Anda di halaman 1dari 70

MODUL PENGETAHUAN ALAT DAPUR DAN ALAT HIDANG

TUGAS TERSTRUKTUR
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
Sumber Belajar
yang dibina oleh Ibu Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes

oleh
Chintya Yulian Triningrum
150543604379

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI
Desember 2016
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. Karena
atas limpahan rahmat serta karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan
modul ini. Modul ini disusun dalam rangka mengembangkan materi mata
pelajaran boga dasar tentang peralatan pengolahan makanan.
Modul ini diberisi materi pembelajaran yang membekali peserta didik
dengan pengetahuan, keterampilan dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasai
secara kongkrit dan abstrak, dan sikap sebagai makhluk yang mensyukuri
anugerah alam semesta yang dikaruniakan kepadanya melalui pemanfaatan yang
bertanggung jawab.
Modul ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk
mencapai kompetensi yang diharuskan. Sesuai dengan pendekatan yang
digunakan dalam kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mencari dari sumber
belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat
penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan
ketersediaan kegiatan buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam
bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari
lingkungan sosial dan alam
Modul ini sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan
penyempurnaan. Untuk itu, penulis mengundang para pembaca memberikan
kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan. Atas kontribusi
tersebut, penulis ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan
yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan.

Malang, 2 November 2016

Penulis

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................. i
DAFTAR ISI........................................................................................................... ii
PETA BAHAN AJAR .......................................................................................... iiv
BAB I. DESKRIPSI MODUL
A. Deskripsi ...................................................................................................... 2
B. Prasyarat ....................................................................................................... 2
C. Tujuan Penggunaan Bahan Ajar .................................................................. 2
D. Tujuan Akhir ................................................................................................ 3
E. Kompetensi .................................................................................................. 4
BAB II. ALAT PERSIAPAN
Tujuan Pembelajaran:.......................................................................................... 6
A. Alat Ukur ..................................................................................................... 7
B. Alat Pengecil Ukuran ................................................................................. 12
C. Wadah ........................................................................................................ 18
D. Rangkuman ................................................................................................ 23
E. Evaluasi Kegiatan Belajar 1 ....................................................................... 23
BAB III. ALAT PENGOLAHAN
Tujuan Pembelajaran:........................................................................................ 26
A. Alat Bantu Pengolahan .............................................................................. 27
B. Alat Pengolahan Makanan ......................................................................... 30
C. Alat Pemanas ............................................................................................. 34
D. Rangkuman ................................................................................................ 38
E. Evaluasi Kegiatan Belajar 2 ....................................................................... 38
BAB IV. ALAT HIDANG
Tujuan Pembelajaran:........................................................................................ 41
A. Cutlery........................................................................................................ 42
B. Silverware .................................................................................................. 45
C. Chinaware .................................................................................................. 47
D. Glassware ................................................................................................... 52
E. Rangkuman ................................................................................................ 56

ii
F. Evaluasi Kegiatan Belajar 3 ....................................................................... 57
PENUTUP............................................................................................................. 62
GLOSARIUM ....................................................................................................... 64
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 65
LAMPIRAN.......................................................................................................... 66

iii
PETA BAHAN AJAR

Peralatan
Boga

Alat Alat Hidang


Produksi

Alat Alat
Persiapan Pengolahan

iv
Bab I. Deskripsi
Modul

Deskripsi

Prasyarat

Petunjuk

Tujuan
Akhir

Kompetensi

1
PENGETAHUAN ALAT DAPUR DAN ALAT HIDANG KURIKULUM 2013

A. Deskripsi
Bahan Ajar ini merupakan pedoman untuk membantu siswa SMK
dalam memahami dasardasar pengolahan makanan yang mengacu pada
kurikulum 2013. Bahan Ajar ini membahas tentang peralatan persiapan
pengolahan makanan, peralatan pengolah makanan, cara perawatan dan
penyimpanan peralatan berdasarkan jenisnya, dan peralatan
menghidangkan makanan. Keterampilan yang akan diperoleh adalah
adalah komunikasi, kerjasama, menganalisa, memecahkan masalah dan
menggali informasi.

B. Prasyarat
Sebelum mempelajari bahan ajar ini, siswa memiliki pengetahuan
tentang sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja serta pengetahuan bahan
makanan.

C. Tujuan Penggunaan Bahan Ajar


1. Petunjuk bagi peserta didik
Bacalah dengan seksama sehingga benar-benar paham dan
dapat mengerti isi modul, kemudian beri tkalian kata atau
kalimat yang belum dimengerti.
Bila terdapat kalimat yang kurang jelas atau mengalami
kesusahan dalam mempelajari isi modul, segera konsultasikan
pada fasilitator.
Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan
dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu
proses pekerjaan.
Kerjakan soal-soal dalam cek kemampuan untuk mengukur
sampai sejauh mana pengetahuan yang kalian miliki.
Pelajari refrensi lain yang berkaitan dengan isi modul ini untuk
menerapkan keterampilan dan wawasan kalian.
Menginformasikan langkah-langkah belajar yang harus
dilakukan peserta didik untuk terampil dalam merencanakan
strategi promosi dan pemasaran produk boga.
Merencanakan promosi dan pemasaran produk boga.
Untuk menjawab tes formatif, usahakan memberikan jawaban
yang singkat, jelas dan kerjakan sesuai kemampuan kalian.
Carilah kesulitan yang kalian dapatkan dalam modul ini untuk
ditanyakan pada fasilitator saat kegiatan tatap muka.
2. Peran guru
Menginformasikan langkah-langkah yang harus dilakukan
peserta didik agar dapat mempelajari modul dengan mudah.
Memberikan penjelasan kepada peserta didik bagian-bagian
dari modul yang dipahami atau dimengerti.
Membimbing peserta didik untuk memahami isi materi modul.
Melakukan evaluasi secara komprehensif melalui proses
belajar yang dicapai peserta sisik meliputi : kognitif, afektif
dan psikomotorik.

D. Tujuan Akhir
Setelah mempelajari modul pengetahuan alat dapur dan alat
hidang, peserta didik mampu mengetahui pengetahuan sikap, dan
keterampilan tentang:
1. Alat-alat persiapan pengolahan makanan.
2. Alat-alat pengolahan makanan.
3. Jenis-jenis alat hidang

3
untuk memperkaya wawasan dalam mata pelajaran boga dasar.

E. Kompetensi
Bahan Ajar ini terkait dengan Kurikulum SMK 2013 mata
pelajaran boga dasar pada kompetensi mendeskripsikan peralatan
pengolah makanan (alat masak dan pesawat memasak).

