Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

Topik : Gastroenteritis (GE)

Sasaran : Orang Tua Klien

Jumlah : 1 orang

Hari/tanggal : Kamis, 11 Agustus 2016

Waktu : 12.00 12.30 WIB

A. Tujuan Instruksional Umum

Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, orang tua An. M. N mampu mengerti,

memahami tentang Gastroentiris Akut dan dapat mencegah terjadinya peyakit yang sama

serta mengetahui penanganan Gastoentiritis akut di rumah.

B. Tujuan Instruksional Khusus

1. Setelah melihat dan mendengarkan penjelasan selama 20 menit tentang Gastroenteritis

Akut, orang tua An. M.N dapat:

a. Menjelaskan pengertian Gastroenteritis

b. Menjelaskan penyebab terjadinya Gastroenteritis

c. Menyebutkan tanda dan gejala Gastroenteritis

d. Menjelaskan cara penularan Gastroenteritis

e. Menjelaskan apa bahaya Gastroenteritis

f. Menjelaskan bagaimana cara pencegahan Gastroenteritis

g. Menjelaskan penanganan Gastroenteritis di Rumah dengan membuat LLG dan

Oralit.
C. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Gastroenteritis Akut

2. Tanda dan gejala Gastroenteritis Akut

3. Penyebab terjadinya Gastroenteritis Akut

4. Pencegahan Gastroenteritis Akut

5. Penanganan Gastroenteritis Akut di Rumah

D. Metode Penyuluhan

1. Ceramah

2. Tanya Jawab

E. Media

1. Lembar balik

2. Leaflet

F. Kegiatan Penyuluhan

No Waktu Uraian Kegiatan Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Orang Tua

1 2 menit Pendahuluan Memperkenalkan diri Mendengarkan dan

dan menjelaskan tujuan memperhatikan

2 10 menit Penjelasan Materi Menjelaskan materi Mendengarkan

3 5 menit Evaluasi Tanya jawab Bertanya

4 3 menit Penutup Menyimpulkan Memperhatikan

G. Metode Evaluasi

1. Evaluasi Struktur
Waktu untuk mulai PenKes, persiapan alat, persiapan media, kelengkapan alat yang akan

digunakan.

2. Evaluasi Proses

Bagaimana berlangsungnya proses penyuluhan, ada hambatan atau tidak ada hambatan,

keaktifan orang tua pasien saat proses penyuluhan, tanya jawab.

3. Evaluasi Hasil

a. Dengan memberikan pertanyaan secara lisan

1) Pengertian Gastroenteritis Akut

2) Tanda dan gejala Gastroenteritis Akut

3) Penyebab terjadinya Gastroenteritis Akut

4) Pencegahan Gastroenteritis Akut

5) Penanganan Gastroenteritis Akut di Rumah


MATERI

GASTROENTERITIS AKUT

A. Pengertian

Gastroenteritis adalah defekasi encer lebih dari 3 kali sehari dengan atau tanpa darah dan lendir dalam

tinja, terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 7 hari pada bayi dan anak yang sebelumnya sehat

(Mansjoer Arif, 2000).

Diare adalah keadaaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali sehari pada bayi dan lebih dari 3 kali

sehari pada anak dengan konsistensi encer, dapat berwarna hijau, dapat pula bercampur lendir dan darah /

lendir saja (Ngastiyah, 2005).

Diare adalah infeksi saluran pencernaan yang sangat menular, jumlah buang air besar

yang bertambah atau konsistensinya berkurang sebagai akibat peningakatn transport air dan

elektrolit oleh system saluran cerna.

B. PENYEBAB GE

1. Adanya infeksi bakteri & virus pada saluran cerna

2. Makanan dan Minuman yang tidak sehat (tidak dimasak/belum matang)

3. Makanan: Makanan yang tidak dicuci bersih,makanan yang terkontaminasi oleh debu,

lalat, kecoa dll.

4. Minuman : Air dari empang/sungai/mata air yang disimpan dalam tempat yang kotor

5. Faktor psikologis: Rasa takut, cemas, terutama pada anak yang lebih besar.

6. Makanan yang sudah basi atau beracun.

7. Lingkungan yang kumuh atau kotor.


8. Perilaku : tidak mencuci tangan sebelum makan atau sebelum menyusui anak.

C. TANDA DAN GEJALA

1. Buang air besar lebih dari 4x/hari dengan konsistensi cair.

2. Penderita merasa haus, mulut dan lidah kering, tulang pipi menonjol, mata cekung, ubun-

ubun tampak cekung pada bayi.

3. Kulit perut bila dicubit kembali keasal berlangsung pelan dan lambat.

4. Nafsu makan menurun, muntah, muka tampak pucat

5. Cengeng, gelisah dan emam cukup tinggi.

6. Kehilangan berart badan

D. CARA PENULARAN GE

1. Makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri dan virus paa diare

2. Kontak langsung penderita diare atau barang-barang yang telah tercemar tinja penderita

atau tidak langsung melalui lalat.

3. Melalui 4F (Food, Feces, Finger and Fly)

E. APA BAHAYA GASTROENTERITIS (GE)

1. Ganguan keseimbangan cairan tubuh (kekurangan cairan tubuh)

2. Bila tidak ditangani Dapat segera menyebabkan KEMATIAN.


F. BAGAIMANA CARA PENCEGAHANNYA

Cara pencegahan diare dapat dilakukan dengan sebagai berikut :

a. Cuci tangan

Cuci tangan adalah membersihkan tangan dengan menggunakan sabun den air

bersih yang mengalir atau yang disiramkan.tujuannya untuk menjaga kebersihan diri,

mencegah infeksi silang dan sebagai perlindungan diri dari berbagai penyakit.

Kapan Waktu Yang tepat untuk cuci tangan :

1. Setiap kali sesudah Buang Air Besar (BAB)

2. Setiap kali mau menyentuh makanan.

3. Sebelum dan sesudah makan.

4. Sewaktu mau menyuapi/memberikan makan anak.

5. Sesudah bekerja dan beraktifitas

6. Sebelum menyusui anak

b. Lingkungan

1. Lingkungan rumah dan sekitarnya bersih

2. Buang air besar jangan disembarang tempat tetapi harus di WC/jamban.

3. Mencuci bahan makanan sebelum diolah

G. CARA MEMBUAT LGG DAN ORALIT

a. Cara membuat Larutan Gula Garam

Bahan : Gula 1sendok, garam sendok teh, air putih 200cc (1gelas).
Cara : Masukan 1 sendok the gula dan sendok the garam kedalam 1gelas air putih, lalu

aduk hingga larut benar.

Fungsi Larutan gula garam : Mengganti cairan tubuh yang hilang bersama tinja.

b. Cara membuat oralit

Bahan : 1 bungkus bubuk oralit & 1 gelas air putih

Cara : 1 bungkus bubuk oralit dimasukan pada 1 gelas air putih lalu aduk hingga rata.

Fungsi oralit adalah menjaga keseimbangan jumlah cairan dan mineral dalam tubuh.
DAFTAR PUSTAKA

Mansjoer, Arif.2000.Kapita Selekta Kedokteran Edisi ketiga. FKUI :Jakarta.

http://www.alodokter.com/gastroenteritis (diakses tanggal 23 November 2015)