Anda di halaman 1dari 16

Topologi Jaringan

Di susun Oleh : Zulfa Nurul A

Kelas : X_RPL 1

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11

Bandung
A. Pendahuluan

Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara


unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.

Topologi jaringan adalah struktur jaringan untuk mengidentifikasi cara


bagaimana simpul atau pusat didalam jaringan saling berhubungan. Hubungan
dalam jaringan sanngat bergantung pada jenis aplikasi yang digunakan.

Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama, yaitu :

Topologi bintang (star)


Topologi cincin (ring)
Topologi bus
Topologi mesh
Topologi pohon (tree)

Tapi, sebenarnya ada banyak macam topologi jaringan, yaitu:

1. Topologi point to point


2. Topologi star
3. Topologi multidrop
4. Topologi bus
5. Topologi loop
6. Topologi ring
7. Topologi hierarchical tree
8. Topologi web
9. Topologi tree
10. Topologi token ring
11. Topologi extended star
12. Topologi mesh

Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.


Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan
pengguna.
B. Kelebihan dan Kelemahan Macam-Macam Topologi
Jaringan
Macam- macam topologi jaringan :

1. Topologi Point to Point


Jaringan dengan topologi point to point merupakan jaringan
dengan topologi yang paling sederhana. Bahkan sering dianngap bukan
jaringan karena ini mempunyai kedudukan yang setingkat. Sehingga dari
komputer manapun dapat memulai dan mengendalikannya.
Jaringan dengan topologi ini umumnya digunakan dirumah yang
mempunyai dua computer yang saling terkoneksi, atau dapat pula antar
rumah yang saling bersebelahan. Arsitektur yang paling cocok untuk
jaringan point to point adalah peer to peer.
Topologi point to point dapat digambarkan sebagai berikut :

Komputer Komputer
Komputer node

Kelebihan :
a. Mudah dalam pengalokasian alamat jaringan
b. Karena tidak ada level yang lebih tinggi, antara komputer yang
satu dengan komputer yang lainnya tidak dapat saling mengontrol

Kelemahan :

a. Kerahasiaan data tidak dapat dijamin, karena tidak adnya kontrol


yang ketat antar komputer
b. Apabila satu komputer lambat, akan mempengaruhi kecepatan
komputer lain
2. Topologi Star
Jaringan dengan topologi star merupakan jaringan yang
menghubungkan tiap node dengan menggunakan alat penghubung
terpusat atau yang disebut konsetrator. Jaringan dengan topologi star
dalam aplikasi suatu kantor biasanya menggunakan arsitektur host based
system. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk
mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini
adalah hub, switch, dll.

Jaringan topologi star dapat digambarkan sebagai berikut :

Komputer

Komputer Konsentrator Komputer

Komputer Komputer

Kelebihan :
a. Jaringan mudah dikembangkan, dengan cara menarik kabel menuju
konsentrator (HUB).
b. Memiliki sifat robustness yaitu jika terdapat salah satu kabel yang
menuju konsentrator putus, tidak akan mempengaruhi jaringan pada
keseluruhan.
c. Kontrol manajemen lebih mudah, karena semuanya terpusat ke satu
titik.
d. Memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal
e. Kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan
f. Arus lalulintas informasi data lebih optimal
g. Kabel yang di butuhkan hanya sebanyak komputer dalam jaringan dan
I/O cukup hanya satu di setiap computer, kabel link dan port I/O
lebih sedikit dan biaya lebih sedikit dari pada topologi mesh.

Kekurangan :
a. Jika konsentrator rusak, semua komputer dalam jaringan tidak dapat
berfungsi.
b. Bila mengirim data secara bersamaan, dapat terjadi collision.
c. Pemborosan terhadap kabel
d. Jumlah terminal terbatas, tergantungdari port yang ada pada hub.
e. perlu penanganan khusus bundel kabel
3. Topologi Multidrop
Jaringan dengan topologi multidrop mempunyai satu komputer
yang terpusat dan mengatur serta mengendalikan komputer yang lain.
Komputer yang lain baru dapat bekerja jika mendapat ijin dari komputer
pusat.
Komputer pusat disebut juga station primer dan yang lain disebut
station sekunder. Komputer pusat memeriksa secara berkala komputer
yang lain apakah akan menggunakan jaringan atau tidak.
Jaringan topologi multidrop dapat digambarkan sebagai berikut :

Komputer

Komputer Komputer Komputer

Kelebihan :

a. Dapat menghemat perangkat keras


b. Harganya lebih murah dibandingkan dengan cara star, karena harga
kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan topologi ini tidak
dibutuhkan konsentrator.

