Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan ilmu kesehatan diarahkan dan dipacu oleh penelitian kesehatan.
Penelitian kesehatan dapat dilakukan dengan model komputer, penelitian biokimia di
laboratorium, atau penelitian menggunakan bahan hidup seperti biakan sel dan
jaringan yang kemudian perlu dilanjutkan pada sistem hidup terpadu (integrated
living system) menggunakan hewan percobaan. Pada akhirnya, sebelum hasil
penelitian dapat dimanfaatkan secara aman dan efektif untuk kesehatan manusia,
perlu penelitian dengan mengikutsertakan relawan manusia.
Relawan manusia yang bersedia menjadi subjek penelitian mungkin akan
mengalami ketidaknyamanan dan rasa nyeri serta dipaparkan pada berbagai macam
risiko. Sebagai bangsa dan peneliti yang beradab, kesediaan serta pengorbanan
relawan manusia harus dihargai. Selain itu, kita juga wajib menghormati dan
melindungi kehidupan, kesehatan, keleluasaan pribadi (privacy), serta martabat
(dignity) subjek penelitian. Pelaksanaan kewajiban tersebut adalah inti Etik Penelitian
Kesehatan (EPK).
EPK adalah sesuatu yang relatif baru. Bioetik diperkenalkan pada 1962 oleh
van Rensseselaer Potter dalam bukunya Bridge to the future. The concept of human
progress. Meskipun masih berada pada awal perkembangan, pemerintah dan
masyarakat ilmiah Indonesia telah memberi perhatian dan menyatakan komitmennya
untuk mengembangkan EPK. Pada 2002, dengan SK Menteri Kesehatan dibentuk
Komisi Nasional Etik Penelitian Kesehatan (KNEPK) yang telah berhasil
menerbitkan Pedoman Nasional Etik Penelitian Kesehatan (PNEPK), dilengkapi 4
buku suplemen: (1) Etik Pemanfaatan Bahan Biologik Tersimpan; (2) Etik
Penggunaan Hewan Percobaan; (3) Jaringan Komunegara Industrikasi Nasional
Etik Penelitian Kesehatan; dan (4) Etik Penelitian Sel Punca. Selain itu, juga telah
mulai dikembangkan jaringan komunikasi nasional Komisi-komisi Etik Penelitian

1

tetapi dipacu oleh peristiwa-peristiwa (scandals) yang menggemparkan serta mempermalukan masyarakat ilmiah kesehatan. Dewasa ini. Bagaimanakah pengaruh bioetika terhadap etika penelitian ? 2 . Rumusan Masalah Berdasarkan wacana di atas mengenai pro dan kontra khitan pada perempuan. Sejarah perkembangan EPK secara global tidak membanggakan karena tidak dikembangkan menurut rencana. EPK sedang mengalami krisis akibat penerapan konsep globalisasi yang menggoncangkan dunia EPK yang juga mengancam kelangsungan EPK Indonesia. Apakah yang dimaksud dengan belmont Repoit dalam etika penelitian kesehatan ? 2. maka dapat diambil rumusan masalah yaitu : 1. B.Kesehatan (KEPK) yang berada di lembaga-lembaga yang melakukan penelitian kesehatan dengan mengikutsertakan relawan manusia sebagai subjek penelitian.

