Anda di halaman 1dari 2

VERIFIKASI ODF TINGKAT

DESA/PUSKESMAS/KECAMATAN
No.Dokumen 445/ /SOP/402.102.03/
2017
No.Revisi 0
SOP
Tanggal Terbit
Halaman 1/2
UPT PUSKESMAS Drg. SUNU SETYOWATI
GEGER NIP. 196405251993032006

- ODF (Open Defecation Free) disebutjugadengan SBS ( Stop Buang Air


BesarSembarangan) adalahstatus bebas dari buang air besar
sembaranganartinyaSemua masyarakat telah BAB hanya di jamban yang
sehat dan membuang tinja/kotoran bayi hanya ke jamban yang sehat.
1. PENGERTIAN
- Verifikasi ODFtingkatDesa/Puskesmas/Kecamatanadalah proses
memastikan status ODF Desa/Puskesmas/Kecamatan yang
menyatakanbahwasecarakolektifmerekatelahbebasdariperilakubuang air
besarsembarangan.
Memastikan perubahan perilaku di Desa /Puskesmas/ Kecamatan

2. TUJUAN benarbenar terjadi dan berkelanjutan. Tidak sesaat pada deklarasi ODF
saja, namun perubahan perilaku terjadi secara permanen.
Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Geger Nomor
3. KEBIJAKAN
445/000/SOP/402.102.22/2017 tentang verifikasi Desa ODF
4. REFERENSI Buku saku Verifikasi ODF Komunitas
1. Desa/Puskesmas/Kecamatan menyatakan dirinya telah mencapai
status ODF.
2. Puskesmas menyampaikan surat pernyataan ODF Desa/Puskesmas/
Kecamatan ke Dinas terkait,
3. Dinas terkait menyiapkan Tim Verifikasi ODF tingkat Desa/ Puskesmas/
Kecamatan
4. Tim verifikasi melakukan penggandaan form verifikasi sebagai alat
bantu.
5. Tim Verifikasi melakukan pemahaman bersama tentang isi format,
yang secara khusus dibahas 10 pertanyaan dalam form, satu per satu.
6. Tim Verifikasi melakukan Cek dan recek datadata yang ada
5. PROSEDUR / 7. Tim verifikasi membagi tim menjadi kelompok kerja/ sub tim dan
masingmasing kelompok didampingi oleh pengantar dar iDesa/
LANGKAH-
Puskesmas/ Kecamatan setempat.
LANGKAH 8. Tim Verifikasi membagi wilayah kerja untuk mempermudah
mengidentifikasi rumahrumah (nomor rumah yang benar atau nama
kepala keluarga) yang akan diamati dan diverifikasi
9. Tim Verifikasi melakukan kunjungan rumah
10. Tim Verifikasi membuat catatan dari setiap jamban yang diamati dan
hasil wawancara dengan Rumah Tangga pengguna jamban.
11. Tim Verifikasi membuat ringkasan hasil secara bersamasama
menggunakan Catatan Terakhir ODF dan Jamban Sehat.
12. Tim Verifikasi melaporkan kembali ke Desa/ Puskesmas/ Kecamatan
setempat Dalam pleno pelaporan hasil, sebaiknya diikuti oleh aparat
Desa/Puskesmas/Kecamatan, tokoh masyarakat setempat, dan
anggota masyarakat yang berkomitmen khususnya yang belum
berubah perilakunya, Bila memungkinkan mengajak komunitas
lainuntuk mengikutinya.
13. Tim Verifikasi menjelaskan lima kriteria ODF satu per satu, hingga total
skor.
14. Tim Verifikasi menjelaskan kriteria jambansehat dan jambanTIDAK
sehat, beri contoh jamban tidaksehat yang masih ditemukan di
masyarakat.
15. Tim Verifikasi menegaskan tentang jamban yang mudah rusak dan
tidak bertahan lama, yang menyebabkan Desa/ Puskesmas/ Kecamatan
bersangkutan kehilangan status ODFnya,
16. Tim Verifikasi member masukan sebaiknya Desa/ Puskesmas/
Kecamatan dan seluruh pihak berupaya untuk meningkatkannya
menjadi jambansehat dengan sesegera mungkin.
17. Tim Verifikasi menyampaikan kemungkinan Desa/Puskesmas/
Kecamatan dapat mendeklarasikan status ODFnya, berdasarkan hasil
penilaian atau pengamatan (bila sudah ODF).
18. Tim Verifikasi menjelaskan perubahan apa yang perlu dilakukan di
lingkungan, bila belum ODF. (Dapat diutarakan temuantemuan
lapangan yang masih belum memenuhi kriteria.)
19. Tim Verifikasi menanyakan kepada Desa/ Puskesmas/ Kecamatan,
Tokoh dan masyarakat tentang Rencana Tindak Lanjut (RTL) antara lain
upaya dan strategi yang dilakukan sebagai langkah perbaikan sebelum
deklarasi ODF dapat dilakukan.
20. Tim Verifikasi menyampaikan kepada Desa/Puskesmas/Kecamatan
bahwa tim verifikasi akan kembali untuk mencek apakah telah ada
perubahan atau perbaikan yang dibuat berdasarkan RTL yang telah
disusun, sehingga ODF dapat dideklarasikan.
21. Tim Verifikasi menyampaikan hasil Verifikasi kepada Dinas Terkait.
6. UNIT TERKAIT

7. REKAM HISTORIS PERUBAHAN

TGL MULAI
NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN
DIBERLAKUKAN