Anda di halaman 1dari 3

2.1.

2 Anatomi Fisiologi dan Patogenesis

Secara garis besar, tulang dibagi menjadi enam :

2.1.2.1 Tulang panjang (long bone), misalnya femur, tibia, fibula, ulna, dan

humerus, daerah ini sering ditemukan adanya kelainan atau penyakit

karena daerah ini merupakan daerah metabolik yang aktif dan banyak

mengandung pembuluh darah.

2.1.2.2 Tulang pendek (short bone), misalnya tulang-tulang karpal.

2.1.2.3 Tulang pipih (flat bone), misalnya tulang pariental, iga, skapula, dan

pelvis.

2.1.2.4 Tulang tak beraturan (irregular bone), misalnya tulang vertebra.

2.1.2.5 Tulang sesamoid, misalnya tulang patela.

2.1.2.6 Tulang sutura (sutural bone) ada diatam tengkorak

2.1.3 Fisiologi Sel Tulang

Tulang adalah suatu jaringan dinamis yang tersusun dari 3 jenis sel yaitu :

2.1.3.1 Osteoblas membangun tulang dengan membentuk kolagen dan sebagai

peran penting dalam mengendapkan kalsium dan fosfat kedalam matriks

tulang.

2.1.3.2 Osteosit adalah sel tulang dewasa yang bertindak sebagai suatu lintasan

untuk pertukaran kimiawi melalui tulang yang padat

2.1.3.3 Osteoklas adalah sel besar berinti banyak yang memungkinkan mineral

dan matriks tulang dapat diabsorbsi.


2.1.4 Patogenesis

Terjadi osteosarkoma karena adanya kelainan atas jumlah tulang atau

osteorid serta gambaran pleomorf jaringan, dan adanya penambahan suatu

jaringan tulang yang akan tumbuh dengan cepat dan dapat menembus ke jaringan

sekitar.
Hilangnya anggota tubuh,
Trauma Rongga Medular perubahan fungsi bentuk

Infeksi
Perubahan citra diri
Kemoterapi / radioterapi
Kematian Jaringan dari sel

Osteosarkoma

Dilakukan Tindakan Pembedahan


Radiasi (Amputasi)

Terputusnya Kontinuitas Jaringan Adanya luka yang masih Kurangnya Informasi


basah tentang kondisi
Terjadi Proses Inflamasi
Media yang baik untuk Kurang pengetahuan
perembangbiakan kuman
Pelepasan Mediator Peradangan
Cemas
Merangsang Saraf Perifer Risti Infeksi

Medulla Spinalis
Pergerakan Terbatas
Thalamus

Cortek serebri Kerusakan Mobilitas


Fisik
Dipersepsikan sebagai nyeri

Nyeri