1 Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. bukan hanya sebagian manusia. 2001. 12 2 Alexandra Indriyati Dewi. kandang. tidak terlepas 1 Asmoro Akhmadi. 2008. hal. Alumni. baik (good) dan buruk (bad). hukum itu tidak saja merupakan keseluruhan asas-asas dan kaidah-kaidah yang mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat melainkan meliputu lembaga-lembaga (institution) dan 3proses-proses yang mewujudkan berlakunya kaidah-kaidah itu dalam kenyataan. Etika dan Hukum Kesehatan. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa. 3 . cara berpikir. 17 3 Otje Salman. hal. yang membahas ukuran baik buruknya tingkah laku manusia. Meskipun ketiganya berasal dari bahasa yang berbeda.watak. BAB II PEMBAHASAN A. Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Hukum Waris. Filsafat Umum. bahwa hukum sebagai kaidah sosial. akhlak. 1993. 2 Etika menunjukan seseorang pada hal yang baik dan buruk sama halnya seperti hukum. bahwa hukum bukan saja merupakan gejala normatif. PT Raja Grafindo. yaitu adat kebiasaan. hal. yang diupayakan sejauh mungkin bersifat umum dan oleh karena itu berlaku untuk semua manusia. perasaan. tetapi memiliki makna yang sama. salah (wrong). Menurut Mochtar Kusumaatmaja. melainkan juga gejala sosial atau empiris. Jakarta. Belmont Repoit Dalam Etika Penelitian Kesehatan Etika merupakan filsafat moral atau filsafat tingkah laku atau filsafat tindakan. Istilah etika sering digunakan secara bersamaan dengan istilah moral dan akhlak. padang rumput. sikap. Yogyakarta. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. Selanjutnya menurut Mochtar Kusumaatmaja. 35-36. Alasdair Mac Intyre menilai sisi universal dari ketiga istilah ini mengarah pada konsep benar (right). bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Bandung. perangai dan watak. Pustaka Book Publisher. kebiasaan/adat.

kebudayaan. 7 NN. Sedang dalam bentuk jamak (ta etha) ialah adat kebiasaan. akhlak. Bioetika adalah biologi dan ilmu kedokteran yang menyangkut masalah di bidang kehidupan. tidak hanya memperhatikan masalah-masalah yang terjadi pada 4 Ibid. hal. Jakarta. kandang. Etika. yaitu tempat tinggal yang biasa. 6 A. 5 K. Jakarta. Jadi. hal.wikipedia. http://id. Kompas. dan kenyataan yang hidup di tengah masyarakat. Di samping itu etika sangat dipengaruhi oleh pandangan agama. 7 Nilai-nilai yang berlaku tersebut kemudian membedakan antara etika yang satu dengan yang lainnya.5 Etika dapat dimengerti sebagai "refleksi kritis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak dalam situasi konkret. misalnya saja ada etika medis. 4. sehingga sangat sulit untuk menilainya. adat. kebiasaan.6 Etika merupakan suatu refleksi tentang perbuatan bertanggung jawab. hal. Artinya pelaku harus mampu menjawab dan menjelaskan mengapa is melakukan perbuatan atau tindakan tertentu.dari nilai (values) yang berlaku di suatu masyarakat. Bertens.4 Kata "etika" berasal dari bahasa Yunani kuno. Etika adalah filsafat moral. pandangan hidup. Etika sering juga dikatakan sebagai pemikiran filosofis tentang apa yang dianggap baik atau buruk dalam perilaku manusia yang mengandung suatu tanggung jawab. 2000. Namun pengertian etika dari sudut ini belumlah cukup untuk menjelaskan secara agak lengkap tentang etika. bahkan dikatakan bahwa hukum itu merupakan pencerminan dari pada nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. 36.. padang rumput. 2002. diakses pada tanggal 06 April 2016 4 . Dalam etika dilakukan renungan yang mendasar tentang kapan sesuatu itu dikatakan bertanggung jawab. sikap dan cara berpikir. watak. ethos. etika kedokteran gigi dan juga bioetika. situasi khusus tertentu. berdasarkan asal-usul kata itu dapat dikatakan bahwa etika adalah ilmu tentang adat kebiasaan atau apa yang dilakukan..org/wiki/Etika. Etika Lingkungan. 4-5. 2000. Etika. 2002. Gramedia. atau ilmu yang membahas dan mengkaji secara kritis persoalan benar dan salah secara moral. Kata ini dalam bentuk tunggal memiliki beberapa arti. perasaan. Sonny Keraf. tentang bagaimana harus bertindak dalam situasi konkret.