Kelemahan :

a. Jaringan lebih lambat, karena sangat bergantung pada waktu


pemeriksaan secara berkala oleh komputer pusat
b. Apabila ada kabel yang putus pada sambungan ke komputer pusat,
semua komputer tidak dapat digunakan
c. Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
4. Topologi Bus
Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk
menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer
akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan
pada akhir dari kabel harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi
ini sekarang sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan
komputer.
Jaringan pada topologi bus hampir sama dengan jaringan pada
topologi multidrop, namun semua komputer mempunyai kesempatan yang
sama pada penggunaan jaringan. Dalam jaringan topologi ini tidak
terdapat komputer pusat. Jaringan ini banyak digunakan pada
perusahaan dengan jaringan komputer skala kecil yaitu antar 5-10
komputer.
Pada topologi linear bus semua PC (terminal) dihubungkan pada
jalur data (bus) yang berbentuk garis lurus (linear). Sehingga, data yang
dikirim akan melalui semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat
data tersebut sesuai dengan alamat yang dilalui, maka data tersebut
akan diterima dan diproses. Namun, jika alamat tidak sesuai, maka data
akan diabaikan oleh terminal yang dilalui dan pencarian alamat akan
diteruskan hingga ditemukan alamat yang sesuai.
Topologi ini awalnya menggunakan kabel Coaxial sebagai media
pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam
membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik (
fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain
untuk memaksimalkan performanya.
Jaringan topologi bus dapat digambarkan sebagai berikut :

Komputer Komputer Komputer

Kelebihan :

a. Kabel yang digunakan sedikit


b. Mudah dikembangkan
c. Tidak membutuhkan kendali pusat
d. Layout kabel sederhana
e. Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa
mengganggu operasi yang berjalan dan cukup mudah.
f. Jumlah Node tidak dibatasi, tidak seperti hub yang dibatasi oleh
jumlah dari port (misal : 16 port untuk 16 node)
g. Kecepatan pengiriman data lebih cepat, karena data berjalan
searah.
h. Lebih mudah dan murah jika ingin menambah atau mengurangi
jumlah node, karena yang dibutuhkan hanya kabel dan konektornya
saja
i. Bila salah satu komputer mati tidak akan mengganggu komputer yang
lain.

Kekurangan :

a. Apabila ada kabel yang putus, semua komputer tidak dapat digunakan
b. Sering terjadi tabrakan file saat pengiriman dan kepadatan lalu
lintas tinggi
c. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
d. Keamanan data kurang terjamin
e. Kecepatan akan menurun bila jumlah user (pemakai) bertambah
f. Diperlukan repeater untuk jarak jauh
g. Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung
memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan
menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
h. Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
i. Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
5. Topologi Loop
Jaringan dengan topologi loop merupakan jaringan dengan system
tertutup. Jaringan ini tidak mempunyai komputer pusat dan semua
komputer memepunyai status yang sama pada penggunaan jaringan.
Jaringan topologi loop dapat digambarkan sebagai berikut :

Komputer

Komputer Komputer

Komputer Komputer

Kelebihan :

a. Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama

Kelemahan :

a. Apabila salah satu komputer mati, komputer yang lain dalam jaringan
tidak dapat digunakan.
6. Topologi Ring
Jaringan topologi ring merupakan pengembangan dari topologi loop
dan bus. Jaringan dengan topologi ring menghubungkan antara komputer
yang satu dengan yang lain tanpa putus, sehingga nampak seperti sebuah
cincin.
Pada topologi ring semua PC (terminal) dihubungkan pada jalur
data (bus) yang membentuk lingkaran. Sehingga, setiap terminal dalam
jaringan saling tergantung. Topologi cincin adalah topologi jaringan
berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik
lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk
cincin.
Topologi cincin adalah topologi jaringan dimana setiap komputer
yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang
terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer
lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk
cincin. Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP
atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Jaringan topologi ring dapat digambarkan sebagai berikut :

Komputer

Komputer Komputer

Komputer Komputer

Kelebihan :
a. Hemat kabel dan mudah membangunnya
b. Tidak perlu penanganan bundel kabel khusus
c. Dapat melayani lalu lintas data yang padat
d. Menghubungkan secara langsung dua perangkat dalam jaringan.
e. Identifikasi kerusakan mudah karena sinyal data selalu
bergerak lurus dari perangkat pengirim sampai perangkat
tujuan.
f. Dalam proses instalasi dan rekonfigurasi secara fisik mudah,
karena terhubung satu dan hanya satu dengan perangkat
lainnya.
g. Dapat melayani aliran lalu-lintas data yang padat,
karena data dapat bergerak ke kiri atau ke kanan dan waktu
untuk mengakses data lebih optimal.
h. Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Kelemahan :