4
Bab II. Alat
Persiapan

Alat Ukur

Alat Pengecil
Ukuran

Wadah
Tujuan Pembelajaran:

1. Melalui pengamatan peserta didik dapat mengidentifikasi alat ukur yang


digunakan dalam persiapan pengolahan makanan secara santun dan penuh
percaya diri.
2. Melalui diskusi peserta didik dapat menjelaskan berbagai macam wadah
yang digunakan dalam persiapan pengolahan makanan dengan benar.
3. Melalui pengamatan peserta didik dapat mengoperasikan alat pengecil
ukuran yang digunakan dalam persiapan pengolahan makanan dengan
benar.

Pada bab ini, Kalian akan mempelajari alat-alat persiapan pengolahan


makanan. Langkah awal untuk mempelajari hal tersebut adalah dengan
melakukan pengamatan (observasi). Sebagai permulaan, lakukan kegiatan
berikut untuk melatih pengamatan untuk eksplorasi terhadap peralatan di
sekitarmu.

Mengamati Peralatan di dapur

1) Buatlah kelompok untuk mengamati alat ukur yang digunakan dalam


persiapan pengolahan makanan!
2) Amatilah sedetail mungkin mengenai macammacam alat ukur dan
fungsinya!
3) Tuliskan hasil pengamatanmu di kertas!

6
Bandingkan dan Simpulkan!

Bandingkan hasil pengamatan kelompok Kalian dengan hasil pengamatan


kelompok lain. Adakah yang berbeda? Mengapa hasilnya demikian? Apakah ada
yang mempengaruhi hasil pengamatan tersebut ? Simak uraian berikut ini.

A. Alat Ukur

Alat ukur yang digunakan di bidang boga ada 9 macam, yaitu:


1. Alat ukur berat
Alat ukur berat adalah timbangan atau neraca. Satuan berat yang biasa
digunakan adalah kilogram, gram, miligram, ons, kuintal, dan ton.
Ada beberapa jenis timbangan, yaitu:
a. Neraca pegas

Gambar 2.1.1 Neraca Pegas


Sumber: www.indotrading.com
b. Neraca sama lengan

Gambar 2.1.3 Neraca Sama Lengan


Sumber: fitrianisuci - W ordPress.com
c. Neraca lengan gantung

7
Gambar 2.1.4 Neraca Lengan Gantung
Sumber: BukuPedia.net

d. Neraca duduk

Gambar 2.1.5 Neraca Duduk


Sumber: materi-sekolah.com
e. Neraca ohaus

Gambar 2.1.6 Neraca Ohaus


Sumber: id.wikipedia.org
f. Neraca lengan tuas

Gambar 2.1.7 Neraca Lengan Tuas


Sumber: www.bukupedia.net
g. Neraca elektronik
Gambar 2.1.8 Neraca Elektronik
Sumber: Laboratorium Kalibrasi BBKKP - W ordPress.com
2. Alat ukur panjang
Alat ukur panjang yaitu penggaris atau mistar. Penggaris bisa digunakan
untuk mengukur panjang bahan, msisalnya untuk membuat potongan
sayur jardinire yang berukuran 3x1x1 cm. satuan yang dipakai biasanya
adalah millimeter, centimeter, dan inchi.

Gambar 2.1.9 Penggaris


Sumber: fisika-edu.blogspot.com

3. Alat ukur luas


Alat ukur yang digunakan untuk mengukur luas adalah penggaris. Satuan
yang dipakai adalah mm, cm, dan m.

4. Alat ukur volume


Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui volume suatu bahan adalah
penggaris dan gelas ukur. Satuan yang dipakai adalah mm, cm (cc/ ml),
m, dm (Liter).
Untuk mengukur volume bahan yang bentuk bangunnya jelas, seperti
kubus, balok, pyramid, dsb. bisa menggunakan penggaris. Untuk
mengukur volume bahan yang bentuknya tidak beraturan bisa
menggunakan gelas ukur, misalnya saja untuk mengukur volume
kerupuk.

9
Cara mengukur volume kerupuk yaitu: isi gelas ukur dengan bahan
kering, misalnya beras. Catat volumenya. Kemudian masukkan kerupuk
ke dalam gelas ukur yang telah diisi tersebut. Kemudian catat volumenya.
Selisih antara volume beras sebelum diisi kerupuk dan sesudah diisi
kerupuk adalah volume kerupuk. Mudah bukan?

Gambar 2.1.10 Gelas Ukur


Sumber: www.sinarkimia.com

5. Alat ukur berat jenis


Alat ukur berat jenis adalah penggaris dan timbangan. Satuan yang
digunakan adalah kg/m, g/cm.

6. Alat ukur suhu


Suhu sangat penting dalam kegiatan memasak. Misalnya saja saat
memasak roti. Bila suhu tidak sesuai, maka hasil roti akan kurang baik.
Suhu juga perlu diperhatikan saat merebus maupun saat menggunakan
teknik memasak yang lain.
Satuan suhu yaitu Celcius, Fahrenheit, Kelvin, Reamur. Suhu yang
paling sering digunakan di Indonesia adalah C.
Alat ukur suhu adalah thermometer. Ada beberapa jenis thermometer,
yaitu:
a. Termometer sensor air raksa

10
Gambar 2.1.11 Termometer Air Raksa
Sumber: httpfaktaipa.blogspot.com
b. Termometer bimetal (analog)

Gambar 2.1.12 Termometer Bimetal


Sumber: Fungsi.web.id
c. Termometer sensor elektrik

Gambar 2.1.13 Termometer Elektrik


Sumber: ilmubayoe.blogspot.com

7. Alat ukur tekanan udara


Tekanan udara berhubungan dengan titik didik. Titik didih di atas
permukaan laut (dataran rendah) lebih tinggi karena udara yang menekan
ke permukaan lebih tinggi. Jadi, apabila kita memasak air di daerah pantai
(di atas permukaan laut), diperlukan suhu 100C untuk membuat air itu
mendidih. Sedangkan bila kita memasak air di daerah pegunungan, maka
titik didih air itu lebih rendah daripada di daerah pantai. Satuan yang
digunakan yaitu bar, atm, psi, N/m, kg/m. Alat ukur untuk mengukur
tekanan udara adalah barometer dan manometer.

Gambar 2.1.14 Barometer Gambar 2.1.15 Manometer


Sumber: palingberkesan.blogspot.com Sumber: www.tecon-systemtechnik.de

11
8. Alat ukur kelembaban udara relatif
Kelembaban adalah jumlah air yang ada di udara. Kelembaban udara
relatif/ relative humidity (RH) dinyatakan dalam satuan %. Alat yang
digunakan untuk mengukur RH adalah hygrometer.
Penyimpanan bahan pangan harus memperhatikan kelembaban udara
karena tempat yang lembab memungkinkan jamur untuk tumbuh sehingga
bahan pangan tersebut bisa rusak. Kelembaban juga penting untuk proses
fermentasi, misalnya fermentasi tape dan tempe.