Penelitian bidang kesehatan pada awalnya merupakan penelitian bidang kedokteran. tawanan perang dimanfaatkan sebagai subyek penelitian. tetapi juga memperhitungkan kemungkinan timbulnya pada masa yang akan datang. sampai diterbitkannya Nuremberg Code. Pada Perang Dunia II. Pada tahun 1963 Jewish hospital melakukan studi yang menyertakan orang jompo sebagai subyek. dimana kepentingan subyek harus 5 . atau suatu filosofi yang mendasari prinsip tersebut. Deklarasi Helsinki memuat prinsip etika. Beberapa contoh antara lain: 1. padahal penisilin telah ditemukan dan digunakan pada 1943 2.9 Etik merupakan seperangkat prinsip yang harus dipatuhi agar pelaksanaan suatu kegiatan oleh seseorang atau profesi dapat berjalan secara benar (the right conduct). Selanjutnya World Medical Assembly dalam sidangnya di Helsinki pada tahun 1964 mengambil kesepakatan untuk menerbitkan deklarasi khusus tentang etika kedokteran yang menyangkut subyek manusia. dengan menyuntikkan sel kanker. Kasus Willowbrook (1950). Kasus Tuskegee (1932-1970).masa sekarang. suatu studi yang mempelajari penyakit hepatitis dengan menyertakan anak-anak terbelakang. Pada waktu dulu hal ini dilakukan tanpa terjadi masalah mengganggu. untuk mempelajari reaksi imunologinya. Para subyek orang negro tersebut. umumnya dilakukan oleh para dokter pada diri sendiri atau anggota keluarganya serta orang- orang yang terdekat. 3. dimana dilakukan studi yang memperlajari perjalanan penyakit sifilis pada orang-orang negro. Anak terbelakang termasuk kelompok rentan yang tidak dapat memberikan persetujuan yang mendasari kesukarelaan sebagai subyek. Etik penelitian kedokteran mulai menjadi perhatian karena mulai menimbulkan masalah antara lain akibat adanya pelanggaran hak individu atau subyek manusia dan kesadaran masyarakat yang makin meningkat. tidak diberi pengobatan.

2. Belmont dalam laporannya pada 1979 mengemukakan 3 prinsip dasar etika pelaksanaan penelitian kedokteran atau kesehatan yang menyertakan manusia sebagai subyek penelitian. Pada Declaration of Helsinki ditetapkan bahwa selain diperlukan informed consent dari subjek penelitian. Seorang dokter harus bertindak demi kepentingan pasiennya. Kepentingan individu subjek harus diberi prioritas dibandingkan dengan komunitas. Respect for persons 2. Justice 6 . diperlukan juga ethical clearance yang dikeluarkan oleh Komisi Etik. The Belmont Report mengandung tiga prinsip etik pada penelitian yang mengatur penelitian yang melibatkan subjek manusia: 1. Declaration of Helsinki juga mengatur tentang pemanfaatan hewan percobaan dalam penelitian kesehatan dengan memperhatikan kesejahteraan hewan percobaan. dan memberikan 22 contoh perlakuan tidak etis para peneliti terhadap subyek manusia. Beecher dalam tulisannya menjelaskan bahwa dari 100 artikel hasil penelitian kesehatan yang diterbitkan dalam jurnal terkemuka.diatas kepentingan lain. Setiap subjek dalam penelitian klinis harus mendapatkan pengobatan terbaik yang ada. 2 tahun setelah diterbitkan Deklarasi Helsinki. yaitu : 1. 12 diantaranya dinilai tidak memenuhi kaidah etik. Beecher dalam New England Journal of Medicine menerbitkan tulisan yang cukup menggemparkan dan mendapat tanggapan cukup luas. dan tidak dapat melakukan tindakan yang merugikan pasien(2). berarti harus diperhatikan. Terdapat dua pernyataan yang merupakan kunci suatu penelitian yang menggunakan manusia sebagai subjek. Beneficence 3. Pada tahun 1966.

