S/d Fe. Pen 10% TOTAL Ro, KERANGKA ACUAN KERJA asdp indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVISI PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT ee asd Pp KERANGKA ACUAN KERJA PELAKSANAAN KONSTRUKS! PEMBANGUNAN RUKO DIJALAN RACING CENTER MAKASSAR BAB.1 PENDAHULUAN 2. UMUM. PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) merupakan BUMN di sektor Perhubungan yang menyelenggarakan jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang di seluruh indonesia, Untuk menjalankan komitmen terhadap tugas tersebut PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) memiliki aset Kapal, Pelabuhan, Peralatan, Tanah dan Gedung Kantor sejalan dengan hal tersebut, Manajemen PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkewajiban memberikan pelayanan secara umum baik untuk Pengguna jasa maupun pelayanan dalam hal kegiatan proses bisnis perusahaan dalam ruang lingkup internal PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), dengan memanfaatkan asset lahan menjadi lebih produktif. 2. MAKSUD DAN TUJUAN Kerangka Acuan Kerja ini dipergunakan sebagai petunjuk teknis bagi Penyedia Barang/Jasa yang berfungsi sebagai acuan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penyelenggara Pelaksanaan pekerjaan terutama memuat beberapa ketentuan khusus _mengenai sasaran/obyektivitas, kriteria, batasan dan output yang dituntut dari garis besar proses yang harus dipenuhi, diperhatikan, ditafsirkan dan diterjemahkan lebih lanjut, dengan demikian Penyedia Barang/Jasa dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik untuk _menghasilkan karya yang sesual persyaratan dalam proses pengadaannya. 3. DASAR @. RKAC Bajoe tahun 2016 perihal investasi Gedung dengan mata anggaran 121501001002002 b, Dokumen Perencanaan Konsultan Perencana yang juga telah di review oleh Tim Persiapan Perencanaan Desain Pembangunan Ruko dan/atau Gudang Milik PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). Dasar pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makassar adalah terdapat area tidak produktif seluas 783 m2 berdasarkan Sertipikat Hak Guna Bangunan nomor : 20265 berupa bangunan eks kantor Cabang Sulselra (Sulawesi Selatan dan Tenggara) di Jalan Racing Centre Kota Makassar saat ini sedang dilaksanakan perencanaan oleh Konsultan Perencana CV. Trimitra Rancang Bangun sebagaimana SPB) No.SPB/J.01/DPBJ-Pusat/VI/ASDP-2015 Tanggal 1 Juni 2015 perihal Pengadaan Konsultan Perencana Perencanaan Desain Gudang Logistik, Workshop & Mess eed KERANGKA ACUAN KERJA -2- 4 Shorebase Di Makassar. Pekerjaan tersebut hanya menitikberatkan pada perencanaan desain Budang logistik dan mess shorebase. Selanjutnya Tim akan melakukan penyesuaian terhadap fuang lingkup perencanaan yang semula berupa desain Gudang Logistik, Workshop & Mess Snorebase menjadi perencanaan dan desain ruko 3 (tiga) lantai di jalan Racing Centre Makassar. LATAR BELAKANG 1, Dalam Rencana anggaran biaya Pelaksanaan Konstruksi Pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makassar telah dianggarkan sebesar Rp. Rp 5.473.500,000,-, untuk pembangunan fisik dan fasilitas penunjangnya, 2. Memanfaatkan area tidak produktif menjadi lebih produktif yang tujuan akhirnya akan menambah pemasukan pendapatan lain — lain yang selanjutnya dalam pengelolaannya akan dilakukan oleh Divisi Aneka Usaha dan Kerjasama, 3. Dengan demikian Divisi Umum sebagai pengelola aset fasilitas bangunan gedung berkewajiban melaksanakan persiapan proses dengan berkoordinasi dengan Divisi Logistik dan Divisi Pengadaan Barang dan Jasa dalam pengadaan Penyedia Jasa untuk dapat melaksanakan pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makassar tersebut. RENCANA PELAKSANAAN Proses pelaksanaan pembangunan Ruko di Jalan Racing Center Makassar, berjalan sesuai dengan petunjuk dari PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan proses pengadaannya akan dilaksanakan oleh Divisi Pengadaan Barang dan Jasa PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). Dengan mengutamakan tercapainya waktu pelaksanaan yang sesuai rencana, volume pekerjaan yang tepat dan spesifikasi teknis yang akan dituangkan di dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini yang terkandung dalam syarat ~ syarat yang telah ditentukan oleh Manajemen PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). — ™asdjo KERANGKA ACUAN KERJA BABI SYARAT ~ SYARAT TEKNIS 2. RUANG LINGKUP PENUGASAN Lingkup penugasan dimaksud untuk lebih mempertegas dalam tingkat pelayanan yang diharapkan serta hasil yang sesuai spesifikasi sesuai disiplin ilmu yang harus dipenuhi oleh pihak Penyedia Barang/Jasa sesuai beban tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan selama proses Pembangunan dan renovasi gedung kantor PT. ASDP indonesia Ferry (Persero) sebagai mana BQ terlampir. 2. ‘TUGAS PENYEDIA BARANG/JASA Organisasi dan Tata Laksana a) Organisasi penyedia jasa pelaksanaan konstruksi disesuaikan dengan lingkup dan kompleksitas pekerjaan, seperti: Penanggung Jawab Kegiatan; Penanggung Jawab di Lapangan; ii, Tenaga Ahi Arsitektur/Struktur/M&€E; iv, Tenaga Ahli Estimasi Biaya; Tenaga Ahli K3; Tenaga Ahi lainnya; Pelaksana lapangan. 