Gambar 2.1.15 Hygrometer


Sumber: www.hygrometer.us
9. Alat Ukur Keasaman
Alat untuk mengukur keasaman adalah pH meter. pH di bawah 7 berarti
asam. pH 7 berarti netral. Dan pH di atas 7 adalah basa.

Gambar 2.1.16 pH Meter


Sumber: Conrad.com

B. Alat Pengecil Ukuran

Alat pengecil ukuran adalah alat yang berfungsi untuk mengecilkan bahan
makanan agar sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Alat pengecil ukuran
ada 2 jenis, yaitu alat pengecil ukuran yang tajam dan tumpul.
1. Tajam
Alat pengecil ukuran tajam yaitu alat pengupas dan pengiris atau
pemotong. Biasanya digunakan untuk memotong bahan yang berserat.
Namun ada juga yang untuk menghancurkan bahan pangan. Contoh
alat pengecil ukuran tajam:
a. Pisau
Pisau adalah alat wajib bagi orang yang bekerja di bidang boga. Pisau
terbuat dari besi, baja, stainless stell, keramik, ataupun bahan lainnya.
Ujung pisau diberi tangkai dari kayu, plastik, atau bahan lainnya yang
berdungsi sebagai pegangan.
Ada berbagai jenis pisau. Bentuk dan ukurannya berbeda tergantung
kegunaannya. Ada pisau sayur, pisau kentang, pisau daging, pisau
cincang, pisau ikan, dan pisau buah. Perbedaan yang paling jelas pada
pisau-pisau itu terletak di mata pisaunya.

Gambar 2.2.1 Pisau Dapur Serbaguna Gambar 2.2.2 Pisau Cincang


Sumber: www.elsaviara.com Sumber: Vemale.com

b. Gunting
Gunting biasa digunakan untuk membuka kemasan, memotong sirip
dan ekor ikan. Gunting juga bisa digunakan untuk memecah cangkang
kepiting.

Gambar 2.2.3 Gunting


Sumber: www.vendyxiao.com

c. Peeler

13
Peeler adalah alat yang digunakan untuk mengupas sayur dan buah
dengan cepat. Sayur dan buah yang biasa dikupas dengan peeler adalah
wortel, kentang, apel, pir, dan lain sebagainya.
Peeler dibuat dengan bagian tajam pisau berada di tengah dan kedua
belah sisi tajamnya menghadap ke dalam.

Gambar 2.2.4 Peeler


Sumber: http://rk.wsimgs.com

d. Moule
Moule adalah pisau untuk memotong atau membentuk bahan makanan
menjadi bulat atau setengah lingkaran. Bentuk ini biasanya diperlukan
untuk membuat cocktail buah atau kentang yang akan dibuat pommes
chateur.
Alat pembentuk pada moule terdapat di kedua ujung tangkai dengan
ukuran yang berbeda. Bentuknya bulat cekung seperti mangkuk.

Gambar 2.2.5 Moule


Sumber: id.aliexpress.com
e. Slicer
Slicer adalah alat untuk memotong atau mengiris. Alat ini dilengkapi
mata pisau yang berbentuk bulat tipis atau bergerigi yang dapat
digunakan untuk memotong daging, roti, keju, atau bahan lain.
Alat ini ada yang menggunakan tenaga listrik, ada pula yang tidak.
Keistimewaan slicer listrik yaitu bisa memotong atau mengiris dengan
cepat karena menggunakan mesin. Irisan yang dihasilkan pun
ketebalannya merata.

Gambar 2.2.6 Slicer Machine Gambar 2.2.7 Slicer Manual


Sumber: www.chefhymiegrande.com Sumber: Amazon.in
f. Blender
Blender adalah alat penghancur elektrik yang dapat menghaluskan
bahan makanan seperti buah-buahan, sayur, dan bumbu baik yang
kering maupun yang basah.

Gambar 2.2.8 Blender


Sumber: Lazada.co.id
g. Food Processor
Food processor adalah alat unutk mempersiapkan berbagai jenis bahan
makanan yang akan dimasak. Alat ini mirip blender, namun memiliki
container yang lebih pendek dan mata pisaunya lebih besar jika
dibandingkan dengan container-nya. Food processor memiliki mata
pisau yang bisa digant-ganti. Karena mempunyai berbagai macam
mata pisau, alat ini menjadi serba guna. Alat ini bisa dijadikan alat
pemotong, penghancur, dan juga bisa dipakai untuk memarut.

15
Gambar 2.2.9 Food Processor
Sumber: www.overstock.com

h. Grinder

Grinder atau alat penggiling dibedakan antara untuk menggiling cabai,


bumbu, gula, atau kacang dengan grinder untuk menggiling rempah-
rempah, seperti merica, ketumbar, cengkeh, jintan, dan sebagainya.
Alat ini dapat digerakkan manual menggunakan tangan dan ada pula
yang digerakkan dengan tenaga listrik. Alat ini mempunyai berbagai
macam bentuk pisau sesuai kebutuhan.

Gambar 2.2.10 Manual Grinder Gambar 2.2.11 Electric Grinder


Sumber: walmart.com Sumber: Appliancist.com

2. Tumpul
Alat pengecil ukuran yang tumpul umumnya digunakan untuk
menghancurkan dan menghaluskan bahan pangan. Contohnya:
a. Cobek dan Ulekan
Cobek dan ulekan adalah alat tradisional yang masih sering
digunakan hingga saat ini. Cobek digunakan sebagai alat untuk
menghaluskan bumbu jika jumlahnya tidak terlalu banyak dan

16
untuk membuat sambal. Cobek biasa terbuat dari batu, tanah liat,
kayu atau semen dengan ukuran yang bervariasi. Cobek adalah
piringnya, ulekan adalah alat yang dipegang untuk melumatkan.

Gambar 2.2.12 Cobek dan Ulekan


Sumber: MunTHu.Com
b. Lesung dan Alu
Lesung dan alu yang saat ini masih sering digunakan adalah yang
berukuran kecil yang terbuat dari kayu, batu, maupun besi. Alat ini
biasa digunakan untuk menghaluskan bumbu. Lesung adalah
wadahnya, alu adalah alat untuk menumbuk.

Gambar 2.2.13 Lesung dan Alu

c. Alat Penghancur Kentang


Alat penghancur kentang digunakan untuk menghaluskan kentang.
Kentang halus biasa digunakan untuk membuat sup puree ,
perkedel, dan makanan lain.
Alat ini mempunyai tangkai yang panjang dengan berbagai macam
bentuk dan bahan. Ada yang terbuat dari kayu, besi, maupun
stainless steel.

17
Gambar 2.2.14 Alat Penghancur Kentang
Sumber: Barang Import Terbaik - W ordPress.com

Diskusi

~ Buatlah kelompok yang terdiri dari 3 siswa.