Respect for persons artinya : 1. Keseimbangan beban dan manfaat 3. status ekonomi. Tidak merugikan 3. Manfaat maksimal dan kerugian minimal Justice : 1. Pengaruh Bioetika Terhadap Etika Penelitian Masalah bioetika mulai diteliti pertama kali oleh Institude for the Study of Society. Melindungi manusia berkertergantungan (dependent) atau rentan (vulnerable) Beneficence : 1. Kini terdapat berbagai isu etika biomedik. hukum dilihat sebagai sebuah sistem tersendiri yang terpisah dengan berbagai sistem lain yang ada di dalam masyarakat sehingga memberi batas anatara sistem hukum dengan sistem lainya Hasil kajian menyatakan bahwa. tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui bioetika secara umum. agamawan didengar. Penghormatan terhadap harkat martabat 2. Ethics and Life Sciences. Berbuat baik 2. yaitu suatu prosedur penelitian ilmiah untuk menemukan kebenaran berdasarkan logika keilmuan hukum dari sisi normatifnya. Hasting Center. Keseimbangan usia. Berdasarkan wacana dan rumusan masalah di atas maka. otonomi manusia 3. budaya. New York pada tahun 1969. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif. bioetika bersifat pluralistik/ terbuka karena bioetika juga mengedepankan kebudayaan. Perlakuan dengan sama dengan moral yang benar dan layak 2. gender. kedudukan B. Dalam kajian ini. suara-suara yang 7 .

Isu dan Dilema Dalam Bioetika. Menurut Prof. lagipula tentang dampaknya atas masyarakat luas serta sistim nilainya kini dan masa mendatang. 2013.Bertens yang mengelola Pusat Pengembangan Etika di Jakarta. iii 8 . Bioetika bersifat pluralistik/ terbuka karena bioetika juga mengedepankan kebudayaan. suara-suara yang berbeda direspon. bahkan bioetika hukum.Dr. dia menekankan jika tanggung jawab peneliti adalah menjamin kelangsungan hidup manusia dan terdapat syarat-syarat dalam meningkatkan kualitas kehidupan. non-malficence. dan dibuka dialog yang rasional.8 Fransese Abel merumuskan definisi tentang bioetika yang diterjemahkan Bertens sebagai berikut: Bioetika adalah studi interdisipliner tentang problem- problem yang ditimbulkan oleh perkembanagn di bidang biologi dan ilmu kedokteran baik pada skala mikro maupun pada skala makro. Dalam bukunya yang berjudul “Bioethics: Bridge to the Future”. Kajian bioetika sesungguhnya mencakup bioetika medis. Bioetika secara luas diartikan sebagai etika yang diterapkan dalam ilmu-ilmu kehidupan (life sciences) dan dalam praktik pemeliharaan kesehatan. hal. agamawan didengar. bioetika lingkungan. K. dan dibuka dialog yang rasional. bioetika keperawatan.berbeda direspon. bioetika klinis. Prinsip-prinsip tersebut antara lain beneficence. Prinsip-prinsip dasar etika adalah suatu aksioma yang mempermudah penalaran etik. hukum. Jakarta. dan tempat khusus untuk 8 Qomariyah Sachrowardi dan Ferryal Basbeth. Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia bekerjasama dengan Universitas YARSI. justice dan autonomy. Bioetika atau Biomedical Ethics merupakan cabang dari etika normatif dan merupakan etik yang berhubungan dengan praktek kedokteran dan atau penelitian dibidang biomedis. sosiologi. Penamaan bioetika diberikan oleh peneliti kanker Amerika yakni Van Rensselaer Potter. teologi. Bioetika merupakan “meja bundar” yang menumpulkan berbagai ilmu yang memperhatikan kehidupan: ilmu-ilmu biomedis.

