Anda di halaman 1dari 2

No Dokumen :

PTR/BPU/15/KOBA/2015
PROTAP
Tanggal Terbit : 2-3-2009

No Revisi : 00
DINAS KESEHATAN SINUSITIS
UPTD PUSKESMAS KOTA BANGUN
KAB. KUTAI KARTANEGARA
Halaman : 1/1

Dibuat oleh Disetujui Oleh Disahkan Oleh


Koordinator Management Ka. Puskesmas
BP Umum Representative

Nurul Fadilah, Amd. Kep Drg. Jumiatul Adawiyah Imannuel Robert, SKM, SH
RUANG LINGKUP Protap ini mencakup diagnosis dan tata laksana sinusitis.

TUJUAN Memberikan tata laksana yang tepat pada pasien sinusitis.

KEBIJAKAN Protap berlaku untuk semua pasien sinusitis.


1. Dokter
PETUGAS
2. Perawat
PERALATAN 1. Tensimeter
2. Stetoskop

PROSEDUR 1. Pengertian
1.1. Sinusitis seringkali merupakan lanjutan atau komplikasi rinitis, atau
kelainan gigi, akibat berenang pada waktu menderita rinitis.
1.2. Berdasarkan letaknya, sinusitis dibagi mejadi : sinusitis maksila, etmoid,
frontal dan sfenoid.
1.3. Sinusitis akut : bila infeksi terjadi beberapa hari sampai beberapa minggu
masih ada tanda-tanda infeksi akut.
1.4. Sinusitis subakut : infeksi berlangsung beberapa minggu sampai 3 bulan.
1.5. Sinusitis kronik : infeksi berlangsung lebih dari 3 bulan.
2. Gambaran klnis
2.1. Demam, rasa lesu.
2.2. Hidung tersumbat, ingus kental purulen yang kadang berbau dan dirasakan
mengalir ke tenggorokan (post nasal drip).
2.3. Nyeri kepala
2.4. Nyeri atau nyeri tekan didaerah sinus yang terlibat
2.5. Kadang nyeri alih di dahi dekat telinga, bola mata, parietal, oksipital, atau
dipuncak kepala
2.6. Dalam keadaan yang sangat akut tampak pembengkakan di daerah muka
sesuai dengan sinus yang terlibat.
2.6.1. Sinus Maksila : bengkak di dahi dan kelopak mata bawah
2.6.2. Sinus Frontal : bengkak di dahi dan kelopak mata atas
2.7. Pada sinusitis kronis gejala radang akut hilang dan keluhan nyeri
berkurang.

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Puskesmas ..........
No Dokumen : PTBPU 15
LOGO
PROTAP
Tanggal Terbit : 2-3-2009
PUSKESMAS
.......... No Revisi : 00
SINUSITIS
Halaman : 2/2

3. Penatalaksanaan
PROSEDUR 3.1. Sinusitis akut
3.1.1. Antibiotik pilihan : Eritromisin 3 x 500 mg/hr atau Amoksisillin 3
x 500 mg/hr selama 10 14 hari.
3.1.2. Analgetik untuk menghilangkan nyeri.
3.1.3. Bila tidak membaik dirujuk ke rumah sakit.
3.2. Sinusitis sub akut dan kronik dirujuk ke rumah sakit.

REFERENSI Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas, hal 138 139, Depkes RI, 2002

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Puskesmas ..........