~ Ada berbagai macam bentuk mata pisau yang memiliki kegunaan yang berbeda-
beda. Mengapa bentuknya dibedakan? Apa fungsi masing-masing bentuk mata
pisau?
~ Buatlah laporan hasil diskusi

C. Wadah

Menurut Kalians Besar Bahasa Indonesia, wadah merupakan tempat untuk


menaruh, menyimpan sesuatu. Jadi dalam persiapan pengolahan makanan, wadah
digunakan untuk meletakkan bahan-bahan yang akan dimasak.

Pernahkah kalian mengamati wadah-wadah yang ada di dapurmu? Terbuat


dari bahan apa saja wadah-wadah tersebut?
Simak uraian berikut.
Wadah terbuat dari berbagai macam bahan, seperti:
1. Kayu
Gambar 2.3.1 Wadah dari Kayu
Sumber: food.detik.com
Kelebihan:
- Murah
- Memiliki nilai eksotis
- Tahan terhadap panas, dingin, lemak, dan asam
Kelemahan:
- Sangat mudah berjamur
- Tidak bisa diaplikasikan langsung ke api
Cara Membersihkan:
Bila ada kotoran yang menempel pada peralatan berbahan kayu, olesi
dengan minyak agar kotorannya mudah dihilangkan. Kemudian cuci
dengan air dan sabun agar bersih. Jika tejadi bau apek, cukup rendam saja
dengan air panas. Tiriskan peralatan dan pastikan kering agar tidak tumbuh
jamur.

2. Tanah Liat

Gambar 2.3.2 Mangkuk Tanah Liat


Sumber: sofiakeramik.blogspot.com
Kelebihan:
- Tahan asam, panas, dan dingin

19
- Bisa diaplikasikan langsung ke api
Kelemahan:
- Mudah berjamur
- Mudah pecah
- Pori-pori besar sehingga sulit dibersihkan
Cara Membersihkan:
Cara membersihkan peralatan dari batu hampir sama dengan peralatan
kayu. Cukup dibersihkan dengan air dan sabun kemudian tiriskan agar air
tidak menggenang pada peralatan yang manimbulkan jaumr.

3. Keramik

Gambar 2.3.3 Mangkuk Keramik


Sumber: boxmanye.com
Keramik adalah tanah liat yang diberi pelapis dan dubakar di suhu
1.000C.
Kelebihan:
- Keramik yang bermutu baik tahan terhadap panas, dingin, asam, dan
lemak.
- Bisa diaplikasikan langsung ke api.
- Mudah kering karena berpori-pori kecil.
Kelemahan:
- Mudah pecah

4. Kaca

20
Gambar 2.3.4 Mangkuk Kaca
Sumber: Alibaba.com
Kelebihan:
- Transparan sehingga isi bisa terlihat
- Mudah dibersihkan
- Tahan terhadap asam dan lemak
- Kaca yang bermutu baik tahan panas dan dingin
Kelemahan:
- Mudah pecah

5. Logam
Wadah bisa terbuat dari logam besi, tembaga, dan kuningan. Namun yang
sering digunakan saat ini adalah yang terbuat dari alumunium dan
stainless.

Gambar 2.3.5 Baskom Stainless


Sumber: id.aliexpress.com
Kelebihan: Mudah dibersihkan
Kelemahan: Umumnya tidak tahan terhadap asam
Cara Membersihkan:
Untuk membersihkan alat berbahan alumunium atau besi dicuci

menggunakan air dan sabun. Apabila menemui noda yang membandel,

21
gunakan air jeruk nipis yang dicampurkan pada sabun untuk mencucinya.
Untuk menghindari karat, simpan ditempat yang kering dan tidak mudah
terkena air.

6. Plastik

Gambar 2.3.6 Baskom Plastik


Sumber: pasarteknik.com
Plastik dibuat dari pati yang dilarutkan di air, dipanaskan, dan dicampur
dengan bahan kimia tertentu.
Plastik adalah bahan yang banyak digunakan sebagai wadah. Harganya
yang murah menjadikan peralatan yang terbuat dari plastik banyak dicari.
Kelebihan:
- Tahan asam
- Tidak mudah pecah
- Ringan
- Mudah dibersihkan
- Awet
- Tersedia dalam berbagai macam bentuk
Kelemahan:
- Bila terkena asam, lemak, dan panas, partikelnya bisa lepas dan masuk
ke dalam tubuh melalui makanan.
- Mudah tergores
- Tidak tahan panas

Cara Membersihkan:
Paling sulit membersihkan peralatan dari plastik jika terkena noda minyak

karena permukaannya yang licin. Rendam peralatan plastik pada air

22
kemudian cuci menggunakan sabun. Bilas dan tiriskan dengan cara
tertelungkup agar air menetes.

Plastik memang memiliki banyak kelebihan, namun penggunaannya perlu


diperhatikan karena dibuat dengan menggunakan bahan kimia. Plastik
untuk makanan hendaknya menggunakan plastik yang food grade.

D. Rangkuman

1. Alat persiapan pengolahan makanan ada 3, yaitu alat ukur, alat pengecil
ukuran, dan wadah.
2. Alat ukur digunakan untuk mengukur berat, panjang, luas, volume, berat
jenis, suhu, tekanan udara, kelembabab udara relatif, dan keasaman atau pH.
3. Alat pengecil ukuran adalah alat yang berfungsi untuk mengecilkan bahan
makanan agar sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Alat pengecil ukuran
terbagi menjadi 2 jenis, yaitu alat pengecil ukuran yang tajam dan yang
tumpul.
4. Wadah digunakan untuk meletakkan bahan-bahan yang akan dimasak Wadah
terbuat dari berbagai macam bahan, di antaranya adalah kayu, tanah liat,
keramik, kaca, logam, dan plastik. Masing-masing bahan memiliki kelebihan
dan kekurangan.

E. Evaluasi Kegiatan Belajar 1

Setelah mempelajari alat-alat persiapan, sekarang ujilah kemamampuan diri kalian


dengan menjawab soal-soal berikut ini:
1. Seorang chef ingin mengetahui volume dari sebuah jahe. Alat ukur apa
yang harus ia gunakan? Bagaimana cara mengukur volume jahe tersebut?
2. Mengapa titik didih air di pegunungan dan di pesisir pantai bisa berbeda?
Jelaskan!

23
3. Termasuk jenis alat persiapan apakah cobek dan ulekan? Apa fungsi kedua
alat tersebut? Jelaskan dan berikan contoh!
4. Mengapa wadah dari plastik banyak digunakan? Amankah penggunaan
wadah dari plastik untuk makanan? Jelaskan!
Bab III. Alat
Pengolahan

Alat Bantu
Pengolahan

Alat
Pengolahan

Alat
Pemanas

25
Tujuan Pembelajaran:

1. Setelah menonton tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi


alat bantu pengolahan makanan dengan benar dan penuh percaya diri.
2. Melalui diskusi peserta didik dapat mendeskripsikan alat pengolahan
secara mandiri dan bertanggung jawab.
3. Melalui pengamatan peserta didik dapat mengoperasikan alat pemanas
secara benar dan mandiri.

