Anda di halaman 1dari 3

Konsultasi Syariah BUKU KONSULTASI ISLAM TERBARU ABOUT Cariartikel...

Home Konsultasi Agama Berbicara dengan Jin dan Orang Mati dalam Islam
Facebook Twitter

Berbicara dengan Jin dan Orang Mati dalam Islam


Google+ RSS

Penulis Konsultasi Syariah Diterbitkan Monday, April 14, 2014

Youtube Instagram
TAGS KONSULTASI AGAMA

Custom Window Shutters


10 Years Warranty. Eco
Friendly, Water Resistant &
Toxic Free. Free Consultation.

Cari Artikel

CustomSearch Search

Konsultasi Terbaru

Puasa Syawal dan Dzulhijjah

Shalat Hari Raya Idul Fitri

Masturbasi dan Onani dalam


Islam

Aqiqah (Akikah) untuk Anak


Lelaki dan Perempuan

HUKUM BERBICARA DENGAN JIN DAN ORANG MATI Membuang Kertas Ada Nama
Allah

Aslkm Wr. Wb...

Perkenalkan nama saya Ika.. Trending

Bacaan Doa untuk Orang


Begini pak ustad.. kemaren saya baru pulang dari kota TEGAL. ditrempat rumah itu
Meninggal Dunia
diadakan pengajian setiap malam kamis dan malam minggu. dari pukul jam 10 malam
sampai jam 12 malam. di[engajian tersebut tidak ada acara membaca Alqur'an..
melainkan cuma mengkaji isi dari Alqur'an trsbt. Didalam pengajian trsbt diadakan mati Wanita Bersuami Ingin Lupakan
lampu.diakhir acaranya ada namanya pembersihan diri dan renungan dosa. dimana Mantan Pacar

mereka yg mengikuti pengajian trsbt masing" memukul wajah dan badan mereka
sendiri... dan mereka mempelajari ilmu utk membela diri dan pernapasan.. seperti bisa
Panduan Zakat Harta (Mal) dan
berbicara dgn orang yg sudah mati dan bisa mengeluarkan dan memasukkan jin dalam Fitrah
tubuh mereka. bisa bapak ustad jelaskan pengajian seperti apakah itu..?? bisa bapak
beri solusi cara menyelesaikan masalah tersebut.. sebab yg mengikutin pengajian ini
Cara Taubat Nasuha
termasuk suami saya pak ustad.. saya takut suami saya berlarut" ajaran sesat.. kami
sekarang berpisah karena suami saya lebih memilih tetap menjadi anggota pengajian
tersebut dari pada ikut bersama saya dengan belajar islam yg benar dan sudah nyata
dan diterima dimuka bumi ini..... Daftar Iklan Adversal

mohon pencerahannya pak ustad.. terimakasih..... atas jawaban bapak sangat"


membantu saya dalam keadaan seperti ini..terimakasih......
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..

TOPIK KONSULTASI

1 HUKUM BERBICARA DENGAN JIN DAN ORANG MATI

2 SETELAH DILAMAR APAKAH HARUS DINAFKAHI?

3 MELANGGAR JANJI PADA ALLAH DAN BERTAUBAT

4 STATUS GAJI KARYAWAN YANG NGOBYEK

5 CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

JAWABAN

1. Islam adalah ajaran yang sederhana dan mudah dimengerti. Prinsip Islam hanya
terfokus pada 5 (lima) pilar Islam yaitu (a) syahadat (b) shalat lima waktu; (c) puasa
bulan ramadan; (d) zakat bagi yang mampu; dan (e) haji bagi yang kuasa. Di samping
perintah yang lima tadi, seorang muslim juga diwajibkan menjauhi larangan Islam yang
lima yaitu zina, membunuh, minum miras/narkoba, mencuri/korupsi, judi.

Orang yang melakukan lima pilar Islam dan menjauhi larangan utama Islam di atas
sudah dianggap sebagai seorang muslim yang baik.

2. Ajaran murni Islam adalah ajaran yang terdapat dalam Quran dan hadits sahih.
Adapun praktik atau perilaku yang mengatasnamakan Islam yang tidak terdapat dalam
Quran dan hadits sahih dapat dikategorikan dalam dua kategori:

Pertama, amalan sesat. Apabila perilaku dan bacaan yang dilakukan bertentangan
dengan spirit Al Quran dan Hadits.

Kedua, amalat mubah (boleh). Apabila perilaku dan bacaan yang dilakukan tidak
bertentangan dengan spirit Al Quran dan Hadits.

Dalam pandangan kami, perilaku dan praktik pengajian suami anda adalah perilaku yang
sesat. Disarankan pada siapapun yang ikut pengajian tersebut agar segera bertaubat
dan kembali ke jalan yang benar dengan cara berkonsultasi kepada kyai atau ulama
yang dikenal ketinggian ilmu dan wawasan agamanya.