'b) Penyedia jasa pelaksanaan konstruksi adalah perusahaan yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk melakukan tugas pelaksanaan konstruksi fisik pembangunan gedung; ©) Penyedia jasa pelaksanaan konstruksi berfungsi membantu pengelola kegiatan untuk melakukan tugas pelaksanaan konstruksi fisik; 4) Penyedia jasa pelaksanaan konstruksi mulai bertugas sejak waktu yang ditetapkan berdasarkan SPMK sampai dengan serah terima kedua pekerjaan pelaksanaan; ) Penyedia jasa pelaksanaan konstruksi dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab secara kontraktual kepada Pemimpin Unit Kerja / Divisi Umum; f) Pengadaan Penyedia jasa pelaksanaan konstruksi harus berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam KD. 360/UM. 201/ASDP-2014, tanggal 22 Desember 2014 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah serta petunjuk teknis pelaksanaannya; 8) Biaya Penyedia jasa pelaksanaan konstruksi dibebankan pada biaya untuk komponen kegiatan pelaksanaan konstruksi yang ditetapkan, Kegiatan Konstruksi Fisik Kegiatan konstruksi fisik terdiri atas: a) Melakukan pemeriksaan dan penilaian dokumen untuk pelaksanaan konstruksi fisik, baik dari segi kelengkapan maupun segi kebenarannya; Fp KERANGKA ACUAN KERJA mG ve 'b) Menyusun program kerja yang meliputi jadwal waktu pelaksanaan, jadwal pengadaan bahan, jadwal penggunaan tenaga kerja, dan jadwal penggunaan peralatan berat; ©) Melaksanakan persiapan di lapangan sesuai dengan pedoman pelaksanaan; 4) Menyusun gambar pelaksanaan (shop drawings) untuk pekerjaan-pekerjaan yang memerlukannya; €)Melaksanakan pekerjaan konstruksifisik di lapangan sesuai dengan dokumen pelaksanaan; f) Melaksanakan pelaporan pelaksanaan konstruksi fisik, melalui rapat-rapat lapangan, laporan harian, laporan mingguan, laporan bulanan, laporan kemajuan pekerjaan, laporan persoalan ang timbul/dihadapi, dan surat-menyurat; Pedoman Teknis Pembangunan BGN 8) Membuat gambar-gambar yang sesuai dengan pelaksanaan di lapangan (as built drawings) Yang selesai sebelum serah terima | (pertama), setelah disetujui oleh konsultan manajemen konstruksi atau konsultan pengawas konstruksi dan diketahui oleh konsultan perencana konstruksi; fh) Melaksanakan perbaikan kerusakan-kerusakan yang terjadi di masa pemeliharaan konstruksi; |) Dalam hal satuan kerja mewajibkan menggunakan metode VE, maka pelaksana konstruksi dapat _menyusun value-engineering change proposal(VECP) dalam rangka pemberian alternative penawaran yang disertakan pada surat penawaran; i) Dalam penyusunan VECP, pelaksana konstruksi secara in-house, bagi yang memiliki tenaga abli VE, atau bekerja sama dengan pemberi jasa keahlian VE, harus menggunakan metodologi yang sesuai dengan standar pelaksanaan studi VE yang lazim berlaku; k)_ Dalam hal terjadi penghematan karena penggunaan VECP dalam rangka pemberian alternatif penawaran tersebut, pengaturan biaya hasil penghematan (H) adalah sebagai berikut: i. 60 % dari H digunakan untuk meningkatkan mutu dan/atau menambah kegiatan pekerjaan konstruksi fisik; li, 25 % dari H untuk tambahan biaya jasa pelaksana konstruksi dan pelaksana VE; il, 10 % dari H untuk tambahan biaya jasa konsultan perencana konstruksi; iv. § % dari H untuk tambahan jasa konsultan manajemen konstruksi untuk kegiatan yang ‘menggunakan Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi, sedangkan untuk kegiatan yang ‘menggunakan Konsultan Pengawas Konstruksi, biaya penghematan ini ditambahkan untuk meningkatkan mutu dan atau menambah kegiatan pekerjaan konstruksi fisik, atau disetor ke Kas Pemberi Tugas Perusahaan. 3. HUBUNGAN KERJA PENYEDIA JASA KONSTRUKSI DENGAN PEMIMPIN UNIT KERJA / DIVISI UMUM Hubungan kerja antara penyedia jasa konstruksi dengan Pemimpin Unit Kerja / Divisi Umum sebagai pengguna jasa konstruksi adalah hubungan kerjasama yang mempunyai kedudukan sama dan berasaskan kemitraan, yang diwujudkan dalam bentuk kontrak kerja konstruksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Hubungan kerja antara penyedia jasa konstruksi dengan Pemimpin Unit Kerja / Divisi Umum diatur sebagai berikut: 1. Pemimpin Unit Kerja / Divisi Umum bertanggung jawab atas pembayaran semua prestasi pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh penyedia jasa konstruksi berdasarkan perjanjian yang telah disepakati bersama; 2. Para ahli penyedia jasa konstruksi bertanggung jawab atas hasil pekerjaan yang dilaksanakan terhitung dari serah terima pekerjaan; —— asdp KERANGKA ACUAN KERJA - . Kecuali ditentukan lain, hubungan kerja antara Pemimpin Unit Kerja / Divisi Umum dengan pihak penyedia jasa konstruksi seperti: manajemen konstruksi/pengawas konstruksi, Perencana konstruksi, dan pelaksana konstruksi, masing-masing dilakukan secara kontraktual dalam bentuk Kontrak Unit Price Fixed Price Contract; 4. Yang dimaksud dengan Kontrak Unit Price adalah suatu kontrak pengadaan barang/jasa atas Penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu dengan jumlah harga total Penawaran yang pasti dan tetap. Dengan