Pada bab sebelumnya, kalian sudah mengetahui berbagai macam peralatan


yang digunakan untuk persiapan mengolah makanan. Dalam pertemuam ini kalian
akan mempelajari tentang alat bantu pengolahan, alat pengolahan makanan, dan
alat pemanas. Dapur yang baik dengan perlengkapan sempurna akan memberikan
suasana gembira dan menambah semangat kerja.

Menonton Video Pembelajaran

Pertama-tama kalian akan mempelajari tentang alat bantu pengolahan.


Perhatikanlah video yang akan ditayangkan oleh gurumu, kemudian catat alat-alat
yang termasuk alat bantu pengolahan.
A. Alat Bantu Pengolahan

Pengolahan makanan adakah kegiatan memproses makanan agar menjadi


matang. Biasanya menggunakan pemanasan.
Alat bantu pengolahan adalah alat yang tidak ikut memanaskan, tetapi
membantu proses pengolahan, contohnya:
1. Pengaduk dan Penyendok
a. Ladle
Ladle adalah penyendok yang bentuknya bulat cekung. Digunakan
untuk memasak dan menyendok sayur dari panci perebus. Ukurannya
bervarasi karena disesuaikan dengan banyaknya sayuran yang dimasak.

Gambar 3.1.1 Ladle


Sumber: http://www.fornari1905.com/
b. Spatula
Spatula ada yang terbuat dari kayu, alumunium, besi, dan stainless
steel. Bentuknya melebar dan bertangkai panjang. Fungsinya untuk
membalikkan bahan makanan yang sedang digoreng. Spatula juga bisa
digunakan untuk mengaduk.

Gambar 3.1.2 Spatula


Sumber: http://spatulaplanet.com

c. Sumpit
Sumpit biasa digunakan untuk membantu pengolahan makanan,
misalnya saja saat memasak mi ayam, pangsit, dan sebagainya. Sumpit

27
yang digunakan berbeda dengan sumpit untuk makan. Sumpit untuk
pengolahan ukurannya lebih besar.

Gambar 3.1.3 Sumpit


Sumber: https://ecs7.tokopedia.net/

2. Penyaring
Penyaring digunakan untuk meniriskan makanan.

Gambar 3.1.4 Penyaring


Sumber: id.aliexpress.com

3. Cetakan
Cetakan ada 3 jenis, yaitu:
a. Cetakan untuk makanan yang belum matang.
Cetakan untuk makanan yang belum matang misalnya cetakan kue
kering. Cetakan kue digunakan untuk mencetak adonan kue sehingga
diperoleh bentuk yang diinginkan.
Gambar 3.1.5 Cetakan Kue Kering
Sumber: https://usimages.detik.com/
b. Cetakan untuk makanan yang belum matang, namun cetakan ikut
dipanaskan.
Contohnya cetakan weci, cetakan kue mangkok, cetakan serabi, dan
cetakan puthu.

Gambar 3.1.6 Cetakan Kue Mangkuk


Sumber: http://3.bp.blogspot.com

c. Cetakan untuk makanan yang sudah matang.


Yang terakhir adalah cetakan untuk membentuk makanan yang sudah
matang. Misalnya saja cetakan puding/ agar-agar dan cetakan cokelat.
Agar-agar, puding, dan cokelat yang selesai dimasak dituang ke dalam
cetakan, kemudian didinginkan.

Gambar 3.1.7 Cetakan Puding


Sumber: id.priceaz.com
B. Alat Pengolahan Makanan

Alat pengolahan adalah alat yang digunakan untuk memproses makanan


agar menjadi matang. Alat pengolahan biasanya diletakkan di atas kompor.
Alat pengolahan terdiri dari:
1. Alat Penggoreng
Penggoreng adalah alat yang digunakan untuk memasak dengan teknik
pengolahan panas kering (dry heat). Alat-alat untuk menggoreng yaitu:
a. Wajan (Chinese Wok)
Wajan adalah adalah alat yang bisa digunakan untuk menggoreng
mengunakan minyak banyak maupun sedikit. Bentuknya bulat, cekung,
dan mempunyai telinga di kedua sisinya sebagai pegangan. Wajan
disebut juga Chinese Wok karena alat ini berasal dari Cina. Bahannya
ada yang terbuat dari tembaga, besi, dan stainless steel.

Gambar 3.2.1 Wajan


Sumber: prabotrumah.blogspot.com

b. Panci Pendadar (Frying Pan)


Panci pendadar atau yang biasa disebut teflon adalah wajan berbentuk
bulat tetapi lebih rendah, dan mempunyai tangkai.

Gambar 3.2.2 Teflon


Sumber: www.temukanpengertian.com

2. Alat Perebus
Alat perebus adalah alat yang digunakan untuk merebus masakan berkuah
atau untuk merebus bahan makanan agar menjadi lunak. Pada sebagian
besar masyarakat, alat ini disebut panci, walaupun ada juga panci yang
bisa digunakan untuk menggoreng dan mengukus. Berikut ini beberapa
jenis alat perebus berdasarkan kegunaannya:
a. Kastrol
Kastrol adalah alat untuk menanak nasi tanpa harus dikukus lagi
(meliwet).

Gambar 3.2.3 Kastrol


Sumber: https://ecs12.tokopedia.net
b. Panci
Panci adalah alat yang digunakan untuk membuat masakan berkuah
atau untuk merebus sesuatu. Panci memiliki dua buah pegangan di kiri
dan kanannya dan juga memiliki tutup.

Gambar 3.2.4 Panci Gambar 3.2.5 Panci


Sumber: https://ecs7.tokopedia.net Sumber: http://id-live-03.slatic.net

c. Panci tim adalah panci yang digunakan untuk mengetim. Panci ini
berjumlah dua buah. Bagian bawah tempat air rebusan berukuran lebih
besar dari bagian atas sebagai tempat bahan makanan yang ingin ditim.

31
Gambar 3.2.6 Panci Tim
Sumber: OLX.co.id

d. Panci Bertangkai
Panci bertangkai adalah panci yang hanya memiliki satu tangkai tetapi
panjang. Tangkai dibuat dari bahan yang tahan panas sehingga tidak
memerlukan cempal untuk memegangnya.

Gambar 3.2.7 Panci Bertangkai


Sumber: mbakinge.wordpress.com

e. Panci Susu
Panci susu bentuknya agak tinggi dengan tutup agak menjorok ke
dalam dan berlubang. Hal ini bertujuan agar bila susu yang direbus
mendidih, cairannya tidak meluap keluar. Panci ini memiliki lekukan
di permukaannya untuk memudahkan untuk menuangkan isi.