BERBICARA DENGAN JIN ADALAH HARAM

Berdialog dan berbicara dengan jin adalah sangat tidak dianjurkan. Bahkan banyak
ulama yang berpendapat haram karena kaum jin cenderung mengajak pada kesesatan
dan menjauhkan manusia dari kebaikan berdasarkan pada rman Allah:



Artinya: Sungguh setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh,
karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi
penghuni neraka yang menyala-nyala.(QS Fathir 35:6)







Artinya: Lalu setan memberdayakan keduanya dari sorga sehingga keduanya
dikeluarkan dari (segala kdnikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami
berrman, "Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi
kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan."
(QS Al Baqarah 2:36)





Artinya: Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang
meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan
mereka (manusia) bertambah sesat. (QS Al Jin 72:6)








Artinya: Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia mengumpulkan mereka semua (dan Allah
berrman), "Wahai golongan jin! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Dan
kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan, kami telah saling
mendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang telah Engkau tentukan buat kami
telah datang." Allah berrman, "Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika
Allah menghendaki lain." Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui. (Al
An'am 6:128)

DAPAT BERBICARA DENGAN ORANG MATI ADALAH TIPU DAYA JIN

Manusia hidup tidak akan mampu berbicara dengan orang yang sudah mati. Karena
orang mati tidak dapat hidup kembali kecuali nanti pada hari kebangkitan atau hari
kiamat. Oleh karena itu, orang yang mengklaim pernah atau dapat berbicara dengan
arwah leluhur yang sudah mati ada dua kemungkinan. Pertama, dia bohong. Kedua, dia
betul-betul seperti bertemu dengan orang yang sudah mati tapi itu semua karena tipu
daya jin yang merubah wujud jadi seperti jasad orang yang sudah mati tersebut (lihat QS
Al An'am 6:128 di atas). Berdasarkan pada rman Allah sebagai berikut:

Artinya: Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, "Ruh itu
termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberik pengetahuan hanya sedikit." (QS Al
Isra' 17:85)

Artinya: Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa
(seseorang) yang belum mati ketika dia tidur; maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah
dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang
ditentukan. (QS Az Zumar 39:42)

Artinya: Dan Dialah yang menidurkan kamu pada malam hari dan Dia mengetahui apa
yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang
hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya tempat
kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Al
An'am 6:60)
Konsultasi Syariah
__________________________
BUKU KONSULTASI ISLAM TERBARU ABOUT Cariartikel...

SETELAH DILAMAR APAKAH HARUS DINAFKAHI?

Asslamualaikum wr.wb.
Selamat pagi..
saya A destiana umur 26 tahun. saya rencana tahun sekarang mau menikah..dan
sekarang sudah khitbah calon istri saya. saya akan menanyakan beberapa hal:
1.apakah sudah khitbah saya berkewajiban untuk menfakahi calon istri saya?
2.saya dari awal mau khitbah sampai sekarang banyak sekali cobaan yang datang. tidak
lancar seperti teman-teman saya...dari diundurnya pernikahan kami gara-gara keluarga
istri saya percaya Tahun alif..? apakah dengan banyak cobaan dan halangan berarti itu
pertanda kami tidak jodoh?
3.saya harus bagaiman menyikapi hal tersebut...?

JAWABAN

1. Tidak ada kewajiban untuk memberi nafkah tunangan. Kewajiban nafkah baru dimulai
setelah akad nikah dan resmi sebagai istri anda.

2. Tidak ada hubungannya dengan jodoh. Dalam soal pernikahan dan jalinan rumah
tangga yang terpenting adalah kesalingpahaman antara suami dan istri dalam
mengarungi hari-hari dalam suka maupun duka. Untuk ini diperlukan kemauan dan
kemampuan kedua pihak untuk saling menjaga perasaan masing-masing.

Lebih detail baca buku kami yang dapat dibaca online secara gratis di link berikut:

- Keluarga Sakinah
- Keluarga Bahagia

__________________________

MELANGGAR JANJI PADA ALLAH DAN BERTAUBAT

Saya mau bertanya, saya pernah melakukan zina dengan pacar saya, dan setelah itu
saya berjanji kepada Allah untuk tidak mengulanginya lagi, dan jika saya mengulanginya,
saya rela masuk neraka selamanya (tapi ketika saya berjanji, pengetahuan saya ttg
agama masih sangat lemah) saya berjanji kepada Allah bukan lantaran menyesal, tetapi
takut pacar saya hamil, tetapi saya mengulanginya dan mengulanginya lagi, tetapi kini
saya sudah benar-benar ingin meninggalkan perbuatan tersebut, kini saya sudah benar-
benar bertaubat dengan taubat nasuha, dan sudah memutuskan pacar saya karena tidak
mau terjerumus kembali ke perbuatan zina,
pertanyaan saya,

1. bagaimana dengan janji saya waktu itu?? Apakah janji itu berlaku?
2. Dan apakah tobat saya yang terakhir ini diterima??

