Anda di halaman 1dari 4

PBK 3143 TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA |

Ong Ying Hong, Chew Chun How, Ng Chia Yin

Tutorial 3: Membincangkan pengaruh perkembangan keluarga dari perspektif sistemik.

A) Perspektif Sistemik
- Teori sistem keluarga digunakan apabila ketidakfungsian keluarga berlaku. Secara
asasnya, jangkaan teori sistem melihat keluarga sebagai sistem yang beroperasi
dengan sendiri yang mempunyai peraturan keluarga tanpa perlu dinyatakan dengan
jelas.
(dipetik dari https://www.scribd.com/doc/56130147/INTERVENSI-SISTEMIK-BARU)

- Dalam keluarga ini, kita menemukan siapa kita kami mengembangkan dan
mengubahdan kami memberi dan menerima dukungan yang kita butuhkan untuk
bertahan hidup. Perspektif sistem keluarga menyatakan bahwa individu terbaik
dipahami melalui menilai interaksi anggota keluarga. Pengembangan dan perilaku
salah satu anggota keluarga yang erat saling berhubungan dengan orang lain dalam
keluarga. Mengidentifikasi masalah klien mungkin merupakan gejala dari bagaimana
fungsi sistem, bukan hanya gejala dari individu ketidakmampuan, sejarah, dan
perkembangan psikososial. Perspektif ini didasarkan pada asumsi bahwa perilaku
bermasalah klien mungkin (1) melayani fungsi atau tujuan bagi keluarga, (2) tidak
sengaja dipelihara oleh proses keluarga, (3) menjadi fungsi dari ketidakmampuan
keluarga untuk beroperasi secara produktif, terutama selama transisi perkembangan,
atau (4) menjadi gejala dari pola disfungsional diturunkan dari generasi ke generasi.
(dipetik dari http://anifatuzzuhroh.blogs.uny.ac.id/2015/09/21/teoridanpendekatankonseling/2/)

- Secara ringkasnya, perspektif sistemik dalam konsep keluarga melihat kepada


bagaimana seseorang individu berfungsi dalam keluarga supaya mencapai
keharmonian dalam keluarga.
B) Perkembangan Keluarga
- Satu cara untuk memahami individu-individu dan keluarga mereka, yaitu dengan cara
meneliti perkembangan mereka lewat siklus kehidupan keluarga. Berkesinambungan
dan berubah merupakan ciri dari kehidupan keluarga. Sistem keluarga itu mengalami
perkembangan setiap waktu. Perkembangan keluarga pada umumnya terjadi secara
teratur dan bertahap. Apabila terjadi kemandegan dalam keluarga, hal itu akan
mengganggu sistem keluarga. Kemunculan perilaku simptomatik pada anggota
keluarga pada saat transisi dalam siklus kehidupan keluarga menandakan keluarga
itu mengalami kesulitan dalam menyesuaikan dengan perubahan. Siklus kehidupan
keluarga mengarah pada suatu pengaturan tema mengenai pandangan bahwa
PBK 3143 TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA |
Ong Ying Hong, Chew Chun How, Ng Chia Yin

keluarga itu sebagai sistem yang mengalami perubahan. Ada tugas-tugas


perkembangan khusus yang harus dipenuhi untuk setiap perkembangannya.
(dipetik dari http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_BIASA/195505161981011-
MUSYAFAK_ASSYARI/Konseling_ABK/konseling_keluarga/konseling_keluarga.pdf)

- The emotional and intellectual stages you pass through from childhood to your
retirement years as a member of a family are called the family life cycle.
(dipetik dari http://www.webmd.com/parenting/tc/family-life-cycle-topic-overview)
PBK 3143 TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA |
Ong Ying Hong, Chew Chun How, Ng Chia Yin

C) Pengaruh Perkembangan Keluarga dari Perspektif Sistemik


PBK 3143 TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA |
Ong Ying Hong, Chew Chun How, Ng Chia Yin