Gambar 3.2.8 Panci Susu


Sumber: lazada.co.id

f. Panci Kaldu
Panci kaldu adalah panci yang digunakan untuk membuat kaldu. Panci
ini juga bisa digunakan untuk merebus air dan membuat sup. Panci ini
dibuat dengan bentuk agak tinggi dan bagian dasarnya tebal agar kaldu
tidak cepat dingin.

Gambar 3.2.9 Panci Kaldu


Sumber: carapedia.com
g. Pressure Cooker/ Presto
Pressure Cooker atau presto adalah panci yang mempunyai tekanan
uap yang tinggi bila dipanaskan. Karena tekanan uapnya tinggi, maka
panci ini lebih cepat digunakan untuk memasak.

Gambar 3.2.10 Presto


Sumber: www.lazada.co.id

3. Alat Pengukus/ Dandang


Mengukus adalah memasak makanan menggunakan uap air. Alat kukus
selalu terdiri dari 2 susun, yaitu bagian bawah sebagai tempat rebusan air
agar timbul uap, dan bagian atas yang biasanya berupa tempat berlubang-
lubang kecil untuk tempat makanan yang ingin dikukus .

33
Gambar 3.2.11 Dandang Gambar 3.2.12 Dandang
Sumber: tokopedia.net Sumber: http://www.peralatan-rumahtangga.com/

Diskusi

Berdiskusilah dengan teman semejamu.


~ Mengapa ikan bandeng yang dimasak menggunakan presto tulangnya bisa
lunak/ remuk?
Tulislah hasil diskusi kalian di kertas dan presentasikan di depan kelas!

C. Alat Pemanas

Amatilah dapur kalian. Kira-kira alat apa saja yang bisa digunakan untuk
memanaskan?

Pada hakikatnya, memasak adalah proses pemberian panas sehingga bahan


makanan menjadi matang. Oleh karena itu, alat pemanas memegang peranan
penting dalam proses pengolahan. Terdapat banyak alat pemanas mulai dari
yang sederhana hingga yang modern. Berikut ini contoh alat pemanas:

1. Tungku
Tungku merupakan alat memasak tradisional karena masih menggunakan
bahan bakar kayu. Biasanya terbuat dari tanah liat atau batu bata. Di
pedesaan, alat ini masih bisa ditemukan.

34
Gambar 3.3.1 Tungku
Sumber: jualtungku.wordpress.com

2. Anglo
Bentuk mirip tungku dan bahannya juga sama seperti tungku, namun bahan
bakar yang digunakan berbeda yaitu kayu arang.

Gambar 3.3.2 Anglo


Sumber: rumahkerajinan.com

3. Kompor
Kompor adalah perapian untuk memasak yang menggunakan minyak
tanah, gas, tau listrik sebagai bahan bakar.

Gambar 3.3.3 Kompor Minyak Tanah Gambar 3.3.4 Kompor Gas


Sumber: http://aleaja.files.wordpress.com Sumber: alatukurindustri.com

Gambar 3.3.5 Kompor Listrik

35
Sumber: bukalapak.com

4. Oven
Oven adalah alat untuk memanggang. Biasanya oven digunakan untuk
memanggang roti, kue, kentang, pasta, dan lain sebagainya. ada beberapa
jenis oven, yaitu: Oven listrik, oven gas, microwave.

Gambar 3.3.6 Microwave dan Oven


Sumber: https://1.bp.blogspot.com
5. Toaster

Gambar 3.3.7 Toaster Vertical


Sumber: Amazon.com
Toaster adalah alat elektrik untuk memanggang roti agar menjadi kering
atau hangat. Ada beberapa jenis toaster, yaitu:
a. Toaster Vertical
Merupakan toaster yang bentuknya portable (mudah dipindahan).
Hanya dapat memanggang 2 hingga 4 iris roti. Umumnya dipakai untuk
skala rumah tangga.
b. Conveyor Toaster
Merupakan toaster yang bisa memanggang roti dalam jumlah yang
banyak sekaligus. Biasanya dipakai di usaha boga.
c. Sandwich Toaster
Berfungsi untuk memanggang dan membentuk sandwich supaya lebih
menarik.
6. Griller
Griller adalah alat yang digunakan untuk memanggang. Ada griller elektrik
maupun griller yang non-elektrik.

Gambar 3.3.8 Griller Batu Bara Gambar 3.3.9 Electric Griller


Sumber: Smoker Reviews HQ Sumber: Filipinas Gifts

37
D. Rangkuman

1. Alat bantu pengolahan adalah alat yang tidak ikut memanaskan tetapi ikut
membantu dalam proses pengolahan makanan. Alat bantu pengolahan
terdiri dari:
a. Pengaduk & penyendok
b. Penyaring
c. Cetakan
2. Alat pengolahan adalah alat yang digunakan untuk memroses makanan
agar menjadi matang. Alat pengolahan terdiri atas:
a. Penggoreng
b. Perebus
c. Pengukus
3. Alat pemanas adalah alat yang penting dalam kegiatan memasak. Contoh
alat pemanas yaitu:
a. Tungku
b. Anglo
c. Kompor
d. Oven
e. Toaster
f. Griller

E. Evaluasi Kegiatan Belajar 2

Setelah mempelajari tentang alat-alat yang digunakan dalam proses pengolahan


makanan, sekarang jawablah soal di bawah ini untuk menguji kemampuanmu.
1. Mengapa makanan yang dimasak menggunakan presto lebih cepat
matang?
2. Cetakan roti tawar termasuk jenis cetakan apa? Mengapa?
3. Toaster jenis apa yang sering digunakan di industri jasa boga? Mengapa?

38
4. Mengapa bahan makanan yang dikukus bisa matang?
5. Apa perbedaan oven listrik dengan microwave?
.
Bab IV Alat
Hidang

Cutlery

Silverware

Chinaware

Glassware

40
Tujuan Pembelajaran:

1. Melalui pengamatan peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai


macam cutlery dengan benar dan percaya diri.
2. Melalui diskusi peserta didik dapat menjelaskan berbagai macam
silverware dengan menggunakan bahasanya sendiri.
3. Melalui pengamatan peserta didik dapat mendeskripsikan berbagai
macam chinaware dengan benar.
4. Setelah menonton tayangan video, peserta didik mampu mengidentifikasi
glassware dengan benar dan mandiri.

Pernahkan kalian pergi ke restoran atau rumah makan lainnya? Bagaimana


kegiatan yang terjadi di restoran tersebut? Apakah terdapat pelayan yang
menyajikan makanan lengkap dengan peralatan makannya? Hal itu disebut sistem
pelayanan penyajian makanan. Kenapa penyajian makanan juga harus
diperhatikan?
Pada bab ini, anda akan mempelajari alat penyajian makanan. Penyajian
makanan merupakan salah satu prinsip higiene sanitasi makanan. Peralatan saji
yang digunakan juga termasuk dalam keindahan pada menu makanan yang
disajikan sehingga menambah selera makan.