JAWABAN

1. Janji anda tersebut tidak termasuk dalam kategori nadzar atau sumpah. Jadi, tidak
ada kaffarah atau tebusan tertentu atas pengingkaran janji tersebut. Namun, anda tetap
berdosa karena ingkar janji dan karena telah melakukan dosa besar berupa zina.

2. Tanda taubat yang diterima adalah apabila anda tidak lagi mengulangi dosa besar
tersebut. Selain itu, anda menebusnya dengan selalu berbuat dan beramal ibadah yang
baik. Kepada Allah dan sesama umat manusia. Lihat: Cara Taubat Nasuha

__________________________

STATUS GAJI KARYAWAN YANG NGOBYEK

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya abas pak ustad, saya


bekerja di sebuah gudang distributor makanan ringan, jelly, minuman serbuk dan biskuit
sebagai seorang helper ( buruh bongkar muat dan lain-lain ) dan salah satu tugas saya
adalah mengantarkan barang pesanan kepada pembeli.

menurut syariat, pekerjaan saya merupakan pekerjaan yang insya allah mubah dan halal,
tetapi saat bekerja saya sering di suruh senior-senior saya untuk melakukan perbuatan-
perbuatan yang dilarang agama, misalnya
01. mengantarkan barang pesanan yang sesuai pesanan tetapi rasa dari barang tersebut
tidak sesuai pesanan ( memesan produk A dengan rasa B tetapi diberi produk A dengan
rasa C ) dengan melakukan hal tersebut ,secara langsung saya telah menipu pembeli .
02. menjual barang yang sudah rusak kepada pembeli .
03. menjual barang retur yang seharusnya dimusnahkan ( barang retur adalah barang
yang dikembalikan pembeli karena tidak laku saat dijual ) .
04. menjual barang yang tidak layak makan karena hampir expired date ( hampir basi )
05. menjual barang kiriman dari pabrik yang lebih ( barang lebih bukan hak distributor,
seharusnya barang tersebut dikembalikan kepada pabrik ) .
meskipun barang yang rusak dan tidak laku dapat diretur ( dikembalikan ) kepada
distributor tetapi tetap saja perbuatan tersebut dilarang oleh agama ,pada awalnya
perbuatan tersebut jarang saya lakukan karena takut ,tetapi lama kelamaan saya mulai
terbiasa melakukan perbuatan tersebut .

yang menjadi pertanyaan saya adalah

1. apa hukum dari gaji yang saya terima karena saya telah melakukan perbuatan
tersebut apakah halal, syubhat atau haram ?

sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak kepada pak ustad ,semoga diberikan
kesehatan dan kebaikan oleh Allah subhanahu wata'ala ,terimakasih Assalamualaikum
waramatullahi wabarakatuh .

JAWABAN

1. Gaji anda masuk dalam kategori syubhat karena ada percampuran antara barang halal
dan haram. Walaupun menurut ulama hukum Islam membelanjakan uang syubhat itu
ada yang membolehkan namun sebaiknya anda mencari alternatif pekerjaan lain apabila
memungkinkan. Atau, kalau anda ingin tetap bekerja di situ, anda berusaha untuk tidak
ikut-ikutan melakukan praktik penipuan pada pembeli apalagi apabila penipuan tersebut
terkait dengan makanan yang sangat membahayakan pada kesehatan konsumen.

Detail tetang harta syubhat lihat di link berikut:

- Hukum Harta Syubhat Campuran Halal Haram


- Hukum Gaji Pegawai Bank Konvensional

Google
Facebook
Twitter

Cariartikeldiblogini...

Artikel Terkait

CaraMenebusDosa DosaZina Tindihanmenurut CariJodohGadis


Zina Perempuan IslamdanMedis Pesantren
Ditanggung...

SatuPuasadengan MengapaNikahSiri CaraTaubatdari CaraTaubatNasuha


DuaNiat:Qadha HanyaBertahan3 DosaZina
danSunnah Bulan?

Was-was Jumlah Talak Mengambil Barang yang Rusak Pembagian Warisan Menurut Al-
Quran dan Sunnah

Dosa yang Dilakukan Penderita Doa Agar Disayang Ayah Ibu Cara Membagi Harta Warisan
OCD

Konsultasi Syariah
Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi
agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com

Memilih Orang Tua atau Istri? Pacaran dalam Islam

11 komentar
Post a Comment
About Web Tools Newsletter
Konsultasi Syariah BUKU KONSULTASI ISLAM TERBARU ABOUT Cariartikel...
Konsultasi Syariah Islam dibimbing oleh ulama Buku Berlangganan artikel terbaru dari blog ini langsung
Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja). Tidak About via email.
liberal, bukan radikal. Untuk konsultasi kirim via Sitemap
email ke: alkhoirot-at-gmail.com Privacy Policy Emailaddress Submit
Terms of Service

Copyright 2017 Konsultasi Syariah All Right Reserved Dibimbing oleh Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot