Anda di halaman 1dari 2

(1) Kepala Seksi Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan

sebagaimana dimaksud dalam pasal 305 ayat (1) huruf b


mempunyai tugas pokok membantu kepala bidang menyiapkan,
menghimpun dan mengelolah serta melaksanakan kegiatan
dibidang Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), Kepala Seksi Mutu dan Akreditasi Pelayanan
Kesehatan mempunyai fungsi melaksanakan kegiatan dibidang
Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan meliputi:
a. penyusunan rencana kerja seksi;
b. pelaksanaan penyiapan bahan perumusan Mutu dan
Akreditasi Pelayanan Kesehatan;
c. pembinaan dan pengawasan di bidang penyelenggaraan
pengembangan mutu tenaga kesehatan;
d. pembinaan, koordinasi, pengawasan evaluasi, dalam
penyempurnaan dan penyusunan pelaksanaan pedoman,
petunjuk pelaksanaan, pelaksanaan teknis, tata laksana, mutu
dan akreditasi Pelayanan Kesehatan;
e. penyiapan penyelenggaraan dan peningkatan mutu pelayanan
dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan;
f. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang
sesuai dengan tugasnya.
(1) Seksi Fasilitas Dan Pembiayaan Pelayaanan Kesehatan
sebagaimana dimaksud dalam pasal 305 ayat (1) huruf c
mempunyai tugas pokok membantu kepala bidang menyiapkan
menghimpun, merumuskan, kebijakan teknis dan program kerja
dibidang Fasilitas dan Pembiayaan Pelayanan Kesehatan serta
melaksanakan tugas teknis operasional dibidang Fasilitas dan
Pembiayaan Pelayanan Kesehatan.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) Kepala Seksi Fasilitas dan Pembiayaan Pelayanan
Kesehatan mempunyai fungsi melaksanakan kegiatan dibidang
Fasilitas dan Pembiayaan Pelayanan Kesehatan meliputi:
a. penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis pembiayaan
dan sarana kesehatan;
b. penyusunan acara program dan kegiatan seksi pembiayaan dan
sarana kesehatan;
c. penyiapan bahan penyusunan petunjuk pelaksanaan
penerapan standar pembiayaan dan sarana kesehatan;
d. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan program
pembiayaan dan sarana kesehatan;
e. pelaksanaan kajian-kajian pembiayaan kesehatan dan usulan
pengembangan program pembiayaan dan sarana kesehatan;
f. pelaksanaan koordinasi lintas sektor dan lintas program
pembiayaan dan sarana pelayanan kesehatan;
g. pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/
pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Anda mungkin juga menyukai