Anda di halaman 1dari 6

A.

Pengertian ilmu sosial

Secara etimologi, ilmu sosial berasal dari bahasa Inggris social science. Kata social
berarti sosial sedang kata science bermakna ilmu. Dengan demikian, secara literal social
science mempunyai makna ilmu sosial. Seangkan secara terminologi, sampai saat ini belum
terdapat kesatuan pendapat dan rumusan yang jelas di antara para ahli berkenaan dengan
batasan atau pengertian social science (ilmu-ilmu sosial). Ilmu sosial merupakan ilmu yang
mempelajari segala aspek kehidupan masyarakat, problem dalam masyarakat, serta bertujuan
untuk mencapai kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Senada dengam kesimpulan
tersebut, Mukmina (2008 : 7) mendefinisikan ilmu sosial sebagai ilmu yang bidang kajiannya
berupa tingkah laku manusia dalam konteks sosialnya. Termasuk dalam ilmu sosial adalah
geografi, ekonomi, sejarah, sosiologi, antropologi, psikolog, dan ilmu politik, yang pada
umumnya merupakan hasil kebudayaan manusia. lmu-ilmu sosial lahir dari kebiasaan
masyarakat pada zaman dahulu. Ilmu-ilmu sosial lahir secara alami melalui kegiatan-kegiatan
yang dilakukan masyarakat. Perkembangan zaman yang terus bergulir diyakini membawa
manusia sampai pada peradaban berpikir kritis dengan menggunakan kemampuan panca
inderanya. Dengan perkembangan zaman tersebut perkembangan ilmu-ilmu sosial juga
berkembang.ilmu sosial juga berpengaruh terhadap tindakan-tindakan yang berlangsung
dalam proses kehidupan manusia dalam upaya menjelaskan mengapa manusia berperilaku
seperti apa yang mereka lakukan. Setiap ilmu sosial merupakan suatu disiplin ilmu yang
merupakan suatu batang tubuh atau struktur ilmu pengetahuan (body of knowledge atau
structur of knowledge) tentang suatu bidang.

B.Ruang lingkup ilmu sosial

Mengenai ruang lingkup ilmu-ilmu sosial, sampai sekarang ini para ahli sebenarnya
tidak ada kesepakatan yang bulat. Wallerstein (1997: 2) mengelompokkan beberapa disiplin
ilmu yang dikategorikan sebagai ilmu sosial itu adalah sosiologi, antropologi, geografi,
ekonomi, sejarah, psikologi, hukum, dan ilmu politik.Brown dalam karyanya yang berjudul
Explanation in Social Sciences(1972) bahwa yang termasuk dalam paket ilmu sosial meliputi
sosiologi, antroplogi, ekonomi, sejarah, demografi, ilmu politik, dan psikologi.

1.Sosiologi

Sosiologi merupakan ilmu yang mengkaji/menstudi tentang masyarakat ataupun


kehidupan sosial. Karena semua ilmu sosial mempelajari tentang pola tingkah laku yang
lazim ada pada kelompok-kelompok manusia. Sosiologi berasal dari kata socius, artinya
kawan ataupun masyarakat. Sedangkan logos, artinya ilmu pengetahuan/pikiran. Berarti
secara sederhana sosiologi adalah ilmu tentang masyarakat.

2. Antropologi
Seperti halnya sosiologi, terdapat beberapa pengertian tentang antropologi. Isinya
meliputi archeology, antrologi ragawi,sejarah kebudayaan, beberapa bagian linguistic serta
berbagai kajian tentang berbagai aspek kemanusiaan. Antropologi memiliki keterkaitan
dengan ilmu pengetahuan alam, khususnya biologi(Spencer, 1982). Subjek antropologi
adalah budaya dengan berbagai sistem simbulnya, meliputi bahasa dan kepercayaan.

3. Psikologi

Psikologi sering disebut sebagai ilmu pengetahuan tentang diri manusia, meliputi
proses mental, kemauan, mental, kecerdasan, dan emosional. Semuanya bukan hanya
dipengaruhi oleh proses kejiwaan, namun jug

oleh warisan biologi dan lingkungan (Spencer, 1982).