demikian, semua risiko yang mungkin terjadi dalam Proses penyelesaian pekerjaan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh penyedia jasa yang melakukan kontrak tersebut, sepanjang lingkup pekerjaan atau gambar dan spesifikasi tidak berubah; Pedoman Teknis Pembangunan BGN 5. Dalam pelaksanaan Kontrak Unit Price, khusus untuk pelaksana konstruksi, daftar volume dan harga (bills of quantity/8Q) bersifat tidak mengikat dalam kontrak sehingga tidak dapat dijadikan dasar perhitungan untuk melakukan pembayaran. Tahap pembayaran dilakukan berdasarkan prestasi fisik pekerjaan yang kriterianya ditetapkan dalam kontrak yang bersangkutan, 6. Penyedia Barang / Jasa akan melaksanakan ruang lingkup pekerjaan setelah ditentukan dalam proses lelang di Divisi Pengadaan Barang dan Jasa dan setelah mendapat Surat Perjanjian Kerja (Kontrak) dari PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) sesuai dengan time schedule yang telah disepakati bersama. 4, TANGGUNG JAWAB PENYEDIA BARANG/JASA. a. Dalam melaksanakan tugas Penyedia Barang/Jasa wajib memperhatikan peraturan perundang — undangan yang telah dipahami oleh pihak Penyedia Barang/Jasa. b. Penyedia Barang/Jasa harus bertanggung jawab untuk mengganti kerugian kepada Pemberi ‘Tugas yaitu PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai akibat langsung dari kesalahan yang dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa atau oleh orang - orang yang bekerja pada Penyedia Barang/Jasa tersebut pada waktu instalasi apabila kesalahan — kesalahan itu dibuat dalam keadaan yang seharusnya dapat dihindari. c. Menyusun laporan kegiatan pelaksanaan selama pelaksanaan instalasi dilampiri dengan Time ‘Schedule dan foto- foto pelaksanaannya. 5. TENAGA AHL Penyedia Barang / Jasa memiliki Tenaga Ahli dengan kui sertifikat dan ijazah serta harus memenuhi persyaratan. ifikasi keahlian yang dibuktikan dengan (Personil tenaga abli/teknis melampirkan fotocopy legalisir ijazah pendidikan, sertifikat keahlian yang masih berlaku, KTP masih berlaku, NPWP, SPT Tahun 2015 dan PPh 21 tiga bulan terakhir, adalah merupakan tenaga ahli tetap sebagai unsur penilaian): KERANGKA ACUAN KERJA c Pengala No} Posisi Jmt | Pendidikan | man Keablian (min) ‘Abii Madya Manajemen siTeknik Project Sabot Proyek/Manajemen it 1 Sipil Manager | 26atvor | Sivacste | s Tahun | oven basin Bangunan Gedung _ Tenaga Ani Si Teknik Ali Madya Teknik 2 Struktur 2 (satu) org | sini, 5 Tahun | gangunan Gedung, Tenaga Anil 1 |i Teknik 3: | arsitek/interior | (satu) Org | Arsitektur | 2Tahun | Anti Madya Arsitek/ine Tenaga Ahi 1 Teknik : Ceara 2 (satu) Org | Tek 3 Tahun | Ahli Madya Mekanikal Tenaga Ahii 1 [Si Teknik : a (eatujorg_| Elektro. | 2T#hun | Anti MadyaEtetrika Tenaga Ai $1 Teknik : 1 eee Ali Madya Manajemen 6. | Quantity Sipi/arsite | 3 Tahun satay (satu) org | Konstruksi 7. | Tenaga Abli K3 ae siTeknik | 3 Tahun | Ahli Madya K3 Konstruksi Pelaksana Si Teknik ‘ani Muda Teknik 8. | struktur 2(Oua) Org | sipitatau_| 57#M4P | pangunan Gedung Pelaksana $1 Teknik ‘bli Muda ©. | arsitektur 2(0ua) O°8 | esitektur_| 3724 | arsitektur/interior Pelaksana $1 Teknik ; 10 ea 2(Oua) Org | 4 Tek 3 Tahun | Ahli Muda Mekanikal Pelaksana Si Teknik : aa, | Pelatsana 2(0ua) org | PTE | 3 tahun | Anti Muda elektrikal 12, | Surveyor 2 (Dua) Org | SMK 3 Tahun | SkTJura Ukur ‘MK 13. | rafter 2(0v2) Ore | ohgunan | 3'2hun | Skt Jury Gambar 14, | Logistik 1 (Dua) Org | smk 3 Tahun |- 4s, | Tenge 2 smu 3 Tahun | - eee scp INGKA ACUAN KERJA 6. PERALATAN MINIMUM Penyedia Barang / Jasa memiliki memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/ Perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan jasa lainnya ini dengan dibuktikan dengan bukti kepemilikan/sewa ; : ‘Syarat No. Alat Kerja ian | Jumal 1_| Excavator PC 200 Unit 2__| Hydraulic Concrete Breaker 1Unit 3__| Bulldozer 4_| Mesin Stamper Kuda 5 Mesin Stamper Kodok (Vibratory Plate Compactor) 6 _| Concrete Mixer Kapasitas % m? Kap.Min 5000 7 ‘| Genset list Watt g |Mesin Las Converter (termasuk ou aksesorisnya : stang las dan kabel las) 9 _| Gerinda Tangan dia. 4” 4 Unit, 10_| Gerinda duduk (Cutting Wheel) 2Unit Blander Potong (termasuk aksesorisnya : 11 | stang, selang, tabung oksigen dan tabung 4 Unit LPG) 12_| Mesin bor beton 2 Unit 13_| Mesin bor magnet 2 Unit 14 | Chain block Kapasitas 3ton | 2 Unit 7. CARA PEMBAYARAN a) b) Q Pembayaran Harga Borongan dilakukan secara bertahap melalui penerbitan Surat Perintah Membayar dari pejabat berwewenang di PT. ASDP Indonesia ferry (Persero) Pihak Kedua dapat mengajukan Permintaan Uang Muka sebesar 20% dari harga borongan, dengan cara mengajukan permohonan tertulis serta menyerahkan asli Jaminan Uang Muka dari Bank Umum atau Bank Pemerintah sebesar Uang Muka Tersebut (yang selanjutnya disebut"Jaminan Uang Muka”) kepada pihak pertama. Pembayaran selanjutnya oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua akan dilaksanakan berdasarkan progress fisik pekerjaan di lapangan yang dicapai, dikurangi dengan cicilan pengembalian Uang Muka dan retensi secara proporsional yang dinyatakan dengan Berita ‘Acara Pembayaran dan dibuktikan dengan Berita Acara kemajuan pekerjaan fisik yang diketahui oleh Konsultan Manajemen Konstruksi/Pihak Pertama. Jika terdapat Pajak atau denda atas keterlambatan penyerahan barang/pekerjaan, maka pada pembayaran angsuran tersebut harus telah diperhitungkan pada uang yang akan dibayarkan. 