Berikut ini adalah jenis-jenis alat hidang :

41
A. Cutlery

Gambar 4.1.1 Cutleries


Sumber: partyhireauckland.co.nz

Cutlery adalah segala macam alat yang terbuat dari perak atau stainless steel
yang digunakan untuk memotong dan menyantap makanan. Berikut ini adalah
contoh cutlery :
a. Steak Knife
Pisau untuk menyantap hidangan steak.

Gambar 4.1.2 Steak Knife


Sumber: Amazon.com
b. Dinner Knife
Pisau untuk menyantap hidangan utama.
c. Dinner Fork
Garpu untuk menyantap hidangan utama.
d. Dinner Spoon
Sendok untuk menyantap hidangan utama.

42
Gambar 4.1.3 Dinner Spoon, Fork, Knife
Sumber: DHgate.com
e. Dessert Knife
Pisau untuk menyantap hidangan pembuka atau penutup.
f. Dessert Fork
Garpu untuk menyantap hidangan pembuka atau penutup.
g. Dessert Spoon
Sendok untuk menyantap hidangan pembuka atau penutup.

Gambar 4.1.4 Dessert Fork, Knife, Spoon


Sumber: Rochesters Event Hire

h. Butter Spreader
Pisau untuk mengoles mentega ke roti. Biasanya dipakai untuk mengoles
dinner roll.

Gambar 4.1.5 Butter Spreader


Sumber: gcastd.org
i. Tea Spoon
Sendok untuk mengaduk teh.
j. Demitasse Spoon
Sendok untuk mengaduk espresso.

Gambar 4.1.6 Dinnerspoon, Teaspoon, Demitasse Spoon


Sumber: TheCoffeeBrewers.com

k. Soup Spoon
Sendok untuk menikmati hidangan sup.

Gambar 4.1.7 Soup Spoon


Sumber: DeVineCorp.net
l. Ice Cream Spoon
Sendok untuk menyantap dessert es krim.

Gambar 4.1.8 Ice Cream Spoon


Sumber: dionnelee.com
B. Silverware

Silverware adalah peralatan service restoran dari bahan perak atau stainless steel
selain cutlery. Contohnya:
1. Sauce Boat
Alat untuk tempat saus dan menuang saus ke hidangan.

Gambar 4.2.1 Sauce Boat


Sumber: antiquesnavigator.com
2. Oval Plate
Piring berbentuk oval yang biasanya digunakan untuk menyajikan
makanan.

Gambar 4.2.2 Oval Plate


Sumber: W orldofJudaica.com

3. Soup Tureen
Alat yang digunakan untuk menyajikan sup atau makanan berkuah.

Gambar 4.2.3 Soup Tureen


Sumber: BryanDouglas.co.uk
4. Ashtray/ Asbak
Tempat untuk membuang putung rokok atau abu rokok.

Gambar 4.2.4 Ashtray


Sumber: Noida.all.biz
5. Candlestick
Tempat untuk meletakkan lilin

Gambar 4.2.5 Candlestick


Sumber: www.buzzle.com
6. Vase
Vas untuk meletakkan bunga.

Gambar 4.2.6 Vase


Sumber: miratis.com
C. Chinaware

Gambar 4.3.1 Chinaware


Sumber: partystuff.ca

Chinaware adalah barang pecah belah yang biasanya terbuat dari porselin,
keramik, tanah liat, atau plastik yang biasanya digunakan sebagai tempat makan.
Chinaware merupakan peralatan menata meja yang sangat penting dan dapat
mempengaruhi penampilan penyajian makanan dan minuman. Warna dan bentuk
harus serasi dengan alat-alat lainnya. Barang pecah belah yang digunakan di
restoran umumnya terbuat dari porselin karena warna dan modelnya beraneka
ragam. Contoh barang pecah belah adalah :
1. Bread and Butter Plate.
Jenis piring yang digunakan untuk menyajikan roti dan mentega.

Gambar 4.3.2 B&B Plate


Sumber: pinterest.com

2. Dessert Plate

47
Jenis piring yang fungsinya untuk menyajikan hidangan penutup.

Gambar 4.3.3 Dessert Plate


Sumber: ZESCO.com

3. Salad Plate
Jenis piring yang digunakan untuk menyajikan hidangan salad.

Gambar 4.3.4 Salad


Sumber: pixabay.com
4. Dinner Plate
Jenis piring yang fungsinya untuk menyajikan hidangan utama.

48
Gambar 4.3.5 Dinner Plate
Sumber: pix4mod.com

5. Soup Bowl
Jenis mangkok yang gunanya untuk menyajikan hidangan soup.

Gambar 4.3.6 Soup Bowl


Sumber: CrateandBarrel.com

6. Egg Stand
Adalah cawan kecil yang fungsinya untuk menyajikan hidangan telur rebus.
Gambar 4.3.7 Egg Stand
Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016
7. Soup Cup and Soucer
Adalah mangkuk dan alas piring yang fungsinya menyajikan segala hidangan
yang berjenis soup.

Gambar 4.3.8 Soup Cup and Soucer


Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

8. Coffee or Tea Cup and Soucer


Cangkir dan piring cawan yang gunnnya untuk menyajikan kopi atau teh.
Gambar 4.3.9 Coffee Cup and Soucer
Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

9. Sugar Bowl
Alat yang digunakan sebagai tempat gula

Gambar 4.3.10 Sugar Bowl


Sumber: worldmarket.com

10. Salt and Pepper Shaker

Tempat untuk merica halus dan garam meja. Yang jumlah lubangnya lebih
banyak diisi garam, yang jumlah lubangnya lebih sedikit diisi merica halus.

Gambar 4.3.11 Salt and Pepper Shaker

51
Sumber: www.pinterest.com
11. Ashtray/Asbak
Fungsinya untuk menampung abu rokok.

Gambar 4.3.12 Ashtray


Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

D. Glassware

Menonton Video Pembelajaran

Simaklah video yang akan ditayangkan oleh guru.


Catat hal-hal penting yang kalian temui.
Tanyakan bila ada yang belum dipahami.

Glassware atau gelas adalah segala macam peralatan yang terbuat dari bahan
gelas dan biasanya digunakan sebagai tempat untuk menyajikan minuman.
Berikut ini contoh peralatan glassware :
1. Water Goblet
Gelas yang digunakan untuk meminum air putih.

52
Gambar 4.4.1 Water Goblet
Sumber: W ebstaurantStore.com

2. Red Wine Glass

Jenis gelas yang fungsinya untuk menikmati minuman anggur merah.

