Anda di halaman 1dari 17

SOAL CBT STASE MATA

Periode 30 Januari 2017

1. Seorang bayi usia 7 hari dibawa ibunya ke RS dengan keluhan keluar sekret purulen
lengket. Pada pemeriksaan didapatkan kuman diplococcus gram negatif. Diagnosisnya
adalah....
a. Konjungtivitis vernal
b. Konjungtivitis gonorrhea neonatorum
c. Konjungtivitis bakteri
d. Konjungtivitis trakomatis
e. Xerofthalmia
2. Pasien datang dengan keluhan mata sering merah pada musim semi. Pasien memiliki
riwayat asma. Reaksi hipersensitivitas yang terlibat adalah....
a. I dan IV
b. II dan III
c. II dan IV
d. I dan II
e. III dan IV
3. Pasien datang dengan keluhan mata sering merah pada musim semi. Pasien memiliki
riwayat asma. Terapi yang sebaiknya diberikan adalah....
a. Anti inflamasi non steroid
b. Anti biotik
c. Anti virus
d. Anti jamur
e. Sel mast stabilizer
4. Seorang pasien datang dengan keluhan penglihatannya dobel. Pada pemeriksaan
didapatkan mata kanan tidak bisa melirik ke temporal. Musculus yang terjadi kelainan
adalah....
a. M. rectus medial
b. M. rectus lateral
c. M. rectus superior
d. M. rectus inferior
e. M. obliqus superior
5. Seorang pasien datang dengan keluhan penglihatannya dobel. Pada pemeriksaan
didapatkan mata kanan tidak bisa melirik ke temporal. Nervus yang mengalami
kelumpuhan adalah....
a. N. optikus
b. N. occulomotorius
c. N. trochlearis
d. N. abducent
e. N. facialis
6. Seorang laki-laki 35 tahun datang dengan keluhan tidak bisa membuka mata sepenuhnya.
Musculus apa yang terjadi kelainan?
a. M. levator palpebra
b. M. orbicularis occuli
c. M. ciliaris
d. M. konstriktor pupil
e. M. dilatator pupil
7. Jenis katarak yang bisa menyebabkan glaukoma fakomorfik adalah....
a. Intumesens
b. Kongenital
c. Insipien
d. Matur
e. Hipermatur
8. Pasien datang dengan keluhan penglihatannya kabur, tapi matanya tidak nyeri. Pasien
memiliki riwayat penyakit hipertensi dan DM selama 5 tahun terakhir. Pada pemeriksaan
funduskopi didapatkan gambaran cherry red spot. Kemungkinan kelainan mata yang
dialami adalah....
a. Retinopati diabetika
b. Retinopati hipertensi
c. Oklusi vena sentral
d. Oklusi arteri sentral
e. Oklusi vena perifer
9. Seorang ibu datang ke poli mata membawa anaknya yang berusia 3 tahun. Pada
pemeriksaan didapatkan mata seperti mata kucing. Hasil pemeriksaan darah 100/70
mmHg, HR 80 x/mnt, RR 20 x/menit, suhu 36,7 C. hasil pemeriksaan oftalmologi
ditemukan visus mata kanan 0 mata kiri 6/6. Funduskopi ditemukan mata putih
kekuningan dengan pembuluh darah berkelok. Hasil CT-Scan didapatkan kalsifikasi intra
okuler. Diagnosisnya?
a. Retinitis pigmentosa
b. Katarak kongenital
c. Glaukoma kongenital
d. Retinoblastoma
e. Xerofthalmia
10. Pasien laki-laki 56 tahun datang dengan keluhan mata nrocos. Hasil pemeriksaan
didapatkan kornea edem, COA dangkal, TIO 40 mmHg. Apa yang menyebabkan
terjadinya kornea edem?
a. Peningkatan TIO
b. Trauma
c. Infeksi
d. COA dangkal
e. Faktor usia
11. Seorang perempuan datang dengan keluhan pandangan kabur saat melihat jauh. Hasil
pemeriksaan VODS 6/6 setelah dikoreksi dengan lensa pada mata kanan S-1,00 C-0,75
dan mata kiri S+0,50. Diagnosis mata kiri adalah....
a. Hipermetropia simpleks
b. Hipermetropia kompositus
c. Astigmatisme miopia simpleks
d. Astigmatisme miopia kompositus
e. Astigmatisme mixtus
12. Seorang perempuan datang dengan keluhan pandangan kabur saat melihat jauh. Hasil
pemeriksaan VODS 6/6 setelah dikoreksi dengan lensa pada mata kanan S-1,00 C-0,75
dan mata kiri S+0,50. Diagnosis mata kanan adalah....
a. Hipermetropia simpleks
b. Hipermetropia kompositus
c. Astigmatisme miopia simpleks
d. Astigmatisme miopia kompositus
e. Astigmatisme mixtus
13. Bangunan patologis pada gambar di bawah ini adalah....
a. Papul
b. Folikel
c. Excrecensies
d. Concretio
e. Flikten
14. Diagnosis gambar di bawah ini adalah....

a. Herpes simpleks ophtalmica


b. Herpes zooster ophtalmica
c. Konjungtivitis jamur
d. Konjungtivitis bakterial
e. Konjungtivitis vernal
15. Diagnosis dari gambar di bawah ini adalah....

a. Xerofthalmia
b. Konjungtivitis virus
c. Konjungtivitis bakteri
d. Konjungtivitis jamur
e. Konjungtivitis vernal
16. Diagnosis gambar di bawah ini adalah....

a. Perdarahan subkonjungtiva
b. Skleritis moduler
c. Episkleritis noduler
d. Pinguicula
e. Konjungtivitis jamur
17. Kelainan yang ditemukan pada limbus kornea di bawah ini adalah....

a. Panus
b. Pterigium
c. Pinguicula
d. Lekoma
e. Ulkus
18. Kelainan yang ditemukan pada gambar di bawah ini adalah....

a. Pterigium
b. Erosi kornea cum hipopion
c. Ulkus cum hipopion
d. Sikatrik cum hipopion
e. Keratomalasia
19. Diagnosis dari hasil tes fluorescent di bawah ini adalah....

a. Keratitis virus
b. Keratitis bakteri
c. Keartitis jamur
d. Keratitis parasit
20. Diagnosis dari gambar di bawah ini adalah....

a. Blefaritis seboroik
b. Blefaritis squamosa
c. Blefaritis posterior
d. Hordeolum interna
e. Hordeolum eksterna
21. Diagnosis dari gambar di bawah ini adalah....

a. Herpes simpleks ophtalmica


b. Herpes zooster ophtalmica
c. Konjungtivitis jamur
d. Konjungtivitis bakterial
e. Konjungtivitis vernal
22. Seorang anak usia 12 tahun datang bersama ibunya ke puskesmas dengan keluhan
penglihatan kabur saat membaca tulisan di papan tulis. Hasil pemeriksaan refraksi
didapatkan visus mata kanan dan kiri 6/10 dikoreksi dengan S+2 menjadi 6/6, dikoreksi
S+3 juga menjadi 6/6, dan dikoreksi S+4 malah memburuk menjadi 6/7,5. Berapa ukuran
kacamata yang sebaiknya diberikan?
a. S+1
b. S+2
c. S+3
d. S+4
e. S+5
23. Seorang anak usia 12 tahun datang bersama ibunya ke puskesmas dengan keluhan
penglihatan kabur saat membaca tulisan di papan tulis. Hasil pemeriksaan refraksi
didapatkan visus mata kanan dan kiri 6/10 dikoreksi dengan S+2 menjadi 6/6, dikoreksi
S+3 juga menjadi 6/6, dan dikoreksi S+4 malah memburuk menjadi 6/7,5. Kacamata S+2
pada kasus ini untuk mengoreksi apa?
a. Hipermetrop laten
b. Hipermetrop manifest
c. Hipermetrop fakultatif
d. Hipermetrop absolut
e. Hipermetrop total
24. Seorang anak usia 12 tahun datang bersama ibunya ke puskesmas dengan keluhan
penglihatan kabur saat membaca tulisan di papan tulis. Hasil pemeriksaan refraksi
didapatkan visus mata kanan dan kiri 6/10 dikoreksi dengan S+2 menjadi 6/6, dikoreksi
S+3 juga menjadi 6/6, dan dikoreksi S+4 malah memburuk menjadi 6/7,5. Kacamata S+1
pada kasus ini untuk mengoreksi apa?
a. Hipermetrop laten
b. Hipermetrop manifest
c. Hipermetrop fakultatif
d. Hipermetrop absolut
e. Hipermetrop total
25. Seorang anak usia 12 tahun datang bersama ibunya ke puskesmas dengan keluhan
penglihatan kabur saat membaca tulisan di papan tulis. Hasil pemeriksaan refraksi
didapatkan visus mata kanan dan kiri 6/10 dikoreksi dengan S+2 menjadi 6/6, dikoreksi
S+3 juga menjadi 6/6, dan dikoreksi S+4 malah memburuk menjadi 6/7,5. Kacamata S+3
pada kasus ini untuk mengoreksi apa?
a. Hipermetrop laten
b. Hipermetrop manifest
c. Hipermetrop fakultatif
d. Hipermetrop absolut
e. Hipermetrop total
26. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan
merah, berair dan terasa tidak nyaman sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh
demam dan nyeri tenggorok. Hasil pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus mata kanan
6/6. Palpebra mata kanan edem, sekret mukoid, konjungtiva tampak injeksi, folikel-
folikel di konjungtiva tarsal, kemosis. Ada pembesaran kelenjar limfe preaurikuler.
Kornea tampak jernih. Apa diagnosis sementara pada kasus tersebut?
a. Konjungtivitis alergika
b. Konjungtivitis vernal
c. Konjungtivitis adenoviral
d. Konjungtivitis bakterial akut
e. Konjungtivitis trakoma
27. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan
merah, berair dan terasa tidak nyaman sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh
demam dan nyeri tenggorok. Hasil pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus mata kanan
6/6. Palpebra mata kanan edem, sekret mukoid, konjungtiva tampak injeksi, folikel-
folikel di konjungtiva tarsal, kemosis. Ada pembesaran kelenjar limfe preaurikuler.
Kornea tampak jernih. Apa penyebab kasus tersebut?
a. Chlamydia trachomatis
b. Staphylococcus aureus
c. Adenovirus
d. Pox virus
e. Alergi
28. Seorang pasien datang dengan keluhan terdapat benjolan kecil-kecil berwarna putih di
tepi palpebra. Bila benjolan tersebut dipencet maka akan keluar material putih seperti
pasta gigi. Diagnosis yang mungkin adalah....
a. Blefaritis seboroik
b. Blefaritis squamosa
c. Blefaritis posterior kronik
d. Hordeolum
e. Kalazion