a. Apabila ada kabel yang putus, semua komputer tidak dapat


digunakan
b. Sulit untuk pengembangan jaringan ke arah yang lebih luas
c. Peka kesalahan
d. Kerusakan pada media pengirim / terminal dapat melumpuhkan
kerja seluruh jaringan
e. Sinyal akan semakin melemah apabila jarak yang di tempuh
untuk mencapai tujuan semakin jauh. (untuk mengatasinya
maka dilengkapi repeater)
f. Tidak berfungsinya satu link akan mempengaruhi link lainnya
g. Penambahan terminal / node menjadi lebih sulit bila port
sudah habis
7. Topologi Hierarchical Tree
Topologi ini hampir sama dengan jaringan topologi star. Hanya
pada jaringan ini mempunyai beberapa komputer yang berfungsi sebagai
penghubung dan mempunyai tingkatan lebih tinggi.
Komputer yang tingkatannya lebih tinggi akan
mengendalikan komputer lain yang berada dibawahnya. Untuk
mengirimkan data pada komputer yang berada pada tingakatan bawah,
akan dikirim melalui komputer pusat dan komputer pusat akan
mengirimkan data ke komputer tujuan melalui tingkatan-tingkatan di
bawahnya.arsitektur yang digunakan pada topologi ini biasanya
menggunakan client-server.
Gambar skema topologi hierarchical tree dapat
digambarkan sebagai berikut :

Komputer

Komputer Komputer

Komputer Komputer Komputer Komputer

Kelebihan :

a. Mudah untuk dikembangkan


b. Semua data perusahaan dapat terpusat menjadi satu area kerja
c. kontrol manajemen lebih mudah, karena sentralisasi dibagi menjadi
beberapa tingkatan

Kelemahan :

a. Dapat terjadi tabrakan saat pengiriman file (collision)


b. Bila terjadi putusnya kabel pada komputer tingkat atas, komputer
dibawahnya tidak dapat digunakan.
8. Topologi Web
Jaringan topologi web merupakan jaringan yang masin-masing
komputer saling berhubungan melalui beberapa link. Jaringan ini memiliki
istilah antar lain mesh, plex, atau completely connected.
Untuk menghubungkan berapa banyaknya link yang dibutuhkan
dapat digunakan rumus n(n-1)/2 link.

Kelebihan :
a. Dengan banyaknya link antar komputer, maka setiap komputer dapat
berhubungan dengan komputer lain secara bebas
b. Apabila ada satu saluran yang tidak dapat digunakan, saluran lain
masih dapat digunakan

Kelemahan :

a. Biaya yang digunakan untuk membangun jaringan sangat mahal


b. Kontrol manajemen sangat sulit diterapkan

9. Topologi Tree
Topologi pohon (topologi tree / topologi hirarki / topologi
bertingkat) merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di
dalam ruangan kantor yang bertingkat. Sentral pusat atau yang berada
pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral
yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.

Kelebihan :.

a. Seperti topologi star perangkat terhubung pada pusat pengendali


/HUB
b. HUB dibagi menjadi dua yaitu, central HUB dan secondary HUB
c. Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak
yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki
oleh HUB.

Kelemahan :.

a. Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan


perencanaan yang matang dalam pengaturannya , termasuk di
dalamnya adalah tata letak ruangan
10. Topologi Token Ring
Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi
pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan
gambar.

Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kabel


penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan
di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan
perangkat lain.

11. Topologi Extented Star


Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari
topologi star, karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star.

Kelebihan :

a. Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak
terganggu

Kekurangan :

a. apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node
akan terputus
b. tidak dapat digunakan kabel yang lower grade karena hanya
menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara
satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.
12. Topologi Mesh
Adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap
perangkat terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya yang ada
di dalam jaringan. Gabungan dari topologi bus, star dan ring.

Kelebihan :

a. Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.


b. Data dapat di kirim langsung ke komputer tujuan tanpa harus melalui
komputer lainnya lebih cepat. Satu link di gunakan khusus untuk
berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
c. Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi
komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links)
antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi
koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
d. Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi
kerusakan koneksi antar komputer.
e. Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault
tolerance.
f. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan
yang berlebih.
g. Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot

Kelemahan :

a. Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak kabel


sehingga butuh banyak biaya.
b. Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu
dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.
c. Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi
ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung
semakin meningkat jumlahnya.
d. Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
Daftar Pustaka

www.google.com
www.wikipedia.com
www.rezafauzi.com
Supriyadi.2009. Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP kelas
IX. Klaten : CV. Media Antar Nusa