Anda di halaman 1dari 3

Pembahasan Jurnal

1. Identifikasi Jurnal

Artikel Penelitian

2. Judul

Manajemen fraktur shaft tulang tibia terbuka : Apakah penentuan waktu dilaksanakannya

tindakan bedah berpengaruh terhadap hasil perbaikan?

3. Penulis

Ada dicantumkan pada jurnal ini, yaitu Oscar A. duyos, MD, David Beaton-Comulada,

MD, Ariel Davila-Parilla, MD, Jose Carlos Perez-Lopez, MD, krystal Ortiz, BS, Christian Foy-

Parilla, MD, Francisco Lopez-Gonzalez, MD

4. Departemen Penulis

Ada dicantumkan pada jurnal ini, yaitu Department of Orthopaedic Surgery, University

of Puerto Rico, Medical Sciences Campus, San Juan, Puerto Rico.

5. Penerbit

Ada dicantumkan pada jurnal ini, yaitu American Academy of Orthopaedic Surgeons

6. Jenis Penelitian

Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat analitik retrospektif dengan menggunakan

desain case control

7. Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk menyajikan data klinis tentang manajemen dan hasil dari

fraktur shaft tulang tibia terbuka dimana tindakan inisial debridement tidak harus dilakukan

dalam waktu 24 jam pertama setelah terjadi cedera.

8. Metodologi

Kekurangan .peneliti tidak menjelaskan kapan dilakukannya penelitian ini . Puerto Rico.001) dibandingkan dengan intramedularry nailing. Penelitian dllakukan di Puerto Rico medical centre.peneliti tidak mencantumkan teknik pengamilan sampel .964). Tindakan fiksasi eksternal menunjukkan perbedaan yang bermakna pada rasio infeksi (P=0.latar belakang pada abstrak tidak bisa menjelaskan alasan penting tujuan dilakukannya penelitian ini . klasifikasi Gustilo-Anderson. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik retrospektif dengan desain penelitian case-control. Hasil : Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah Pada kasus fraktur yang di lakukan tindakan debridement dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam dan 48 hingga 96 jam setelah terjadinya cedera secara statistic menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna dalam hal rasio infeksi (P=0. dengan ini hasil penelitian dapat dijadikan salah satu pedoman dalam praktik klinis sehari-hari 11. dan status infeksi 9.044) dan rasio nonunion (P=0. .Penulisan judul sudah memenuhi kaedah EYD yaitu kurag dari 20 kata . Analisa statistik didasarkan pada jarak waktu terjadi cedera hingga debridement.peneliti tidak mencantumkan kriteria inklusi dan ekslusi. metode fiksasi. Kelebihan : . Studi retrospektif yang menyertakan 227 pasien yang berusia diatas 18 tahun dengan fraktur shaft tulang tibia terisolasi dan dengan waktu jarak waktu dari terjadinya cedera hingga tindakan debridement inisial yang lebih dari 24 jam. status union.Penelitian ini memiliki metodologi yang transparan sehingga dapat meminimalisirkan misinterpretasi data yang didapatkan pada literature. 10.

12. para dokter umum dan ahli bedah bisa mengevaluasi kembali dan menambah pengetahuan dalam pertimbangan pemberian antibiotic dan waktu pemberian tindakan debridemanet untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi. Implikasi Jurnal Dari penelitian ini. ( Ruslan Kamil ) .