Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG POLIO
DI DESA LOK TAMU

Topik : Polio
Sub Topik : Mengenal dan Memahami tentang Polio
Sasaran : Warga Desa Lok Tamu
Tempat : Rumah pambakal Lok Tamu
Hari/Tanggal : 23 Februari 2013
Penyuluh : Haryana, SKM., M.M.Kes

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
1. Topik
“Polio (Batuk Rejan)”
2. Sub Topik
“Menngenal dan Memahami Tentanng Polio”
3. Tujuan
a. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama +30 menit diharapkan peserta
mampu memahami tentang Polio.
b. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan peserta mampu:
1) Menjelaskan Pengertian Polio.
2) Menjelaskan Penyebab Polio .
3) Menyebutkan Penyebaran Polio.
4) Menyebutka Tanda Gejala Polio.
5) Menyebutkan Komplikasi Polio.
6) Menjelaskan Pencegahan Polio.
4. Tempat
Balai Desa Lok Tamu

5. Waktu
Kegiatan penyuluhan dilakukan pada :
Hari/tanggal : 23 Februari 2013
Waktu : Pukul 16.00 WITA
6. Sasaran
a. Peserta : Warga di Desa Lok Tamu
b. Jumlah : 15 orang
7. Metode
Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi.
8. Media
Media yang digunakan adalah leaflet dan power point. Alat yang digunakan
adalah LCD dan leptop
9. Pengorganisasian :
Penyuluh : Haryana, SKM., M.M.Kes
Irfan Hefni
Helda Fitrina
Ryski Afrian.R

SAP_Difteri Page 1

memperhatikan b. Mendengarkan Leaflet dan memperhatikan 2. Mendengarkan dan c. Memberikan penjelasan 2. Mengakhiri kegiatan dengan memperhatikan salam 4. Melakukan evaluasi dengan 1. memperhatikan 2. Menanyakan kepada peserta 3. e. Mendengarkan dan d. Menjelaskan Penyebab Polio . Mendengarkan dan menjawab pertanyaan memperhartikan 3. Penyajian 15 menit 1. Penyuluhan Leaflet a. Mendengarkan dan Pencegahan Polio. f. Menyebutkan Komplikasi Polio. Menyimpulkan materi yang telah disampaikan 3. Menyebutkan memperhatikan Penyebaran Polio. Memperhatikan Leaflet cara menanyakan kepada dan menjawab peserta mengenai Polio. Menjelaskan 4. pertanyaan 2. 3. 2. Mendengarkan mengenai topik penyuluhan dan kepada peserta memperhatikan 3. Mendengarkan dan Pengertian Polio. Diskusi dan tanya jawab Penutup 10 menit 1. Kegiatan penyuluhan Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Media Kegiatan Pendahuluan 5 menit 1. Memberikan reinforcement kepada peserta yang 2. Menjawab apakah ada yang sudah tahu pertanyaan yang atau belum tentang Polio diajukan penyaji (Batuk Rejan). Mendengarkan dan 4. Memperkenalkan diri 1. Menyebutka Tanda memperhatikan Gejala Polio. Mendengarkan dan memperhatikan SAP_Difteri Page 2 .10. Menjelaskan 1.

lalu diserap dan diserbarkan melalui sistem pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Penularan Polio Penyakit polio menular melalui kontak antar manusia. namun peka terhadap formaldehide dan larutan klor. Virus polio ini termasuk dalam kelompok enteroviorus. Menjelaskan Pencegahan Polio. Penularan virus polio secara umum terjadi melalui beberapa cara: . Peserta telah siap untuk dilaksanakannya penkes. namun 50% kasusnya terjadi pada anak berusia antara 3 . e. i. berkembangbiak di dalam tenggorokan dan saluran pencernaan. Virus masuk melalui mulut dan hidung. lalu diserap dan diserbarkan melalui sistem pembuluh darah dan pembuluh getah bening. 12. C. Kemudian virus menginfeksi bagian usus yang kemudian memasuki aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat sehingga bisa menyebabkan melemahnya otot serta terkadang menyebabkan kelumpuhan. 2) Peserta dapat mengajukan pertanyaan dan mampu menjawab pertanyaan yang diajukan penyaji. Menyebutkan Penyebaran Polio. Penyakit ini menyerang pada setiap orang tanpa mengenal usia. Menyebutkan Komplikasi Polio. famili Picornavirus.11. Menjelaskan Penyebab Polio . Menyebutka Tanda Gejala Polio. f.tahun dalam keadaan beku. c. Peserta antusias mendengarkan materi penkes dan menjawab pertanyaan yang diajukan penyaji. Penyebab Polio Penyebabnya adalah virus polio. Virus ini bisa mati dalam suhu yang tinggi namun bisa bertahan hidup selam bertahun . d. Virus ini bisa mati dalam suhu yang tinggi namun bisa bertahan hidup selam bertahun . Evaluasi struktur : penyuluh datang sebelum waktu yang ditetapkan untuk mempersiapkan kegiatan penkes. Apa itu penyakit polio Penyakit polio atau yang dalam istilah kedokteran disebut dengan poliomielitis adalah penyakit lumpuh yang disebabkan oleh virus polio. berkembangbiak di dalam tenggorokan dan saluran pencernaan. Penyakit polio ini termasuk penyakit yang menular. namun peka terhadap formaldehide dan larutan klor. Penyuluhan dimulai tepat waktu. 3) 80% pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan benar oleh peserta.5 tahun .Secara langsung dari orang ke orang SAP_Gizi Ibu Hamil Page 3 . b.tahun dalam keadaan beku. Menjelaskan Pengertian Polio. Evaluasi proses : Pelaksanaan penyuluhan berjalan sesuai rencana. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita penyakit polio atau bisa juga dari air liur penderita penyakit polio. Pertanyaan yang akan diajukan berupa : a. Jenis virus ini sangat tahan terhadap alkohol dan lisol. B. h. Jenis virus ini sangat tahan terhadap alkohol dan lisol. Evaluasi hasil : 1) Peseta dapat memahami tentang Polio. Kriteria Evaluasi g. Virus masuk melalui mulut dan hidung. Materi Penyuluhan : MATERI PENYULUHAN POLIO A.

