Anda di halaman 1dari 4

TUGAS MANDIRI

TUGAS MANDIRI MENCARI ARTIKEL MENGENAI PEMBANGUNAN DAERAH Disusun Oleh : RINA RUKMANA NPM. 2013.10.8591 SEKOLAH TINGGI

MENCARI ARTIKEL MENGENAI PEMBANGUNAN DAERAH

Disusun Oleh :

RINA RUKMANA NPM. 2013.10.8591

TUGAS MANDIRI MENCARI ARTIKEL MENGENAI PEMBANGUNAN DAERAH Disusun Oleh : RINA RUKMANA NPM. 2013.10.8591 SEKOLAH TINGGI

SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI STIA BINA BANUA BANJARMASIN

2017

ANALISIS ARTIKEL

PEMBANGUNAN JEMBATAN KOTABARU TETAP BERLANJUT Dimuat Pada Website: kalamanthana.com Edisi 2 Agustus 2016

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan nasional. Infrastruktur juga memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Ini mengingat gerak laju dan pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak dapat pisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi. Oleh karena itu, pembangunan sektor ini menjadi fondasi dari pembangunan ekonomi selanjutnya. Pengertian Infrastruktur, menurut American Public Works Association (Stone,1974 dalam Kodoatie, R.J.,2005) infrastruktur adalah fasilitas-fasilitas fisik yang dikembangkan atau dibutuhkan oleh agen-agen publik untuk fungsi-fungsi pemerintahan dalam penyediaan air, tenaga listrik, pembuangan limbah, transportasi dan pelayanan-pelayanan similar untuk memfasilitasi tujuan-tujuan sosial dan ekonomi. Berdasarkan pengertian infrastruktur tersebut maka infrastruktur merupakan sistem fisik yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam lingkup sosial dan ekonomi. Secara teknik, pengertian infrastruktur dijelaskan sebagai aset fisik yang dirancang dalam sistem sehingga memberikan pelayanan publik yang penting. Oleh karena itu, infrastruktur merupakan bagian-bagian berupa sarana dan prasarana (jaringan) yang tidak terpisahkan satu sama lain yang didefinisikan dalam suatu sistem.

Pengertian Infrastruktur, menurut Grigg (1988) infrastruktur merupakan sistem fisik yang menyediakan transportasi, pengairan, drainase, bangunan gedung dan fasilitas publik lainnya, yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia baik kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi. Dampak pembangunan Infrastruktur dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya pertumbuhan ekonomi sendiri juga dapat menjadi tekanan bagi infrastruktur. Pertumbuhan ekonomi yang positif akan mendorong peningkatan kebutuhan akan berbagai infrastruktur. Perannya sebagai penggerak di sektor perekonomian akan mampu menjadi pendorong berkembangnya sektor-sektor terkait sebagai multiplier dan pada akhirnya akan menciptakan lapangan usaha baru dan memberikan output hasil produksi sebagai input untuk konsumsi.

Dalam pembangunan ekonomi akan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup. Pertumbuhan ekonomi sendiri akan berpengaruh terhadap investasi. Sedangkan peningkatan kualitas hidup akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, karena dengan pembangunan infrastruktur dapat mengurangi kemiskinan dan jumlah pengangguran suatu negara. Begitu halnya dengan pembangunan Jembatan yang meghubungan antara Batulicin dan Kotabaru. Jembatan ini nantinya akan menjadi akses transportasi darat dari dan menuju ke kotabaru. Keberadaan Jembatan Kotabaru itu nanti juga bernilai strategis dalam upaya mewujudkan ketahanan nusantara atau kemaritiman Indonesia di wilayah timur. Selain memiliki sumber daya alam yang cukup potensial untuk pembangunan daerah dan nasional, Kotabaru yang merupakan kabupaten paling

timur Kalsel berbatasan Laut Sulawesi, Selat Makassar dan Laut Jawa (Samudra Indonesia) itu juga masuk kawasan lintasan pelayaran samudra.