2 sp KERANGKA ACUAN KERJA A 4) Untuk membayar prestasi pekerjaan 100%, pihak Kedua diwajibkan mengajukan prestasi Pekerjaan secara tertulis kepada pihak Pertama dengan melampirkan Berita Acara Pembayaran, Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Pertama dan memberikan Jaminan yang dikeluarkan oleh Bank Umum atau Bank Pemerintah sebesar 5% dari harga borongan, sebagai Jaminan untuk masa pemeliharaan yang berlaku sampai dengan selesainya masa pemeliharaan (yang selanjutnya disebut”Jaminan Pemeliharzan”) @) Penarikan Jaminan Pemeliharaan dapat dilakukan oleh Pihak Kedua, setelah mengajukan secara tertulis kepada Pihak Pertama dengan dilampiri Berita Acara Serah Terima Pekerjaan kedua yang diketahui oleh Manajemen Konstruksi dan Pihak Pertama. f) Jka Pihak Kedua tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana mestinya, maka Pihak Pertama berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan jaminan pemeliharaan. 8) Yang dimaksud dengan Prestasi Pekerjaan dalam pasal ini adalah bobot Pekerjaan di Lapangan yang telah diselesaikan oleh Pihak Kedua yang dinyatakan dengan Berita Acara Kemajuan Pekerjaan yang disetujui/ditandatangani oleh Konsultan Manajemen Konstruksi dan Pihak Pertama fh) Jaminan Uang Muka dari Bank tersebut pada ayat 2 di atas mempunyai masa berlaku 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal berlakunya jaminan tersebut dan diperpanjang secara periodik dengan jumlah menurun sesuai dengan sisa uang muka yang belum dikembalikan sampai dengan uang muka habis dikembalikan. 8. KETENTUAN ADMINISTRATIF Laporan proses pelaksanaan terdiri dari hasil pengadaan yang telah dilaksanakan, yang dituangkan dalam Surat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. 9. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan akan dilaksanakan dalam waktu 240 (dua ratus empat puluh) hari kalender atau 8 (delapan) bulan, dengan masa pemeliharaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender atau 6 (enam) bulan. ae scp KERANGKA ACUAN KERJA BAB III PENUTUP 1. Setelah menerima Kerangka Acuan Kerja ini pihak Penyedia Barang/lasa harus memahami dan melaksanakan sesuai yang disyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja ini. 2, Segera melaksanakan proses Pelaksanaan Fisik dengan mempertimbangkan waktu yang telah ditentukan di dalam Kerangka Acuan Kerja ini 3. Untuk mempercepat pelaksanaan agar sesuai dengan target waktu yang ditentukan, setelah menerima Surat Perjanjian/Kontrak, Penyedia Barang/Jasa segera membuat atau menyusun Fencana kerja berupa jadwal proses pengadaannya secara terpinci dan diserahkan secepatnya kepada Pemberi Kerja yaitu PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Divisi Umum sebagai fungsi kontroinya 4. Apabita diperlukan, dapat diadakan perubahan ata: tersebut merupakan suatu keharusan serta dapat Jaringan kerja di dalam proses pengadaan ini. Kerangka Acuan Kerja ini sejauh hal isetujui oleh semua pihak sebagai rantai Jakarta, 28 od0ber 2016 Mengetahui, Diperiksa, Dibuat, Direktur SDM dan Umum Vice President Umum Manajer Perlengkapan 12 mm dan. minimum 3 mm untuk baut diameter > 13 mm, pelat ini harus lebih lebar masing - masing minimal 3 mm ke kedua arahtepi luer mur, 3. Semua baut dikencangkan dan setelah itu diberi tanda dengan cat untuk pengecekan dan emeriksaan sebelum pengecatan terekhir ngecatan 1, Permukaan baja harus dibersinkan dari kart, minyak dan debu dengan mechanical Wire Brush sehingga terhat bahan metal sebelum diperkenankan untuk di Brush. 2. Sistim pengecatan menggunekan cet Hempel atau setara berdasarkan persetujuan Pengawas. 3. Lapisan Zinchromate Primer atau sejenis harus menghasikan suatu lapisan fm kering 2-3,5, mils atau pemakaiannya harus antara 12,5 ~ 15 m?luas permukaan per liter cat, diakukan dengan aitines mechanikal spray atau kuas. Contoh -contoh. Minimal 1 (satu) minggu sebelum dipergunakan, bahan bahan yang akan dipakai harus di serahkan contohnya kepada Pengawas dan pemilk untuk mendapatkan persetujuan. Contoh — contoh ini harus memperihatkan Kualtas bahan pengelasan, penghalusan, pengecatan dan sebagainya untuk dijadikan standar dalam pekerjaan, |. Penempatan/Penimbunan Batang — batang Baja PPenempatan batang — betang baja di workshop maupun di lapangan tidak boleh langsung di tas tanah atau lant, tetap harus di atas balok — balok kayu yang berjarek maksimum 6 meter. Tanah atau lantai tersebut harus datar, padat merata dan bebas dari genangen air. Prof — profi baja tidak diperkenankan diletakkan langsung di atas profil baja lainnya,tetepi harus diberi pemisah kayu yang berjarak maksimum 6 meter. Posisi profil beja harus dalam keadaan sumbu kuat (sumbu-») sejejar bideng perletekan, Penyambungan Batang — batang baja & Perubahen