perut kembung .Paralitik. Pencegahan Penyakit Polio satu .satunya jalan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit polio ini adalah dengan mendapatkan vaksinasi polio.tidak enak badan .kelemahan otot asimetrik . D.sakit kepala .nyeri leher .gangguan pernafasan . terutama otot betis. dan 6 bulan SAP_Gizi Ibu Hamil Page 4 .lokasinya tergantung kepada bagian korda spinalis yang terkena . Poliomielitis non-paralitik (gejala berlangsung selama 1-2 minggu) .Infeksi subklinis . leher atau punggung .nyeri punggung .kaku kuduk dan punggung .kaku kuduk . Infeksi klinis bisa terjadi setelah penderita sembuh dari suatu infeksi subklinis.peka terhadap sentuhan (sentuhan ringan bisa menimbulkan nyeri) .gangguan menelan . Vaksinasi polio diberikan kepada bayi yang baru lahir kemudian dilanjutkan saat bayi berumur 2.nyeri tenggorokan ..nyeri tungkai (otot betis) .tenggorokan tampak merah .nyeri leher bagian depan .demam timbul 5-7 hari sebelum gejala lainnya . Infeksi subklinis (tanpa gejala atau gejala berlangsung selama kurang dari 72 jam) . Poliomielitis klinis menyerang sistem saraf pusat (otak dan korda spinalis) serta erbagi menjadi non-paralitik serta paralitik.ngiler .kelelahan yang luar biasa .nyeri atau kaku punggung.demam sedang . perut .muntah .sembelit .kaku kuduk .segera berkembang menjadi kelumpuhan . 1.Melalui tinja penderita. E. Tanda dan gejala klinis penderita Polio Terdapat 3 pola dasar pada infeksi polio: .rewel atau tidak dapat mengendalikan emosi .sakit kepala . Poliomielitis paralitik .Non-paralitik .perasaan ganjil/aneh di daerah yang terkena (seperti tertusuk jarum) .nyeri otot . 4.muntah.sulit untuk memulai proses berkemih .kejang dan nyeri otot .kekakuan otot.refleks Babinski positif. lengan. 95% kasus merupakan infeksi subklinis. tungkai. 2.rewel .demam ringan .sakit kepala .diare .ruam kulit atau luka di kulit yang terasa nyeri .onsetnya cepat .kejang otot.Melalui percikan ludah penderita .

diare ringan. penyakit kanker atau keganasan. Efek Samping: Hampir tak ada. sedang menjalani pengobatan steroid dan pengobatan radiasi umum.F. Usia Pemberian: Saat lahir (0 bulan). merupakan vaksin virus polio yang tidak aktif  Vaksin Sabin. pemberian vaksin polio selalu dibarengi dengan vaksin DTP. HIV/AIDS. Dilanjutkan pada usia 18 bulan dan 5 tahun. Kecuali saat lahir. Imunisasi Polio Imunisasi Polio adalah imunisasi yang diwajibkan pada awal usia anak. 6 bulan. serta anak dengan mekanisme kekebalan terganggu. merupakan vaksin virus polio hidup. muntaha atau diare. Meskipun penyakit polio saat ini dinyatakan tidak ada di Indonesia. 4. Terdapat 2 jenis vaksin polio:  Vaksin Salk. Hanya sebagian kecil saja yang mengalami pusing. Kasusnyapun sangat jarang. SAP_Gizi Ibu Hamil Page 5 . Tingkat Kekebalan: Dapat mencekal hingga 90% Indikasi Kontra: Tak dapat diberikan pada anak yang menderita penyakit akut atau demam tinggi (diatas 38C). tetapi harus tetap dilakukan pencegahan karena globalisasi dan perpindahan penduduk yang demikian cepat di dunia tetap berpotensi untuk mengancam. dan sakit otot. dan berikutnya di usia 2.