29. Seorang pasien datang dengan keluhan terdapat benjolan kecil-kecil berwarna putih di
tepi palpebra. Bila benjolan tersebut dipencet maka akan keluar material putih seperti
pasta gigi. Penatalaksanaan yang benar adalah....
a. Kebersihan kelopak, kompres hangat, tetrasiklin
b. Kebersihan kelopak, kompres hangat, ciprofloxacyn
c. Kebersihan kelopak, kompres dingin, tetrasiklin
d. Kebersihan kelopak, kompres dingin, ciprofloxacyn
e. Kebersihan kelopak, kompres dingin, eritromicyn
30. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan merah dan
nyeri sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan didapatkan suhu 38,7, nadi 90x/menit,
TD 100/70 mmHg. Pada kelompak mata atas puncak hidung dan dahi sebelah kanan
ditemukan vesikel-vesikel dan pustule. Hasil pemeriksaan oftalmologi ditemukan
palpebral edem, eritem dan spasme. Konjungtiva terdapat vesikel , folikel dan injeksi
konjungtiva. Pada kornea ditemukan infiltrate berbentuk dendritik. Apakah diagnosis
pada kasus tersebut?
a. Oftalmikus herpes zoster
b. Keratokonjungtivis herpes simpleks
c. Kojungtivitis herpes simpleks
d. Keratokonjungtivitis adenovirus
e. Konjungtivitis bakterialis
31. Seorang laki-laki 57 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan terasa
ada benda asing di mata kanan sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan oftalmologi
ditemukan palpebral terdapat vesikel-vesikel secret mukoid, injeksi konjungtiva, folikel
di fornik konjungtiva inferior, infiltrate geografik di kornea dan ada pembesaran
kelenjar limfe preaurikuler. Bagaimana penatalaksanaan kasus tersebut?
a. Asiklovir 5x400 mg oral dan antibiotika tetes mata
b. Asiklovir 5x800 mg oral dan antibiotik tetes mata
c. Aantibiotik tetes mata
d. Roborantia oral dan observasi mata
e. Roborantia oral dan antibiotika tetes mata
32. Seorang laki-laki 55 th datang ke IGD dengan keluhan 30 menit lalu mata kirinya
terpercik oleh cairan aki. Hasil pemeriksaan oftalmologi didapatkan visus mata kiri 6/30
tidak dapat dikoreksi, konjungtiva hiperemis dan kemosis, kornea edem. Apakah
diagnosis pada kasus tersebut?
a. Trauma asam
b. Trauma basa
c. Trauma thermal
d. Trauma mekanik
e. Trauma psikis
33. Seorang laki-laki 55 th datang ke IGD dengan keluhan 30 menit lalu mata kirinya
terpercik oleh cairan aki. Hasil pemeriksaan oftalmologi didapatkan visus mata kiri 6/30
tidak dapat dikoreksi, konjungtiva hiperemis dan kemosis, kornea edem. Apakah
diagnosis pada kasus tersebut?
a. Pantokain tetes mata, irigasi dengan NaCl 2L, debridement, sikloplegik tetes mata,
kontrol TIO
b. Pantokain tetes mata, irigasi dengan NaCl 2L, debridement, sikloplegik tetes mata,
salep mata antibiotik
c. Irigasi dengan NaCl 2L, sikloplegik, salep mata antibiotik
d. Irigasi dengan NaCl 2L, lubrikasi topical, antibiotik tetes mata
e. Irigasi dengan NaCl 2L, debridement, kontrol TIO
34. Untuk mengetahui buta warna hijau dilakukan pemeriksaan....
a. Funduskopi
b. Keratoskop placido
c. Gonioskopi
d. Ishihara
e. Konfrontasi
35. Seorang laki-laki datang ke IGD, pandangan tiba-tiba kabur, seperti tertutup tirai.
Sebelumnya seperti melihat bayangan bintik dan kilat cahaya. Riwayat kacamata 15 D.
Segemen anterior dan lensa jernih. Px. Funduskopi ada robekan retina dan degenerasi
lattice. Apa diagnosis dari kasus di atas?
a. Ablasio retina
b. Katarak imatur
c. Retinitis pigmentosa
d. Uveitis posterior
e. Ambliopia
36. Seorang laki-laki datang ke IGD, pandangan tiba-tiba kabur, seperti tertutup tirai.
Sebelumnya seperti melihat bayangan bintik dan kilat cahaya. Riwayat kacamata 15 D.