Profi Penyambungan baja baik possi Iebar, metode dan sebagainya, hanya dapat diiakukan sesuai dengan yang terdapat pada gambar atau yang disetujui secara tertulis oleh Pengawas/Manajemen Konstruksi atas permintaan Kontraktor. Kontraktor berkewaliban untuk ‘mengganti batang ~ batang yang disambung tanpa prosedur di atas. Seti perubahan prof dari rencena harus mendapatkan persetujuan deri Pengawas/Manajemen Konstuksi Perubahan tersebut harus diperhitungkan dari luas penampang profi, momen ~ momen tahanan terhadap batang asiinya, Erection 1. Kontraktor harus mengajukan metode pelaksanaan untuk disetujui olen Pengawas! Manajemen Konstruksi sebelum melaksanakan erection pekerjaan baja. Agar tidak merusak PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) » In SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN TEKNIS | Hal 8/16 lapisan primer, maka bagian - begian baja yang terkena talikabel pengangkat harus dilindungi dengan kain kerung atau bahan sejenis. Pengangkatan baja tidak boleh dlakukan dengan fort atau sejeis,tetapi harus dlakukan dengan hoist. 2. Pada waktu memindahkan, mendirikan dan mengangkat bagian — bagian struktur baa, herus ddicegah agar batang - batang tidak melengkung dan tidak terjad tegangan - tegangan yang mendekati tegangan jn beja, Batang ~ batang yang mengalami tegangan tekan harus dberi Pengaman sehingga tidak melampaui panjang tekuk yang dijinkan (250 kali radius girasi terkecl untuk beban erection dengan faktor 120 %). j. Inspeksi 41. Setiap tahap pekerjaan harus mendapat persetujuan tertuls dahulu dari Pengawas sebelum melanjutkan tahap berikutnya, 2. Untuk inspeksi di Workshop, Kontraktor harus menempatkan bagian ~ bagian struktur yang ‘akan dinspeksi pada tempat yang terpisah dari daerah pekerjaan yang lain sehingga mudah untuk diperiksa. 3. Untuk inspeksi di site, Kontraktor harus menyediakan tangga khusus untuk inspeksi yang dapat dipindah ~ pindahkan. Tanga tersebut harus kokoh dan stabil dengan tinggi tanjakan maksimum 25 om dan dlengkapi dengan pegangan/pengaman pada salah sau sisinya, j. Toleransi Pemasangan Toleransi pemasangan antara kolom dengan kolom dalam kedua arah dan deviasi sumbu kolom terhadap garis vertical pada tik terjauh masing — masing dibatasi sampai 10 milimeter. 7. Pekerjaan Dinding Pasangan Bata 7.1. Pekerjaan pasangan dinding selurumya terbuat dari bata merah, menggunakan type % bata dengan ‘campuran sepesi 1 PC : 6 pasir dan untuk dinding trasram menggunakan campuran 1 PC: 3 Pasi. 7.2. Pada akhir pasangan, bata yang digunakan berukuran minimal ¥. bata yang digunakan harus berkualitas bai, tidak mudah patah dan repuh. Siar-siar yang berlubang harus ditutup dengan adukan yang sama, kerapatan siar harus sama berukuran antara 1 sid 2 om. Pasangan bata harus tegak lurus pada bidang pertkal dan horisontal. Elevasi pasangan bata trastam dapat disesuaikan dengan gambar perencanaan ‘atau menurut petunjuk Pengawas. 8. Pekerjaan Plesteran Tembok dan Benangan 8.1. Ketentuan Umum 1. Dinding yang akan diplester harus bersih dari Kotoran dan disiram dengan air, sebelumnya harus 3m, mal 135 mm una ‘entang < 3m Joetoks’ yang cjnkan TTS ‘BERERTEANT aca stancar ASAHOAAS lasaxt stv setae RTA [ap iear [Bahan Danae 7 angurated mia set congoas steal isp sembangan [Bioescope TT ‘Fanan Kort min 40 Tatun, ral on ste ja setara etenaton am BMT O45 mm TCT lacesons, Sesual standart manutactr [Ranara aap [By Seoctarey watepootna Dak [Fos Aap |- untuk dak sta menggunskan waterproofing te coating esten ju setara TARTAN 1 |Santair Hype nite public ties "heavy ay Jroto fork oro! fata setra [Te 5 = Coset Outuk ype CW 704 J longa dengan absosors “Jet Washer ype TSB 800 AZRV20 Floor rain Type TX 1 BVi “Kran Ar type’ T23 BQ13N Seek ian TO HaD ET Seal GONGAN GAEAT ketebatan Bem Icontice nconesia ware ‘tentukan kemcian sta stare enka oon ranseen DRAFT KONTRAK asd indonesia ferry NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN RACING CENTER MAKASAR DIVISI PENGADAAN BARANG DAN JASA KANTOR PUSAT PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JL. Jend Achmad Yani Kav. 52 A - JAKARTA PUSAT PERJANJIAN PEKERJAAN ... ANTARA, PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) DENGAN Nomor : Sper. 7 /ASDP-2014 Pada hari ini .. tanggal bulan ... ) di Jakarta, telah dibuat Perjanjian Pekerjaan . ("Perjanjian”) oleh dan antara : I PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO), berkedudukan di Jalan Jenderal Achmad Yani Kav. 52A Jakarta Pusat, yang dalam hal ini diwakili Oleh Direktur Teknik, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. dari dan oleh karena itu bertindak untuk dan atas nama PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA. berkedudukan di Jalan dalam hal ini diwakili oleh Kuasa Nomor : tanggal . bertindak untuk dan atas nama ini disebut PIHAK KEDUA. » yang , selaku Direktur, berdasarkan Surat dari dan oleh karena itu selanjutnya dalam Perjanjian PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, secara bersama-sama disebut PARA PIHAK, sebelumnya menerangkan hal-hal sebagai berikut : a. bahwa PIHAK PERTAMA adalah sebuah Badan Usaha Milik Negar bermaksud untuk menyerahkan Pekerjaan ... Hal. 1 dari 11 b. bahwa PIHAK KEDUA adalah perusahaan yang memiliki pengalaman, keahlian dan profesional serta bergerak dibidang yang ditunjuk sebagai pelaksana Pekerjaan oleh PIHAK PERTAMA. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas PARA PIHAK dengan itikad baik dan saling ‘menguntungkan, menyatakan telah sepakat dan setuju untuk membuat Perjanjian ini dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut : Pasal 1 DEFINISI 1. “Perjanjian” adalah perjanjian ini yang dibuat oleh dan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, termasuk segala lampiran-lampiran yang merupakan satu kesatuan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Perjanjian ini, termasuk dan tidak terbatas pada syaratyarat tentang Pekerjaan 2. “Pekerjaan” adalah pelaksanaan Pekerjaan ., sebagaimana diatur dalam lampiran Perjanjian ini. 3. "Berita Acara” adalah berita acara penyerahan pekerjaan dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA, yang harus ditandatangani oleh PIHAK KEDUA yang dalam hal ini diwakili oleh Project Manager dan PIHAK PERTAMA yang diwakili oleh Vice President Logistik atau pejabat yang ditunjuk oleh PIHAK PERTAMA. PARA PIHAK sepakat bahwa Berita ‘Acara Serah Terima diberikan secara bertahap, yaitu berita acara yang merupakan bukti telah diselesaikannya Pekerjaan .dan berita acara yang merupakan bukti telah selesainya masa pemeliharaan. 4. "Divisi Logistik” adalah Divisi yang berada dalam lingkungan kerja PIHAK PERTAMA yang memiliki kewenangan dalam hal yang berkaitan dengan lingkup penerimaan barang/jasa 5. “Hari” adalah perhitungan hari yang didasarkan pada perhitungan hari kalender yang didalamnya termasuk hari libur dan libur nasional. 6. "Wilayah kerja” adalah . 7. "Kementerian Keuangan” adalah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Hal. 2 dari 11 Pasal 2 DASAR PERJANJIAN 1. Dengan tidak mengesampingkan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia, secara khusus Perjanjian ini dibuat berdasarkan : a. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : PER- 19/MBU/2012 tentang Pedoman Penundaan Transaksi Bisnis yang Terindikasi Penyimpangan dan/atau Kecurangan. b. Surat Penawaran Harga dari Nomor: ... perihal Penawaran Harga Pekerjaan .. tanggal c. Nota Dinas Vice Preisdent Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Pusat Nomor tanggal perihal Pekerjaan .... d. Nota Dinas Direktur Teknik Nomor : .. perihal Penetapan Pemenang. . tanggal 2. Sepanjang tidak diatur secara lain dalam Perjanjian ini, maka semua ketentuan di bawah ini berlaku mengikat termasuk dan tidak terbatas pada TOR maupun seluruh lampiran yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini. Pasal 3 LINGKUP PERJANJIAN PIHAK PERTAMA menunjuk dan menetapkan PIHAK KEDUA untuk melaksanakan Pekerjaan ., uraian pekerjaan sebagaimana dalam lampiran Perjanjian ini, rencana kerja, syarat-syarat umum dan teknis. Pasal 4 JANGKA WAKTU PELAKSANAAN: Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sebagaimana dimaksud pada Pasal 3 Perjanjian ini selama . hati Kalender terhitung sejak ditandatangani ... Hal. 3 dari 11 Pasal 5 BIAYA PEKERJAAN Biaya pekerjaan Jasa_sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Perjanjian ini yang harus dibayarkan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA adalah sebesar sudah termasuk PPN 10%. Biaya Pekerjaan sebagaimana ayat (1) Pasal ini adalah tetap dan pasti (fixed price) yang dibayarkan oleh PIHAK PERTAMA, termasuk segala beban- beban pajak, biaya-biaya pengadaan/procurement dan biaya lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pasal 6 TATA CARA PEMBAYARAN Pembayaran biaya pelaksanaan Pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 Perjanjian ini dibayarkan per-termijn, yaitu dalam 4 (empat) tahap pembayaran yang telah disetujui oleh PARA PIHAK sebegai berikut : a. Pembayaran Uang Muka sebesar 20 % (dua puluh persen) atau a .) dari nilai_pekerjaan/kontrak, dengan ‘melampitkan jaminan uang muka dari Bank Umum Nasional dan surat permohonan pembayaran uang muka kepada Direktur Teknik. b. Pembayaran ke - Il sebesar 30 % (tiga puluh persen) atau +») dari nilai_pekerjaan/kontrak, dengan melampirkan Laporan bulan pertama dan kedua, Berita Acara Serah Terima Laporan, Surat Permohonan pembayaran, Invoice dan Faktur Pajak. c. Pembayaran ke - Il sebesar 30 % (tiga puluh persen) atau Rp. ( vo) dari nila pekerjaan/kontrak, dengan melampirkan Laporan bulan ketiga dan keempat, Berita Acara Serah Terima Laporan, Surat Permohonan pembayaran, Invoice dan Faktur Pajak. d. Pembayaran ke - IV sebesar 20 % (dua puluh persen) atau Ro @ .) dari nilai pekerjaan/kontrak, dengan melampirkan Laporan bulan kelima dan keenam, Berita Acara Serah Terima/Penyelesaian Pekerjaan, Surat Permohonan pembayaran, Invoice dan Faktur Pajak. PIHAK PERTAMA akan membayar kepada PIHAK KEDUA apabila PIHAK KEDUA telah melengkapi dokumen penagihan yang berupa : Hal. 4 dari 11 a a. Surat Tagihan (permohonan pembayaran); b. Invoice; c. Kwitansi bermeterai cukup; d. _ Faktur pajak dan surat setoran pajak (SSP); e. — Salinan Perjanjian; f Berita Acara; Pasal 7 HAK, KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB PIHAK PERTAMA. a. Hak: 1) PIHAK PERTAMA berhak untuk menerima penyelesaian pekerjaan . sesuai dengan kebutuhan yang diatur dalam TOR dan dokumen-dokumen terkait lainnya. 