Anda di halaman 1dari 10

Konsep perawatan ekstravasasi

Nenny pujiastuti
EKTRAVASASI
Ekstravasasi adalah terjadinya infiltrasi obat kemoterapi
yang vesikan atau iritan dari vena ke jaringan sekitarnya.

Vesikan adalah obat kemoterapi yang mengakibatkan


kerusakan jaringan. Misalnya obat daunorubicin,
doxorubicin, epirubicin,vincristin, vinblastin, dacarbazine,
dactinomysin.

Iritan
adalah obat kemoterapi yg menyebabkan rasa sakit pada
lokasi penusukan sepanjang vena dg atau tanpa implamasi.
Misalnya obat etoposide, carmustine, plicamycin,
Faktor risiko
Kelemahan vena
Integritas vaskuler berkurang
Edema
Trauma penusukan
Bekas area radiasi
Jenis kanul
Konsentrasi obat
Jumlah bat terinfiltrasi
Lama jaringan terpapar
Gejala ekstravasasi
Gejala ekstravasasi segera
mengeluh rasa terbakar, perubahan pada kulit menjadi
merah muda atau merah menyala
Gejala ekstravasasi setelah beberapa minggu
Perubahan kulit makin nyata, terjadi pengerasan, rasa
panas makin meningkat
Gejala ekstravasasi setelah beberapa minggu berikutnya
luka nekrotik kadang sampai perlu pembedahan, ulkus yang
melebar
Kemungkinan kerusakan permanen
Komplikai jangka panjang akibat dari penebalan jaringan
nekrotik merusak struktur persyarafan dan pembuluh
darah.
Pencegahan ekstravasasi
Oplos obat dengan jumlah pelarut yang sesuai
Gunakan vena yang lurus tidak
Gunakan penutup area tusukan yang transparan
Cek kepatenan vena dengan cairan fisiologis
sebelum pemberian obat
Observasi daerah yang diinfus selama pemberian
obat
Komunikasi selama pemberian terutama bolus
Lakukan pembilasan setiap pmberian obat
RESIKO TINGGI GGN
INTEGRITAS KULIT BD
EKSTRAVASASI
INTERVENSI:
PEMILIHAN VENA
LAKUKAN PENGECEKAN BLOOD RETURN
MONITOR AREA PENUSUKAN
MINIMALKAN AKTIVITAS PS
BERI OBAT KEMO SESUAI PROTOKOL
KOLABORASI PEMASANGAN VENA SENTRAL
Penanganan ekstravasasi
Stop infus kanul jangan dicabut
Aspirasi darah dari kanul
Aspirasi jaringan subcutan apabila memungkinkan
Beri antidote sesuai obat sitostatika secara iv
Cabut canul
Beri antidote sesuai dengan obat sitostatika secara subcutan dengan jarum 1ml
searah jarum jam.
Hindari perabaan pada area ekstravasasi
Lakukan pemotretan untuk dokumentasi
Berikan kompres dingin, kecuali vincristin kompres hangat
Istirahatkan ekstremitas dan tinggikan selama 48 jam
Observasi secara teratur terhadap rasa nyeri, bengkak, kemerahan, keras
atau nekrosis
Beri terapi anti nyeri
Lakukan dokumentasi : tgl, waktu, jenis vena, ukuran kateter, berapa kali
penusukan, urutan pemberian obat, jumlah, keluhan pasien, tindakan yang
dilakukan, keadaan area ekstravasasi , lapor dokter, nama jelas
Daftar obat kemoterapi vesikan & antidote
NO NAMA OBAT ANTIDOTE
1 ALKYLATING AGENT Larutkan 1,6 cc thiosulfat 25 % dg 8,4 cc aquadest
Chlorambucil steril, suntikan 1 - 4 cc scr IV & SC ke area
melphalan ekstravasasi
busulfan Beri kompres dingin
cyclop
ifosfamide
2 ANTIBIOTICS Hidrokortison 100mg/cc disuntikan 0,5 cc scr IV &
dacarbazine 0,5 cc SC & beri kompres dingin
daunorubicin Dexametason 4mg/cc disuntikan 0,5c IV & 0,5 cc
doxorubicin SC, beri kompres dingin
epirubicin Topical DMSO 1-2ml dr 1mmol DMSO 50%-100%
idarubicin
mitomycin
3 VINCA ALKALOID Hyaluroidase(wydase)
vinblastin 150 u/cc + 1cc nacl, suntikan 1-6cc SC & beri
vincristin kompres hangat
4 LOKAL ANTIDOTE Pendinginan topikal: ice packs
Daunorubicin Pendinginan dengan air mengalir: cryogel packs
Doxorubicin Toleransi ps thd pendinginan selama 24 jam &
Mitomycin istirahatkan ekstremitas 24-48 jam
Terima kasih...