Gambar 4.4.2 Red Wine Glass


Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

3. White Wine Glass


Jenis gelas yang fungsinya untuk menikmati minuman anggur putih.
Gambar 4.4.3 White Wine Glass
Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

4. Cocktail Glass
Jenis gelas yang berfungsi untuk menyajikan minuman jenis cocktail.

Gambar 4.4.4 Cocktail Glass


Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

5. Beer Mug
Jenis gelas yang berfungsi untuk menyajikan jenis minuman bir.

54
Gambar 4.4.5 Beer Mug
Sumber: Caterlynx.co.za

6. Highball Glass
Jenis gelas yang berfungsi untuk menyajikan minuman jenis mix dring atau
bisa juga untuk menyajikan minuman jenis jus.

Gambar 4.4.6 Highball Glass


Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

7. Collins Glass
Adalah jenis gelas yang hampir sama fungsinya dengan highball glass, yang
membedakannya adalah tinggi dan volume gelas yang berbeda.

55
Gambar 4.4.7 Collin Glass
Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

8. Brandy Glass
Jenis gelas yang berfungsi untuk menikmati minuman berjenis brandy.

Gambar 4.27 Brandy Glass


Sumber: Dokumentasi Pribadi 23 November 2016

E. Rangkuman

1. Alat hidang adalah alah yang digunakan untuk menyajikan makanan dan
minuman. Alat hidang terbagi menjadi 4, yaitu:
a. Cutlery
b. Silverware

56
c. Chinaware
d. Glassware
2. Cutlery adalah peralatan dari perak atau stainless steel yang digunakan
untuk memotong dan menyantap makanan.
3. Silverware adalah peralatan yang terbuat dari perak atau stainless steel
selain cutlery.
4. Chinaware adalah barang pecah belah yang terbuat dari porselin, keramik,
tanah liat, atau plastik yang biasanya digunakan sebagai tempat makanan.
5. Glassware adalah alat yang terbuat dari kaca dan biasanya digunakan untuk
menyajikan minuman.

F. Evaluasi Kegiatan Belajar 3

Setelah mempelajari materi tentang alat hidang, jawablah pertanyaan-pertanyaan


di bawah ini untuk menguji kemampuanmu.
1. Untuk memakan chicken cordon bleu, alat hidang apa saja yang
dibutuhkan?
2. Mengapa gelas red wine dan white wine memiliki bentuk yang berbeda?
3. Gelas apa yang dibutuhkan untuk menyajikan air putih?
4. Mengapa lubang salt shaker lebih banyak daripada pepper shaker?

57
Bab V Evaluasi

Evaluasi
Psikomotor

Evaluasi
Afektif
Evaluasi
Kognitif
A. Pilihan ganda
Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling benar

1. Toaster jenis apa yang sering digunakan di industri jasa boga?


a. Toaster Vertical c. Toaster Sandwich
b. Conveyor Toaster d. Electric Toaster

2. Cetakan roti tawar termasuk jenis cetakan?


a. Cetakan untuk makanan yang belum matang.
b. Cetakan untuk makanan yang belum matang, tetapi cetakan ikut
dipanaskan.
c. Cetakan untuk makanan yang sudah matang.
d. Cetakan untuk makanan yang setengah matang.

3. Apakah nama gelas dibawah ini?

a. Water Goblet
b. Red Wine Glass

4. Berikut ini adalah alat pemanas, kecuali?

59
a. Dandang c. Anglo
b. Oven d. Griller

5. Alat untuk mengukur tekanan udara adalah


a. pH meter c. Neraca
b. Mistar d. Barometer

6. Berikut ini termasuk alat pengecil ukuran, kecuali?


a. Sumpit c. Cobek dan Ulekan
b. Slicer d. Pisau

7. Alat ini termasuk jenis?

a. Cutlery c. Chinaware
b. Silverware d. Glassware

8. Yang termasuk ke dalam alat persiapan adalah?


a. Timbangan, Panci, Oval Plate
b. Timbangan, Gelas Ukur, Saringan
c. Kompor, Cutting board, Gelas Ukur
d. Cutting Board, Mixer, Tampah

9. Alat hidang untuk menyajikan shrimp cocktail salad adalah


a. Salad plate c. Soup Bowl
b. B&B Plate d. Cocktail Glass

10. Apa yang membedakan anglo dengan tungku?

60
a. Bahan bakarnya c. Fungsinya
b. Bahan pembuatnya d. Kegunaannya

B. Uraian
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan pengertian cutlery!
2. Sebutkan jenis-jenis alat ukur dan berikan contoh masing-masing!
3. Sebutkan kelemahan wadah yang terbuat dari plastik!
4. Sebutkan alat pemanas yang yang Anda ketahui!
5. Jelaskan perbedaan oven listrik dengan microwave!
6. Mengapa makanan yang dimasak di presto lebih cepat matang?
7. Alat hidang apa saja yang digunakan untuk menyajikan steak?
8. Menurut Anda, amankah penggunaan wadah plastik untuk makanan?
9. Berikan 5 contoh alat perebus!
10. Sebutkan alat-alat yang termasuk alat pengaduk!

61
Penutup

Modul pengetahuan alat dapur dan alat hidang merupakan salah satu bahan
ajar dalam kegiatan belajar-mengajar untuk tingkatan SMK pada kompetensi
keahlian Jasa Boga. Apabila peserta didik telah menguasi materi yang ada dalam
modul ini, maka peserta didik sudah di anggap kompeten dan berhak mengikuti
Uji Kompetensi Kemampuan di bidangnya. Peserta didik dapat melanjutkan ke
kompetensi berikutnya.
Glosarium

Blender : Alat untuk menghaluskan bahan makanan.


Chinaware : Barang pecah belah yang biasanya terbuat dari porselin, keramik,
tanah liat, atau plastik yang digunakan sebagai tempat makanan.
Cutlery : Alat yang terbuat dari perak atau stainless steel yang digunakan untuk
memotong dan menyantap makanan.
Food Processor : Mirip blender. Alat untuk menghaluskan bahan makanan.
Glassware : Alat yang terbuat dari gelas yang digunakan untuk menyajikan
minuman.
Griller : Alat untuk memanggang.
Kastrol : Panci untuk membuat nasi liwet.
Ladle : Pengaduk/ sendok sayur.
Salt and Pepper Shaker : Tempat garam dan merica yang diletakkan di maja makan.
Silverware : Alat yang terbuat dari perak atau stainless steel selain cutlery.
Toaster : Pemanggang roti.
Wok : Wajan
DAFTAR PUSTAKA

Buku Pedia. 2016. Macam-Macam Contoh Alat Ukur Besaran Massa dan Waktu,
(Online), (http://www.bukupedia.net/2016/02/macam-macam-contoh-alat-
ukur-besaran-massa-dan-waktu.html), diakses 4 Desember 2016.
Setiawati, Teti. 1994. Tata Boga Dasar Jilid I. Malang: IKIP Malang.
Soekresno. 2001. Manajemen Food & Beverage Service Hotel. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama.
Tim Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata (STB) Bandung. 2015. Pengetahuan
Layanan Makanan dan Minuman. Bandung: Alfabeta.

65
Lampiran

Anda mungkin juga menyukai