9 Bioetika bersifat pluralistik/ terbuka karena bioetika juga mengedepankan kebudayaan. satu prinsip menjadi lebih penting dan sah untuk digunakan dengan mengorbankan prinsip yang lain.net/en/30publications/30ethicsmanual/pdf/ethics_manual_indonesian. http://www. pertanyaannya adalah: Unsur kultur yang manakah yang harus diandaikan sebagai signifikan dan berbobot dalam berkontribusi terhadap pandangan moral orang tersebut? Kompleksitas kultural memang merupakan sumber dari banyak dilema bioetis. dengan mengadopsi prinsip etika kedokteran barat. namun juga kurang jelas 9 Asri Rasad. suara-suara yang berbeda direspon. kerana kondisi berbeda.etika filosofis. agamawan didengar. menetapkan bahwa.10 Prinsip-prinsip dasar etika adalah suatu aksioma yang mempermudah penalaran etik.ac. Bio Kimia dan Makhluk Hidup. Konsil Kedokteran Indonesia. dari Brown University menyatakan jika sebenarnya bioetika merupakan perluasan dari etika kedokteran tradisional. antara lain: 1.pdf. diakses pada tanggal 06 April 2016 10 World Medical Association Medical Ethics Manual. diakses pada tanggal 06 April 2016 9 .id/dept/biokimia/wp- content/uploads/2013/02/Prof. Apabila bioetika wajib menaruh respek terhadap latar belakang kultural seseorang. praktik kedokteran Indonesia mengacu kepada 4 kaidah dasar moral yang sering juga disebut kaidah dasar etika kedokteran atau bioetika. http://fk. Justice 4. Prinsip-prinsip itu harus dibersamakan dengan prinsip-prinsip lainnya atau yang disebut spesifik. Beneficence 2.ui. dan dibuka dialog yang rasional. Bioetika atau Biomedical Ethics merupakan cabang dari etika normatif dan merupakan etik yang berhubungan dengan praktek kedokteran dan atau penelitian dibidang biomedis. Keadaan terakhir disebut dengan Prima Facie. Autonomy Bracanovic mempersoalkan secara serius hal apa yang dimaksudkan dengan “kultur” oleh para penulis dan peneliti bioetika.wma.-Asri-Rasad. Non-malficence 3. Panduan Etika Medis Disertai studi kasus-kasus etika pelayanan medis sehari-hari.pdf. Dan Brock. Tetapi pada beberapa kasus.

11 Permasalahannya adalah etis yang mana. iv 12 Ibid. etika dalam penelitian kesehatan pada umumnya termasuk epidemiologi masih relatif baru. Manusia adalah hewan coba terbaik bagi penelitian kedokteran atau kesehatan manusia. Sehingga wujud bioetika terkadang menjadi sangat rancu dan bias. 18 10 .. Berbeda dengan etika praktek kedokteran yang telah berusia tua sejak jaman Hippocrates. penelitian obat dan atau terapi baru memang dilakukan pada berbagai spesies binatang percobaan yang disebut penelitian praklinik.tidak dapat dikesampingkan. maka aspek etika yang menyangkut penghargaan atas martabat manusia. Pada tahap lanjutan bukti efektifitas dan keamanan suatu terapi dan atau obat baru tetap membutuhkan informasi dari manusia. Selanjutnya CIOMS dan WHO pada tahun 1993 menerbitkan pedoman etika dalam penelitian Biomedik yang kemudian dijadikan pedoman bagi banyak negara termasuk Indonesia.. bahkan sampai pada spesies yang mendekati biologi manusia seperti primata / kera.hal. Pedoman etik pada penelitian epidemiologi diterbitkan oleh Council of International Organization of Medical Science (CIOMS) dengan bantuan Badan Kesenatan Dunia (WHO) pada tahun 1991. Penelitian kesehatan yang menggunakan manusia sebagai subyek.12 Semua penelitian kesehatan ditujukan bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Selain penghargaan atas hak dan martabat sebagai manusia. kalangan peneliti kesehatan sosial menyebutnya sebagai partisipan. peneliti 11 Ibid. Pada tahap awal. namun istilah penelitian kedokteran sudah bergeser menjadi penelitian kesehatan mengingat semakin luasnya aspek kesehatan manusia yang menjadi lahan penelitian dan pengembangan. Manusia yang dilibatkan atau diikutkan dalam penelitian kesehatan bukanlah obyek penelitian melainkan subyek atau pelaku.sejauh mana pengetahuan tentang kompleksitas itu membantu untuk memperoleh penyelesaian atas dilema etis. karena masing masing nilai di suatu daerah berbeda. hal. bahkan di Pilipina.

