Anda di halaman 1dari 3

Keterangan

:
*) Secara bertahap disesuaikan menjadi 20 kV.
**) Pengukuran tegangan menengah tetapi dengan pembatasan pada sisi tegangan
rendah dengan pembatas arus 3 × 355 ampere tegangan 220/380 volt.
***) Pengukuran tegangan menengah tetapi dengan pembatasan pada sisi tegangan
rendah dengan pembatas arus 3 x 630 ampere tegangan 127/220 volt.
Pengguna listrik yang dilayani oleh PT. PLN dapat dibedakan menjadi beberapa
golongan yang ditunjukkan tabel berikut ini.
Tabel 1.2 Golongan Pelanggan PT. PLN

Arus Primer Daya Tersambung Arus Primer Daya Tersambung
(A) (kVA) (A) (kVA)

6 210 67,5 2.335
7 245 70 2.425
8 275 75 2.595
9 310 80 2.770
10 345 82,5 2.855
11 380 87,5 3.030
12 415 90 3.115
14 485 100 3.465
15 520 105 3.635
16 555 110 3.805
17,5 605 112,5 3.895
18 625 120 4.150
20 690 122,5 4.240
21 725 125 4.330
22 760 135 4.670
22,5 780 140 4.845
24 830 150 5.190
25 865 157,5 5.450
27 935 160 5.540
27,5 950 165 5.710
28 970 175 6.055
30 1.040 180 6.230
32 1.110 192,5 6.660
33 1.140 200 6.930
35 1.210 210 7.265
36 1.245 220 7.615
40 1.385 225 7.785
42 1.455 240 8.305
44 1.525 250 8.660
45 1.560 270 9.345
48 1.660 275 9.515
Sumber: PT PLN Jabar, 2002

730 250 8.075 350 12.180 16 555 80 2. Tabel 1.5 1.905 330 11. standarisasi dayanya seperti tabel berikut. Pelanggan TM yang dibatasi dengan pelebur TM.3 240 50 1.330 32 1.660 Sumber: PT PLN Jabar.770 20 690 100 3.870 315 10.730 10 345 63 2.900 55 1.815 300 10.380 54 1.320 Sumber: PT PLN Jabar.285 385 13.4 Standarisasi Daya Pelanggan TM dengan Pembatas Pelebur TR Arus Nominal Daya Tersambung Arus Nominal Daya Tersambung TR (Ampere) (kVA) TR (Ampere) (kVA) 3 x 355 233 3 x 630 414 3 x 425 279 3 x 800 526 3 x 500 329 3 x 1.420 60 2.3 Standarisasi Daya Pelanggan TM dengan Pembatas Pelebur TM Arus Nominal Daya Tersambung Arus Nominal Daya Tersambung TM (Ampere) (kVA) TM (Ampere) (kVA) 6.690 52.000 630 Sumber: PT PLN Jabar.930 50 1.110 160 5. Arus Primer Daya Tersambung Arus Primer Daya Tersambung (A) (kVA) (A) (kVA) 50 1. 2002 .385 200 6. 2002 Pelanggan TM yang dibatasi dengan pelebur TR.730 280 9. standarisasi dayanya seperti tabel berikut.540 40 1. Tabel 1.465 25 865 125 4.110 66 2. 2002 Daya yang disarankan untuk pelanggan TM 20 kV (pengukuran pada sisi TM dengan relai sekunder).

601 VA ke atas 10. J Penerangan Umum TR Sumber : PT. U–1 Usaha Kecil TR 250 VA s/d 2. R–4 Rumah Tangga Besar TR 6. PLN Jabar.200 VA 11. S–4 Badan Sosial Besar TM 201 kVA ke atas 5. R–2 Rumah Tangga Sedang TR 501 VA s/d 2.200 VA 18. G–1 Gedung Pemerintahan TR 250 VA s/d 200 kVA Kecil/Sedang 23.201 VA s/d 200 kVA 4. 2002 . S–1 Pemakai Sangat Kecil TR s/d 200 VA 2. I–4 Industri Menengah TM 201 Kva ke atas 21. U–4 Sambungan Sementara TR 14.Pengguna listrik yang dilayani oleh PT.9 kVA 19. H–3 Perhotelan Besar TM 201 kVA ke atas 17.000 kVA ke atas 22.200VA 3. H–2 Perhotelan Sedang TR 100 kVA s/d 200 kVA 16. I–5 Industri Besar TT 30. PLN dapat dibedakan menjadi beberapa golongan yang ditunjukkan pada tabel berikut ini. S–2 Badan Sosial Kecil TR 250 VA s/d 2.600 VA 9. I–1 Industri Rumah Tangga TR 450 VA s/d 2. SS – 4 Badan Sosial Besar Dikelola TM 201 kVA ke atas Swasta untuk Komersial 6.201 VA s/d 200 kVA 12. I–3 Industri Sedang TR 14 kVA s/d 200 kVA 20. U–3 Usaha Besar TM 201 kVA ke atas 13. Tabel 1. I–2 Industri Kecil TR 2201 VA s/d 13. R–3 Rumah Tangga Menengah TR 2. R–1 Rumah Tangga Kecil TR 250 VA s/d 500 VA 7.201 VA s/d 6.200 VA 8. S–3 Badan Sosial Sedang TR 2.5 Golongan Tarif Golongan Sistem No Penjelasan Batas Daya Tarif Tegangan 1. U–2 Usaha Sedang TR 2. H–1 Perhotelan Kecil TR 250 VA s/d 99 kVA 15. G–2 Gedung Pemerintahan Besar TM 201 Kva ke atas 24.