4. Ilmu Politik

Sekitar 30 atau 40 tahun yang lalu, ilmu politik selalu menekankan pada upaya
bagaimana menjadikan pemerintahan itu stabil dan lebih efisien, tetapi saat ini telah berubah
kea rah menuju politik social, artinya saat ini lebih menekankan kepada tingkah laku politik
suatu golongan masyarakat, latar belakang sosial politik, dan bagaimana kesadaran politik
timbul dari suatu kelompok masyarakat (Spencer, 1982).

5. Ilmu Sejarah

Setiap orang tentu memahami tentang sejarah merupakan kajian masa lampau.
Dengan ilmu sejarah diharapkan dapat menghadirkan kembali peristiwa masa lampau secara
hidup dan benar. Ilmu sejarah berbeda dengan ilmu sosial lain, karena dalam sejarah bukan
mencari generalisasi suatu peristiwa melainkan hendak mencatat secara detail,
menggambarkan seolah-olah cerita itu terulang lagi untuk kita hayati.

C.Masalah - Masalah Sosial Yang Terjadi Dalam Masyarakat

Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara


unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan
sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam
masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti
proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh
lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi
sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Masalah sosial dapat dikelompokkan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain
:
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.

2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.

3. Faktor Biologis : keharusan makan, kependudukan, mempertahankan diri, dll.

4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dll.

1.Masalah sosial yang di sebabkan oleh faktor ekonomi

A. Kemiskinan

Kemiskinan adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak bisa menjamin hidupnya
sendiri seperti orang lain pada umumnya.kemiskinan dapat diklasifikasikan dalam kehidupan
masyarakat yang masih sederhana dan dalam masyrakat yang sudah tergolong komplek. Jadi
ukuran keya atau miskin itu memang relatif tidak sama, tergantung pada siuasi dan kondisi
masyarakat yang bersangkut. Yang jelas karena tidak adanya pemabgian kekayaan yang
merata.

B. Pengangguran

Pengangguran adalah suatau keadaan dimana seseorang tidak mempunyai pekerjaan


yang bia menjamin hidupnya sendiri.

2. Masalah sosial yang di sebabkan oleh faktor budaya

Masalah sosial yang bersumber dai faktor kebudayaan biasanya yang paling menonjol
bagi kehidupan manusia dalam masyarakat, yaitu jika manusia tidak mampu untuk
menyesuaikan diri dengan perkembangan kebudayaan(cultural lag). Menurut DALDJUNI
(1985), bahwa masalah sosial dapat bertalian dengan masalah alami ataupun masalah pribadi,
maka ditunjau secara menyeluruh masalah sosial ternyata memiliki empat sumber penyebab,
yaitu :

1.Faktor alam (ekologis geografis), ini menyangkut gejala menipisnya sumberdaya alam.

2.Fattor biologis (dalm arti kependudukan), ini menyangkut bertambahnya umat manusia
dengan pesat yang dirasakan secara nasional, regional, ataupun local.

3.Faktor budayawi, ini menimbulkan berbagai kegoncangan mental dan bertalian dengan
aneka penyakit kejiwaan.
4. Faktor sosial, dalm arti berbagai kebijaksanaan ekonomi dan politik yang dikendalikan
bagi masyarakat.

3. Masalah sosial yang disebabkan oleh faktor biologis

Masalah sosial yang bersumber dari faktor biologis ini misalnya, masalah-masalah
yang menyangkut kependudukan dan keharusan biologis lainnya.bebarapa faktor penyebab
timbulnya masalah sosial yang bersumber dari faktor biologis :

1.Faktor Keharusan Makan

Untuk kenyataan kehidupan sehari-hari bahwa keharusan untuk makan ternyata besar
sekali pengaruhnya terhadap kemungkinan timbulnya masalah sosial.

2. Faktor Kependudukan

Faktor kependudukan menyangkut bertambahnya jumlah manusia pada lapangan


kehidupan tetap.

3. Faktor bagi manusia untuk mempertahankan diri

Manusai pada umumnya ternyata tidak dapat dipisahkan dari faktor ini, senbab
bagaimanapun alasannya, yang pasti sifat hakiki manusia adalah pertama kali memntingkan
dirinya sendiri sebagai makhluk individu. Akan tetapi dilain pihak individu tidak akan dapat
mempertahankan dirinya sendiri, maka dari itu dia bergaul, bergabung atu mebabentuk
kelompok sosial sebagaimana makhluk sosial lain.