Karenanya. Aspek etika dalam ilmu ini nampaknya tidak dapat diabaikan. dibutuhkan penilai luar yang obyektif.harus memahami bahwa informasi tentang substansi penelitian. Paling kurang. ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kedokteran termasuk didalamnya adalah ilmu genetika manusia yang berkembang sangat pesat. karena mencakup banyak hal yang tidak kasat mata. sehingga perolehan informasi penting dari pemilik. apalagi jika suatu saat mereka akan menjadi partsipan atau subyek penelitian. adalah milik manusia subyek tersebut. 11 . kepada subyek harus dimintakan persetujuan untuk memberikan informasinya secara bebas. Bidang ilmu ini sulit dipahami -baik dari manfaat apalagi risikonya.oleh kaum awam. Penilai dari pihak luar yang obyektif dan independen umumnya disebut sebagai Komisi Etik Penelitian (Ethical Review Committee) yang harus melakukan kajian aspek etik secara ketat terhadap protokol penelitian kesehatan. setelah terlebih dahulu memahami seluk beluk penelitian tersebut terutama manfaat dan risiko yang akan muncul akibat keikutsertaannya dalam penelitian. benar-benar dapat terjaga. Dengan demikian akan terjadi semacam transaksi antara pemberi dan penerima informasi (dalam hal ini antara peneliti dengan subyek/partisipan). baik informasi lisan maupun respon biologik. otonom dan sukarela. Alasan lain tentang pentingnya kajian etik terhadap protokol penelitian kesehatan adalah perkembangan sangat pesat.

beneficence. Simpulan 1. Non-malficence. Saran Perlunya pengawasan penelitian yang melibatkan subjek manusia. 12 . dan justice. dengan tujuan untuk melindungi pihak subjek penelitian. Justice dan Autonomy B. The Belmont Report dipengaruhi oleh bioetika dengan 4 kaidah dasar moral yang sering juga disebut kaidah dasar etika kedokteran atau bioetika. The Belmont Report mengandung tiga prinsip etik pada penelitian yang mengatur penelitian yang melibatkan subjek manusia yaitu respect for persons. BAB III PENUTUP A. antara lain yaitu Beneficence. 2. The Belmont Report adalah etika dalam melakukan penelitian kesehatan.

2002. Etika Lingkungan. Ibrahim.pdf. Etika. Soerjono. DAFTAR PUSTAKA Akhmadi. Keraf. Gramedia. Otje. Panduan Etika Medis Disertai studi kasus-kasus etika pelayanan medis sehari-hari. diakses pada tanggal 06 April 2016 13 . Cetakan Ketiga. Teori dan Metodelogi Penelitian Hukum Normatif. PT Raja Grafindo. diakses pada tanggal 06 April 2016 Rasad. Jhonny. Jakarta. Qomariyah dan Ferryal Basbeth.-Asri- Rasad. http://www.pdf. Isu dan Dilema Dalam Bioetika. Pustaka Book Publisher. K.. Kompas. Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia bekerjasama dengan Universitas YARSI. Bio Kimia dan Makhluk Hidup. Jakarta. Etika.id/dept/biokimia/wp-content/uploads/2013/02/Prof. Asri. Asmoro.net/en/30publications/30ethicsmanual/pdf/ethics_manua l_indonesian.wma. Banyumedia Publishing. 2000. Filsafat Umum.wikipedia. Penelitian Hukum Normatif. Alexandra Indriyati. http://id. 2008. 2013. http://fk. Etika dan Hukum Kesehatan. dan Sri Mamuji. 2001.ac. World Medical Association Medical Ethics Manual. 1993.org/wiki/Etika. Jakarta Bertens. Yogyakarta. diakses pada tanggal 06 April 2016 Sachrowardi. Alumni. Dewi. Bandung. NN. Jakarta. Sonny. Raja Grafindo Persada. 2007. Salman. 2003.ui. Soekanto. Jakarta. Malang. Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Hukum Waris. A.