Segemen anterior dan lensa jernih. Px. Funduskopi ada robekan retina dan degenerasi
lattice. Pada lapisan mana robekan tersebut?
a. Lapisan epitel retina
b. Lapisan sel fotoreseptor
c. Lapisan sel ganglion
d. Lapisan pleksifom dalam
e. Lapisan nuklear dalam
37. Seorang ibu membawa anak laki-lakinya yang berusia 1 tahun ke poli mata. Dari
anamnesis didapatkan keterangan bahwa sering terjadi epifora dan jika dipencet dari
nasal ke arah mata keluar kotoran berwarna kuning. Terapinya adalah....
a. Masase dan antibiotik topikal
b. Masase dan NSAID
c. Kompres dingin dan antibiotik topikal
d. Kompres hangat dan antibiotik topikal
e. Kompres dingin dan NSAID
38. Seorang wanita 29 tahun datang ke poli mata dengan keluhan terdapat benjolan di
kelopak mata kiri atas. Benjolan multipel, berwarna pucat, berkubah, dan bila ditekan
mengeluarkan material putih seperti keju. Diagnosis dari kasus tersebut adalah....
a. Herpes zooster
b. Molluscum contagiosum
c. Herpes simpleks
d. Varicella
e. Rubella
39. Seorang wanita 29 tahun datang ke poli mata dengan keluhan terdapat benjolan di
kelopak mata kiri atas. Benjolan multipel, berwarna pucat, berkubah, dan bila ditekan
mengeluarkan material putih seperti keju. Penyebab dari kasus tersebut adalah....
a. Virus herpes simpleks
b. Virus rubella
c. Virus varicella zooster
d. Virus pox
e. Virus human papiloma
40. Seorang wanita 29 tahun datang ke poli mata dengan keluhan terdapat benjolan di
kelopak mata kiri atas. Benjolan multipel, berwarna pucat, berkubah, dan bila ditekan
mengeluarkan material putih seperti keju. Terapi dari kasus tersebut adalah....
a. Elektrokauterisasi
b. Kompres hangat
c. Kompres dingin
d. Asiklovir 4x500 mg
e. Asiklovir 8x500 mg
41. Laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan mata kanannya merah, penglihatannya
berkabut, dan cekot-cekot. Sebelumnya pasien sudah disarankan untuk melakukan
operasi katarak, akan tetapi pasien menolak. Dari pemeriksaan mata didapatkan mata
kanannya terdapat injeksi perikornea, kornea jernih, COA dangkal, pupil middilatasi, dan
lensa keruh. TIO 40 mmHg. Diagnosis dari pasien tersebut adalah...
a. Glaukoma sudut tertutup primer
b. Glaukoma sudut tertutup sekunder
c. Glaukoma sudut terbuka primer
d. Glaukoma sudut terbuka sekunder
e. Glaukoma absolut
42. Laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan mata kanannya merah, penglihatannya
berkabut, dan cekot-cekot. Pada pengukuran TIO mata kanan 46 mmHg. Sebelumnya
pasien sudah disarankan untuk melakukan operasi katarak, akan tetapi pasien menolak.
Dari pemeriksaan mata didapatkan mata kanannya terdapat injeksi perikornea, kornea
tampak edem, COA dangkal, pupil middilatasi, dan lensa keruh. TIO 40 mgHg. Saran
apakah yang tepat yang diberikan kepada pasien tersebut?
a. Rujuk ke ahli mata untuk dilakukan fotokoagulasi
b. Rujuk ke ahli mata untuk dilakukan operasi filtrasi
c. Rujuk ke ahli mata untuk dilakukan koreksi kacamata
d. Rujuk ke ahli mata untuk dilakukan laser iridektomi
e. Rujuk ke ahli mata untuk dilakukan operaso ekstraksi katarak
43. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan
mata merah sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik tidak ada kelainan.
Pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus mata kanan 4/60 dan mata kiri 6/6. Ditemukan
secret mukopurulen, injeksi perikorneal, kornea ada infiltrate berbentuk bulat dengan lesi
satelit disekitarnya. Apakah diagnosis pada kasus tersebut?
a. Konjungtivitis bakterialis
b. Skleritis
c. Keratitis Jamur
d. Episkleritis jamur