4. Masalah sosial yang di sebabkan oleh faktor psikologis

Masalah sosial bisa timbul oleh karena faktor psikologis, seperti kebingungan,
disorganisasi, penyakit syaraf dan sebagainya. Dikatakan demikian oleh karena faktor-faktor
tersebut dapat menyebabkan manusia atau warga masyarakat tidak mampu untuk berpikir dan
bertindak secara wajar.

Contoh Masalah Sosial dan Cara Mengatasinya

1. Individu keluarga dan masyarakat

Biasanya masalah yang terjadi di individu keluarga dan masyarakat adalah kurangnya
berinteraksi dengan orang sekitar kita bahkan dengan sebangsa sehingga banyak sekali yang
tidak peduli dengan orang orang sekitar kita atau dengan masyarakat luas, dan kita hanya
bersosialisasi dengan orang orang tertentu saja sehingga akan tercipta pandangan yang
menyatakan bahwa kita tertutup untuk umum, oleh karena itu ada beberapa cara
mengatasinya yaitu dengan cara kita berbicara dengan orang lain dan kalau kita malu
berbicara dengan orang lain kita juga bisa menggunakan facebook, twitter, friendster, dan
web sosial lainnya, dengan menggunakan itu kita bisa berkenalan dengan orang orang yang
belum kita kenal dan untuk yang sudah kita kenal mempermudah kita untuk berkomunikasih
dengan mereka.

2. Pemuda dan sosiallisasi

Pemuda dan sosiallisasi biasanya masalah yang terjadi adalah kurangnya waktu untuk
bertemu dan jaraknya jauh dan banyaknya biaya yang di gunakan untuk berkomunikasi dan
adanya rasa malu berbicara. Faktor faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah sosial
pemuda dan masyarakat adalah dari dalam diri sendiri, dan lingkungan.Cara mengatasi
masalahnya adalah kita bisa juga menggunakan web yang berfungsi untuk bersosiallisasi
misalnya Facebook, twitter, friendster dan yang lainnya, dengan itu kita bisa mengurangi rasa
kurangnya percaya diri dalam bersosiallisasi dan mengurangi biaya yang keluar untuk
bersosialisasi.

3. Masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan

Biasanya masalah yang terjadi di masyarakat pedesaan dalam bersosialisasi adalah


kurang sarana untuk bersosialisasi dan yang ada sarananya hanya sarana yang sederhanan
kurang modern dan hanya menyangkup jarak jarak tertentu atau hanya masyarakat yang
satu desa dan kurangnya pendidikan yang mendidik masyarakat pedesaan untuk mengenal
saranan komunikasi yang modern. Cara mengatasinya adalah kita harus mensosialisasikan
sarana komunikasi yang modern dan pemerintah segera menyediakan sarana komunikasi
modern ke pedesaan secara merata.

Masalah yang terjadi di masyarakat perkotaan adalah biasanya banyak dari mereka
yang menyombongkan diri sehingga banyak yang tidak mau berkenalan atau bercengkrama
dengan masyarakat pedesaan karena menganggap masyarakat pedesaan merupakan
masyarakat yang kurang gaul atau kurang mengenal yang modern. Cara mengatasi masalah
tersebut adalah dengan cara mengubah cara berpikir kita tentang masyarakat pedesaan dan
kita harus mau mengajarkan mereka atau mengenalkan mereka dengan sarana komunikasi
yang modern, sehingga akan tercipta rasa bekerjasama dalam mengembangkan SDM atau
sumber daya manusia, sehingga negara kita akan menjadi negara maju bukan hanya sedang
berkembang.

jadi semua masalah yang terjadi di masyarakat dalam bersosialisasi yaitu adanya rasa
kurang percaya diri, kesombongan, ketidakmauan, dan kurangnya pengetahuan tentang
teknologi.
Daftar pustaka

Soekanto, Soerjono. 1982. Sosiologi suatu pengantar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada

Sumaatmadja, Nursid. 2008. Konsep Dasar IPS. Jakarta : Universitas Terbuka

Hamid, Abu. 2009. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta : Rineka Cipta

Maftuh Bunyamin dan Fakih. S. 1998. Konsep Dasar IPS. Bandung:Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sumaatmaja, Nursid.2008. Materi Pokok Konsep Dasar IPS. Jakarta:Universitas Terbuka.

Winataputra, Udin. 2004. Materi Pokok Materi dan Pembelajaran IPS SD. Jakarta:Universitas
Terbuka.