2) PIHAK PERTAMA berhak untuk mendapatkan rekomendasi teknis terhadap methoda pelaksanaan dan koreksi terhadap dimensi maupun kualitas dari material yang akan digunakan selama proses pelaksanaan konstruksi. 3) PIHAK PERTAMA berhak untuk mendapatkan rekomendasi teknis lain yang diperlukan, berkaitan dengan Pekerjaan 4) PIHAK PERTAMA berhak mendapatkan rekomendasi atas laporan hasil .. dan laporan akhir . yang, dilakukan oleh PIHAK KEDUA. 5) PIHAK PERTAMA berhak untuk meminta penjelasan/presentasi atas pelaksanaan pekerjaan pengawasan pembangunan fisik oleh PIHAK KEDUA yang dilakukan oleh kontraktor. 6) PIHAK PERTAMA berhak untuk mendapatkan usulan-usulan, masukan dan saran dari PIHAK KEDUA mengenai hal-hal yang berkaitan dengan implementasi dari perencanaan dengan methoda kerja yang terbaik. b. Kewajiban dan tanggung jawab: y PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk melakukan pembayaran, sesuai dengan biaya pekerjaan sebagaimana dalam pasal 5 perjanjian ini kepada PIHAK KEDUA. Hal. 5 dari 11 2) PIHAK PERTAMA berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menyampaikan data-data dan informasi-informasi terkait dengan Pekerjaan . . secara lengkap dan akurat kepada PIHAK KEDUA. 2. PIHAK KEDUA a. Hak: 1) PIHAK KEDUA berhak untuk menerima pembayaran sebesar nilai 2) 3) 4) 5) 6) Perjanjian ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian. PIHIAK KEDUA berhak untuk mendiskusikan, memberikan Advis, saran dan/atau masukan kepada PIHAK PERTAMA dalam rangka Pekerjaan ... PIHAK KEDUA berhak untuk memeriksa kualitas bahan-bahan konstruksi disesuaikan / disetarakan dengan spesifikasi_ yang ditentukan oleh perencana teknis dengan mempertimbangkan ketentuan-ketentuan yang berlaku. PIHAK KEDUA berhak menolak material atau peralatan yang diusulkan kontraktor pelaksana yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. PIHAK KEDUA berhak menolak gambar-gambar kerja yang tidak dikonfirmasikan lebih dahulu oleh kontraktor pelaksana dan melakukan perubahan terhadap gambar kerja (gambar rencana) sepanjang hal itu memang harus dilakukan akibat kondisi lapangan atau kondisi pelaksanaan pekerjaan. PIHAK KEDUA berhak memberikan instruksi kepada kontraktor pelaksana untuk melakukan penghentian pekerjaan/pembongkaran /perubahan dan perbaikan terhadap pelaksanaan bagian konstruksi yang tidak sempurna atau tidak sesuai atau tidak sesuai dengan yang disyaratkan di dalam dokumen kontrak. PIHAK KEDUA berhak menyetujui progres report sebagai lampiran proses pembayaran. Hal. 6 dari 11 b. _Kewajiban dan tanggung jawab: y 2 3) 4) 5) 6) PIHAK KEDUA berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan Pekerjaan sesuai dengan Perjanjian ini, termasuk dan tidak terbatas pada TOR dan dokumen terkait lainnya. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk mempelajari dokumen kontrak pekerjaan fisik, setelah dikeluarkannya .. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk berkoordinasi dengan Tim pengawas ASDP dalam penentuan penempatan material dan peralatan sehingga tidak berdampak pada alur lalu lintas di dalam Wilayah Kerja. PIHAK KEDUA berkewajiban memberikan rekomendasi teknis tethadap methoda kerja dan aplikasi teknis dengan mempertahankan kualitas pekerjaan sesuai dengan perencanaan. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menyajikan perhitungan secara struktural sehubungan rekomendasi yang diberikan. PIHAK KEDUA berkewajiban dan bertanggung jawab untuk tidak menyebarluaskan informasi-informasi/fakta-fakta/data-data yang bersifat rahasia yang berkaitan dengan informasi kegiatan usaha PIHAK PERTAMA kepada pihak ketiga lainnya. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menyajikan _hasil pengawasan sebagaimana dimakud dalam Kerangka Acuan Kerjan. Pasal 8 LARANGAN PENGALIHAN PIHAK KEDUA dalam melaksanakan Pekerjaan tidak diperkenankan mengalihkan kepada Pihak Ketiga secara sebagian ataupun keseluruhan tanpa adanya ijin tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA. Pasal 9 SERAH TERIMA PEKERJAAN Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Berita Acara Serah Terima telah ditandatangani oleh PARA PIHAK. Hal. 7 dari 11 Pasal 10 PENGAKHIRAN/PEMBATALAN PERJANJIAN Perjanjian ini berakhir apabila : a. Jangka waktu sebagaimana tersebut pada Pasal 4 Perjanjian ini telah terlampaui; b. Dibatalkan/diputuskan oleh PIHAK PERTAMA secara_ sepihak dikarenakan PIHAK KEDUA telah menyerahkan pekerjaan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA; c. Dibatalkan/diputuskan oleh PIHAK PERTAMA secara_sepihak dikarenakan PIHAK KEDUA terbukti tidak mampu melaksanakan pekerjaan sebagaimana dipersyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja atau wanprestasi. d. Salah satu PIHAK bermaksud untuk