e. Blefaritis ulserativa
44. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan
mata merah sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik tidak ada kelainan.
Pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus mata kanan 4/60 dan mata kiri 6/6. Ditemukan
secret mukopurulen, injeksi perikorneal, kornea ada infiltrate berbentuk bulat dengan lesi
satelit disekitarnya. Manakah yang merupakan kontraindikasi yang diberikan pada pasien
ini?
a. Steroid tetes mata
b. Antibiotika tetes mata
c. Antifungi tetes mata
d. Antivirus salep mata
e. Air mata buatan
45. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan
mata merah sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik tidak ada kelainan.
Pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus mata kanan 4/60 dan mata kiri 6/6. Ditemukan
secret mukopurulen, injeksi perikorneal, kornea ada infiltrate berbentuk bulat dengan lesi
satelit disekitarnya. Manakah yang merupakan urutan lapisan permukaan kornea yang
benar?
a. Epitel stroma membrane bowman membrane descemet endotel
b. Epitel membrane bowman stroma membrane descemet endotel
c. Endotel membrane bowman membrane descemet stroma epitel
d. Membrane bowman epitel membrane descemet endotel stroma
e. Stroma membrane descemet membrane bowman endotel epitel
46. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah
sejak 2 minggu, disertai kotoran kekuningan, pasien bekerja sebagai buruh dan tinggal di
lingkungan kumuh. Keadaan umum tampak kurus dan lemah. Hasil pemeriksaan
oftalmologi didapatkan visus mata kanan 6/15 dan mata kiri 6/6. Palpebral tampak secret
mukopurulen, folikel-folikel di konnjungtiva, Herber pits di limbus superior. Infiltrate di
superior kornea disertai neovaskularisasi. Apakah diagnosis sementara kasus tersebut?
a. Konjungtivitis bacterial akut
b. Keratokonjungtivitis gonokokus
c. Trakoma
d. Keratokonjugtivitis vernal
e. Konjungtivitis menigokokus
47. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah
sejak 2 minggu, disertai kotoran kekuningan, pasien bekerja sebagai buruh dan tinggal di
lingkungan kumuh. Keadaan umum tampak kurus dan lemah. Hasil pemeriksaan
oftalmologi didapatkan visus mata kanan 6/15 dan mata kiri 6/6. Palpebral tampak secret
mukopurulen, folikel-folikel di konnjungtiva, Herber pits di limbus superior. Infiltrate di
superior kornea disertai neovaskularisasi. Apakah factor resiko pada kasus tersebut?
a. Kekurangan vitamin A
b. Kebersihan diri yang buruk
c. Alergi
d. Kekurangan vitamin B
e. Imunodefisiensi
48. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah
sejak 2 minggu, disertai kotoran kekuningan, pasien bekerja sebagai buruh dan tinggal di
lingkungan kumuh. Keadaan umum tampak kurus dan lemah. Hasil pemeriksaan
oftalmologi didapatkan visus mata kanan 6/15 dan mata kiri 6/6. Palpebral tampak secret
mukopurulen, folikel-folikel di konnjungtiva, Herber pits di limbus superior. Infiltrate di
superior kornea disertai neovaskularisasi. Apakah komplikasi kasus tersebut?
a. Entropion sikatrikal
b. Glaukoma sekunder
c. Katarak komplikata
d. Uveitis anterior
e. Ptosis akuisita
49. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah
sejak 2 minggu, disertai kotoran kekuningan, pasien bekerja sebagai buruh dan tinggal di
lingkungan kumuh. Keadaan umum tampak kurus dan lemah. Hasil pemeriksaan
oftalmologi didapatkan visus mata kanan 6/15 dan mata kiri 6/6. Palpebral tampak secret
mukopurulen, folikel-folikel di konnjungtiva, Herber pits di limbus superior. Infiltrate di
