Anda di halaman 1dari 3

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Infeksi saluran nafas bawah masih tetap merupakan masalah utama dalam

bidang kesehatan, baik di Negara yang sedang berkembang maupun yang sudah

maju. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga departemen kesehatan (Depkes)

tahun 2010, penyakit infeksi saluran napas bawah menempati urutan ke-2 sebagai

penyebab kematian di Indonesia. Pneumonia menduduki peringkat keempat dari

sepuluh penyakit terbanyak yang dirawat di rumah sakit per tahun. Insidensi

pneumonia di Amerika adalah 12 kasus per 1000 orang per tahun dan merupakan

penyebab kematian utama akibat infeksi pada orang dewasa di negara itu. Angka

kematian akibat pneumonia di Amerika adalah 15%.

Pneumonia merupakan salah satu fokus pengendalian penyakit saluran napas

di Indonesia. Populasi yang rentan terserang pneumonia adalah anak-anak usia

kurang dari 2 tahun, usia lanjut lebih dari 65 tahun dan orang yang memiliki

masalah kesehatan (malnutrisi, gangguan imunologi).

Secara klinis pneumonia didefinisikan sebagai sesuatu peradangan paru

yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit). Pneumonia

yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis tidak termasuk. Sedangkan

peradangan paru yang disebabkan oleh non-mikroorganisme (bahan kimia, radiasi,

aspirasi bahan toksik, obat-obatan dan lain lain) disebut pneumonitis.

biakan darah. mungkin mengalami komplikasi respiratorik seperti ancaman gagal napas sehingga memerlukan ventilator. Laporan kasus ini membahas kasus Pneumonia Atipikal yang bertujuan sebagai pembelajaran mengenai Pneumonia Atipikal dan cara penanganannya 1. Prognosis tergantung pada penyakit dasar dan lama penyakit berlangsung sebelum mendapatkan terapi yang sesuai. Pada kasus berat.3 Mikroorganisme patogen penyebab pneumonia atipikal pada umumnya adalah Mycoplasma pneumoniae (M.2. Chlamydia pneumoniae (C. pneumophila). Sebagian besar pasien akan sembuh tanpa komplikasi dan jarang terjadi infeksi yang bersifat fatal. meskipun sudah mendapatkan terapi antibiotik sesuai. pemeriksaan sputum) dan tidak menunjukkan respon terhadap antibiotik golongan b-laktam.1 Tujuan Umum Untuk dapat mengetahui dan memahami tentang penyakit Pneumonia Atipikal.2 Tujuan 1. pneumoniae). 1. Secara umum prognosis pneumonia atipikal adalah baik.2. pneumoniae) dan Legionella pneumophila (L.2 Tujuan Khusus . Pneumonia atipikal adalah pneumonia yang disebabkan oleh mikroorganisme yang tidak dapat diidentifikasi dengan teknik diagnostik standar pneumonia umumnya (pengecatan gram. Tetapi pada infeksi Legionella angka kematian orang dewasa mencapai sekitar 15%.

patofisiologi. 1.3 Manfaat Manfaat yang dapat diambil dari pembuatan laporan kasus ini antara lain sebagai berikut. . faktor resiko. komplikasi dan prognosis dari penyakit Pneumonia Atipikal. Dapat menjadi referensi dan rujukan untuk mendiagnosis serta melakukan penatalaksanaan Pneumonia Atipikal bagi para tenaga kesehatan. diagnosis banding. Dapat memberikan khasanah ilmu pengetahuan tentang Pneumonia Atipikal. penatalaksanaan. epidemiologi. etiologi. manifestasi atau gejala klinis. 2. cara mendiagnosa. 1. Untuk dapat mengetahui dan memahami definisi.