mengakhiri Perjanjian sebelum berakhirnya jangka waktu, dengan ketentuan pihak yang akan mengakhiri Perjanjian ini harus memberitahukan secara tertulis kepada pihak lainnya. Pembatalan/pengakhiran Perjanjian sebagaimana tersebut pada ayat (1) Pasal ini tidak mengurangi hak dan kewajiban PARA PIHAK untuk menyelesaikan segala kewajiban yang timbul sebelum berakhimya atau terjadinya pembatalan/pengakhiran tersebut. Dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) minggu terhitung sejak diterimanya surat pemberitahuan pembatalan/pengakhiran Perjanjian PIHAK KEDUA diwajibkan menyerahkan seluruh fasilitas kerja milik PIHAK PERTAMA yang dipergunakan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA dalam keadaan baik. ‘Untuk pembatalan/pengakhiran Perjanjian ini, PARA PIHAK sepakat dan setuju pembatalan/pengakhiran tersebut tidak memerlukan perantaraan hakim dan oleh karena itu PARA PIHAK menyatakan dengan tegas mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan Pasal 1267 Kitab Undang- undang Hukum Perdata Indonesia. Hal. 8 dari 11 Pasal 11 DENDA DAN SANKSI Jika PIHAK KEDUA tidak melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan mengalami keterlambatan dan tidak dapat diterima oleh PIHAK PERTAMA maka terhadap pekerjaan PIHAK KEDUA dikenakan denda keterlambatan sebagai berikut : a. Keterlambatan penyelesaian dikenakan denda 1% (satu permil) untuk setiap hari keterlambatan dan maksimum sebesar 5% (lima persen) dari nilai Perjanjian ini. b. Pembayaran denda keterlambatan sebagaimana dimaksud huruf a ayat (1) Pasal ini oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dipotongkan langsung dari jaminan pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) Perjanjian ini. Jika denda keterlambatan melebihi 5% (lima persen), maka PIHAK PERTAMA berhak memutuskan atau membatalkan Perjanjian ini secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 ayat (2) dan Pasal 1267 KUHPerdata. PIHAK PERTAMA tidak berhak menuntuk PIHAK KEDUA atas terjadinya keterlambatan pelaksanaan pekerjaan Penilian yang diakibatkan oleh kelalaian atau ketidakmampuan PIHAK PERTAMA untuk menyediakan dokumen dan informasi yang terkaiat mengenai obyek Penilaian dimaksud. Pasal 12 FORCE MAJEURE Yang dimaksud dengan force majeure adalah masalah-masalah diluar dugaan dan atau diluar kemampuan manusia, seperti dan tidak terbatas pada bencana alam, kebakaran, peperangan atau hal-hal lain yang dapat disepakati oleh PARA PIHAK sebagai force majeure. Apabila terjadi sesuatu diluar dugaan atau sesuatu keadaan memaksa (force majeure), PIHAK KEDUA dapat meminta perpanjangan waktu penyerahan pekerjaan kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA akan memberikan pertimbangan kembali perpanjangan waktu yang diminta PIHAK KEDUA secara tertulis. Hal. 9 dari 11 Pasal 13 PERSELISIHAN 1. Apabila terjadi perselisihan antara PARA PIHAK berkenaan dengan pelaksanaan Perjanjian ini, maka PARA PIHAK akan menyelesaikannya secara musyawarah untuk mufakat. 2. Apabila penyelesaian secara musyawarah untuk mufakat sebagaimana dimaksud ayat (1) Pasal 14 Perjanjian ini tidak dapat dicapai maka diselesaikan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pasal 14 PAJAK/ BEA Pajak dan bea meterai yang berhubungan dengan Perjanjian ini menjadi tanggung jawab PARA PIHAK, khusus untuk PPN 10% (Sepuluh persen) menjadi tanggungjawab PIHAK PERTAMA untuk penyetoran dan pelaporan pajak dilakukan oleh PIHAK KEDUA dan faktur pajak asli disampaikan kepada PIHAK PERTAMA. Pajak-pajak lainnya yang berkaitan dengan Pekerjaan Jasa Konstruksi ini menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA. Pasal 15 DOMISILI HUKUM Untuk menyelesaikan segala perselisihan yang timbul sebagai akibat dari dan atau yang ada hubungannya dengan Perjanjian ini, PARA PIHAK memilih domisili yang umum dan tetap di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang wilayah hukumnya meliputi domisili/tempat kedudukan PIHAK PERTAMA. Pasal 16 PENUTUP 1. Apabila dalam transaksi ini ditemukan adanya indikasi manipulasi harga baik penggelembungan (mark up) maupun mengurangi (mark down), atau proyek fiktif, atau pemalsuan identitas pada mitra bisnis atau barang/jasa di bawah spesifikasi/kualitas, maka Perjanjian ini dapat ditunda pelaksanaannya. 2. Selama penundaan terjadi maka PIHAK PERTAMA berhak mengerjakan sendiri dan/atau PIHAK PERTAMA dapat menunjuk BUMN/BUMS untuk mengerjakan atau melanjutkannya. Hal. 10 dari 11 Apabila ternyata tidak ditemukan unsur-unsur pada butir 1 maka Perjanjian dapat diteruskan. Setiap perubahan, pengurangan/penambahan biaya pekerjaan dan perpanjangan jangka waktu pekerjaan terhadap ketentuan perjanjian ini yang telah disepakati dan disetujui oleh PARA PIHAK akan diatur lebih lanjut dalam suatu Addendum yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Perjanjian ini. Perjanjian ini dibuat pada hari dan tanggal tersebut di atas dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dan keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama. PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Hal. 11 dari 11