superior kornea disertai neovaskularisasi. Apakah penatalaksanaan yang tepat pada kasus
tersebut?
a. Amoksisilin
b. Penisilin
c. Azitromisin
d. Gentamisin
e. Chloramphenicol
50. Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun diantar neneknya dengan keluhan penglihatan
kedua matanya kabur terutama saat malam hari. Keadaan anak tampak lemah, kurus,
perut cembung. Hasil pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus kedua mata sulit dinilai
karena anak tidak kooperatif, konjungtiva kering, keratinisasi terdapat bercak bitot.
Kornea ada punctate di epitel dan keruh. Apa diagnose kasus tersebut?
a. Keratokonjungtivitis vernal
b. Ulkus kornea
c. Xeroftalmia
d. Konjungtivitis bacterial akut
e. Dry eye
51. Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun diantar neneknya dengan keluhan penglihatan
kedua matanya kabur terutama saat malam hari. Keadaan anak tampak lemah, kurus,
perut cembung. Hasil pemeriksaan oftalmologi ditemukan visus kedua mata sulit dinilai
karena anak tidak kooperatif, konjungtiva kering, keratinisasi terdapat bercak bitot.
Kornea ada punctate di epitel dan keruh. Apa komplikasi kasus tersebut?
a. Glaukoma sekunder
b. Katarak sekunder
c. Keratomalacia
d. Entropion sikatrik
e. Trikiasis
52. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan
merah dan nyeri saat melirik sejak 1 minggu yang lalu. Nyeri bertambah berat saat
malam hari sehingga pasien tidak data tidur. Nyeri menjalar ke kepala dan wajah sebelah
kanannya. Pasien mempunyai riwayat sakit rematik. Hasil pemeriksaan oftalmologi
didapatkan konjungtiva dan sclera hiperemis segmental disertai nodul. Nodul berwarna
merah keunguan imobil dan terpisah dari dasarnya. Saat ditetesi efrisel 1 tetes, mata
kanan tetap hiperemis. Mata kiri dalam batas normal. Apa diagnosis kerja mata kanan?
a. Episkleritis noduler
b. Episkleritis difus
c. Skleritis noduler
d. Konjungtivitis
e. Keratitis
53. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan
merah dan nyeri saat melirik sejak 1 minggu yang lalu. Nyeri bertambah berat saat
malam hari sehingga pasien tidak data tidur. Nyeri menjalar ke kepala dan wajah sebelah
kanannya. Pasien mempunyai riwayat sakit rematik. Hasil pemeriksaan oftalmologi
didapatkan konjungtiva dan sclera hiperemis segmental disertai nodul. Nodul berwarna
merah keunguan imobil dan terpisah dari dasarnya. Saat ditetesi efrisel 1 tetes, mata
kanan tetap hiperemis. Mata kiri dalam batas normal. Penatalaksanaan yang tepat?
a. Steroid
b. NSAID
c. Antibiotic
d. Antifungi
e. Antivirus
54. Seorang pria usia 39 tahun datang ke poli umum dengan keluhan merah pada mata
kirinya sejak 4 hari yang lalu. Tidak ada secret mata. Pasien mempunyai riwayat sakit
TB paru. Hasil pemeriksaan oftalmologi didapatkan mata kanan dalam batas normal.
Mata kiri terlihat konjungtiva hiperemis berwarna merah muda seperti salmon, episklera
tampak edem dan pucat. Bila diberi tetes mata efrisel tampak konjungtiva dan episklera
putih. Apa diagnosisnya?
a. Episkleritis noduler
b. Skleritis noduler
c. Konjungtivitis
d. Keratitis
55. Seorang pria usia 39 tahun datang ke poli umum dengan keluhan merah pada mata
kirinya sejak 4 hari yang lalu. Tidak ada secret mata. Pasien mempunyai riwayat sakit
TB paru. Hasil pemeriksaan oftalmologi didapatkan mata kanan dalam batas normal.
Mata kiri terlihat konjungtiva hiperemis berwarna merah muda seperti salmon, episklera
tampak edem dan pucat. Bila diberi tetes mata efrisel tampak konjungtiva dan episklera
putih. Penatalaksanaan yang tepat?
a. Steroid
b. NSAID
c. Antibiotic
d. Antifungi
e. Antivirus